Search Articles & Publications

Showing 1831 articles found for "Peran"

Pengaruh Rekomendasi Audit Kinerja Terhadap Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Pada Kementerian Perikanan Kabupaten Muna

Shally Amalia Nur'aini, Mulyati Akib
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak rekomendasi kinerja audit terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada instansi pemerintah.. Audit kinerja merupakan salah satu mekanisme pengawasan yang berperan memberikan&#8230; berikan umpan balik strategis bagi instansi dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pelaksanaan program. Capaian IKU merupakan tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana, dan data dikumpulkan melalui kuesioner serta dokumentasi pada lembaga yang telah menerima rekomendasi minimum audit setelah dua tahun penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi kinerja audit memiliki dampak positif dan signifikan terhadap capaian IKU, dengan koefisien regresi sebesar 0,893 dan tingkat signifikansi 0,0000 (< 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,664 menunjukkan bahwa penerapan rekomendasi audit dapat menjelaskan 66,4% variasi capaian IKU. Akibatnya, IKU lembaga pemerintah menjadi semakin mampu menerapkan rekomendasi audit. Penelitian ini menyoroti pentingnya pekerjaan audit sebagai alat evaluasi sekaligus cara untuk mengukur pertumbuhan pekerjaan organisasi sektor publik. Rekomendasi audit yang dilakukan secara konsisten memiliki dampak langsung pada pencapaian tujuan kinerja organisasi.

Analisis Strategi Pemasaran Syariah Online Pada Produk Rabbani

Fajar Satriyawan wahyudi, Zulfatus Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan strategi pemasaran online berbasis syariah dalam meningkatkan penjualan produk Rabbani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode fenomenologi,&#8230; menologi, penelitian ini mengeksplorasi fenomena pemasaran produk Rabbani di media sosial atau platform daring. Fokus utama penelitian adalah mendalami strategi pemasaran online syariah yang diterapkan untuk mendorong peningkatan penjualan produk Rabbani. Penelitian ini menitikberatkan pada peran toko Rabbani dalam memanfaatkan strategi syariah, yang mencakup prinsip Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran online syariah yang diterapkan pada produk Rabbani telah selaras dengan konsep pemasaran Islami, mencakup aspek produk, harga, promosi, dan distribusi, serta memadukan karakteristik pemasaran Islami, yaitu Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah.

Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Diet Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Literatur Review

Lusi Kafitasari
Abstract: Karena dapat membantu mencegah perkembangan penyakit tersebut, terapi diet merupakan salah satu terapi utama untuk diabetes melitus. Ada beberapa aspek pendukung yang mempengaruhi keberhasilan penerapan rencana diet. Penelitian&#8230; elitian ini bertujuan untuk menemukan variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan teknik telaah pustaka (I) dengan menggunakan sumber data dari Google Scholar dan Portal Garuda. Metodologi kerangka kerja PICOS digunakan untuk mengkaji data (Populasi, Intervensi, Perbandingan, Hasil, Desain Penelitian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi keberhasilan penerapan diet., pendidikan, usia, pendapatan, motivasi, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan. Semua faktor ini saling berkaitan dan berperan penting dalam mendukung keberhasilan pola diet. Kesimpulannya, faktor pengetahuan merupakan faktor utama yang paling berpengaruh. Tanpa pengetahuan yang memadai, baik pada pasien, keluarga, maupun tenaga kesehatan, keberhasilan dalam menjalankan pola diet yang tepat akan sulit dicapai. Faktor-faktor lain berperan sebagai pendukung yang memperkuat penerapan diet yang efektif.

Analisis Pengambilan Keputusan Dalam Kendala Pada UMKM Toko Boneka Opik Collection

Astika Hardianti, Aida Rahmah, Feby Diniyanti, Upi Yuleni, Ujang Suherman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori pengambilan keputusan yang diterapkan di salah satu operasional toko grosir penjualan boneka yang ada di Kampung Boneka Cikampek. Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif,&#8230; pengambilan keputusan yang efektif menjadi kunci utama untuk keberhasilan toko grosir dalam memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan profitabilitas. Dengan menggunakan pendekatan analisis keputusan yang melibatkan faktor-faktor seperti permintaan konsumen, persaingan harga, serta ketersediaan stok, penelitian ini mengidentifikasi berbagai model pengambilan keputusan yang digunakan oleh pengelola toko grosir boneka. Data ini dikumpulkan melalui wawancara secara langsung dengan pemilik toko grosir, serta analisis dokumen internal terkait kebijakan pengadaan dan distribusi barang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian dan penentuan harga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tren konsumen dan fluktuasi harga bahan baku, sementara faktor internal seperti kapasitas gudang dan hubungan dengan pemasok juga memegang peranan penting. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya strategi pengambilan keputusan yang adaptif dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah.

