Search Articles & Publications

Showing 3131 articles found for "Analisi"

Analisis Pertumbuhan Dan Kualitas Lingkungan Hidup Di Kabupaten/Kota Provinsi Bali: Pendekatan Enviromental Kuznet Curve

Diksa, Made Bayu Pramana, Yudha, I Made Endra Kartika
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, populasi, kepadatan penduduk, investasi, dan kredit terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) kabupaten/kota di Provinsi Bali dengan pendekatan… atan Environmental Kuznets Curve (EKC). Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel pada periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap IKLH. Secara parsial, populasi dan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IKLH, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dan kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap IKLH. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan tidak selalu linear, sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan ekonomi daerah yang berwawasan lingkungan.

Inovasi Produk Minuman Kekinian "COFFEEDAY" Sebagai Peluang Usaha Kreatif Mahasiswa

Christanti, Yessi, Sudarwati, Ninik
Abstract: Perkembangan industri minuman kopi kekinian di Indonesia telah membuka peluang usaha yang semakin luas, khususnya bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui inovasi produk. Artikel ini bertujuan menganalisis… enganalisis inovasi produk minuman kekinian COFFEEDAY sebagai peluang usaha kreatif mahasiswa dengan meninjau aspek manajemen produksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi langsung terhadap proses produksi, dokumentasi kegiatan, serta analisis biaya produksi dan strategi pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan standarisasi resep, pemilihan bahan baku berkualitas, penggunaan peralatan yang tepat, serta inovasi varian rasa mampu menghasilkan produk yang konsisten dan memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, strategi pemasaran digital melalui media social memberikan peluang yang besar dalam meningkatkan jangkauan pasar. Dengan harga pokok produksi yang relatif rendah dibandingkan harga jual, usaha COFFEEDAY memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai unit usaha mahasiswa. Inovasi produk, efisiensi proses produksi, dan pemasaran digital menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan usaha minuman kekinian.

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN JAM ANALOG UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP WAKTU PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR FASE B

Grasia Asara Sky, Deviana Br Pardosi, Rayel Winner Marpaung, Cindy Anjani Banjarnahor, Novita Winda Sari Tumangger, Ariani Margaret Br Sintinjak, Patri Janson Silaban
Abstract: Pembelajaran matematika materi waktu pada siswa Kelas III Sekolah Dasar Fase B sering menghadapi tantangan berupa rendahnya pemahaman konsep karena pendekatan pembelajaran yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan… untuk: (1) mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran jam analog dan kartu waktu dalam pembelajaran materi waktu; (2) menjelaskan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran menggunakan media tersebut; (3) menganalisis peningkatan pemahaman konsep waktu siswa setelah diterapkan media pembelajaran konkret. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa Kelas III SDN yang berjumlah 28 orang. Pelaksanaan dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media jam analog dan kartu waktu secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa dari rata-rata 58,2 pada pra-siklus menjadi 72,5 pada Siklus I dan 84,3 pada Siklus II, melampaui KKM yang ditetapkan sebesar 75. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat dari 45% menjadi 89%. Dengan demikian, media pembelajaran konkret berbasis jam analog dan kartu waktu terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep waktu pada siswa Kelas III SD Fase B.

Implementasi Literasi Keagamaan Moderat bagi Siswa SMK Berbasis Pendekatan Pendidikan Agama Islam 

Nida Nur Khansa, Muhammad Sidiq Asyhari
Abstract: Penanaman literasi keagamaan moderat menjadi kebutuhan penting dalam konteks pendidikan menengah kejuruan yang memiliki karakter peserta didik heterogen. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Pengalaman Praktik Lapangan… gan (PPL) 2025 di SMK PGRI 1 Tulungagung dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan meliputi observasi, analisis kebutuhan, implementasi strategi pembelajaran moderat, serta refleksi pelaksanaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan siswa sebelumnya masih bersifat tekstual, kurang kritis, dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai moderasi. Implementasi model literasi keagamaan moderat dilakukan melalui diskusi kelas, telaah kasus, penguatan budaya religius inklusif, dan penggunaan media pembelajaran kontekstual. Program ini terbukti meningkatkan kemampuan siswa memahami konsep moderasi beragama, memperkuat sikap toleran, serta membangun keterampilan dialogis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang multikultur. Temuan ini menegaskan bahwa PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moderat di sekolah kejuruan, sekaligus menjadi model alternatif pembelajaran untuk memperkuat karakter religius dan sosial siswa secara seimbang.

Analisis dan Implementasi Optimal pada International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics untuk Pengembangan Riset Berkelanjutan

Dr. Budi Santoso, Prof. Siti Aminah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.

SOCIAL MEDIA MARKETING, PRICE, AND BRAND IMAGE AS DRIVERS OF PURCHASE DECISIONS AND CONSUMER LOYALTY: EVIDENCE FROM SKINTIFIC ON SHOPEE

Ganis Maulana Rahmawan, Iha Haryani Hatta, Agustinus Miranda W
Abstract: Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen, sekaligus menguji peran mediasi Keputusan Pembelian pada konsumen produk skincare Skintific&#8230; kintific di Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 100 konsumen di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala 1–5 dan dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Social Media Marketing (β = 0,357; p < 0,001), Harga (β = 0,441; p < 0,001), dan Citra Merek (β = 0,335; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Social Media Marketing (β = 0,235; p = 0,002), Harga (β = 0,287; p < 0,001), Citra Merek (β = 0,306; p < 0,001), serta Keputusan Pembelian (β = 0,385; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen. Keputusan Pembelian memediasi secara parsial pengaruh ketiga variabel eksogen terhadap Loyalitas Konsumen dengan nilai VAF masing-masing 36,8%, 37,2%, dan 29,7%. Harga merupakan prediktor langsung terkuat terhadap Keputusan Pembelian. Temuan menegaskan pentingnya integrasi pemasaran media sosial, harga yang sepadan dengan nilai, penguatan citra merek, dan pengalaman pembelian yang positif untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada e-commerce skincare.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG KOMUNIKASI DIGITAL: KAJIAN PUSTAKA

