Abstract:Perkembangan revolusi Industry 4.0 mendorong transformasi besar dalam sistem manufaktur melalui integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan. Machine Learning (ML) menjadi salah satu elemen kunci dalam otomasi industri…
tri karena kemampuannya memproses data secara adaptif untuk mendukung pengambilan keputusan otonom. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis penerapan Machine Learning dalam sistem manufaktur otomatis dengan menyoroti tren, tantangan, serta arah penelitian masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel jurnal internasional terindeks Scopus, IEEE Xplore, dan ScienceDirect dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil studi menunjukkan bahwa Machine Learning banyak diterapkan pada empat domain utama: predictive maintenance, process optimization, quality control, serta intelligent automation. Algoritma yang dominan digunakan meliputi supervised learning dan deep reinforcement learning, yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga 35%. Namun demikian, isu terkait interpretabilitas model, keterbatasan data industri, serta integrasi manusia–AI masih menjadi tantangan utama. Studi ini mengusulkan kerangka konseptual AI–Driven Manufacturing Framework sebagai panduan pengembangan sistem manufaktur cerdas yang adaptif, transparan, dan berkelanjutan menuju era Industry 5.0.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola pengelompokan komponen perakitan komputer menggunakan metode K-Means Clustering. Dataset yang digunakan mencakup CPU, motherboard, RAM, GPU, PSU, dan casing. Proses penelitian…
an meliputi eksplorasi data, pembersihan data, imputasi nilai hilang, encoding kategorikal, normalisasi, serta rekayasa fitur seperti total TDP dan rasio daya PSU. Hasil clustering menunjukkan pembentukan empat kelompok utama, yaitu komponen low-end, mid-range, high-end, dan cluster RAM yang berdiri sendiri. Temuan ini membuktikan bahwa K-Means efektif dalam memetakan karakteristik hardware dan dapat digunakan sebagai dasar sistem rekomendasi perakitan PC.
Abstract:Megaproyek transportasi perkotaan seperti MRT Jakarta Fase 1 bukanlah sekadar proyek rekayasa; proyek ini melibatkan lapisan pekerjaan administratif, teknis, dan kelembagaan yang perlu diorganisasikan dengan cermat. Studi…
i ini mengkaji bagaimana tim proyek menyusun organisasinya, apa yang membentuk pilihan-pilihan tersebut, dan model organisasi apa yang sebenarnya digunakan selama proses konstruksi. Untuk melakukan hal ini, penelitian ini memanfaatkan literatur akademis, dokumen proyek, dan laporan resmi MRT Jakarta. Sumber-sumber ini membantu menggambarkan bagaimana berbagai pengaturan proyek seperti kontrak tradisional, sistem turnkey, dan manajemen internal muncul dalam pengembangan Fase 1. Analisis ini juga menggunakan empat pertimbangan umum dalam desain organisasi: arah strategis proyek, skala keseluruhannya, teknologi yang diadopsi, dan orang-orang yang terlibat dalam menjalankannya. Selain itu, studi ini membandingkan struktur proyek dengan jenis manajemen proyek yang umum seperti struktur fungsional, matriks, dan lini-dan-staf. Temuan menunjukkan bahwa pembangunan MRT Jakarta Fase 1 mengandalkan pengaturan hibrida, dengan struktur matriks memainkan peran terbesar. Pilihan ini tampaknya berkaitan erat dengan kompleksitas teknis proyek, jumlah pemangku kepentingan yang terlibat, dan kebutuhan akan koordinasi lintas fungsi yang stabil. Pada akhirnya, studi ini menyoroti bahwa desain organisasi bukan sekadar elemen latar belakang – melainkan faktor kunci yang membentuk keberhasilan proyek infrastruktur publik berskala besar dan menawarkan beberapa wawasan untuk perencanaan proyek publik di masa mendatang di Indonesia.