Refleksi Woman Empowerment Muslim Modern di Era Kontemporer Berlandaskan Surat Al Qashash Ayat 23

Maula, Nanda Lia Roiya, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Dalam konteks kontemporer, perempuan muslim memegang peranan signifikan dalam mengaktualisasikan potensi dalam berbagai aspek seperti keluarga, pendidikan, sosial dan ekonomi. Dalam masyarakat yang terus berkembang, perempuan&#8230; mpuan muslim sering kali dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan nilai-nilai tradisional dan tuntutan modernitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan refleksi konsep woman empowerment (pemberdayaan perempuan) khususnya perempuan muslim dalam konteks modern dengan berlandaskan pada Surat Al-Qashash ayat 23. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam ayat tersebut dapat diterapkan dalam konteks kehidupan modern perempuan muslim saat ini melalui studi literatur dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dalam Surat Al Qashash ayat 23  dapat digunakan sebagai landasan untuk memperkuat posisi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan terutama dalam mengembangkan strategi pemberdayaan perempuan Muslim yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan menjadikan ayat ini sebagai landasan penelitian ini memberikan kontribusi dalam hal wacana pemberdayaan perempuan muslim yang tidak hanya berorientasi pada kesetaraan gender tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral syari'at Islam. Refleksi woman empowerment dalam ayat ini menjadi panduan dan inspirasi bagi perempuan muslim untuk tetap berkembang tanpa meninggalkan prinsip-prinsip agama yang menjadi pedoman hidup khususnya di era kontemporer.

Peran Politik Di Dalam Islam

Shandy Aulia
Abstract: Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga mencakup aspek politik dalam kehidupan bermasyarakat. Politik dalam Islam berawal dari peran Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin spiritual dan politik&#8230; olitik yang menyatukan masyarakat Madinah melalui Piagam Madinah. Setelah wafatnya Nabi, para khalifah melanjutkan kepemimpinan ini, membentuk peradaban besar yang berpengaruh di dunia Islam dan Barat. Seiring waktu, sistem politik Islam mengalami berbagai perubahan dari masa Khulafaur Rasyidin hingga berdirinya dinasti-dinasti besar seperti Umayyah, Abbasiyah, dan Utsmaniyah. Setiap periode memberikan pelajaran tentang dinamika hubungan antara kekuasaan, agama, dan masyarakat. Prinsip Syura dan hukum Islam (Syariah) berperan sebagai fondasi dalam menciptakan keadilan, menjaga stabilitas sosial, dan mencapai kesejahteraan umat. Kontribusi politik Islam terhadap peradaban dunia terlihat dalam pengembangan sistem administrasi, toleransi beragama, dan pengelolaan negara multikultural. Abstrak ini menyoroti pentingnya memahami peran politik dalam sejarah Islam dan relevansinya dalam konteks modern untuk membangun peradaban yang adil dan berkelanjutan.

Kehidupan Sosial dan Budaya dalam Peradaban Islam

Listia Dewi
Abstract: Kehidupan sosial dan budaya dalam peradaban Islam merupakan cerminan dari perpaduan nilai-nilai agama dengan dinamika masyarakat yang beragam. Sebagai peradaban yang berkembang pesat sejak abad ke-7, Islam membangun tatanan&#8230; nan sosial dan budaya yang komprehensif. Prinsip-prinsip seperti keadilan, solidaritas, dan penghormatan terhadap perbedaan menjadi fondasi utama dalam struktur sosial masyarakat Islam, menciptakan pola interaksi yang harmonis di tengah pluralitas. Dalam bidang budaya, peradaban Islam memperkaya dunia melalui pencapaian di bidang seni, arsitektur, sastra, musik, dan ilmu pengetahuan, yang tidak hanya menjadi warisan bagi dunia Islam tetapi juga bagi peradaban global. Peradaban Islam juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa dalam mengakomodasi tradisi lokal di berbagai wilayah, seperti Asia, Afrika, dan Eropa, tanpa kehilangan esensi nilai-nilai universal Islam. Hubungan lintas budaya yang terjadi melalui perdagangan, diplomasi, dan dakwah agama turut mempercepat penyebaran budaya Islam, memperluas pengaruhnya, dan membangun jembatan antarbangsa. Dinamika kehidupan sosial dalam peradaban Islam memperlihatkan peran penting keluarga, pendidikan, dan institusi sosial lainnya dalam membentuk masyarakat yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dimensi sosial dan budaya peradaban Islam, meliputi hubungan antarindividu dan komunitas, peran gender, serta pengaruh Islam terhadap identitas budaya di wilayah-wilayah yang dipengaruhi. Melalui pendekatan multidisiplin, khususnya historis dan sosiologis, kajian ini menyoroti bagaimana peradaban Islam menghadapi tantangan dan perubahan di berbagai konteks zaman, termasuk modernisasi dan globalisasi.

