Search Articles & Publications

Showing 121 articles found for "Competitiveness"

Sosialisasi Pkm Manajemen Usaha Coffee Shop Menggunakan Business Model Canvas Berbasis Internet Of Things

Yulianto, Harry, Arni, Sitti, Syamsuri, Helmy
Abstract: The growth of coffee shop businesses in Indonesia faces significant challenges, particularly for small and medium enterprises (SMEs) that often encounter limitations in business management, marketing, and technology adoption.… tion. This community engagement initiative aims to assist the "Latimojong" coffee shop in addressing these issues through the implementation of the Business Model Canvas (BMC) integrated with Internet of Things (IoT) technology. The activities were conducted through an interactively designed socialization process, including material presentation, discussions, and mentorship. Pre-test results indicated that participants' initial understanding averaged 36%, highlighting the need for capacity building in business management. Following the socialization, the post-test scores significantly improved, averaging 87%, representing a 141.67% increase. This improvement reflects the success of the socialization program in enhancing participants' understanding. Through this initiative, the "Latimojong" coffee shop was able to formulate a more strategic and efficient business model, strengthening its competitiveness in the local market. The implementation of IoT technology and social media-based digital marketing positively impacted operational efficiency and customer experience. This Community Engagement initiative serves as a replicable model for technology-based SME empowerment, potentially supporting sustainable local economic growth.

Penerapan Data Mining Metode Regresi Liner Berganda Dalam Memprediksi Penjualan Di Toko F3i Kisaran

yoga ilham syahputra, Fauriatun Helmiah, Amalia
Abstract: Abstract: This study is motivated by the underutilization of transaction data at Toko F3I Kisaran in supporting decision-making related to inventory and pricing strategies. Currently, decisions are made conventionally based… sed on experience, which may lead to overstock or stockout conditions. This research aims to develop a sales prediction model by applying Data Mining techniques using the Multiple Linear Regression method to analyze the influence of stock and price variables on sales. The research methodology includes historical data collection, regression analysis, web-based system design using PHP and MySQL, and system testing through the Black Box method. The results indicate that the developed model is capable of generating measurable and systematic sales estimations based on stock and price variables. The implementation of this system can assist store management in planning inventory levels and pricing strategies more efficiently, thereby improving operational effectiveness and business competitiveness.             Keywords: data mining; multiple linear regression; PHP; sales prediction; web-based system Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan data transaksi penjualan pada Toko F3I Kisaran dalam mendukung pengambilan keputusan terkait persediaan dan penetapan harga. Selama ini, keputusan masih dilakukan secara konvensional berdasarkan pengalaman, sehingga berpotensi menimbulkan overstock maupun stockout. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi penjualan dengan menerapkan teknik Data Mining menggunakan metode Regresi Linier Berganda guna menganalisis pengaruh variabel stok dan harga terhadap penjualan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data historis, analisis perhitungan regresi, perancangan sistem berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem dengan metode Black Box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun mampu menghasilkan estimasi penjualan berdasarkan variabel stok dan harga secara lebih terukur dan sistematis. Implementasi sistem ini dapat membantu manajemen toko dalam merencanakan jumlah persediaan dan strategi harga secara lebih efisien, sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis dan daya saing perusahaan. Kata kunci: data mining; prediksi penjualan; regresi linier berganda; sistem berbasis web; PHP

Penerapan Metode Promethee Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kampus Terbaik Di Kabupaten Asahan

Maylani, Finki, Salsabila, Revina, Mangunsong, Siti Nuraida, Azzahra, Rani Kharisma
Abstract: Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based… ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.       Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan. Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan

Penerapan E-CRM Dan Analisis BEP Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Nugget Lele Di Pokdakan Tani Makmur

Iqbal, Muhammad, Febby Madonna Yuma, Nurhasanah, Kevin Alfarer Ginting, Zuriah Br Saragih
Abstract: Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming… ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups. Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur   Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah. Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur

Pelatihan Digital Marketing Berbasis Praktik Untuk Penguatan Pemasaran Dinas Koperasi UKM Kota Palembang

Sari, Rafika, Veronica, Meilin
Abstract: Abstract: This community service activity aims to enhance the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) under cooperative management in Palembang City through digital marketing training. The main problem faced… aced by the partner MSMEs is the lack of understanding and skills in utilizing digital technology for product marketing, which results in limited market reach and low sales volume. The implementation method consisted of preparation (needs analysis and material development), training sessions conducted face-to-face with hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test to measure participants’ improvement in understanding. The results showed an average increase of 65% in participants’ digital marketing knowledge after the training compared to before the training. Furthermore, participants were able to create business social media accounts, design simple promotional content, and optimize the use of digital platforms such as WhatsApp Business and Instagram to market their products. In conclusion, practical and applicable digital marketing training effectively improves the marketing skills of cooperative-based MSMEs, which is expected to contribute to increasing the competitiveness of local products in the digital economy era     Keywords: digital marketing; cooperatives; empowerment; training; MSMEs.   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bawah naungan koperasi di Kota Palembang melalui pelatihan digital marketing. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM mitra adalah keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk, sehingga berdampak pada rendahnya jangkauan pasar dan volume penjualan. Metode pelaksanaan pengabdian ini mencakup tahap persiapan melalui analisis kebutuhan mitra dan penyusunan materi, tahap pelaksanaan dengan metode ceramah, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan menggunakan alat bantu presentasi, modul pelatihan, dan perangkat lunak pendukung, serta tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. pelaksanaan pengabdian meliputi tahap persiapan (analisis kebutuhan mitra dan penyusunan materi). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pemahaman digital marketing sebesar 69% setelah pelatihan dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, peserta mampu membuat akun media sosial bisnis, merancang konten promosi sederhana, dan mengoptimalkan penggunaan platform digital seperti WhatsApp Business dan Instagram untuk memasarkan produk. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan digital marketing secara praktis dan aplikatif efektif dalam meningkatkan keterampilan pemasaran UMKM koperasi, yang diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan daya saing produk lokal di era ekonomi digital. Kata Kunci; digital marketing; koperasi; pemberdayaan; pelatihan; UMKM.

Inovasi Produk QR Code Dan Digitalisasi Pemasaran Untuk Optimalisasi Penjualan UMKM Keripik Balado

Elisa Daniati Edison, Nency Extise Putri, Arika Juwita Z, Ikhsan Adistira
Abstract: Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the national economy; however, they continue to face challenges in management and digital marketing. Keripik Balado Uni Yen, a local… cal MSME engaged in the traditional Minangkabau snack industry, experiences obstacles in expanding its market due to limited product innovation and reliance on conventional methods of promotion and sales. This condition has led to stagnant sales performance and low managerial efficiency, indicating the need for strategic efforts to enhance business capacity. This community service program aims to strengthen the competitiveness of the MSME through the development of product packaging integrated with a QR code and a point of sale system based on a website and digital cashier machine, while also promoting digital marketing adoption. The program was implemented using a participatory approach involving training, technical assistance, and continuous monitoring and evaluation of technology implementation. Digital marketing through social media proved effective in expanding market reach and increasing sales by up to 40%. Overall, the program demonstrates that integrating innovative packaging, digital systems, and online marketing serves as an effective strategy to enhance the competitiveness and sustainability of local MSMEs. Keywords: digital marketing; innovation QR code packaging; point of sales; MSMEs   Abstrak: UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam aspek manajemen dan pemasaran digital. UMKM Keripik Balado Uni Yen merupakan UMKM lokal yang bergerak di industri makanan olahan khas Minang, menghadapi tantangan dalam memperluas pasar akibat keterbatasan inovasi produk serta masih mengandalkan metode konvensional dalam promosi dan penjualan. Kondisi ini berdampak pada stagnasi penjualan dan rendahnya efisiensi manajerial, sehingga diperlukan upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui pengembangan kemasan produk yang dilengkapi kode QR dan terintegrasi dengan sistem point of sale berbasis website dan mesin kasir digital, serta mendorong digitalisasi pemasaran. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi implementasi teknologi. Pemasaran digital melalui media sosial juga terbukti efektif memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan hingga 40%. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi inovasi kemasan, sistem digital, dan pemasaran daring merupakan strategi efektif untuk memperkuat daya saing dan kemandirian UMKM lokal secara berkelanjutan. Kata Kunci: digitalisasi pemasaran; kemasan inovatif QR Code; point of sales; UMKM

Strengthening Digital and English Skills for Work Readiness in RW 08 Kalideres West Jakarta

Rizky Mirani Desi Pratama, Dwi Puji Hastuti, Cucu Ika Agustyaningrum
Abstract: Abstract: This community service program was carried out by Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) with the aim of strengthening digital skills and English proficiency among high school/vocational school graduates in… order to improve their job readiness. The activity took place at Balai RW 08, Kalideres, and West Jakarta. This program was motivated by the condition of high school/vocational graduates in RW 08, most of whom come from lower-middle-income families and are therefore more inclined to enter the workforce directly rather than pursue higher education. Thus, training is needed to enhance practical skills relevant to industry requirements.The training focused on three main aspects, developing a professional curriculum vitae (CV), strategies for facing job interviews in both Indonesian and English, and practicing digital skills through the use of Canva for CV creation. Participants were actively engaged through interactive sessions, simulations, and collaborative exercises. The results of the program indicated increased awareness, confidence, and skills among participants in preparing themselves to enter the workforce. The conclusion of this program is that integrating digital literacy and English proficiency in community-based training can enhance the competitiveness of high school/vocational school graduates and make a tangible contribution to supporting their readiness for the job market. Keywords: english proficiency, job readiness, digital skills, community service, vocational education   Abstrak: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dengan tujuan memperkuat keterampilan digital dan kemampuan berbahasa Inggris lulusan SMA/SMK untuk meningkatkan kesiapan kerja. Kegiatan ini berlangsung di Balai RW 08, Kalideres, Jakarta Barat. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi lulusan SMA/SMK di RW 08 yang sebagian besar berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, sehingga cenderung lebih memilih langsung bekerja daripada melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri.Pelatihan difokuskan pada tiga aspek utama: penyusunan curriculum vitae (CV) profesional, strategi menghadapi wawancara kerja dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, serta keterampilan digital melalui penggunaan Canva untuk pembuatan CV. Peserta terlibat secara aktif melalui sesi interaktif, simulasi, dan latihan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran, kepercayaan diri, dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Kesimpulannya, integrasi literasi digital dan kemampuan bahasa Inggris dalam pelatihan berbasis masyarakat dapat meningkatkan daya saing lulusan SMA/SMK serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesiapan mereka menghadapi pasar kerja. Kata kunci: kemampuan bahasa Inggris, kesiapan kerja, keterampilan digital, pengabdian masyarakat, pendidikan vokasi

Digitalisasi Desa Wisata Untuk Peningkatan Ekonomi Desa Berkelanjutan Melalui Kemitraan Pokdarwis Lembar Selatan

