Search Articles & Publications

Showing 1635 articles found for "Kualitatif"

Analisis Manajemen Risiko Pembiayaan Pada Produk Layanan Berbasis Jamaah (LASISMA) Tanpa Jaminan Di BMT NU Cabang Kalibaru

Moh Haris Balady, Risma Nur Kholifah, Tria Sughesti Adifa Winata
Abstract: Lembaga Keuangan merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam mengelolah dana umat. entah itu berbentu koperasi atau perbankan Syariah, keduanya sama-sama menyediakan berbagai macam produk yang ditawarkan kepada umat.… mat. mulai dari Produk Pembiayaan/Pinjaman hingga Tabungan/simpanan dengan berbagai macam Variannya dan masih banyak Lagi tawaran Produk Dari lembaga Keuangan Syariah. Pada Kesempatan Kali ini Penulis akan mengkaji salah satu produk pembiyaan lembaga keuangan syariah yaitu Pelayanan Berbasis Jamaah (LASISMA) tanpa jaminan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pembiayaan berbasis jamaah pada Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah di BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif untuk menjawab permasalahan yang terjadi dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian pada BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi telah menerapkan manajemen risiko dalam pembiayaan Lasisma dengan menggunakan 3C yaitu Character, capacity, dan juga condition of economic.

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Produk Pembiayaan KPR di Bank BTN KC Jember

Adeliya Gita Silviana Putri, Rendy Andika Putra, M.F.Hidayatullah
Abstract: Dunia perbankan, mengalami perkembangan pesat, oleh karena itu persaingan produk-produk pada perbankan tida dapat dihindarkan dan semakin ketat. Salah satunya yaitu pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Perbankan harus… us memiliki strategi pemasaran efektif dan efesien, sehingga mendukung  kegiatan operasional perusahaan untuk menguasai segmen pasar, serta pula memiliki daya tarik untuk memasarkan produk KPR agar dapat menarik nasabah atau konsumen serta bersaing dengan perbankann lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan taktik dan strategi pemasaran Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember  dalam meninngkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan KPR. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dengan karyawan bagian marketing Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember yang bertanggungjawab atas pemasaran produk KPR sehingga mendapatkan data yang akurat pada proses penelitian yang diteliti.Melalui wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bank BTN KC Jember dalam memasarkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah dengan menggunakan segmenting, targeting,positioning (STP) dan marketing mix 4P (product,Price,Promotion,Place).

Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Produk Tabungan-ku Di BPR Nusamba Rambipuji

Moh. Yafis Shudur, Nur Laily Maulid Diana
Abstract: Pada dasarnya pemasaran merupakan suatu proses sosial dan manajerial yang dimana seseorang mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan melalui penciptaan, pertukaran produk. definisi pemasaran yang lebih menekankan pada… da proses manajerial yaitu proses perencanaan dan penetapan konsepsi, penetapan harga, promosi, distribusi gagasan yang dapat menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi. Strategi  Pemasaran adalah suatu kegiatan yang  menyeluruh, terpadu  dan  menyatu dibidang  pemasaran  yang  diberikan  panduan  tentang  kegiatan  yang  akan  di jalankan untuk dapat tercapainya tujuan pemasaran suatu perusahaan tersebut. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan jumlah nasabah tabungan-ku dari tahun ke tahun melalui kegiatan pemasaran di PT BPR Nusamba Rambipuji. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dan alat untuk mencari data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang tepat untuk memasarkan produk tabungan-ku di PT BPR Nusamba Rambipuji adalah strategi marketing mix (Produk, Price, Promotion, Place). (Suryati, 2015)

Strategi Pengembangan UMKM Rengginang Dengan Komposisi Yang Berbeda DiKecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo

Siti Alfiyah
Abstract: Perkembangan UMKM di daerah Situbondo dengan memanfaatkan bahan makanan laut dengan produk makanan ringan sangat banyak dijumpai salah satunya rengginang, makanan kerupuk tebal berbahan dasar beras ketan yang dibentuk menjadi… njadi bulat dengan komposisi yang membedakan dan menjadi ciri  khas sehingga produk bisa laris dipasaran salah satunya dengan cara membuat rengginang farian rasa Tersedia berbagai macam agar pelanggan tidak bosan membeli makanan yang banyak dijual contohnya rengginang rasa ikan tenggiri, rengginang rasa cumi, rengginang dengan rasa rumput laut. Rengginang terasi, rengginang udang, rengginang bawang, rengginang rasa mix. Selain produksi makanan yang sudah memiliki ciri khas tersendiri, tentunya dalam penjualan ada promosi untuk mencapai target penjualan dan mendapatkan profit. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pembahaan bersifat teoritis dan empiris disertai analisi sesuai dengan kondisi yang ada. Teknik pengumpulan data menggunaakan tringulasi data yaitu observasi dan wawancara

The Role Of Reciprocity of The Nyumbang Tradition In Wedding Celebrations Of Javanese Ethnic Communities In The Village Loyal Bandar