M. Hasby
Abstract: Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat membangun, menyampaikan, menerima, dan menanggapi pesan. Komunikasi yang sebelumnya banyak bergantung pada interaksi tatap muka dan media konvensional kini&#8230; berlangsung melalui internet, media sosial, aplikasi pesan instan, surat elektronik, konferensi video, dan berbagai platform digital. Artikel ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung komunikasi digital serta mengidentifikasi manfaat, perubahan pola komunikasi, dan tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Literatur diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga resmi, serta regulasi yang relevan, dengan prioritas pada publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, analisis, dan sintesis berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah berkembang dari sekadar perangkat pengolahan data menjadi infrastruktur komunikasi yang menghubungkan individu, kelompok, organisasi, pemerintah, dan masyarakat secara lebih cepat dan luas. Teknologi digital meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, interaktivitas, aksesibilitas, dokumentasi, serta kemampuan melakukan komunikasi lintas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti persoalan berupa misinformasi, disinformasi, pelanggaran privasi, keamanan data, cyberbullying, ujaran kebencian, tekanan untuk selalu terhubung, dan kesenjangan digital. Oleh karena itu, efektivitas komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh literasi digital, etika komunikasi, kemampuan mengevaluasi informasi, dan kesadaran terhadap keamanan data. Kajian ini menghasilkan model integratif yang menempatkan literasi digital, etika digital, kemampuan berpikir kritis, dan keamanan informasi sebagai faktor penguat pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan komunikasi digital yang efektif dan bertanggung jawab.

Pengaruh Pijat Akupresur Titik Li 4 Terhadap Penurunan Dismenore Pada Siswi Kelas XI Di SMA Negeri 2 Karawang Tahun 2026

Azzahra, Indira, Sirait, Lenny Irmawaty, Karo, Marni Br
Abstract: Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kualitas hidup. Dismenore primer terjadi akibat peningkatan produksi&#8230; i prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan sehingga menimbulkan iskemia dan nyeri. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah pijat akupresur pada titik LI 4 (Hegu). Stimulasi pada titik ini dapat merangsang pelepasan hormon endorfin sehingga membantu menghambat impuls nyeri dan memberikan efek relaksasi. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pijat akupresur titik LI 4 terhadap penurunan dismenore pada siswi kelas XI di SMA Negeri 2 Karawang Tahun 2026. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah siswi kelas XI SMA Negeri 2 Karawang yang mengalami dismenore. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 siswi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian pijat akupresur titik LI 4. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas dismenore sebelum intervensi sebesar 2,18 dan sesudah intervensi menjadi 1,06, sehingga terjadi penurunan sebesar 1,12 Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p-value = 0,000 (<0,05) Kesimpulan: Terdapat pengaruh pijat akupresur titik LI 4 terhadap penurunan dismenore pada siswi SMA Negeri 2 Karawang Tahun 2026.

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud dr. Rasidin Padang Tahun 2025

Sri Rahayu, Vania Aresti Yendrizal, Weni Mailita
Abstract: Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Data menunjukkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) pada pasien rawat inap di dunia berkisar antara 3%–16%, yang&#8230; yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian dalam asuhan keperawatan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja menjadi determinan penting dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 70 orang, dengan sampel 60 perawat dengan metode menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepemimpinan, komunikasi, lingkungan kerja, dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (43,3%) responden menyatakan keselamatan pasien kurang baik, (40,0%) menilai kepemimpinan kurang baik, (43,3%) komunikasi kurang baik, dan (38,3%) lingkungan kerja kurang baik. Uji Chi Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kepemimpinan (p = 0,000), komunikasi (p = 0,000), dan lingkungan kerja (p = 0,000) dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Kesimpulan, bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperbaiki kualitas komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung penerapan budaya keselamatan pasien yang optimal.

Pengaruh Pemberian Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Keluarga Berencana (Kb) Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Unmet Need Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam

Laras Nabila, Anisya Selvia, Mona Rahayu Putri
Abstract: Unmet Need dalam program Keluarga Berencana (KB) adalah kondisi Dimana pasangan usia subur memiliki keinginan untuk menunda atau menghentikan kehamilan, namun tidak menggunakan metode kontrasepsi. Berdasarkan data Badan&#8230; Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Batam tahun 2024, terdapat 202.403 pasangan usia subur (PUS). Tiga kecamatan dengan angka unmet need tertinggi adalah Batu Aji sebesar 16,66%, Nongsa sebesar 13,88%, dan Batam Kota sebesar 9,23%. Secara khusus, wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang menempati posisi tertinggi dengan prevalensi 21,20%, disusul Puskesmas Batu Aji sebesar 14,43%. Tingginya angka tersebut menegaskan perlunya intervensi tepat sasaran, salah satunya melalui pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) KB. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh KIE terhadap perubahan perilaku ibu dengan kejadian unmet need. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan two-group pretest posttest control group, melibatkan 32 responden. Responden dibagi menjadi kelompok intervensi (mendapatkan KIE dan booklet) serta kelompok kontrol (hanya mendapatkan booklet). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku signifikan pada kelompok intervensi, berupa peningkatan pengetahuan serta partisipasi dalam penggunaan kontrasepsi. Kesimpulannya, pemberian KIE terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus mengubah perilaku ibu, sehingga berpotensi menurunkan angka unmet need di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam.