Abstract:Dalam memberikan pelayanan, baik publik maupun sosial, terdapat aturan formal yang biasa dikenal dengan istilah standard operational procedure (SOP). SOP memberi tuntutan kepada petugas agar bekerja melayani secara profesional.…
sional. Secara praktis, kinerja profesional seringkali dipisahkan dari kinerja pelayanan. Kinerja pelayanan memiliki objek pelayanan berupa manusia yang membutuhkan uluran bantuan, sehingga aspek rasa perlu dilibatkan agar pelayanan dapat diberikan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep empati sebagai landasan yang perlu diperhatikan dalam memberikan pelayanan berdasarkan perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Temuan data dianalisis menggunakan teori hermeneutika melalui diskursus terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan didukung dengan teks-teks Hadits. Hasil dari penelitian ini adalah adanya ayat Al-Qur’an dan teks Hadits yang membahas soal nilai dan praktik empati dalam bentuk (1) anjuran dan perintah dalam membantu sesama dengan bantuan yang baik, tindakan yang baik, dan tutur kata yang baik, (2) larangan untuk menghina, menyakiti, dan merendahkan orang lain, dan (3) Rasulullah sebagai representasi sikap empati dalam membantu sesama. Penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengaplikasian nilai empati dalam kinerja profesional untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal dan tepat rasa kepada subjek pelayanan atau masyarakat.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tantangan dan strategi yang dihadapi oleh musyrif-musyrifah Mabna Arrazi dalam pelaksanaan Shobahul-Lughoh di Ma’had Sunan Ampel Al-‘Aly, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Shobahul-Lughoh, sebagai…
agai program unggulan yang berbasis pesantren, bertujuan untuk menciptakan generasi mahasantri yang unggul dalam penguasaan bahasa Arab dan Inggris serta memiliki karakter religius yang kuat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama, seperti keterbatasan jumlah tenaga musyrif-musyrifah, minimnya fasilitas pendukung, dan adanya kesenjangan kurikulum bagi mahasantri baru tahun 2024. Pengembangan bahan ajar berbasis interaksi telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan motivasi dalam pembelajaran bahasa. Meskipun demikian, strategi kreatif seperti pengelompokan belajar berdasarkan tingkat kemampuan dan pendampingan intensif oleh musyrif-musyrifah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan mahasantri. Penelitian ini tidak hanya memperkaya wacana mengenai pembelajaran berbasis pesantren, tetapi juga menawarkan pendekatan strategis untuk mengoptimalkan pembelajaran di lingkungan asrama. Dengan fokus pada solusi, studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan sistem pembelajaran yang sesuai dengan tantangan di era globalisasi.
Abstract:Film Kartini: Princess of Java (2017), yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, menggambarkan perjuangan Raden Adjeng Kartini dalam menghadapi norma sosial patriarkal di masyarakat feodal Jawa pada masa kolonial. Melalui…
pendekatan sosio-linguistik, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk mencerminkan ketimpangan gender sekaligus menjadi alat perjuangan bagi perempuan. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data utama berasal dari dialog dan narasi dalam film serta data sekunder berupa literatur tentang gender, budaya Jawa, dan teori sosio-linguistik. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dialog yang mencerminkan perbedaan bahasa gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahasa dalam film ini mencerminkan struktur sosial patriarkal yang memengaruhi pola komunikasi berdasarkan gender. Karakter laki-laki, seperti ayah Kartini, menggunakan bahasa formal dengan nada otoritatif untuk menegaskan otoritas mereka, sementara perempuan menggunakan bahasa yang lebih lembut dan tunduk, mencerminkan subordinasi. Kartini, sebagai tokoh utama, menunjukkan penggunaan bahasa yang progresif, memadukan penghormatan terhadap tradisi dengan keberanian menyuarakan ide-idenya terkait emansipasi perempuan. Film ini juga memperlihatkan bagaimana Kartini menggunakan bahasa sebagai alat untuk memberdayakan perempuan di sekitarnya melalui pendidikan dan surat-suratnya. Kesimpulannya, bahasa dalam film ini bukan hanya mencerminkan norma sosial yang ada, tetapi juga menjadi medium bagi Kartini untuk menantang patriarki dan mendorong perubahan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara bahasa, gender, dan kekuasaan dalam konteks budaya Jawa dan relevansinya untuk analisis media lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai kontribusi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Kota Malang, dengan fokus pada aspek membaca, menulis, dan pemahaman teks. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan…
uan untuk mengeksplorasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam pengimplementasian kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan esensial, seperti literasi dasar, literasi digital, dan kemampuan berpikir kritis. Penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah di Kota Malang telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan di kalangan tenaga pengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi di Kota Malang, namun memerlukan upaya yang lebih komprehensif dalam memberikan pelatihan bagi guru, meningkatkan sarana prasarana, dan memperkuat dukungan dari manajemen sekolah agar implementasinya dapat berjalan lebih efektif.
Abstract:Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan kebijakan strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Fase 1000…
HPK merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan perkembangan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi undang-undang tersebut dari perspektif Hukum Islam dan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan analitis dan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap dokumen hukum, tafsir Al-Qur'an, dan literatur tentang teori ekologi Bronfenbrenner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip dalam undang-undang tersebut selaras dengan konsep perlindungan dan kesejahteraan anak dalam Hukum Islam, yang menekankan pentingnya pemenuhan hak anak sejak dalam kandungan hingga usia dini. Selain itu, analisis berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner mengungkapkan bahwa kesejahteraan ibu dan anak dipengaruhi oleh interaksi antara lingkungan mikro, meso, ekso, dan makro. Penelitian ini merekomendasikan penguatan implementasi undang-undang melalui pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan negara untuk memastikan terpenuhinya hak-hak ibu dan anak pada fase kritis tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting dan kontribusi tiga dinasti besar dalam sejarah Islam, yaitu Dinasti Umayyah, Abbasiyah, dan Ottoman. Ketiga dinasti ini memainkan peran utama dalam pemerintahan serta…
a memberikan sumbangan signifikan dalam pembentukan peradaban Islam, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, intelektual, maupun dampaknya terhadap dunia modern. Dinasti Umayyah (661-750 M) terkenal dengan ekspansi wilayah yang luas, yang membentang dari Spanyol di Barat hingga India di Timur. Dinasti ini berhasil menyatukan dunia Islam dan memperkenalkan struktur pemerintahan yang lebih terorganisir, yang menjadi dasar bagi sistem politik Islam selanjutnya. Dinasti Abbasiyah (750-1258 M) merupakan periode kejayaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan kebudayaan, dengan Baghdad sebagai pusat intelektual dunia Islam yang melahirkan berbagai inovasi dalam matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Periode ini juga menandai perkembangan pesat dalam literasi dan perpustakaan, serta memperkenalkan pemikiran teologi dan hukum Islam yang baru. Dinasti Ottoman (1299-1922 M) membentuk kekaisaran Islam terbesar yang bertahan hampir enam abad, menguasai wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Tenggara. Sebagai kekaisaran global, Dinasti Ottoman memainkan peran kunci dalam geopolitik dunia, menjembatani perbedaan budaya dan agama antara Timur dan Barat. Penelitian ini menganalisis dampak jangka panjang dari ketiga dinasti ini terhadap struktur sosial, politik, dan budaya dunia Islam, serta kontribusinya dalam penyebaran ideologi dan sistem pemerintahan Islam yang masih berlanjut hingga saat ini.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tabayyun dalam menyikapi berita hoax dari perspektif tafsir Ibnu Katsir. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan…
engumpulan data berupa analisis tafsir yang sumber utamanya adalah Al-Qur’an terutama surat Al-Hujurat dan tafsir Ibnu katsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tabayyun adalah kewajiban bagi umat Islam untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Ibnu Katsir juga menyatakan bahwa tabayyun merupakan etika dasar yang sangat penting dalam komunikasi dan hubungan sosial. Memastikan kebenaran informasi adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga persaudaraan dan mencegah terjadinya perselisihan yang mungkin muncul akibat kesalahpahaman atau fitnah. Selain itu, menerapkan konsep SMarT yaitu menyebarkan kedamaian antar sesama pengguna media sosial (salam), berbicara dengan perkataan yang baik (ma’ruf), dan selalu memverifikasi informasi yang diterima (tabayyun) dapat mencegah tersebarnya berita hoax dan mencegah timbulnya prasangka buruk antar pengguna media sosial. Novelty dalam penelitian ini terdapat pada konsep tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir, yang mana pada penelitian-penelitian sebelumnya belum ada yang membahas secara spesifik bagaimana tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk senantiasa meningkatkan literasi infomasi, mengembangkan etika komunikasi dan meningkatkan kesadaran sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengeksplorasi berbagai aspek pendidikan, seperti pengaruhnya terhadap perilaku siswa dalam menggunakan media sosial, efektivitas program literasi media, serta penerapan etika komunikasi dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan dapat berperan dalam memerangi hoax dan meningkatkan kualitas informasi di masyarakat.
Abstract:Penafsiran lafadz lamastumunnisa' dalam surat An-Nisa’ ayat 43 telah menjadi sumber ikhtilaf di kalangan ulama fiqih, khususnya dalam mazhab Hanafi dan Syafi’i. Imam Hanafi menginterpretasikan lafadz ini sebagai bentuk kinayah…
uk kinayah yang mengacu pada hubungan jima’ (hubungan seksual) antara suami dan istri, bukan sekadar sentuhan fisik. Berdasarkan adanya alif dalam kata tersebut, Imam Hanafi berpendapat bahwa lamastumunnisa' mencakup makna yang lebih dalam, menunjukkan hubungan yang lebih intim. Sebaliknya, Imam Syafi’i dalam kitabnya Al-Umm menafsirkan kata lamastumunnisa' sebagai "menyentuh" secara literal tanpa melibatkan hubungan seksual, didukung oleh qiro'at dari Hamzah dan Kasa’i yang tidak menyertakan alif. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengeksplorasi secara mendalam pandangan kedua mazhab melalui analisis literatur klasik dan modern yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perbedaan pandangan tersebut dan memberikan wawasan tentang bagaimana metode istinbath hukum yang berbeda memengaruhi praktik ibadah dalam Islam.
Abstract:Penelitian bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan sound horeg terhadap lingkungan sekitar dalam Al-Qur’an, khususnya surat Al-A’raf ayat 31 perspektif Ibnu Katsir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif,…
if, dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sound horeg memiliki dampak positif dan negatif dalam penggunaannya. Penafsiran Ibnu Katsir terhadap surat Al-A’raf ayat 31 menekankan atas pentingnya moderasi terhadap lingkungan sekitar dan tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan, minuman, maupun tindakan sehari-hari dan khususnya pada pembahasan ini yaitu masalah penggunaan sound horeg. Berdasarkan penelitian ini, merekomendasikan penerapan regulasi kebisingan, edukasi masyarakat, dan penetapan zona khusus untuk acara-acara sound horeg. Selain daripada itu, sound horeg juga mampu menciptakan energi positif dan memberi nilai barokah dalam penggunaan yang tepat. Penerapan prinsip-prinsip ini diharapkan masyarakat mampu menyeimbangkan ketentraman dan ketertiban kehidupan dan alam.