Abstract:Bahwa konseling adalah suatu bentuk hubungan tolong-menolong, arti pendampingan itu sendiri adalah sebagai usaha untuk membantu orang lain agar mereka berkemampuan berkembang menjadi bentuk yang mereka pilih sendiri, mampu…
pu menghadapi krisis yang dialami dalam kehidupannya. Konseling kelompok Realitas Corey dan Konseling kelompok Adler Metode dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian ini adalah kajian pustaka. Selanjutnya setelah data yang diperoleh dianalisis dengan teknik content analysis Hasil penelitian menunjukan 1) Konseling realitas adalah bentuk terapi yang diarahkan pada perilaku saat ini dan konseling adalah proses realitas pikiran. Konseli diarahkan untuk memupuk tanggung jawab bagi dirinya sendiri. 2) Dalam melakukan pendekatan konseling yang dicetuskan oleh Adler, ialah bagian terpenting yang perlu dirubah untuk membantu individu dari permasalahan. 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik 3) perbedaan konseling kelompok dua tokoh terletak konseling realitas adalah bentuk terapi yang dipusatkan pada perilaku saat ini dan konseling realitas adalah proses yang rasional, sedangkan kelompok pendekatan Adlerian tekanan efektifitas keterkaitan kerjasama antara konselor dan konseli dalam membangun tujuan konseling di samping sikap saling terbuka dan rasa rasa hormat. pembahasan sari penelitian ini sama-sama fokus terapi untuk memecah masalah dalam peserta didik
Abstract:Penelitian ini membahas tentang konflik sikap yang dialami oleh individu yang mengalami kerasukan setan, terutama dalam konteks menyembah atau menolak Kristus-Ilahi. Kuasa roh-roh jahat ada disekeliling umat manusia untuk…
k menjauhkan umat-Nya dari percaya kepada Allah, namu Allah menunjukan bahwa Ia lebih berkuasa yang sanggup menaklukkan setiap kuasa kegelapan. Penelitian ini berfokus pada analisis naratif pada bagian Alkitab dari Markus 5, di mana seorang pria kerasukan setan berhadapan langsung dengan Yesus Kristus. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teks Alkitab dan pendekatan kualitatif dalam menginterpretasi narasi yang ada. Data dikumpulkan dari teks Alkitab Markus 5 dan kajian literatur lainnya, dengan fokus pada karakteristik dan tindakan individu yang kerasukan setan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik sikap dalam cerita Markus 5 mencerminkan perjuangan internal yang mendalam antara kekuatan spiritual yang bertentangan. Di satu sisi, sikap individu yang kerasukan setan cenderung berupaya untuk menyembah Kristus-Ilahi, yang menunjukkan adanya keinginan untuk dibebaskan dari pengaruh jahat setan. Di sisi lain, terdapat sikap menolak Kristus-Ilahi yang berasal dari kekuatan setan yang berusaha untuk mempertahankan dominasinya atas individu tersebut dan masyarakat sekitar.
Abstract:Artikel ini berjudul Misi perdamaian dan harmoni semua agama dengan focus terhadap kajian Analisis Histori agama-agama samawi dalam Al-Quran Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan. Sesuai dengan masalah yang akan dibahas,…
dibahas, penelitian ini akan di awali dengan menggali dan mengumpulkan berbagai informasi, dokumentasi, data-data melalui studi kepustakaan (liberary reseach). Penulis menerapkan metode tafsir maudhu’i (tematik), sebagai metode tafsir kontemporer yang cukup kuat serta fokus mengkaji sebuah tema dari al-Qur’an, dengan menggunakan pendekatan filosofis, untuk menjelaskan inti, hakikat, atau hikmah mengenai suatu yang berada di balik objek. Tujuan penelitiannya berkaitan dengan mendeteksi misi perdamaian agama samawi dalam Al-Qur`an, Dari hasil penelitian ini setelah menguraikan penafsiran ayat-ayat Al-Qur`an terkait syari`at agama samawi, dapat disimpulkan bahwa secara historis, sepanjang peradaban umat manusia di dunia ini memiliki kecenderungan secara batin untuk menemukan Tuhan (beragama) dan mendekatkan diri kepada Tuhan serta melakukan kebaikan. Dan juga bahwa tidak ada perbedaan antara Islam dengan agama-agama yang lain terkait dengan penghormatan terhadap kehidupan manusia. Semua agama menjunjung tinggi perdamaian dan hak-hak hidup setiap insan. Misi semua rasul kepada ummatnya ialah membawa keadilan dan kedamaian. tidak ada sama sekali agama yang mengajarkan radikalisme dan terorisme, dan sungguh salah menyandarkan radikalisme dan terorisme kepada ajaran agama tertentu.
