Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

Analisis Pesan Dakwah Dalam Film Animasi Upin Dan Ipin Episode Ragam Ramadhan Di Youtube

Addiina Raihan Hamas, Muhammad Yasin, Muhammad Syahruddin
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi… si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.

Analisis Struktur Dan Kebahasaan Pada Surat Kabar Kompas Edisi 29 Juli 2023 Serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VIII SMP

Muhammad Agung Imam Santoso, Ahmad Maskur Subaweh, Muji Zain Naufal
Abstract: Analisis Struktur dan Kebahasaan Teks Berita pada Surat Kabar Kompas (Edisi 29 Juli 2023) sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VIII SMP. Teks berita merupakan salah satu teks yang harus dikuasai oleh peserta didik SMP kelas… las VIII yaitu pada KD 3.2. Melalui wawancara yang dilakukan penulis kepada pendidik salah satu permasalahan yang dihadapi ketika mengajarkan teks berita adalah variatif bahan ajar teks berita yang memotivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan dapat atau tidaknya teks berita dari Surat Kabar Kompas digunakan sebagai bahan ajar di SMP/MTs kelas VIII. Penulis mengambil sampel sebanyak 10 teks berita dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik validasi yang penulis gunakan pada penelitian ini yaitu angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki struktur yang lengkap. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 2) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki kebahasaan yang lengkap sesuai dengan kebahasaan teks berita. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 3) sampel teks berita yang penulis analisis dari segi kriteria bahan ajar, hasilnya menunjukan teks berita tersebut dapat digunakan oleh peserta didik kelas VIII. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa 10 teks berita dapat dijadikan sebagai bahan ajar buku modul pembelajaran analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks berita untuk SMP/MTs kelas VIII.  

Manajemen Keuangan Melalui Pembayaran Cashless Berbasis RFID di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Bayu Azizi Khamid, Abdul Saipon, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Di era globalisasi seperti saat ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, pembayaran yang awalnya berupa uang Cash telah diganti dengan Cashless, Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor memilih pembayaran kartu berbasis… rbasis Radio Frekuensi, yaitu Radio Frekuency Identification (RFID), Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Manajemen RFID yang diterapkan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah optimal dimaulai dari Perencanaan (planning), Pengorganisasian (organizing), Penerapan (actuating), dan Pengawasanya (controlling). Kelebihan dari RFID ini adalah, simpel, uang lebih aman, pembayaran lebih cepat, dan pengisian saldo mudah. Sedangkan kekurangannya sendiri yaitu, harus terhubung ke internet pada perangkat scanner yang digunakan, hanya bisa digunakan pada perangkat dengan frekuensi yang sama, dan terjadi pemborosan.  

Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di SMP Terpadu Raganis

Listiyana, Taufiq Nur Azis, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional guru  di SMP Terpadu Rangganis. selain itu tujuan dari supervisi ini dapat membantu guru-guru… ru-guru dalam meningkatkan kompetensi professional guru di SMP Terpadu Rangganis Bogor. Metode Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif Kualitatif dengan instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan teknik pengumpulan data digunakan melalui wawancara dan dokumentasi, metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMP Terpadu Raganis Bogor. Hasil dari penelitian yaitu Peran Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional guru sangat baik, ini dibuktikan dengan tahapan tahapan pelaksanaan supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Berkat adanya supervisi kepala sekolah ini dapat membantu guru-guru yang ada di SMP Terpadu Raganis menjadi profesional dalam mengajar

Perancangan Aplikasi Manajemen Aset Bebasis Web Pada PT. Mice Edutainment Media

Andi Mustaien Mappatola, B. Gunawan Sudarsono, Sharyanto
Abstract: Sistem Manajemen aset merupakan sebuah sistem informasi manajemen untuk melakukan pendataan aset inventaris secara terintegrasi pada sebuah instansi dalam rangka melaksanakan tertib administrasi pengelolaan dan pendataan… barang. Permasalah yang terjadi pada PT. MICE Edutainment Media adalah belum terdapat sistem informasi manajemen aset pada PT. MICE Edutainment Media sehingga proses pengelolaan aset menjadi tidak optimal, aktivitas manajemen aset belum tersimpan dengan baik karena sistem yang masih melalui pembukuan sehingga membuat karyawan kesulitan dalam pengelolaan aset perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah UML (Unified Modeling Language), sistem informasi manajemen aset yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) dan MySQL. Hasil dari penelitian ini ialah tercatat dalam pengujian black box dengan 13 tes valid. Dengan adanya website ini diharapkan dapat membantu PT. MICE EDUTAINMENT untuk mempermudah dalam penyimpanan data aset.

Pengaruh Tata Usaha Sekolah Terhadap Layanan Siswa Di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor

Annida Nurul Awwalia, M Yogi Saputra, Mahmun Nurudin
Abstract: Administrasi sekolah atau lebih sering disebut dengan Tata usaha sekolah merupakan suatu kegiatan pengelolaan organisasi yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan suatu… tu organisasi selain itu ketatausahaan juga melakukan pencatatan untuk segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sekolah untuk digunakan sebagai bahan keterangan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pemimpin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Tata usaha terhadap Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 30 siswa/i. Adapun sampel yang digunakan adalah sampel jennuh, sebanyak 60 siswa/i. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara Tata Usaha (X) dengan Layanan Siswa (Y) MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini ditampilkan nilai  = 0,004, untuk menentukan koefisien determinasi pengaruh antara Tata Usaha dengan Layanan Siswa dapat dihitung dengan  (0,04) x 100% = 4%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 4% Tata Usaha berkontribusi terhadap Layanan Siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 4% = 96% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.  

Pengaruh Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik Kelas V MIS Darunnajah 2 Cipining

Siti Khodijah Ummul Mukminin
Abstract: Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia… a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.

Pengetahuan Pengobat Tradisional Dalam Melakukan Terapi Alternatif Pengobatan  Katandu (Bekam Bambu) di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna

Agus Rihu, La Ode Marhini, Kiki Reski Wulandari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) di Kecamatan Tongkuno Selatan. Informan dalam penelitian ini pengobat yang telah… ah menjadi pelaku terapi alternatif pengobatan katandu, yang ditentukan dengan cara purposive sampling dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini telah memberikan gambaran tentang pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) yakni 1) Pengetahuan dalam memilih bambu sebagai tabung penyedot darah kotor didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu: a) Jenis bambu, b) Umur bambu, c) Ketebalan bambu, d) Ukuran Bambu dengan panjang 7-8 cm dan diameter kisaran 0,5 cm. 2) Pengetahuan dalam melakukan penyedotan darah kotor,  bambu yang telah disiapkan akan dipanaskan terlebih dahulu secara cukup kemudian bambu akan ditempelkan pada titik yang telah ditentukan, sehingga  udara panas terperangkap dalam ruang volume bambu tetapi posisi permukaan kulit tidak langsung tersedot oleh bambu tersebut, namun harus dibantu dengan membasahi air pada ujung bambu sehingga secara spontan permukaan kulit akan tersedot. Proses penyedotan darah selama 2-3 menit. Pada saat proses penyedotan darah, tidak diperbolehkan untuk menanggalkan bambu yang telah ditempelkan pada kulit sebab dapat menyebabkan darah yang disedot tidak keluar dengan maksimal. 3) Pengetahuan dalam menjaga kesterilan alat yakni tabung bambu dilakukan proses pemanasan pada bara yang ada pada tungku tradisional yang telah disiapkan. Pemanasan tersebut secara langsung dapat menghilangkan dan membunuh setiap bakteri dan virus yang melekat pada bambu tersebut, 4) Pengetahuan dalam menentukan titik permukaan kulit sebagai obyek pengobatan katandu merujuk pada pengetahuan yang disampaikan dari turun temurun yakni tergantung pada keluhan yang disampaikan oleh pasien. kondisi pasien dalam melakukan katandu terbagi atas pasien dalam kondisi sakit dan pasien dalam kondisi yang hanya akan melakukan terapi dan pemeliharaan kesehatan. Titik yang biasa ditempatkan untuk melakukan katandu adalah pada bagian betis, punggung kaki, betis, punggung dan dibagian samping mata kiri-kanan. Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam yang digunakan sebagai alat katandu, 5) Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam (pisau) yang digunakan sebagai alat katandu. Ujung pisau yang digunakan dalam terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) dibuat agak lonjong agar pada saat dilakukan penyayatan pada permukaan kulit tidak akan menimbulkan luka yang dalam. Obyek titik katandu tidak boleh dilakukan lebih dari satu sayatan bahkan tidak dapat dilakukan pengulangan sayatan pada luka yang sama sehingga penting untuk dilakukan secara hati-hati dan membutuhkan pengetahuan dan tindakan professional.