Tinjauan Al-Qur’an Dalam Media Sosial: Menjaga Martabat Diri di Era Digital

Dewi Balqis Maharani, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Media sosial telah menjadi bagian integral dalam kehidupan modern, mempermudah komunikasi, berbagi informasi, dan membangun relasi global. Namun, era digital juga membawa berbagai tantangan moral, seperti penyebaran informasi&#8230; rmasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, degradasi etika, dan pelanggaran privasi. Dalam Islam, martabat diri (izzah) adalah nilai yang harus dijaga dengan mengedepankan etika, iffah, dan akhlak mulia, sesuai ajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai Al-Qur'an dalam menghadapi tantangan etika digital, khususnya dalam penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif berbasis studi literatur, dengan sumber utama berupa ayat-ayat Al-Qur'an dan tafsirnya, serta sumber pendukung dari jurnal, artikel, dan studi kasus terkait etika dalam media social. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tabayyun (klarifikasi), iffah (menjaga kesucian diri), dan tabligh bil hikmah (menyampaikan pesan dengan bijaksana) memiliki peran penting dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang etis. Implementasi prinsip-prinsip ini tidak hanya menjaga kehormatan individu, tetapi juga memperbaiki harmoni sosial di dunia maya. Dengan pendekatan ini, media sosial dapat menjadi sarana positif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini memberikan panduan praktis dan teoretis bagi masyarakat Muslim untuk memanfaatkan media sosial secara bijaksana, sekaligus menjawab tantangan moral di era digital. Nilai kebaharuan penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dengan fenomena etika digital, khususnya dalam konteks media sosial. Penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi tantangan moral yang dihadapi pengguna media sosial, tetapi juga menawarkan solusi berbasis ajaran Islam yang relevan dan praktis. Pendekatan ini menciptakan sinergi antara ajaran agama dan perkembangan teknologi, memberikan sumbangan baru dalam diskursus etika digital yang jarang dieksplorasi secara mendalam dalam studi-studi sebelumnya.

Peran Perempuan Dalam Peradaban Islam

Zahra Khairina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam peradaban Islam, dengan fokus pada kontribusi perempuan dalam sejarah Islam, peran mereka dalam kehidupan sosial, dan relevansi posisi mereka dalam masyarakat&#8230; akat Muslim kontemporer. Dalam konteks sejarah, perempuan dalam Islam memiliki peran yang signifikan, baik dalam mendukung dakwah, membangun pendidikan, maupun berkontribusi dalam aspek sosial-politik. Tokoh-tokoh perempuan seperti Khadijah binti Khuwaylid, Aisyah binti Abu Bakar, dan Fatimah az-Zahra menunjukkan pengaruh besar terhadap perkembangan Islam di masa awal. Penelitian ini juga membahas ajaran Islam yang menempatkan perempuan dalam posisi yang setara dengan laki-laki dalam hal hak-hak dasar, seperti hak atas pendidikan, ekonomi, dan partisipasi dalam kehidupan publik. Namun, realitas sosial yang terjadi di beberapa wilayah sering kali menunjukkan adanya ketimpangan dalam perlakuan terhadap perempuan, yang disebabkan oleh berbagai interpretasi budaya dan agama. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi bagaimana perempuan Muslim saat ini berperan dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan politik, serta tantangan yang mereka hadapi dalam mencapai kesetaraan. Melalui kajian ini, diharapkan dapat terungkap pentingnya pemberdayaan perempuan dalam memajukan peradaban Islam yang inklusif dan adil. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai kontribusi perempuan dalam peradaban Islam dan menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat Muslim masa kini.      

Konsep Keluarga dalam Disiplin Modern: Studi Komparatif Perspektif Ismail Raji Al Faruqi dan Emile Durkheim

Annafik Fuad Hilmi, Ahmad Ahsanul Khuluq, Muhammad Fahmi Azizi, Helmi Syaifuddin, Imam Muslimin
Abstract: Konsep keluarga dalam era modern mengalami tantangan besar akibat dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah. Artikel ini membahas perbandingan pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Emile Durkheim mengenai keluarga.&#8230; uarga. Al-Faruqi, seorang intelektual Muslim, melihat keluarga sebagai unit teologis yang berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai tauhid, keimanan, dan moralitas dalam masyarakat Islam. Sebaliknya, Durkheim, sosiolog fungsionalis, menempatkan keluarga sebagai institusi sosial yang menjaga kohesi sosial dan mengatur perilaku individu melalui norma dan nilai kolektif. Studi ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan filosofis dan komparatif. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua tokoh memiliki pandangan yang berbeda terkait struktur keluarga, peran gender, dan fungsi utama keluarga, meskipun keduanya sepakat tentang pentingnya keluarga dalam membangun masyarakat yang harmonis. Artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana agama dan sekularisme membentuk konsep keluarga, serta relevansinya di era globalisasi yang penuh tantangan. Dengan memahami kedua perspektif ini, diharapkan dapat diidentifikasi strategi untuk memperkuat institusi keluarga sebagai pilar utama kehidupan sosial.