Abstract:Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak dasar yang melekat pada setiap manusia sejak lahir. Dalam perspektif Islam, khususnya Al-Qur’an, konsep HAM tidak hanya dipandang sebagai hak individual, tetapi juga sebagai bagian dari…
dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia terhadap sesama. Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT dan memiliki kedudukan yang sama di hadapan-Nya tanpa membedakan ras, suku, maupun status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan Al-Qur’an mengenai HAM dalam konsep kemanusiaan melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip HAM seperti hak hidup, kebebasan beragama, keadilan, persamaan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan berperikemanusiaan.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa pada topik perbandingan di Sekolah Dasar Swasta AlWashliyah 80 Kisaran. Metode penelitian…
nelitian yang digunakan Adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah pengambilan sampel klaster, yang melibatkan siswa dari kelas VI B dan VI C sebagai subjek penelitian.Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji-T untuk pengujian hipotesis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelas tersebut berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,052 untuk kelas eksperimen dan 0,693 untuk kelas kontrol; kedua nilai tersebut melebihi 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai Sig. (dua sisi) sebesar 0,000 < 0,05; oleh karena itu, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan model PBL dan mereka yang belajar secara konvensional. Oleh karena itu, model Pembelajaran Berbasis Masalah telah terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
This study was conducted to examine the impact of implementing the Problem-Based Learning (PBL) on students’ mathematics learning outcomes in the topic of ratios at AlWashliyah Private Elementary School 80 Kisaran. The research method used was an experiment with a quantitative approach. The sampling technique selected was cluster sampling, involving students from classes VI B and VI C as research subjects. The data analysis techniques used included the Shapiro-Wilk normality test and the t-test for hypothesis testing. The results of the normality test indicated that the data from both classes were normally distributed, with significance values of 0.052 for the experimental class and 0.693 for the control class; both values exceeded 0.05. The results of the hypothesis testing showed a Sig. (two-tailed) value of 0.000 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This proves that there is a significant difference in mathematics achievement between students who used the PBL model and those who learned conventionally. Therefore, the Problem-Based Learning model has been proven effective in improving students’ mathematics achievement.
Abstract:Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan…
uan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.
Abstract:Filariasis atau penyakit kaki gajah masih menjadi penyakit tropis terabaikan yang dapat menimbulkan kecacatan kronis, stigma, dan kerugian sosial. Penyuluhan berbasis sekolah penting dilakukan karena infeksi dapat terjadi…
i sejak usia anak, sedangkan remaja berpotensi menjadi agen pencegahan di keluarga dan kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari mengenai pencegahan penyakit filariasis. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari dengan peserta 30 siswa. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi tahap perencanaan (koordinasi dengan sekolah, penyusunan leafleat yang memuat materi edukasi), pelaksananaan dan evaluasi (membandikan skor pengetahuan sebelum dan sesudah menyuluhan dengan menggunakan kuesioner pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 24 siswa (80,0%) sebelum penyuluhan menjadi 29 siswa (96,7%) sesudah penyuluhan, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 6 siswa (20,0%) menjadi 1 siswa (3,3%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis leaflet yang disertai diskusi mampu meningkatkan pengetahuan awal siswa tentang pencegahan filariasis. Implikasi kegiatan adalah perlunya edukasi berulang di sekolah, penguatan perilaku menghindari gigitan nyamuk, kebersihan lingkungan, dan kolaborasi sekolah, puskesmas, serta perguruan tinggi.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang penting diterapkan sejak usia sekolah dasar. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit infeksi akibat…
kurangnya kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai PHBS kepada siswa SDN 100 Kendari, khususnya tentang cara mencuci tangan menggunakan sabun dan menggosok gigi dengan benar. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan siswa kelas IV A. Metode pelaksanaan meliputi persiapan kegiatan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi menggunakan media PowerPoint dan video edukatif, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi interaktif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan media visual agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme melalui keaktifan dalam menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta mempraktikkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Abstract:Kemajuan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) telah menghasilkan inovasi dalam fungsi teknologi yang memudahkan kehidupan manusia, terutama dalam globalisasi pendidikan. Sistem informasi akademik dapat dipahami sebagai suatu…
uatu sistem yang dirancang melalui perangkat lunak atau perangkat keras dalam kegiatan akademik, dikelola dengan baik untuk mengolah data akademik. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. Pelatihan ini dilaksanakan dengan latar belakang penggunaan sistem informasi di lingkungan tenaga kependidikan untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi. Selain itu, dilakukan pelatihan bagi pengguna sistem informasi dalam rangka manajemen administrasi pendidikan untuk mempersiapkan masa depan yang selalu berubah. Hasil dari pelatihan ini bermanfaat dan mendukung pelaksanaan administrasi di lingkungan yang lebih baik. Keinginan untuk menerapkan Sistem Informasi Akademik berbasis teknologi informasi untuk segera diimplementasikan di lingkungan institusi pendidikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada stakeholders. Para Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. antusias dan senang mengikuti pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik
Abstract:Paparan debu dan polusi udara di lingkungan pertambangan menjadi faktor risiko penting terjadinya gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pada pekerja tambang. Desa Lambuluo, Kecamatan Motui,…
, Kabupaten Konawe Utara merupakan wilayah yang berada di sekitar aktivitas pertambangan sehingga pekerja berpotensi mengalami pajanan debu secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja tambang tentang bahaya polusi udara di tempat kerja serta mendorong perilaku pencegahan ISPA melalui pembagian masker dan media edukasi leaflet. Sasaran kegiatan adalah 40 pekerja tambang yang berdomisili di Desa Lambuluo. Kegiatan dilaksanakan pada 24–25 Juli 2025 dengan pendekatan door to door. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan dan pencetakan leaflet, penyiapan masker percontohan, distribusi paket masker dan leaflet, serta edukasi singkat mengenai bahaya debu tambang, dampaknya terhadap kesehatan pernapasan, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya mengganti masker apabila kotor atau rusak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan cakupan penerima masker dan leaflet, dengan indikator keberhasilan minimal 80% dari sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 38 dari 40 pekerja tambang menerima masker dan leaflet, dengan capaian sebesar 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan door to door efektif menjangkau pekerja dan memungkinkan penyampaian pesan kesehatan secara lebih personal. Kegiatan ini menjadi langkah awal promotif-preventif dalam pencegahan ISPA, namun perlu dilanjutkan dengan edukasi berkala, pemantauan kepatuhan penggunaan masker, dan pengendalian debu yang lebih komprehensif di lingkungan kerja tambang secara berkelanjutan oleh pihak terkait.