Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Toko Kue Kacang Afika. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian…
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari pihak UMKM seperti data hasil wawancara dengan pihak UMKM serta data dari informasi dari catatan harian kas masuk dan kas keluar. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya Toko Kue Kacang Afika belum menerapkan SAK EMKM dalam laporan keuangannya dan masih menyajikan laporan keuangan secara tradisional yaitu hanya laporan arus kas masuk dan kas keluar. Kendala yang dihadapi pemilik Toko Kue Kacang Afika dalam menerapkan SAK EMKM diantaranya adalah ketidakpahaman pemilik akan penyusunan laporan keuangan yang baik serta pemilik kurang merasa perlu untuk menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM.
Abstract:Bencana pohon tumbang dapat dihindari dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bersedia membantu menumbangkan pohon yang berisiko sebelum terjadinya bencana. Dalam praktek di masyarakat, tidak semua masyarakat…
akat bersedia dibantu menebang pohon miliknya karena pohon tersebut menghasilkan buah yang bisa dijual dan menghasilkan uang untuk pemiliknya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana peran hukum dalam upaya penanggulangan bencana pohon tumbang di kota Payakumbuh . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dengan mengumpulkan sumber hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa diperlukan aturan hukum dan sanksi yang lebih tegas agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana. Pasal 18 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2007 yang menyatakan tentang kewajiban masyarakat dalam melaksanakan penanggulangan bencana, namun belum ada penjelasan yang tegas tentang kewajiban masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengurangan resiko bencana.
Abstract:Artikel ini membahas mengenai dinasti politik terhadap negara demokrasi, khususnya pada negara Indonesia, metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode gabungan. Kuantitatif dengan mengkaji bahan pustaka yang berupa…
a data primer dan sumber data sekunder, serta kualitatif melaksanakan wawancara dengan guru SMK Swasta yang ada di Sumedang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dinasti politik dalam kepemimpinan Indonesia dan faktor-faktor yang memicu munculnya fenomena tersebut. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka, analisis podcast, dan wawancara dengan seorang guru Pendidikan Kewarganegaraan. Fokus penelitian adalah fenomena dinasti politik yang berkembang selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya keterlibatan keluarganya dalam politik, seperti pencalonan Gibran Rakabuming sebagai wakil presiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinasti politik memiliki dampak signifikan terhadap demokrasi Indonesia, antara lain: (1)Menurunnya prinsip meritokrasi dalam pemilihan kepemimpinan (2)Menciptakan ketidakadilan peluang politik (3)Berpotensi menimbulkan korupsi dan nepotisme (4)Menghambat regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Penelitian menyimpulkan bahwa dinasti politik telah menjadi semacam tradisi dalam sistem politik Indonesia, yang didukung oleh faktor-faktor seperti nama besar keluarga, pendekatan emosional, praktik money politics, dan rendahnya pendidikan politik masyarakat.
Abstract:Masalah kenakalan anak di Indonesia akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, terutama terkait kejahatan yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Faktor penyebab tindak pidana persetubuhan terhadap anak antara lain rendahnya…
ya tingkat pendidikan, kemiskinan, kurangnya perhatian orang tua, kemudahan akses narkoba, dan mudahnya mengakses konten pornografi melalui handphone, televisi, dan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan pertimbangan hukum oleh majelis hakim dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw.
Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus, serta bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw belum sepenuhnya tepat. Dakwaan penuntut umum masih bersifat alternatif, sedangkan dakwaan pada Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak lebih sesuai dengan unsur-unsur dalam kasus ini. Selain itu, pertimbangan hukum majelis hakim kurang tepat karena pidana yang dijatuhkan terlalu rendah. Hakim lebih menekankan pada usia pelaku dan perbuatan yang dilakukan, namun kurang memperhatikan kerugian immaterial, terutama rusaknya masa depan anak korban yang seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam penjatuhan pidana.
Abstract:Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Lokasi terhadap keputusan pembelian di Indomaret desa Passo. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini menggunakan…
unakan data primer dan sekunder melalui wawancara dan pemagian kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu para konsumen yang berbelanja di indomaret. Yang berjumlah 50 orang, teknik analisis data yang di gunakan penelitian adalah ujia validasi, uji reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh lokasi dan keputusan pembelian berpengaruh terhadap keputusan pembelian di Indomaret desa passo. Berdasarkan nilai R sebesar 323 yang artinya variabel lokasi mampu menjelaskan variabel keputusan pembelian 32,3% sedangkan 67,7% di jelaskan oleh variabel lain yang belum di teliti.