Widia Febriana, Husain, I Made Yadi Dharma, Lady Faerrosa
Abstract: Abstract: Developing tourism villages is a crucial strategy for strengthening local economies, reducing urbanization, and maintaining cultural and environmental sustainability. This concept is increasingly relevant in the… e era of digital transformation, when tourism villages are required to adapt through technology-based smart tourism approaches, digital promotion, and information services. One area with significant potential is Lembar Selatan Village in West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Surrounded by 70 hectares of mangrove forest, a coastline, marine life, and well-preserved local traditions, the village has the potential to be developed into a coastal ecotourism destination. The Lembar Selatan Ecotourism Awareness Group (Pokdarwis) has begun managing tourism based on conservation and environmental education. However, obstacles remain, such as low digital literacy, the lack of an online promotion and reservation system, and limited destination management training. These conditions impact market reach and low tourist visits. Therefore, Community Service (PKM) activities are designed to increase Pokdarwis capacity, strengthen tourism digitalization through websites and promotional media, and encourage local community empowerment. This program is expected to realize inclusive, participatory, and sustainable coastal ecotourism, as well as strengthen the competitiveness and branding of Lembar Selatan Tourism Village. Keyword: stourism village; tourism digitalization; coastal ecotourism; tourism group (pokdarwis); tourism digitalization; smart tourism; website.   Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan strategi penting untuk memperkuat ekonomi lokal, mengurangi urbanisasi, serta menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan. Konsep ini semakin relevan di era transformasi digital, ketika desa wisata dituntut beradaptasi melalui pendekatan smart tourism berbasis teknologi, promosi digital, dan layanan informasi. Salah satu wilayah yang memiliki potensi besar adalah Desa Lembar Selatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikelilingi hutan mangrove seluas 70 hektare, garis pantai, biota laut, serta tradisi lokal yang masih terjaga, sehingga potensial dikembangkan menjadi destinasi ekowisata pesisir. Tahapan Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui identifikasi kebutuhan Pokdarwis, pengembangan website sistem informasi wisata, penguatan ekowisata mangrove, pemasangan lampu tenaga surya, penyediaan fasilitas kebersihan, penempatan papan informasi berbasis QR, serta pelatihan penggunaan megaphone untuk mendukung pelayanan wisata serta pelatihan manajement wisata. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jangkauan pasar dan kunjungan wisatawan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dirancang guna meningkatkan kapasitas Pokdarwis, memperkuat digitalisasi pariwisata melalui website dan media promosi, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal. Program ini diharapkan mewujudkan ekowisata pesisir yang inklusif, partisipatif, berkelanjutan, serta memperkuat daya saing dan branding Desa Wisata Lembar Selatan. Kata kunci: desa wisata; digitaisasi pariwisata; ekowisata pesisir; pokdarwis; digitalisasi pariwisata; smart tourism; website

Transformasi Digital Produk Olahan Ikan Bilih Pada Poklahsar Jaso Danau Nagari Tikalak