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Kemajuan ini tidak lepas dari peran penting arsitektur dan organisasi komputer yang…
ang menjadi dasar sistem komputasi modern. Arsitektur komputer menentukan rancangan logis sistem, sedangkan organisasi komputer menjelaskan cara elemen-elemen perangkat keras bekerja secara efisien untuk mendukung proses pemrosesan data yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arsitektur dan organisasi komputer terhadap efektivitas penggunaan serta pengembangan AI. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis komparatif terhadap arsitektur CPU, GPU, dan TPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur paralel, efisiensi sistem memori, dan optimalisasi jalur data merupakan faktor utama yang menentukan performa sistem AI. Inovasi seperti TPU dan NPU menandai arah perkembangan baru dalam dunia komputasi yang lebih cepat, hemat energi, dan efisien.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai instrumen strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik di era transformasi pendidikan…
dikan modern. Fokus kajian diarahkan pada konsep, tujuan, ruang lingkup, langkah-langkah, prinsip, serta tantangan evaluasi kurikulum PAI melalui pendekatan systematic qualitative review berbasis analisis literatur internasional dan dokumen kurikulum. Data dianalisis menggunakan thematic content analysis untuk mengidentifikasi pola konseptual dan temuan empiris terkait efektivitas penerapan model evaluasi Tyler, CIPP, dan taksonomi Bloom dalam konteks pendidikan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi kurikulum PAI harus dilaksanakan secara komprehensif meliputi tujuan, materi, pelaksana, proses pembelajaran, hasil belajar, serta dampak terhadap penguatan nilai religius dan karakter peserta didik. Evaluasi berbasis prinsip kesinambungan, objektivitas, komprehensivitas, dan akuntabilitas serta berlandaskan nilai Islam terbukti mampu menghadirkan proses pembelajaran agama yang lebih bermakna dan transformatif. Penelitian juga menemukan bahwa tantangan utama evaluasi kurikulum PAI mencakup keterbatasan kompetensi profesional guru, keterbatasan waktu, heterogenitas karakter peserta didik, dan pengaruh budaya digital, yang menegaskan perlunya reformasi evaluasi berbasis data serta inovasi metodologis. Secara keseluruhan, penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem evaluasi kurikulum yang adaptif, reflektif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dan mencetak generasi berakhlak mulia di tengah dinamika perkembangan global.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat peserta didik dalam perspektif pendidikan modern yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital. Dengan menggunakan metode literatur review, penelitian ini menganalisis…
alisis berbagai teori, konsep, dan temuan penelitian terdahulu yang relevan untuk memahami posisi peserta didik dalam konteks pembelajaran abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik tidak lagi dipandang sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek aktif yang memiliki potensi, kreativitas, kemandirian, serta kemampuan literasi digital yang penting dalam proses pembelajaran. Teknologi digital juga membawa perubahan signifikan terhadap pola interaksi, gaya belajar, serta akses peserta didik terhadap sumber belajar yang lebih luas dan fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam mengenai karakteristik peserta didik menjadi dasar penting bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang adaptif, relevan, dan selaras dengan tuntutan pendidikan modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan konsumen terhadap produk Mie Gacoan serta menentukan prioritas pengembangan produk menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode ini digunakan untuk menerjemahkan…
nerjemahkan kebutuhan pelanggan (Voice of Customer) menjadi karakteristik teknis yang dapat diimplementasikan dalam proses pengembangan produk. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden yang merupakan konsumen Mie Gacoan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi kepuasan pelanggan meliputi rasa bumbu yang khas, kualitas bahan baku, kebersihan tempat, dan desain kemasan yang menarik serta ramah lingkungan. Melalui analisis House of Quality (HoQ), diperoleh lima atribut teknis dengan bobot prioritas tertinggi, yaitu kualitas bahan baku (23%), jenis wadah saji (13%), komposisi bumbu (11%), ukuran porsi (11%), dan komposisi bahan (10%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengembangan produk Mie Gacoan perlu difokuskan pada peningkatan kualitas bahan, formulasi bumbu, serta inovasi desain kemasan agar mampu memenuhi sekitar 68% kebutuhan konsumen yang telah teridentifikasi. Penerapan metode QFD terbukti efektif dalam membantu UMKM kuliner melakukan inovasi produk yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan daya saing pasar
Abstract:Pembangunan infrastruktur publik merupakan instrumen utama dalam meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat. Teras Cihampelas adalah skywalk pertama di Indonesia yang dibangun sepanjang sekitar 450 meter untuk menata…
enata pedagang kaki lima (PKL) dan mengurangi kemacetan kawasan Cihampelas. Penelitian ini mengevaluasi proses manajemen proyek Teras Cihampelas dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa proyek ini secara fisik telah terselesaikan namun belum memenuhi tujuan awal pemerintah. Meskipun telah dikeluarkan dana besar dengan total anggaran sekitar Rp74 miliar, kemacetan tetap terjadi dan banyak PKL kembali berjualan di trotoar. Analisis juga menunjukkan adanya kelemahan pada studi kelayakan sosial-ekonomi serta kurangnya partisipasi publik dalam tahap perencanaan, sehingga output infrastruktur tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pengguna. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, pelibatan stakeholder, dan koordinasi lintas dinas dalam proyek infrastruktur publik di masa mendatang.