Penegakan Hukum Terhadap Pungutan Liar Yang Dilakukan Oleh Oknum Administrasi Pemerintahan

Marendra Agistia, Ahmad Heru Romadhon, Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Rahayu Sri Utami, Sugiarto Raharjo Japar
Abstract: Penegakan hukum terhadap pungutan liar yang dilakukan oleh oknum administrasi pemerintah merupakan suatu perjuangan yang melibatkan aspek hukum, sosial, dan politik. Fenomena pungutan liar, atau yang sering disebut dengan… n pungli, telah menjadi masalah yang meresahkan dalam tatanan pemerintahan di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Pungutan liar seringkali merugikan masyarakat dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap praktik pungutan liar ini menjadi penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan hukum. Dalam konteks penegakan hukum terhadap pungutan liar oleh oknum administrasi pemerintah, beberapa langkah diperlukan. Pertama, penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cermat perlu dilakukan untuk mengungkap praktik pungutan liar tersebut. Hal ini memerlukan kerja sama antara aparat penegak hukum, lembaga pengawas, dan masyarakat dalam memberikan informasi yang mendukung proses penyelidikan. Kedua, perlu adanya proses hukum yang transparan dan adil bagi pelaku pungutan liar. Pengadilan yang independen dan bebas dari intervensi politik sangat penting agar proses peradilan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, pendekatan pencegahan juga harus ditingkatkan melalui edukasi kepada masyarakat tentang hak-hak mereka dan konsekuensi hukum bagi pelaku pungutan liar. Penguatan tata kelola pemerintahan dan sistem pengawasan internal juga perlu diimplementasikan guna mencegah praktik pungutan liar di lingkungan administrasi pemerintah. Dengan pendekatan yang komprehensif, penegakan hukum terhadap pungutan liar oleh oknum administrasi pemerintah diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat pulih, dan tercipta tatanan pemerintahan yang lebih adil dan bertanggung jawab.

Analisis Penanganan Bagasi Hilang Pada Unit Lost And Found Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya Oleh PT. Mulio Citra Angkasa

Steven Christian Zend
Abstract: Industri penyedia layanan jasa Ground Handling berupaya menaikan mutu, terutama sarana dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan penumpang. Berbagai macam metode dilakukan guna memperoleh keyakinan dan kepuasan penuh dari penumpang… numpang yang mempunyai keperluan akan jasa layanan transportasi udara. Penyimpangan layanan bagasi penumpang biasanya terjadi pada saat penumpang tiba di bandar udara tujuan atau pada saat tiba di Bandara tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dari penanganan dari Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dan faktor penyebab terjadinya kasus Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif yang pengambilan datanya bersumber dari data penumpang yang mengalami Kehilangan bagasi pada saat tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data melalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Lost and Found dan Staff unit Lost and Found. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar  yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa prosedur penanganan dari Bagasi Hilang yang dilakukan oleh unit Lost And Found  adalah memeriksa serta mencari data dari bagasi penumpang ke dalam PIR (Property Irregularity Report) rangkap 3 (putih, merah, dan hijau) yang kemudian ditanda-tangani oleh penumpang serta staf dari unit Lost And Found. Jika ditemukan atau terdapat kasus yang menyatakan penumpang berhak mengajukan kompensasi atas kerusakan bagasi yang didapatkan. Faktor terjadinya kerusakan bagasi disebabkan oleh perlakuan petugas yang kurang hati-hati dalam proses pengangkutan dari Make Up Area menuju Compartment Area, selain itu juga diketahui bahwa berat, isi, serta label dari bagasi penumpang tidak sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh maskapai penerbangan