Abstract:Pengelolaan pertambangan ilegal di wilayah adat Kalimantan Tengah memberi gambaran nyata dualisme sistem hukum nasional dan hukum adat, dengan kelemahan implementasi otonomi daerah. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka…
staka berbasis hukum nasional, analisis difokuskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, doktrin hukum, serta prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang diatur oleh negara. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakharmonisan antara kerangka hukum nasional dan norma hukum lokal menciptakan ruang ketidakpastian hukum yang dimanfaatkan oleh pelaku pertambangan ilegal. Selain itu, desentralisasi kewenangan melalui otonomi daerah belum mampu menjembatani konflik antara rezim hukum yang berlaku, terutama karena lemahnya koordinasi tatanan pemerintahan dan belum optimalnya integrasi hukum adat ke dalam sistem hukum formal. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kerangka hukum tata kelola sumber daya alam yang lebih responsif terhadap hak-hak masyarakat adat dan selaras dengan prinsip keadilan ekologis serta kepastian hukum.
Abstract:Pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memengaruhi cara anak-anak berinteraksi di dunia digital, termasuk melalui platform permainan daring seperti Roblox. Di samping memberikan dampak positif dalam hal pendidikan,…
didikan, seperti stimulasi kreativitas dan kerja sama tim, Roblox juga menimbulkan potensi bahaya terkait paparan konten yang tidak pantas, contohnya kekerasan, ujaran kebencian, dan eksploitasi daring. Kajian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana peran orang tua dalam menjaga anaknya dari materi negatif dalam permainan daring Roblox, menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian ini bakal mengkaji kerangka-kerangka hukum dalam negeri yang relevan, seperti dalam Pasal 28B ayat (2) dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang mana UU Nomor 35 Tahun 2014 soal Perlindungan Anak, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik nom de plume UU ITE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun aturan hukum di Indonesia secara teori sudah memberikan perlindungan buat anak-anak di dunia advanced, penerapannya di lapangan masih jauh dari sempurna. Ini terjadi karena kemampuan orang tua dalam hal literasi digital yang masih rendah, plus kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia maya. Karena itu, penting banget untuk memperkuat keterlibatan orang tua, di mana mereka berperan sebagai pemberi fasilitas, pendamping, dan pengawas kegiatan online anak. Kerja sama yang kuat antara keluarga, pemerintah, dan para pembuat platform digital jadi kunci utama buat menciptakan ruang digital yang aman, sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.
Abstract:Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan…
ningkatkan keterampilan menulis siswa, menjadi latar belakang utama dilaksanakannya penelitian ini. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; dan (2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui penerapan model Problem Based Learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan desain dua kelompok, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model Problem Based Learning, dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis untuk mengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji t dua sampel independen (Independent Sample t-Test), diperoleh nilai thitung=3,672t_{hitung} = 3{,}672thitung=3,672 dan ttabel=1,994t_{tabel} = 1{,}994ttabel=1,994 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05\alpha = 0{,}05α=0,05). Kriteria pengujian menunjukkan bahwa jika thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung>ttabel, maka hipotesis nol (H0H_0H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1H_1H1) diterima. Berdasarkan hasil tersebut, karena nilai thitung(3,672)t_{hitung} (3{,}672)thitung(3,672) lebih besar daripada ttabel(1,994)t_{tabel} (1{,}994)ttabel(1,994), maka dapat disimpulkan bahwa H1H_1H1 diterima dan H0H_0H0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok yang diuji, yang menunjukkan bahwa perlakuan atau metode yang diterapkan memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hipotesis nihil (H₀) yang menyatakan bahwa penerapan model Problem Based Learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian Hmelo-Silver (2004) dan Savery (2015), yang menegaskan bahwa Problem Based Learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui efektifitas penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; 2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan menerapkan model problem based learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi.
Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua sampel independen (independen simple t test), diperoleh thitung sebesar 3,672 dan ttabel sebesar 1,994. Jadi thitung (3,672) > ttabel (1,994), hal ini menunjukan bahwa H1, diterima. Maka hipotesis nihil (Ho) yaitu penggunaan model problem based learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 efektif.