ira desmiati, Indira Karina, Boni Ikhlas, Siti Aisyah, Dicky Rustam
Abstract: Abstract: This program aims to transform processed bilih fish products from Lake Singkarak through business digitalization to enhance tourism appeal and increase the added value of local food products. The partner, POKLAHSAR… HSAR Jaso Danau in Nagari Tikalak, Solok Regency, experienced a 35% decline in sales turnover over the past two years due to limited digital marketing and reliance on conventional sales. In addition, production capacity could only meet about 60% of market demand, with inconsistent product quality caused by the absence of written SOPs. The program was implemented using a participatory approach through stages of socialization, technical training, innovation adoption, and mentoring. The main focus included the development of production SOPs, logbooks and digital bookkeeping, organizational structuring, and digital marketing strategies using websites, QR Codes, and social media. The results revealed significant improvement in five key aspects: business recording, production, distribution, branding, and digital marketing. The average score increased from 2.7 (fair) in 2024 to 4.0 (good) in 2025, with the highest achievement in business recording and digital marketing through the activation of an official website and marketplace integration. This transformation demonstrates that digitalization of local food MSMEs not only improves product quality and consistency but also expands distribution channels, strengthens competitiveness, and supports the achievement of the SDGs, particularly women’s empowerment, poverty alleviation, economic growth, and sustainable consumption and production. Keywords: bilih fish, MSME digitalization, women empowerment, digital marketing, lake singkarak   Abstrak: Program ini bertujuan mentransformasi produk olahan ikan bilih khas Danau Singkarak melalui digitalisasi usaha guna meningkatkan daya tarik wisata dan nilai tambah pangan lokal. Mitra kegiatan adalah POKLAHSAR Jaso Danau di Nagari Tikalak, Kabupaten Solok, yang mengalami penurunan omzet hingga 35% dalam dua tahun terakhir akibat keterbatasan pemasaran digital dan masih mengandalkan penjualan konvensional. Selain itu, kapasitas produksi hanya mampu memenuhi sekitar 60% permintaan pasar, dengan kualitas produk sering tidak konsisten karena ketiadaan SOP tertulis. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan inovasi, dan pendampingan. Fokus utama meliputi penyusunan SOP produksi, logbook dan pembukuan digital, pembentukan struktur organisasi, serta strategi pemasaran berbasis website, QR Code, dan media sosial. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan signifikan pada lima aspek utama: pencatatan usaha, produksi, distribusi, branding, dan pemasaran digital. Skor rata-rata naik dari 2,7 (cukup) pada 2024 menjadi 4,0 (baik) pada 2025, dengan capaian terbesar pada pencatatan usaha dan pemasaran digital melalui aktivasi website resmi dan integrasi marketplace. Transformasi ini membuktikan bahwa digitalisasi UMKM pangan lokal tidak hanya memperbaiki kualitas dan konsistensi produk, tetapi juga memperluas distribusi, memperkuat daya saing, serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya pemberdayaan perempuan, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan konsumsi-produksi berkelanjutan. Kata Kunci: ikan bilih, digitalisasi UMKM, pemberdayaan perempuan, pemasaran digital, danau singkarak

SOSIALISASI TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA INDUSTRI 5.0 PADA KARYAWAN PT FLEXTRONICS TECHNOLOGY

Aritonang, Mhd Adi Setiawan, Muhammad Jufri, Rizki Fadhel Dwipananda, Dewi Lestari, Hasra Hijratul Adha, Ghanang Harisya Ubra, Marcelino Febriansyah
Abstract: Abstract: This community service activity focuses on increasing digital literacy as an effort to support digital transformation in the Industry 5.0 era. This program is designed to provide training and seminars to employees… ees of PT Flextronics Technology Indonesia Batam to improve their understanding and skills in utilizing digital technology effectively in the world of work. Through this activity, participants are given insight into the use of digital technology in business operations, cybersecurity, personal data protection, and the application of artificial intelligence (AI) in industry. This training also includes practical skills such as data analysis, use of digital business software, and e-commerce optimization. So this activity aims to support digital transformation in the Industry 5.0 era by increasing people's understanding and skills in utilizing digital technology. The target of this program is for company employees to be able to optimize technology in business activities, increase productivity, and innovate in the digital era. With this approach, it is hoped that participants can improve work efficiency, competitiveness, and the ability to adapt to technological developments.    Keywords: digital literacy; digital economy; artificial intelligence (AI)   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan literasi digital sebagai upaya mendukung transformasi digital di era Industri 5.0. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan seminar kepada karyawan PT Flextronics Technology Indonesia Batam guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam dunia kerja. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam operasional bisnis, keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam industri. Pelatihan ini juga mencakup keterampilan praktis seperti analisis data, penggunaan perangkat lunak bisnis digital, dan optimalisasi e-commerce. Sehingga kegiatan ini bertujuan untuk mendukung transformasi digital di era Industri 5.0 dengan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian masyarakat adalah metode edukasi berupa penyuluhan dengan ceramah dan diskusi. Sasaran program ini adalah para karyawan perusahaan agar dapat mengoptimalkan teknologi dalam aktivitas bisnis, meningkatkan produktivitas, serta berinovasi di era digital. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan efisiensi kerja, daya saing, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kata kunci: literasi digital; ekonomi digital; artificial intelligence (AI)