Search Articles & Publications

Showing 1312 articles found for "Kepada"

Analisis Penerapan Nilai Tasawuf Dalam Tradisi Nyadran

Muliani Nur Aisyah
Abstract: Artikel ini membahas tentang nyadran, nilai-nilai tasawuf di dalamnya, dan strategi melestarikannya. Temuan dalam hal ini pasalnya, nyadran sebagai salah satu khazanah Islam nusantara yang mempunyai nilai tasawuf yang tinggi.… nggi. Nilai-nilai tasawuf yang terkandung dalam nyadran adalah kerinduan, menahan syahwat, introspeksi diri, taubat, zuhud, hikmah, menjaga kesucian, keberanian, dan nilai keadilan. Ada beberapa strategi untuk melestarikan nyadran di dalamnya era Revolusi Industri keempat agar umat Islam tidak diganggu budayanya. Pertama, itu gerakan menyelamatkan umat manusia dari kondisi kebingungan melalui nyadran. Kedua, penggabungan aspek batin dan modernitas melalui nyadran. Ketiga, mengedukasi masyarakat bahwa nyadran mengandung tasawuf nilai-nilai. Keempat, pengembangan nyadran melalui wisata berbasis budaya dan religi. Kelima, konsep pesta budaya di Nyadran. Keenam, dialog masyarakat dengan khatib, ulama, dengan tujuan membahas pengertian, hikmah, dan manfaat nyadran bagi kehidupan sosial, alam, dan aspeknya beribadah kepada Tuhan..

Strategi Komunikasi  Desak Anies: Analisis Kampanye Gaya Baru untuk Mencerdaskan Bangsa dan Membangkitkan Semangat Konstitusionalisme dalam Amanat UUD 1945

Fajar Satriyawan Wahyudi, Muhammad Irham Firdaus
Abstract: Dalam konteks negara demokratis, strategi komunikasi kampanye menjadi krusial dalam memperkenalkan calon presiden dan wakil presiden serta menyampaikan visi, misi, gagasan, dan rekam jejak kepada masyarakat. Fungsi kampanye… nye tidak hanya sebatas mendapatkan suara, tetapi juga sebagai platform untuk meningkatkan kecerdasan bangsa dan memenuhi amanah UUD 1945. Tulisan ini mengeksplorasi konsep "Desak Anies" sebagai strategi kampanye yang menantang status quo dengan cara mempertanyakan dan mendorong diskusi mengenai gagasan dan visi misi calon presiden. Pertanyaannya adalah apakah pendekatan ini dapat dianggap sebagai langkah baru dalam kampanye politik yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa serta memperkuat ketaatan terhadap nilai-nilai konstitusi. Dengan menganalisis dampak dan relevansi strategi ini terhadap tatanan politik dan masyarakat, tulisan ini berusaha untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai bagaimana komunikasi kampanye dapat berperan dalam pembentukan kesadaran politik dan kepemimpinan yang berintegritas. Kesimpulan dari analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dalam merumuskan strategi kampanye yang lebih inklusif dan efektif di masa depan. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses politik, strategi "Desak Anies" menciptakan ruang bagi dialog yang lebih substansial antara pemimpin dan rakyat. Ini tidak hanya memperkuat hubungan antara pemimpin dan rakyat, tetapi juga meningkatkan kualitas diskusi publik serta pemahaman akan isu-isu politik yang kompleks. Kata Kunci : Kampanye, Desak Anies, UUD 1945, Anies Baswedan