Abstract:Olahraga Prestasi adalah Olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.…
ragaan. Pembinaan olahraga prestasi memerlukan perencanaan yang sistematis dan berkelanjutan untuk mencapai hasil yang maksimal. Arung jeram merupakan olahraga prestasi dan olahraga rekreasi yang biasa dilakukan di sungai-sungai yang memiliki arus deras ataupun air tenang dengan menggunakan perahu karet yang dikendalikan atau diarahkan oleh awak perahu. International Rafting Federation. Faktor yang memberikan dukungan agar tercapai prestasi olahra adalah dari pembinaan dan pembangunan olahraga itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan adanya persaingan yang ketat untuk mendapatkan prestasi olahraga yang masimal. Bersaingan ketat tersebut terjalin dalam kanca nasional maupun internasional. Ketertinggalan prestasi olahraga nasional merupakan masalah besar bagi sebuah bangsa. Inti dari tujuan olahraga itu sendiri merupakan pengembangan keharmonisan umat manusia secara paripuna. Kabupaten Cilacap terletak di ujung barat Jawa Tengah, kabupaten Cilacap sebagai Kabupaten yang memiliki FAJI menjadi salah satu kabupaten yang di aliri air sungai serayu yang berhilir dilaut selatan tepatnya dikabupaten Cilacap. Walaupun kabupaten cilacap merupakan daerah pinggir laut yang dimana tidak memiliki sungai yang berjeram tidak mengurangi potensi kabupaten cilacap untuk tidak bisa berprestasi di olahraga arung jeram, banyak mahasiswa dari kabupaten cilacap yang mencari ilmu diluar kabupaten cilacap seperti di purwokerto kabupaten banyumas, mahasiswa tersebut dapat belajar di pencinta alam ataupun di unit kegiatan mahasiswa cabang olahraga arung jeram misalnya, sehingga menjadi potensi untuk pembinaan prestasi arung jeram untuk kabupaten Cilacap. Perkembangan prestasi Federasi arung jeram FAJI Cilacap dalam pelaksanaan program latihan sudah cukup bagus, dibuktikan dengan adanya program latihan. namun dalam aspek sarana prasarana harus perlu di optimalkan karena sarana prasarana adalah faktor penunjang untuk meraih prestasi yang bagus.
Abstract:Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Selama ini, penilaian kinerja yang hanya dilakukan oleh atasan kerap dianggap kurang objektif, sehingga berisiko menimbulkan rasa ketidakpuasan dan menurunnya motivasi kerja. Untuk mengatasi…
atasi hal tersebut, diperlukan sistem penilaian yang lebih menyeluruh dan adil. Metode 360 Degree Feedback dipilih karena melibatkan berbagai pihak sebagai penilai, termasuk atasan langsung, rekan sejawat, serta penilaian diri, sehingga dapat memberikan potret kinerja yang lebih menyeluruh. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif non-statistik dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah pustaka. Responden yang dilibatkan adalah enam karyawan yang dipilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Penilaian kinerja difokuskan pada tiga indikator utama, yaitu tingkat kedisiplinan, kompetensi teknis, dan aspek kepribadian, masing-masing dengan subkriteria serta bobot penilaian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa seluruh responden memperoleh kategori kinerja “Baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa pegawai telah memenuhi standar yang ditetapkan, namun tetap direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan lanjutan serta mendapatkan apresiasi berupa bonus guna meningkatkan motivasi dan kualitas kerja di masa mendatang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mana pengaruh Pengaruh Profesionalisme Dan Independensi Terhadap Kinerja Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Yang Terdaftar Di Sulawesi baik secara simutlan maupun parsial. Penelitian…
an ini menggunakan pendekatan kuantitatif Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di wilayah Sulawesi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling oleh karena itu Sampel dalam penelitian ini adalah auditor yang terdaftar di BPK (https://sikap.bpk.go.id/) dan telah memiliki sertifikasi BPK dan bekerja di Kantor Akuntan Publik di Sulawesi, dengan jumlah total 49 Responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh langsung dari hasil kuesioner kepada responden, serta data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan untuk mendukung landasan teori penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Angket (Kuesioner). Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Likert. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Regresi Linear sederhana melalui Sofware SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Auditor pada KAP Se-Sulawesi. Independensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Auditor pada KAP Se-Sulawesi. Profesionalisme dan Independensi berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Auditor pada KAP Se-Sulawesi. Temuan ini menunjukkan bahwa ketika profesionalisme auditor dan Independensi meningkat maka, Kinerja Auditor akan cenderung mengalami peningkatan.
