Search Articles & Publications

Showing 1520 articles found for "Proses"

Implementasi Manajemen Risiko Strategis Dalam Meningkatkan Keberlanjutan Bisnis Perusahaan

Tika Puspita Oktavianingrum, Siti Shofiatul Mukarromah, Adinda Kusuma Hati, Nurul isnainiah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses manajemen risiko strategis melalui identifikasi, evaluasi, pengendalian, dan pemantauan risiko yang dihadapi. Dengan implementasi sistem pengendalian internal yang kuat, perusahaan… usahaan dapat mengelola risiko secara proaktif dan memastikan tercapainya tujuan organisasi. Di samping itu, kepemimpinan memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong perubahan serta inovasi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan dalam lingkungan bisnis yang terus berkembang. Penerapan manajemen risiko strategis yang efektif tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan di pasar dan teknologi, serta meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Pengaruh Efektivitas Penggunaan Mesin Self Check-In Terhadap Kepuasan Penumpang

Evita Helena M, Desviany Astuti Irawandi, Dwi Afriyanto
Abstract: Kepuasan penumpang di bandara sangatlah penting. Kepuasan penumpang dalam proses check-in adalah salah satu hal yang diperhatikan. Metode check-in sendiri dapat dilakukan di check-in counter maupun self check-in. Self check-in… eck-in merupakan metode yang mempermudah penumpang tanpa harus mengantre panjang karena terbatasnya petugas di check-in counter. Dalam metode check-in ini memerlukan kualitas system yang baik. Kualitas system adalah sebuah system yang bekerja dan mengeluarkan output yang baik sehingga memuaskan pengguna system. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kepuasan penggunaan mesin self check-in. Mesin self check-in yang efisien memungkinkan penumpang untuk menyelesaikan proses check-in dengan cepat, mudah, dan tanpa hambatan. Kualitas system(x1) dan Penggunaan mesin self check-in(x2) berpengaruh terhadap Kepuasan penumpang(Y).  Dengan demikian, penumpang sangat puas dengan sistem dan penggunaan mesin self check-in di bandara yang efisien karena memberikan pengalaman check-in yang nyaman, cepat, dan tanpa hambatan, serta memberikan mereka kontrol penuh atas proses tersebut.

Pentingnya Puasa Dalam Perspektif Hadis Dan Sains

Idris Siregar, Baihaqi Hirza, Daffa Affandi
Abstract: Puasa adalah salah satu rukun Islam yang diwajibkan bagi umat Muslim selama bulan Ramadan. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, puasa juga memberikan berbagai manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah.… Artikel ini mengeksplorasi pentingnya puasa dari perspektif Hadis dan sains. Dari sudut pandang Islam, puasa tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesabaran, disiplin, dan empati terhadap sesama. Sementara itu, dari perspektif sains, puasa menunjukkan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan metabolisme, pengurangan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung, serta dukungan terhadap proses detoksifikasi alami tubuh. Penelitian juga menunjukkan bahwa puasa dapat membantu dalam pengaturan berat badan dan meningkatkan fungsi otak. Kombinasi antara keutamaan spiritual dan manfaat kesehatan menjadikan puasa sebagai praktik yang bernilai tinggi, baik dalam konteks agama maupun ilmu pengetahuan. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat menggali lebih dalam mengenai mekanisme biologis di balik manfaat kesehatan puasa serta implikasinya dalam praktik medis modern.

Pengaruh Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Keselamatan Pasien (Pasien Safety) Di Rumah Sakit

