Search Articles & Publications

Showing 1740 articles found for "Ajar"

Bimtek Pengenalan Teknologi Cloud Computing Berbasis Docker untuk Guru di SMK Negeri 1 Tanjung Raya

Rahayu Trisetyowati Untari, Faiza Rini, Thomson Mary
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Raya dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi Cloud Computing berbasis Docker.… r. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep cloud, rendahnya keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi containerization, serta belum tersedianya modul pembelajaran yang aplikatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan Docker Desktop dan Docker CLI. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep Cloud Computing, prinsip containerization, instalasi Docker, serta pembuatan container aplikasi web sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian ketercapaian kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mampu memahami konsep dasar Cloud Computing dan menjalankan container aplikasi sederhana menggunakan Docker. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pembelajaran berbasis Docker yang dapat digunakan sebagai panduan pengajaran di sekolah. Dengan demikian, kegiatan bimtek ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas guru SMK dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi dan tuntutan dunia industri.

Workshop Pemanfaatan Tools Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru SMK Di Era Digital

William Ramdhan, Nurwati, Andrew Ramadhani
Abstract: Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun, hasil identifikasi awal di SMK Al-Ma’asum Kisaran… saran menunjukkan bahwa sebagian guru masih memiliki keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan tools AI untuk mendukung pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan tools AI sebagai pendukung perancangan pembelajaran, pengembangan media, dan asesmen adaptif. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan workshop berbasis praktik langsung yang dilaksanakan secara tatap muka pada Jumat, 21 November 2025, dengan melibatkan 28 guru SMK Al-Ma’asum Kisaran. Workshop memfokuskan pada pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan skenario pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), Canva untuk perancangan media visual, Quizizz dan Kahoot untuk asesmen adaptif, serta PhET Interactive Simulations untuk visualisasi pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran mendalam dari 56% menjadi 82%, pemanfaatan AI dari 61% menjadi 87%, serta kemampuan menyusun modul ajar dari 58% menjadi 81%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung inovasi pembelajaran berbasis AI.

Pengenalan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Terhadap Produk Digital Bagi Pelajar LKP Mutiara Informatika

Sudarmin Sudarmin, Nuriadi Manurung, Irianto Irianto, Muhammad Amin
Abstract: Perkembangan teknologi digital mendorong pelajar untuk aktif menghasilkan berbagai produk digital seperti desain grafis, aplikasi sederhana, dan konten multimedia. Namun, pelajar di LKP Mutiara Informatika masih memiliki… keterbatasan pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya terkait perlindungan hukum terhadap produk digital yang mereka hasilkan. Kurangnya pengetahuan ini berpotensi menimbulkan pelanggaran hak cipta serta hilangnya nilai ekonomi dari karya digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar tentang konsep dasar HAKI, jenis-jenis HAKI, serta prosedur perlindungan produk digital. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan studi kasus sederhana. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana sekitar 80% pelajar mampu menjelaskan pengertian HAKI dan 75% pelajar memahami pentingnya perlindungan produk digital setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelajar untuk lebih menghargai dan melindungi karya digital mereka secara hukum.

Pendampingan Guru Project - Based Learning Bahasa Inggris SDN 15 Padang Genting

Cecep Maulana, Irianto Irianto, Zulkarnain Sirait
Abstract: Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting masih menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya pemahaman guru terhadap penerapan Project-Based Learning (PjBL), keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta minimnya… inimnya penggunaan aktivitas kontekstual yang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi dan keterampilan berbahasa Inggris siswa. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan guru dalam merancang dan mengimplementasikan model Project-Based Learning pada pembelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar. Solusi yang dilakukan meliputi pelatihan penyusunan modul PjBL, pendampingan penyusunan perangkat ajar, praktik pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil sementara PKM menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep PjBL sebesar 85%, peningkatan kemampuan penyusunan perangkat pembelajaran sebesar 80%, serta peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran mencapai 78%. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan di SDN 15 Padang Genting.

Pelatihan Pembuatan Sistem Kendali Lampu Rumah Otomatis Pada Siswa-Siswi SMAN1 Air Joman

Bachtiar Efendi, Iqbal Kamil Siregar, Zulkarnain Sirait
Abstract: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa-siswi SMAN 1 Air Joman dalam penghematan energi listrik melalui penerapan teknologi sistem pengendali lampu rumah otomatis… tis berbasis sensor cahaya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya konsumsi listrik akibat penggunaan lampu penerangan yang tidak sesuai dengan kondisi pencahayaan lingkungan serta rendahnya literasi penghematan energi di kalangan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan PKM dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang meliputi edukasi penghematan energi listrik, pengenalan komponen elektronika, perakitan rangkaian lampu otomatis menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR), serta pengujian fungsi sistem. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi teori, praktik perakitan rangkaian, hingga evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya penghematan energi serta kemampuan siswa dalam merakit dan menguji sistem pengendali lampu otomatis yang berfungsi sesuai dengan prinsip kerja yang dirancang. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa prototipe alat lampu otomatis, modul pelatihan, serta dokumentasi kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dengan mendorong terciptanya budaya hemat energi di lingkungan sekolah serta menjadi sarana pembelajaran berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi pada institusi pendidikan lainnya sebagai upaya mendukung efisiensi energi dan peningkatan kualitas pendidikan.