Dinda Auliya, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi tradisi donasi dalam perayaan pernikahan, peran dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan timbal balik… ik dalam tradisi yang berkontribusi pada masyarakat etnis Jawa di Desa Bandar Setia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi donasi adalah praktik timbal balik berdasarkan kewajiban memberi, menerima, dan membalas. Donasi diberikan dalam bentuk uang, barang, atau tenaga sebagai dukungan kepada penyelenggara perayaan pernikahan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan memperkuat jaringan sosial antar warga. Mekanisme respons yang tertunda membuat hubungan timbal balik berlangsung secara berkelanjutan. Keberlanjutan tradisi donasi dipengaruhi oleh kebiasaan turun-temurun, hubungan kekerabatan, serta kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun mengalami penyesuaian akibat perubahan zaman, tradisi ini tetap bertahan karena didukung oleh nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Fungsi Akronim Dalam Komunikasi Media Sosial Mahasiswa PBI FKIP UHKBPNP Angkatan 2023 PB A1

Gresia Wulan Sari Simbolon, Novita Marpaung, Herlina Desiani Siregar
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,… tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.    

Analisis Wacana Kritis Pada Berita Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik Ke Warga Korban Banjir Aceh Utara

Gresia Wulan Sari Simbolon, Lovia Lidya Tondang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam teks berita berjudul “Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir Aceh Utara” yang dimuat di media daring detiknews menggunakan pendekatan… katan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca, simak, dan catat. Analisis difokuskan pada tiga dimensi struktur teks, yaitu makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, berita menonjolkan tema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian Telkomsel terhadap korban bencana. Pada superstruktur, susunan teks disajikan secara sistematis mulai dari pembukaan hingga penutup untuk membangun citra positif perusahaan. Sementara itu, pada mikrostruktur, pemilihan diksi, bentuk kalimat aktif, serta strategi retoris digunakan untuk menegaskan peran Telkomsel sebagai aktor sosial yang responsif dan empatik. Dengan demikian, teks berita tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampai informasi, tetapi juga sebagai media pencitraan korporasi melalui wacana kemanusiaan.

Budaya Politik Birokrasi Dan Tantangan Good Governance Di Pemerintah Kota Pematangsiantar

Rindu Erwin Marpaung, Erick Mangandar Tua manurung, Yamuger Siburian, Andreas Adiputra Saragih, Andre Exaudi Siboro, Andre Exaudi Siboro, Yoko Manurung, Ayu Wandriani, Ella Merliani Br Ginting
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah… aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Dampak Penggunaan Genset Terhadap Polusi Udara Di Gedung PerkantoranJakarta

Aswin, Zeus Marullah, Frinaldi, Aldri, Dasman Lanin, Rembrandt, Mhd. Ridha, Iqrima Basri
Abstract: Studi ini meneliti permasalahan polusi udara yang ditimbulkan oleh penggunaan generator set (genset) di gedung perkantoran di Jakarta, yang menjadi salah satu sumber emisi stasioner yang sering terabaikan di kawasan perkotaan… otaan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari emisi genset, meninjau regulasi pemerintah terkait pengendalian emisi, serta mengidentifikasi solusi teknis dan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan pustaka komprehensif terhadap hasil-hasil studi sebelumnya. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kerangka regulasi di Indonesia masih terbatas pada penetapan standar emisi tanpa mekanisme pemantauan dan penegakan yang efektif. Selain itu, penerapan teknologi seperti Diesel Particulate Filters (DPF), Selective Catalytic Reduction (SCR), penggunaan bahan bakar rendah sulfur, serta pemanfaatan biodiesel terbukti efektif dalam menekan emisi polutan. Kajian ini menyoroti perlunya kebijakan terpadu yang mengintegrasikan regulasi, teknologi bersih, dan kesadaran lingkungan dalam pengelolaan energi perkotaan berkelanjutan.

Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri

Rido, Arif Rahman Hakim, Aviva Nadia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan… gumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran aktif pemerintah Desa Titian Resak antara lain penyusunan kebijakan dan regulasi desa yang mendukung UMKM, seperti peraturan desa (perdes) tentang perlindungan dan pemberdayaan UMKM, Penyediaan bantuan modal atau dana bergulir dari dana desa bagi pelaku UMKM, pembangunan infrastruktur pendukung. Peran partisipatif menunjukkan bahwa pemerintah desa terlibat sebagai mitra atau fasilitator yang bekerja sama dengan masyarakat, pelaku UMKM, lembaga swadaya, atau pihak luar dalam mengembangkan UMKM. Bentuk peran pasif pemerintah desa yaitu baru merespons ketika ada permintaan atau keluhan dari pelaku usaha, dan belum secara konsisten melakukan pendampingan, pelatihan, atau monitoring yang berkelanjutan. Faktor penghambat utama dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri yaitu (a) Kurangnya Akses Permodalan yang Mudah dan Berkelanjutan; (b) Keterbatasan Pengetahuan dan Keterampilan Manajerial; (c) Rendahnya Inovasi dan Teknologi; (d) Kurangnya Pendampingan dan Program Berkelanjutan dari Pemerintah Desa; (e) Kendala Infrastruktur dan Aksesibilitas; (f) Minimnya Jaringan dan Kerja Sama Usaha.