Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam era Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru tidak…
hanya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter, empati, dan kasih sayang dalam proses pembelajaran. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai pendekatan yang menekankan dimensi afektif dan humanistik dalam pendidikan, yang diperkenalkan dalam berbagai sosialisasi kebijakan pendidikan keagamaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi guru PAI mencakup penguatan kompetensi pedagogik berbasis nilai, kompetensi sosial yang empatik, serta kompetensi kepribadian yang berlandaskan akhlak. Selain itu, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan pendekatan Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai KBC guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru PAI sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik secara holistik.
This study aims to analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teachers’ competencies in the era of the Merdeka Curriculum toward the Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta/KBC). The shift in the educational paradigm requires teachers not only to possess pedagogical and professional competencies, but also to be capable of integrating character values, empathy, and compassion into the learning process. The Love-Based Curriculum (KBC) emerges as an approach that emphasizes the affective and humanistic dimensions of education, which has been introduced through various socialization programs of religious education policies in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a library research method. The data were obtained from books, scientific journals, and relevant policy documents, and were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that the transformation of PAI teachers’ competencies includes the strengthening of value-based pedagogical competence, empathetic social competence, and personality competence grounded in moral values (akhlak). In addition, teachers are required to integrate the Merdeka Curriculum approach with the values of KBC in order to create meaningful learning experiences oriented toward the holistic character development of students. Therefore, the implementation of the Love-Based Curriculum becomes a strategic step in strengthening the role of PAI teachers as educators who not only transfer knowledge, but also shape the character and personality of students holistically.
Abstract:Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun, hasil identifikasi awal di SMK Al-Ma’asum Kisaran…
saran menunjukkan bahwa sebagian guru masih memiliki keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan tools AI untuk mendukung pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan tools AI sebagai pendukung perancangan pembelajaran, pengembangan media, dan asesmen adaptif. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan workshop berbasis praktik langsung yang dilaksanakan secara tatap muka pada Jumat, 21 November 2025, dengan melibatkan 28 guru SMK Al-Ma’asum Kisaran. Workshop memfokuskan pada pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan skenario pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), Canva untuk perancangan media visual, Quizizz dan Kahoot untuk asesmen adaptif, serta PhET Interactive Simulations untuk visualisasi pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran mendalam dari 56% menjadi 82%, pemanfaatan AI dari 61% menjadi 87%, serta kemampuan menyusun modul ajar dari 58% menjadi 81%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung inovasi pembelajaran berbasis AI.
Abstract:Perkembangan teknologi digital mendorong pelajar untuk aktif menghasilkan berbagai produk digital seperti desain grafis, aplikasi sederhana, dan konten multimedia. Namun, pelajar di LKP Mutiara Informatika masih memiliki…
keterbatasan pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya terkait perlindungan hukum terhadap produk digital yang mereka hasilkan. Kurangnya pengetahuan ini berpotensi menimbulkan pelanggaran hak cipta serta hilangnya nilai ekonomi dari karya digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar tentang konsep dasar HAKI, jenis-jenis HAKI, serta prosedur perlindungan produk digital. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan studi kasus sederhana. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana sekitar 80% pelajar mampu menjelaskan pengertian HAKI dan 75% pelajar memahami pentingnya perlindungan produk digital setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelajar untuk lebih menghargai dan melindungi karya digital mereka secara hukum.
Abstract:Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting masih menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya pemahaman guru terhadap penerapan Project-Based Learning (PjBL), keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta minimnya…
inimnya penggunaan aktivitas kontekstual yang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi dan keterampilan berbahasa Inggris siswa. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan guru dalam merancang dan mengimplementasikan model Project-Based Learning pada pembelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar. Solusi yang dilakukan meliputi pelatihan penyusunan modul PjBL, pendampingan penyusunan perangkat ajar, praktik pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil sementara PKM menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep PjBL sebesar 85%, peningkatan kemampuan penyusunan perangkat pembelajaran sebesar 80%, serta peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran mencapai 78%. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan di SDN 15 Padang Genting.