Natasya Putri Lika, Susilawati
Abstract: Keselamatan pasien dipengaruhi oleh kompleksitas sistem pelayanan kesehatan dan meningkatnya jumlah cedera yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien memiliki peran penting dalam pencegahan serta penurunan… enurunan risiko, kesalahan, dan cedera yang mungkin terjadi selama proses pelayanan. Penelitian ini menerapkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi pengaruh tingkat pengetahuan perawat terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Metode ini melibatkan analisis mendalam dari berbagai sumber literatur seperti jurnal dan artikel yang membahas isu yang berkaitan dengan pengaruh pengetahuan perawat terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Dari hasil literatur review yang mencakup sepuluh penelitian yang berfokus pada hubungan antara pengetahuan perawat dan pelaksanaan keselamatan pasien di rumah sakit, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan perawat yang baik secara signifikan berkorelasi dengan tingkat keselamatan pasien yang lebih tinggi, sementara pengetahuan yang kurang memadai dapat berpotensi menyebabkan risiko dan insiden keselamatan pasien yang lebih tinggi pula.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV B Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw Di UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Dwinal Tasya Ditia, Zulmi Aryani, Rosma Diana, Afrimon
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur. Solusi permasalahan tersebut menggunakan model pembelajaran cooperative… tive type jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS peserta didik. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian peserta didik kelas IV B pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan. Penelitian ini terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik dan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik. Hasil proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru 51,85%  dan aktivitas peserta didik 48%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 74,07% dan aktivitas peserta didik 72%. Pada siklus II pertemuan 1, aktivitas guru 81,48% dan peserta didik 80%. Pertemuan 2 aktivitas guru  96,29% dan aktivitas peserta didik 96%. Hasil belajar IPAS peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran tersebut pada siklus I meningkat menjadi 47,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,48%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type jigsaw terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kabupaten Solok Selatan.

Mengatasi Pengaruh Negatif Pesimisme Terhadap Perkembangan Karier Remaja Dengan Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling Karier

Nazla Meyrisa Azmi, Nafla Athaya
Abstract: Pesimisme merupakan pemikiran negatif yang didasari oleh rasa takut dan pasrah terhadap situasi sulit. Dalam teori kognitif, sikap pesimisme terjadi karena disebabkan adanya kesalahan kognisi, yakni kognisi yang negatif.… Dengan kognisi yang negative itu, individu cenderung mengambil kesimpulan terlebih dahulu, dan itu suatu kesalahan. Pandangan negatif itu tidak hanya tertuju pada dirinya sendiri, lebih jauh bahkan untuk masa depannya. Pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya bimbingan, sehingga jika dibiarkan begitu saja maka dapat mengembangkan kebiasaan buruk dan perilaku yang merusak diri, karena pada masa transisi dari kanak-kanak ke masa remaja awal hingga remaja akhir atau awal dewasa banyak sekali tahapan perkembangan yang akan dilalui dan berdampak pada perilaku yang ditunjukan, baik secara fisik ataupun kognitifnya. Artikel ini dibuat untuk mengetahui apa saja pengaruh negatif pesimisme terhadap perencanaan karier remaja, dan untuk mengetahui bagaimana strategi layanan dalam BK karier dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber. Tujuannya untuk memperoleh gambaran dan pola, serta keterkaitan antar variabel. Dengan melihat proses perkembangan karier dan indikator kematangan remaja pada aspek-aspek perencanaan karier remaja, maka dapat dihasilkan permasalahan yang sering dihadapi remaja pada tahap perencanaan karier yaitu, kurangnya informasi, kurangnya minat, kurangnya sumber daya, tekanan orang tua atau lingkungan, kurangnya kemampuan diri, kurangnya pengalamam, kurangnya dukungan, keterbatasan dalam merencanakan karier dan kecemasan tentang masa depan. Hasil penelitian menunjukkan pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja. Bimbingan Karier dapat menjadi alternatif pencegahan terjadinya dampak negatif tersebut dan menjadi solusi bagi remaja di sekolah dalam proses perencanaan karier remaja.

Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung

Deny Setiawan, Ahmad Arif Baihaqi, Adang Hambali, Hasan Basri
Abstract: Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan… yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif,  efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas  –  luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana,  pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.

Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Menggunakan Metode Penggaraman Dengan NaCl

Najla Dhifa Tofanny, Olga Tiara Rizki, Khalisa, Sisri Wartati, Desy Kurniawati, Arif Juliari Kusnanda
Abstract: Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk minyak kelapa murni yang proses pembuatannya tidak melibatkan proses pemanasan dan pengerjaannya pun sangat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan… an garam NaCl terhadap hasil dan kualitas VCO. Hasil dari penelitian pada penambahan NaCl berbau minyak kelapa segar sesuai dengan ketentuan SNI. Pada uji bilangan asam didapatkan bahwa hasil analisis bilangan asam sebesar 0,11% pada minyak VCO kontrol maupun dengan penambahan NaCl. Kesimpulan pada perconaan ini diperoleh pada uji organoleptik didapat perbedaan yg signifikan dari kedua variasi, pada uji bilangan asam diperoleh hasil yang sama sebesar 0,11% dan untuk uji terakhir volume dari vco penggaraman lebih banyak dibandingan dengan kontrol.

Penerapan Model Fishbein Multiatribut Untuk Mengukur Sikap Konsumen Terhadap Produk Sabun Pencuci Piring Dari Cairan Eco Enzyme (Zymora)

Elly Rahmawati, Rairani Rahmasalma Dewi, Nadia Shafa Kamilah, Ahmad Ali Husen, Ronaldi Hasibuan
Abstract: Model Sikap Fishbein berfungsi sebagai kompas yang ampuh dalam riset pasar. Model ini memungkinkan bisnis untuk menavigasi perilaku konsumen, preferensi, dan proses pengambilan keputusan dengan lebih presisi. Pada prinsip-prinsip… p-prinsip pemasaran, sikap merupakan evaluasi, perasaan, dan kecenderungan seseorang yang secara konsisten menyukai atau tidak menyukai suatu objek atau gagasan(Kotler dan Amstrong, 1997:173). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap sabun cuci piring Zymora dan menentukan atribut dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Survei dilakukan dengan kurang lebih 30 responden berusia 15-20 tahun, yang mengevaluasi atribut  seperti tekstur, warna, kemasan, harga, aroma, tidak membuat iritasi kulit, dan hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan menggunakan model multiatribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling penting bagi konsumen adalah hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan (4,80), tidak membuat iritasi kulit (4,73), kemasan (4,60), aroma (4,50), dan harga (4,46), mempengaruhi sikap kepercayaan konsumen. Pada peringkat pertama yaitu hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan. Sebaliknya, pada atribut  tekstur (4,40) dan warna (3,83) kurang menjadi penilaian bagi konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mempertahankan keunggulan dari produk sabun pencuci piring Zymora, fokus utama yaitu pada hasil pemakaian tidak mencemari lingkungan dan  tidak membuat iritasi selanjutnya mengembangkan atribut lain.

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMPN 11 Kota Serang

Nur Eva Lestari, Galuh Ramadhan, Salwa Lutfiyah, Fauziah Ulfi, Fabhia Sakhda Tamtia, Aura Wardhani, Dina Rachmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjabarkan bagaimana pelaksanaan dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada program sekolah penggerak di SMPN 11 Kota Serang mulai dari proses, kurikulum yang digunakan,… n, strategi, penyesuaian materi, produk, faktor pendukung dan penghambat serta evaluasinya. Jenis penelitian ini adalah  kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 13 (tiga belas) orang terdiri dari tiga guru penggerak di SMPN 11 Kota Serang (yakni Kepala Sekolah, Wakasek Kurikulum yang juga merupakan guru mapel dan guru mapel), empat guru mapel dan enam orang peserta didik. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dan empat teknik analisis data yaitu reduksi data, pengumpulan data, dokumentasi dan penyajian data. Terdapat tiga triangulasi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil wawancara dengan informan SMP Negeri 11 Kota Serang mengungkapkan bahwa sekolah sudah menerapkan pendekatan pembelajaran yang di harapkan dalam kurikulum merdeka dengan melakukan pembelajaran berdiferensiasi. Ini menjadi langkah yang baik dalam mewujudkan tujuan dari kurikulum merdeka, yaitu memfasilitasi kebutuhan belajar yang berbeda-beda, dan pembelajaran yang berpusat membuat peserta didik lebih aktif dibanding pendidik dalam proses pembelajarannya, salah satunya dengan di adakannya Profil pelajar Pancasila.