Abstract:Penelitian ini membahas hubungan agama dan negara di Indonesia yang mengadopsi model "religious nation-state," di mana Pancasila menjadi dasar negara sekaligus pedoman kehidupan berbangsa. Sebagai negara dengan populasi…
Muslim terbesar, Indonesia berhasil menjaga keseimbangan antara nilai-nilai religius dan prinsip konstitusi yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, memanfaatkan data primer seperti dokumen resmi dan data sekunder dari literatur akademik untuk menggali dinamika hubungan agama-negara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model relasi agama-negara di Indonesia memungkinkan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan publik, tanpa mengarah pada dominasi satu agama tertentu. Tantangan yang dihadapi termasuk menguatnya politik identitas berbasis agama, radikalisme, dan pengaruh globalisasi. Strategi yang diusulkan mencakup penguatan regulasi, pendidikan toleransi, pemberdayaan lembaga keagamaan, penegakan hukum yang adil, dan optimalisasi peran media.Model ini terbukti efektif menjaga harmoni sosial-politik dalam masyarakat yang plural, meskipun memerlukan adaptasi berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi strategis bagi penguatan hubungan agama-negara yang moderat, inklusif, dan menghormati pluralitas, sehingga dapat menjadi contoh bagi negara lain yang menghadapi tantangan serupa.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa dengan tujuan mengetahui perspektifnya tentang ayat-ayat sosial dalam merespon kebijakan pemerintah saat itu. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya,…
kajian kepustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir al-Iklil karya Misbah Zainul Mustafa yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada 3 segi yang dibahas oleh Misbah dalam karyanya al-Iklil: adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), (iqtishadi) ekonomi, (siyasi) politik. Pada sisi sosial kemasyarakatan, Misbah menafsirkan surat Al-Qashash ayat 4 tentang KB. Pada segi ekonomi Misbah membahas tentang bank dan riba. Dan di segi politik Misbah menafsirkan surat al- Nisa’ ayat 58 tentang Amanah. Dari berbagai penafsiran yang Misbah uraikan dapat difahami bahwa bahwa penafsirannya sangat berseberangan kebijakan pemerintah orde baru.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai definisi, macam-acam dan syarat serta perbedaan mendasar dari tafsir, takwil dan tarjamah. Penelitian ini menggunakan metode liblary research dengan pendekatan konseptual.…
l. Penelitian ini bersumber dari data primer berupa buku atau literatur yang membahas mengenai tafsir, takwil dan tarjamh. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Tafsir adalah suatu usaha tanggapan, penalaran, dan ijtihad manusia untuk menyikapi nilai-nilai samawi yang terdapat didalam Al- Qur’an. Tafsir terbagi menjadi dua macam yaitu: Tafsir bi Al-ma’tsur dan Tafsir bi Ar-ra’yi. Ta’wil adalah suatu usaha untuk memahami lafazh-lafazh (ayat- ayat) Al-Qur’an melalui pendekatan memahami arti atau maksud sebagai kandungan dari lafazh itu. Ta’wil terbagi menjadi dua macam yaitu: Ta’wil Al- Qur’an atau hadis Nabi dan Ta’wil bagi nash yang khusus berlaku dalam hukum taklifi. Terjemah adalah memindahkan bahasa Al-Qur’an ke bahasa lain yang bukan bahasa ‘Arab dan mencetak terjemah ini kebeberapa naskah agar dibaca orang yang tidak mengerti bahasa ‘Arab, sehingga dapat memahami kitab Allah SWT, dengan perantaraan terjemahan. Terjemah terbagi menjadi tiga macam yaitu: Terjemah maknawiyyah tafsiriyyah, Terjemah harfiyyah bi Al-mitsli dan Terjemah harfiyyah bi dzuni Al-mitsli.
Abstract:Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui seberapa besar dampak yang diberikan transformasi digital terhadap kunjungan wisatawan. Data yang diperoleh dalam penelitian adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan…
gunakan kuesioner yang disebar kepada pengunjung Masjid Agung Banten. Jumlah sampel 32 responden. Analisis berupa analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Transformasi Digital berdampak positif terhadap Kunjungan Wisatawan Masjid Agung Banten.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna adz-dzabîẖ dalam perspektif tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir. Dengan kata lain ini dimaksudkan untuk tujuan yaitu untuk menjelaskan siapa adz-dzabîẖ yang…
yang dimaksud dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menekankan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir perbandingan antara tafsir Ibnu Jarir ath-Thabari dan tafsir Ibnu Katsir. Acuan pada penelitian ini menggunakan data primer berupa kitab-kitab tafsir khususnya kitab tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari, Jâmi’ al-Bayân ‘an Ta’wîl Âyi al-Qur’ân dan tafsir Ibnu Katsir, Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm serta sekunder yang berupa kitab-kitab sejarah seperti al-Bidâyah wa al-Nihâyah, kitab hadis Shaẖîẖ al-Bukhârî dan Shaẖîẖ Muslim, ‘ulum Al-Qur’an Mabâẖits fî ‘Ulûm al-Qur’ân, dan karya-karya ilmiah berupa jurnal ataupun yang lainnya. Setelah melakukan pengolahan data dari data-data yang telah dikumpulkan, tahapan berikutnya adalah menganalisis data yang kemudian disusun dalam bentuk narasi. Adapun hasil analisis data yang telah dilakukan, penulis rangkum menjadi beberapa poin penting. Setelah melakukan analisis data, maka penulis akan menyebutkan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pendapat yang kuat dari hasil penelitian tentang adz-dzabîẖ adalah Nabi Ismail a.s. berdasarkan pada dalil-dalil yang menunjukan kepada hal tersebut baik dari Al-Qur’an hadis maupun pendapat para ulama. Sedangkan pendapat yang menyebutkan bahwa adz-dzabîẖ adalah Nabi Ishak a.s., maka pendapat tersebut tidak sesuai dengan konteks ayat yang menjelaskan tentang pemberian kabar gembira kepada Nabi Ibrahim a.s. dan istrinya Sarah dengan kelahiran Nabi Ishak a.s. dan keturunannya Ya’kub a.s. Selain itu, pendapat ini juga diambil dari ahli kitab yang hasad dan tidak ridha dengan kemuliaan yang didapatkan oleh orang-orang Arab keturunan Nabi Ismail a.s. dan mereka telah melakukan perubahan pada kitab mereka tentang putra Nabi Ibrahim a.s. yang disembelih bahwa Nabi Ishak a.s. adalah anak satu-satunya atau anak sulung Nabi Ibrahim a.s., lalu mereka menyebarkannya di kalangan mereka sendiri dan di kalangan kaum muslimin.