Pemanfaatan Aplikasi Canva Untuk Mengolah Materi Ajar Interaktif Pada SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran

Rizaldi, Dewi Anggraeni, Khairul Abdi Sinuraya
Abstract: SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran, yang terletak di Kec. Kisaran Barat, Kab. Asahan, Sumatera Utara, didirikan pada 25 Oktober 2005 dan berkomitmen tinggi dalam memberikan pendidikan berkualitas. Selain mengajar,… ajar, guru-guru di sekolah ini berperan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Di era digital, kemampuan guru untuk menyusun materi ajar yang menarik dan interaktif menjadi sangat penting. Namun, banyak guru masih kesulitan menggunakan aplikasi modern untuk membuat materi yang dinamis dan engaging, yang penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satu aplikasi yang sangat cocok untuk ini adalah Canva, sebuah platform desain grafis yang mudah digunakan dan menawarkan berbagai fitur untuk membuat materi ajar yang menarik tanpa memerlukan keterampilan desain yang tinggi. Dengan Canva, guru dapat membuat berbagai jenis media pembelajaran seperti presentasi, poster, dan infografis secara efisien. Selain itu, Canva juga mendukung kolaborasi antar guru, memudahkan mereka untuk berbagi ide dan bekerja sama dalam menyusun materi ajar.Untuk mengatasi masalah ketidakmampuan guru dalam menggunakan aplikasi modern, diperlukan pelatihan khusus bagi guru-guru di SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mereka dapat menyusun materi ajar yang lebih menarik dan efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendukung transformasi pendidikan tinggi melalui pencapaian dua Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu (1) tim dosen berkegiatan di luar kampus yang merupakan wujud dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan (2) Mahasiswa yang terlibat mendapat pengalaman di luar kampus

Pelatihan Pembelajaran Coding for Kids Untuk Guru SD Brainfor Islamic School

Akmal Nasution, Nasrun Marpaung
Abstract: Keterampilan coding telah menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan berpikir logis dan kreatif sejak usia dini. Namun, belum semua guru sekolah dasar memiliki pemahaman dan keterampilan yang cukup untuk mengajarkan… rkan coding kepada siswanya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembelajaran Coding for Kids kepada para guru di SD Brainfor Islamic School. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan pendekatan pemaparan materi dan praktik langsung. Materi mencakup pengenalan konsep dasar coding, manfaatnya dalam pendidikan dasar, serta pengenalan berbagai tools yang sesuai untuk anak usia SD  kelas 1 sampai 6. Salah satu tools yang diperkenalkan dan dilatihkan adalah Scratch, sebuah platform visual yang intuitif dan ramah anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 85% peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar coding dan mengimplementasikan Scratch dalam rencana pembelajaran mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membekali guru-guru dengan kompetensi digital yang relevan untuk kebutuhan pembelajaran dimasa depan.

Pelatihan Moonsonsim Sebagai Media Edukatif Untuk Membangun Jiwa Wirausaha Dan Pemahaman Dasar Akuntansi Siswa SMA Darma Bakti Lubuk Pakam

Ngiw Aman Harja, Brilian Moktar
Abstract: Permasalahan rendahnya minat kewirausahaan dan lemahnya pemahaman akuntansi dasar di kalangan siswa sekolah menengah menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Pelatihan kewirausahaan berbasis simulasi digital… ital seperti MonsoonSIM menawarkan pendekatan pembelajaran partisipatif yang mampu menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darma Bakti Lubuk Pakam dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi melalui pengalaman belajar langsung. Pelatihan dilakukan selama dua hari melalui simulasi bisnis virtual berbasis tim, di mana siswa mengelola perusahaan secara menyeluruh mulai dari pengaturan modal, pengadaan barang, penjualan, hingga peramalan penjualan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menjalankan simulasi dengan baik dan menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap alur dan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini membuktikan bahwa MonsoonSIM dapat menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk pola pikir wirausaha sejak usia sekolah. Program ini juga berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning).

Workshop Pentingnya Manajemen Diri Agar Disiplin Untuk Meraih Cita-Cita Anak-Anak Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Medan

Dian Setyorini, Lisa Elianti Nasution, Fenny Afrida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak dari workshop "Pentingnya Manajemen Diri agar Disiplin untuk Meraih Cita-cita" yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan 'Aisyiyah. Manajemen diri… ri merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki sejak dini, terutama dalam membentuk sikap disiplin dan motivasi untuk mencapai tujuan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak panti mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya mengatur waktu, mengenali tujuan hidup, serta membangun kebiasaan positif. Workshop ini juga mendorong perubahan perilaku dalam hal kedisiplinan dan semangat belajar. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan karakter anak-anak panti sebagai bekal dalam meraih cita-cita mereka.

Workshop Mengajarkan Anak Tentang Tanggung Jawab Dan Konsekuensi Di Panti Asuhan ‘Aisyiyah

Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi… elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.