Analytical Study of Information Systems In Fish Auction Production

Zulkifli
Abstract: Sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan memiliki peran penting dalam mengelola seluruh proses dari mulai pengumpulan ikan dari nelayan, penyimpanan, hingga pelelangan kepada pembeli. Penelitian ini dilakukan dengan… an menggunakan penelitian pustaka (library research) merupakan penelitian yang objeknya dicari dengan berbagai informasi pustaka seperti buku, jurnal ilmiah, majalah, koran, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, komponen pada sistem informasi dalam produksi pelelangan ikan, yaitu: 1). Pengumpulan Data: Sistem informasi dapat memuat fitur untuk mencatat data ikan yang diperoleh dari nelayan, seperti jenis ikan, berat, waktu dan lokasi penangkapan, dan kondisi umum ikan. 2). Pemantauan Stok: Sistem dapat memberikan pemantauan langsung terhadap stok ikan yang tersedia dalam penyimpanan. 3). Manajemen Penyimpanan: Sistem dapat membantu dalam mengatur penyimpanan ikan 4). Perencanaan Pelelangan: Berdasarkan data stok dan permintaan pasar, sistem dapat membantu dalam merencanakan pelelangan ikan secara optimal. 5). Pelelangan Online: di era digital saat ini, sistem informasi dapat menyediakan platform untuk melakukan pelelangan secara online. 6). Pelacakan Pengiriman: Sistem dapat memberikan fitur pelacakan untuk mengikuti pengiriman ikan kepada pembeli, sehingga memastikan keamanan dan kualitas ikan yang terjaga selama proses pengiriman. 7). Analisis Data: Data yang terkumpul dari seluruh proses produksi dan pelelangan dapat dianalisis untuk memberikan wawasan yang berharga dan 8). Manajemen Pembayaran: Sistem dapat memudahkan proses pembayaran bagi pembeli dan nelayan, termasuk pencatatan transaksi dan pembayaran secara online.

Perkawinan Beda Agama Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia

Naufal, Yamani, Rifqy Aqil Pratama, Muhammad Alwi Musthafa, Muhammad Fikri Firdaus
Abstract: Perkawinan Beda Agama dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia merupakan topik yang  kompleks dan menarik untuk dibahas. Dalam konteks Islam, perkawinan antara Muslim dan non-Muslim memiliki  aturan yang… yang jelas, termasuk persyaratan dan konsekuensi hukumnya atas akibat yang dilakukan. Tujuan utama  dari perkawinan dalam Islam tidak hanya terbatas pada aspek biologis, tetapi juga melibatkan dimensi psikologis,  sosiologis, dan teologis, dengan tanggung jawab kepada pasangan, masyarakat, dan Allah Swt. Metode penelitian  ini menggunakan legal research dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statue approacrh) dengan  pendekatan analisis (analysis content). Dengan adanya perbedaan pendapat dan kompleksitas dalam penanganan  perkawinan beda agama, diperlukan pemahaman yang mendalam baik dari segi hukum Islam maupun hukum  positif Indonesia. Melalui pemahaman yang komprehensif, diharapkan dapat ditemukan solusi yang kondusif dan  adil bagi semua pihak yang terlibat dalam perkawinan beda agama. 

Optimalisasi Pembelajaran Melalui Implementasi Asesmen Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka

Ahmad Muktamar, Ardianto, Ariswanto
Abstract: Kurikulum Merdeka merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengoptimalkan hasil belajar sesuai dengan kebutuhan murid. Dalam kurikulum ini, pembelajaran dirancang berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan… lakukan baik di awal, tengah, maupun akhir pembelajaran. Penerapan Kurikulum Merdeka menjadi langkah inovatif dalam memberikan kebebasan kepada lembaga pendidikan untuk mengembangkan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan global. Salah satu aspek kunci dalam kesuksesan Kurikulum Merdeka adalah implementasi sistem penilaian yang efektif. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem penilaian dalam konteks Kurikulum Merdeka dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis asesmen yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis asesmen yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka, antara lain asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Asesmen diagnostik terbagi menjadi asesmen diagnostik kognitif dan non-kognitif.

Strategi Pembinaan Akhlak Siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Al-Hilmi Kabupaten Dompu

Mahdin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan akhlak, kendala-kendala dalam penerapan strategi pembinaan akhlak, dan usaha mengatasi kendala-kendala dalam penerapan akhlak Siswa. Jenis penelitian yang gunakan… kan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles & Huberman, teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari Hasil penelitian yang dilakukan dapat di deskripsikan bahwa di SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu dalam pembinaan akhlak siswa-siswinya, menggunakan Strategi Pembinaan Akhlak; keteladanan dalam bertutur kata dan perilaku sebagaimana yang yang di contohkan oleh Rasulullah, Membiasakan sholat dzuhur berjama'ah, sholat Sunnah dhuha, kebersihan dan infaq, Nasihat selalu diberikan setiap pembelajaran di kelas berlangsung, latihan melalui ceramah, hafalan juz amma dan membaca Al-Quran setiap pagi dan hukuman selalu diberikan kepada siswa yang melakukan kesalahan. kendala-kendala dalam pembinaan akhlak; faktor guru yaitu kurang mampu memahami heterogen anak, yang tidak bisa disamakan dalam satu kelas. Anak itu berbagai macam perbedaan latar belakang, faktor dari siswa yaitu adanya yang malas sekolah dan kurangnya kesadaran, faktor lingkungan pergaulan, dan faktor orang tua yang kurangnya dukungan dan perhatian. Usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala penerapan strategi pembinaan akhlak siswa SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu;  kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua siswa.