Pembangunan infrastruktur publik merupakan instrumen utama dalam meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat. Teras Cihampelas adalah skywalk pertama di Indonesia yang dibangun sepanjang sekitar 450 meter untuk menata pedagang kaki lima (PKL) dan mengurangi kemacetan kawasan Cihampelas. Penelitian ini mengevaluasi proses manajemen proyek Teras Cihampelas dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa proyek ini secara fisik telah terselesaikan namun belum memenuhi tujuan awal pemerintah. Meskipun telah dikeluarkan dana besar dengan total anggaran sekitar Rp74 miliar, kemacetan tetap terjadi dan banyak PKL kembali berjualan di trotoar. Analisis juga menunjukkan adanya kelemahan pada studi kelayakan sosial-ekonomi serta kurangnya partisipasi publik dalam tahap perencanaan, sehingga output infrastruktur tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pengguna. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, pelibatan stakeholder, dan koordinasi lintas dinas dalam proyek infrastruktur publik di masa mendatang.
Abstract:Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung merupakan proyek strategis nasional yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan banyak pihak dan proses konstruksi berskala besar. Studi literatur menunjukkan bahwa proyek…
royek ini mengalami keterlambatan akibat kombinasi faktor teknis dan nonteknis. Artikel ini menganalisis faktor-faktor tersebut berdasarkan penelitian terdahulu dan mengaitkannya dengan teori manajemen konflik. Hasil kajian literatur menunjukkan sebelas faktor utama penyebab keterlambatan, antara lain pembebasan lahan, jadwal proyek yang terlalu ketat, kurangnya integrasi perencanaan, keterbatasan sumber daya, perubahan desain, koordinasi rumit, dan kelalaian subkontraktor. Sebagian besar faktor tersebut berhubungan dengan konflik kepentingan, konflik peran, konflik instruksi, dan konflik struktural. Analisis menggunakan teori manajemen konflik menjelaskan bahwa konflik yang tidak dikelola dapat memperlambat pengambilan keputusan dan menurunkan produktivitas proyek. Artikel ini merekomendasikan peningkatan koordinasi, kejelasan peran, penguatan komunikasi lintas tim, pelatihan manajemen konflik, serta perbaikan proses perencanaan sebagai langkah untuk mengurangi keterlambatan proyek infrastruktur berskala besar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Value Engineering sebagai upaya optimalisasi biaya produksi dan peningkatan nilai produk pada UMKM meubel milik Pak Budiono di Bandar Lampung. Persaingan industri…
tri meubel yang semakin ketat serta keterbatasan sumber daya pada usaha kecil menimbulkan permasalahan efisiensi dalam penggunaan material, proses produksi, dan strategi pemasaran. Melalui penerapan tahapan rekayasa nilai, penelitian ini meninjau aspek fungsi, biaya, serta alternatif material dan proses yang dapat meningkatkan nilai produk tanpa mengurangi kualitas. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Value Engineering pada UMKM Meubel Pak Budiono mampu meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas. Berdasarkan data keuangan, omzet mingguan mencapai Rp10.000.000 dengan laba bersih sekitar Rp2.000.000 dan biaya tenaga kerja antara Rp800.000–Rp1.500.000 per orang. Melalui alternatif terbaik berupa pemasaran digital, simplifikasi desain, dan investasi mesin, diperoleh potensi peningkatan penjualan hingga 40%, efisiensi biaya tenaga kerja sebesar 20%, serta peningkatan kapasitas produksi hingga 50%. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar UMKM meubel menerapkan evaluasi berkala terhadap komponen biaya dan fungsi produk untuk memastikan keberlanjutan efisiensi serta peningkatan daya saing di pasar lokal maupun regional.