Abstract:Latarbelakang: Kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk menentukan status kesehatan anak. Data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia sebesar 57,6%.…
,6%. Prevalensi anak usia 5-9 tahun yang berobat ke dokter gigi sebesar 17,8%. Tingginya angka anak yang tidak berobat ke dokter gigi salah satunya disebabkan oleh kecemasan dental. Prevalensi kecemasan anak terhadap perawatan gigi dan mulut di Indonesia mencapai 22%. Kecemasaan saat perawatan gigi menyebabkan perlawanan oleh anak pada saat dokter gigi melakukan prosedur perawatan, sehingga konsentrasi dokter terahlikan karena adanya rasa cemas dan takut pada anak. Perilaku menghindari perawatan pada gigi anak dapat berkelanjutan sehingga anak memiliki persepsi yang menakutkan terhadap dokter gigi. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas penggunaan audiovisual sebagai alat terapi untuk membantu anak-anak mengatasi rasa cemas anak saat berkunjung ke fasilitas kesehatan gigi. Metode: Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Ekperimen (eksperimen semu). Metode quasi eksperimen merupakan salah satu jenis penelitian yang tujuannya membagi dua kelompok menjadi kelompok konrol dan kelompok intervensi untuk mengetahui tentang bagaimana penggaruh penggunaan boneka tanggan dalam mengatasi rasa takut anak. Hasil Penelitian: Sebanyak 78% responden (39 anak) merasa cemas ke fasilitas kesehatan mulut sebelum diberikan media audiovisual dan sebanyak 22% responden (11 anak) merasa sangat cemas ke fasilitas kesehatan mulut sebelum diberikan media audiovisual. Sebanyak 76% responden (38 anak) masih merasa cemas ke fasilitas kesehatan mulut setelah diberikan media audiovisual dan sebanyak 24% responden (12 anak) tidak lagi cemas ke fasilitas kesehatan mulut setelah diberikan media audiovisual.
Abstract:Provinsi Aceh memiliki kekhususan dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan diberlakukannya Syariat Islam sebagai dasar hukum, termasuk dalam penegakan hukum pidana (jinayah). Salah satu komponen penting dalam penerapan…
an hukum Islam diaceh ialah penerapan sanksi terhadap pelanggaran hukum jinayat, khususnya kasus khamar (minuman keras). Penelitian ini membahas penerapan Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat maupun Qanun Aceh No. 7 Tahun 2013 tentang Hukum Acara Jinayat terhadap pelanggaran jarimah khamar. Dalam hukum Islam, khamar merupakan perbuatan haram karena merusak akal yang merupakan salah satu dari maqashid al-syari'ah. Penegakan hukum terhadap pelanggaran ini melibatkan Wilayatul Hisbah, Mahkamah Syar'iyah, serta perangkat hukum formal dan substantif sesuai dengan ketentuan Qanun. Sanksi yang dijatuhkan dapat berupa uqubat hudud, ta’zir, dan denda sesuai dengan beratnya pelanggaran. Selain itu, proses pembuktian, alat bukti, dan prinsip-prinsip hukum acara jinayat turut menjadi faktor penting dalam menjamin keadilan dan efektivitas pelaksanaan hukum. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penegakan hukum jinayat di Aceh, meskipun menghadapi tantangan, memiliki dasar yuridis, normatif, dan sosial yang kuat dalam menanggulangi peredaran dan konsumsi khamar
Abstract:Pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana korupsi merupakan salah satu aspek penting dalam upaya penegakan hukum yang adil dan efektif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus dugaan korupsi dalam pengadaan buku adat…
dat oleh lembaga adat di Aceh, yang menimbulkan persoalan hukum mengenai status lembaga adat sebagai subjek hukum pidana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap lembaga adat yang diduga melakukan tindak pidana korupsi, serta menelaah bagaimana hukum diterapkan terhadap pelaku yang berasal dari struktur kelembagaan non-pemerintah. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kasus, yaitu dengan mengkaji secara langsung kasus yang sedang diselidiki oleh Kejaksaan Negeri Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lembaga adat bukan subjek hukum pidana konvensional seperti individu atau korporasi, namun dapat dipersamakan dengan korporasi berdasarkan Pasal 20 UU Tipikor karena memiliki struktur organisasi, menerima dana publik, dan menjalankan fungsi publik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lembaga adat dapat dimintai pertanggungjawaban pidana melalui pengurusnya yang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, dengan tetap mempertimbangkan asas legalitas dan prinsip keadilan restoratif.
Abstract:Inklusi keuangan menjadi isu global yang mendesak, terutama bagi masyarakat tanpa akses ke layanan perbankan formal. Agen bank berperan sebagai solusi inovatif dalam memperluas akses keuangan, baik di perkotaan maupun di…
daerah terpencil. Penelitian ini mengevaluasi peran agen bank dalam inklusi keuangan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi adopsi layanan mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan agen bank, nasabah, dan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agen bank mempermudah akses ke layanan keuangan dasar, meningkatkan literasi keuangan, serta memberdayakan kelompok masyarakat yang kurang terjangkau sistem perbankan konvensional. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, modal, kurangnya pelatihan, dan tingkat kepercayaan masyarakat masih menghambat efektivitas layanan ini. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan dukungan kebijakan, peningkatan infrastruktur digital, serta pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas agen bank dalam inklusi keuangan.