Pola Komunikasi Pembina Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Darut Taqwa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa

Wafiq Al-mujahidah bashrum, Wiwik Laela Mukromin, M.Zakaria Al-Anshori, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi pembina dalam membina hafalan qur’an santri, kemudian untuk mengetahui kondisi hafalan santri serta faktor pendukung dan penghambat… ghambat dalam membina hafalan qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Darut Taqwa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini berlokasi di dusun Pa’rappungangta, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa yang berlangsung selama kurang lebih 1 di bulan desember 2023. Teknik pengumpulan datanya selama melakukan proses penelitian melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi hafalan santri semakin berkembang. Saat ini rata-rata hafalan santri mencapai 10 juz keatas yang sebelumnya mereka hanya memiliki hafalan juz amma atau juz 30. Adapun pola komunikasi yang dilakukan pembina dalam membina hafalan Al-Qur’an yaitu komunikasi interpersonal, verbal dan non verbal, dimulai dari pendekatan persuasif yakni proses komunikasi yang dimana komunikator menyampaikan pesan verbal maupun non verbal kepada komunikan yang bersifat membujuk atau mengajak kepada hal-hal yang mengarah kepada kebaikan. Adapun hambatan dalam membina hafalan santri meliputi kemampuan anak itu sendiri, penyampaian (interaksi), dan kurangnya pemahaman orang tua terhadap visi dan misi pondok. Dan pendukungnya meliputi adanya dukungan dari pimpinan pondok, kerjasama antar pembina, metodologi dan lingkungan internal pondok yang mendukung. Sebagai seorang pembina mampu memahami kepribadian santri bahkan mampu mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing santri dan kemudian diberikan bimbingan khusus bagi santri yang memiliki masalah dalam menghafal Al-Qur’an yang tidak dapat mereka selesaikan secara pribadi guna untuk mendapatkan jalan keluar/solusi, dengannya itu agar komunikasi dapat dibangun dengan lebih baik.

Implementasi Hidden Curriculum Tentang Nilai Kemandirian Di Madrasah Aliyah Darunnajah 2 Cipining Bogor

Adril Nizar, M. Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Hidden Curriculum adalah kurikulum tersembunyi. Tersembunyi berarti tidak dapat dilihat tetapi tidak hilang. Istilah hidden curriculum menunjuk kepada segala sesuatu yang dapat berpengaruh di dalam berlangsungnya pengajaran… ran dan pendidikan, yang mungkin meningkatkan atau mendorong atau bahkan melemahkan usaha pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu nilai pendidikan yang ada pada hidden curriculum adalah nilai kemandirian. Yang dimana nilai kemandirian adalah suatu kemampuan dalam kehidupan untuk berkembang dengan standar tingkah laku untuk menjadi lebih baik. Metode penelitian kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pelaksanaan hidden curriculum tentang nilai kemandirian di MA Darunnajah 2 Cipining sudah cukup baik meliputi : Kegiatan Organisasi, Kegiatan Keagamaan, Kegiatan Pramuka, Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pengembangan Diri. Dari hasil penelitian ini penulis merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan MA Darunnajah Cipining agar lebih memperhatikan peningkatan pendidikan nilai karakter siswa.