Abstract:SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran, yang terletak di Kec. Kisaran Barat, Kab. Asahan, Sumatera Utara, didirikan pada 25 Oktober 2005 dan berkomitmen tinggi dalam memberikan pendidikan berkualitas. Selain mengajar,…
ajar, guru-guru di sekolah ini berperan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Di era digital, kemampuan guru untuk menyusun materi ajar yang menarik dan interaktif menjadi sangat penting. Namun, banyak guru masih kesulitan menggunakan aplikasi modern untuk membuat materi yang dinamis dan engaging, yang penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satu aplikasi yang sangat cocok untuk ini adalah Canva, sebuah platform desain grafis yang mudah digunakan dan menawarkan berbagai fitur untuk membuat materi ajar yang menarik tanpa memerlukan keterampilan desain yang tinggi. Dengan Canva, guru dapat membuat berbagai jenis media pembelajaran seperti presentasi, poster, dan infografis secara efisien. Selain itu, Canva juga mendukung kolaborasi antar guru, memudahkan mereka untuk berbagi ide dan bekerja sama dalam menyusun materi ajar.Untuk mengatasi masalah ketidakmampuan guru dalam menggunakan aplikasi modern, diperlukan pelatihan khusus bagi guru-guru di SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mereka dapat menyusun materi ajar yang lebih menarik dan efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendukung transformasi pendidikan tinggi melalui pencapaian dua Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu (1) tim dosen berkegiatan di luar kampus yang merupakan wujud dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan (2) Mahasiswa yang terlibat mendapat pengalaman di luar kampus
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi…
elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian.. Di antara sektor-sektor unggulan yang berkembang, industri kopi menunjukkan dinamika pertumbuhan yang signifikan. Namun…
masih banyak UMKM yang menghadapi berbagai tantangan seperti RKB Roastery di Jember menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya keakuratan dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP). Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan mengembangkan keterampilan pelaku usaha kopi RKB Roastery Banjarsengon Jember untuk menentukan HPP dengan metode full costing. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Service Learning (SL) yang bersifat partisipatif dan berbasis coaching dengan empat tahapan yang terdiri dari investigasi, perencanaan, aksi dan refleksi. Pelatihan dilakukan dengan bantuan template Microsoft Excel yang dirancang untuk pencatatan biaya secara sistematis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan akurasi pencatatan dan efisiensi biaya setelah pendampingan. Disamping itu terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan bagi pelaku usaha maupun mahasiswa.
Abstract:Penerapan teknologi dalam sistem administrasi publik sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan. Salah satu bidang yang membutuhkan pembaruan adalah sistem pendataan tamu di BAPPEDA Kabupaten Asahan,…
yang selama ini masih menggunakan metode manual yang rentan terhadap kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan memakan waktu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penerapan sistem pendataan tamu berbasis teknologi scan barcode. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendataan tamu yang lebih efisien, akurat, dan aman menggunakan teknologi barcode. Sistem ini memungkinkan tamu untuk mendaftar secara cepat dengan memindai barcode yang terhubung dengan data mereka, yang secara otomatis tersimpan dalam database. Dalam kegiatan ini, dilakukan pelatihan dan workshop untuk petugas BAPPEDA Kab. Asahan mengenai penggunaan sistem baru ini, termasuk pengenalan perangkat keras, perangkat lunak, serta prosedur keamanan data. Hasil dari penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas administrasi, mengurangi kesalahan, serta mempermudah pemantauan dan pelaporan kunjungan tamu di BAPPEDA Kabupaten Asahan. Dengan demikian, sistem ini dapat mendukung peningkatan pelayanan publik yang lebih efisien dan transparan.
Abstract:Teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi hampir semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi…
ogi ini. Saat ini penerapan teknologi sudah mulai pesat, tidak ada satupun kegiatan yang tidak melibatkan penggunaan komputer. Salah satu software gratis yang dapat digunakan untuk manajemen referensi pada penulisan karya ilmiah atau tugas akhir. Pelatihan manajemen referensi merupakan kebutuhan penting bagi mahamahasiswa, khususnya dalam mendukung penyusunan karya ilmiah yang terstruktur dan terorganisir. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan manajemen referensi bagi mahamahasiswa organisasi Al-Makki Universitas Al-Azhar, Mesir. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan perangkat lunak manajemen referensi, seperti Mendeley dan Zotero, yang memungkinkan mahamahasiswa untuk menyimpan, mengelola, serta menyusun daftar pustaka secara efisien. Metode pelatihan meliputi pembekalan teoretis, demonstrasi, dan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami cara mengintegrasikan aplikasi manajemen referensi dalam penulisan ilmiah mereka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola referensi secara otomatis, mengurangi kesalahan pengutipan, serta meningkatkan produktivitas dalam penulisan karya ilmiah. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik yang lebih profesional di kalangan mahamahasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir. Dari 40 peserta baik secara offline maupun online yang mengikuti kegiatan ini, sebanyak 83% berhasil memahami penggunaan aplikasi Mendeley, sementara sisanya (17%) masih mengalami kesulitan, terutama karena keterbatasan, seperti tidak memiliki laptop. Berdasarkan hasil tersebut, aktivitas ini dinilai berhasil mencapai tujuan yang diharapkan dalam program pengabdian kemitraan masyarakat.
Abstract:Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dalam pengamanan tanah. Program PTSL mempunyai peran penting dalam membantu penyelesaian sengketa tanah…
di Kabupaten Jember. Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jember bertanggung jawab atas penerapan program PTSL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program PTSL sebagai solusi efektif dalam penyelesaian sengketa tanah di kabupaten jember. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan Parcipatory Action Research, perolehan data dengan melakukan wawancara terhadap salah satu pegawai di kantor pertanahan kabupaten jember. Berdasarkan hasil BPN telah berhasil menerapkan program PTSL tersebut sesuai pedoman yang tertuang dalam PERMEN ATR/BPN Nomor 6 Tahun 2018. Namun, dalam implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya proaktif dalam hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta perbedaan semangat di antara anggota masyarakat, dan perlunya komunikasi dan kolaborasi yang lebih efektif di antara anggota masyarakat.