Strategi Komunikasi Dakwah Lazismu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Menunaikan Zakat Di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar

Muhammad Suhufi, Abbas Baco Miro, Muhammad Syahruddin, Muhammad Yasin
Abstract: Strategi Komunikasi Dakwah Lazismu Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Menunaikan Zakat di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Dibimbing oleh Abbas Baco Miro dan Muhammad Syahruddin. Penelitian ini bertujuan untuk… mengetahu bagaimana Strategi Komunikasi munikasi dakwah yang diterapkan oleh Pengurus Lazismu dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat berzakat khusus Di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar . Kemudian untuk mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat dalam setiap program - program telah di rancang . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data yang lebih deskriptif dan objektif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berlokasi di Kantor Lazismu, kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar yang dilakukan proses penelitian selama kurang lebih 2 bulan, dari bulan September hingga November. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Strategi dakwah yang dilaksanakan oleh lazismu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menubaikan zakat, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang keutamaan dan kewajiban mengeluarkan zakat, mendorong pastisipasi warga Muhammadiyah untuk mengsosialisasikan LAZISMU di kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar, menjalin kerja sama Bersama pemerintah daerah untuk menfasilitasi aparat pemerintah untuk mengeluarkan infak,zakat, dan sedekahnya kepada LAZISMU. 2). Adapun faktor pendukung LAZISMU dalam mensosialiasikan zakat adalah : 1. Warga Muhammadiyah menyalurkan zakatnya di LAZISMU. 2. Memiliki eksekutif yang loyalitas terhadap LAZISMU. 3. Memiliki pemuda-pemuda Muhammadiyah yang siap diajak untuk kerjasama. 4. Dukungan pemerintah. 5. Struktrur lazismu yang efektif. 6. Dukungan dari amal-amal Muhammadiyah yang ada di makassar, seperti : perguruan tinggi, sekolah-sekolah, masjid Muhammadiyah yang berpotensi menyalurkan zakat di LAZISMU. 3). Faktor penghambat LAZISMU dalam mensosialisasikan zakat ; 1. Minimnya pelatihan-pelatihan yang LAZISMU berikan kepada relawan yang diberdayakan dalam pengelolaan zakat. 2. Kurangnya promosi dan sosialisasi yang dilakukan kepada LAZISMU kepada warga-warga Muhammadiyah yang berpotensi menyalurkan zakat dan infaknnya. 3. Maraknya lembaga-lembaga zakat yang sejenis dengan LAZISMU yang memiliki basis komunitas dan basis masyarakat yang lebih loyal. 4. Kuragnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingya/keutamaan Infak,Zakat, dan Shadakah. 5. Kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pengurus dalam menjalankan program kerja yang dtetapkan oleh pimpinan LAZISMU.

Pola Komunikasi Koordinator Tahfidz dalam Pengembangan Program Tahfidz SMP Unismuh Makassar

Mujibah, Abbas, Aliman, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi koordinator Tahfidz dalam pengembangan program Tahfidz SMP Unismuh Makassar dan mengetahui apa faktor pendukung dan penghambat koordinator Tahfidz dalam… pengembangan program Tahfidz SMP Unismuh Makassar. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif sumber datanya diperoleh dengan data primer dan sekunder. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Unismuh Makassar khususnya pada program Tahfidz SMP Unismuh M[akassar. Adapun mengenai hasil dari penelitian ini terdapat dua poin penting. Pertama yaitu pola komunikasi koordinator Tahfidz dalam pengembangan program tahfidz SMP Unismuh Makassar. Adapun pola komunikasi yang digunakan diantaranya pola komunikasi roda yaitu pendekatan yang dilakukan oleh koordinator kepada santri contohnya melalui halaqoh harian atau majlis ilmu. Pola komunikasi lingkaran pendekatan koordinator bersama santri dan ustadz-ustadzah di luar jam halaqoh contohnya fun day dan rekreasi. Pola komunikasi bintang yang dibangun antara koordinator dengan pimpinan melalui rapat bersama tim tahfidz. Kedua, faktor pendukung dan penghambat koordinator Tahfidz dalam pengembangan program Tahfidz SMP Unismuh Makassar yaitu faktor pendukung meliputi sarana prasarana yang memadai dalam pelaksanaan program Tahfidz, ketersediaan sumber dana yang memadai dan adanya sumber daya manusia yang kompoten dalam bidang Tahfidz sedangkan faktor penghambat meliputi masih bercampurnya santri tahfidz dan non-tahfidz baik di Asrama maupun Sekolah kurangnya perhatian pembina dalam mengarahkan dan mengembangkan potensi santri untuk lebih aktif dan inovatif, kurangnya komunikasi dan koordinasi antara koordinator dan orang tua terkait pencapaian target hafalan santri.