Search Articles & Publications

Showing 342 articles found for "Partisipasi"

Analisis Kinerja Keuangan Koperasi Berdasarkan Laporan Sisa Hasil Usaha Studi Kasus Koperasi Karyawan Vale Tahun 2020-2022

Putri Alifah Avrilya, Maria Natalia Detyesi, Maryana Rohima, Nadya Tabitha, Putri Amalia
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Karyawan Vale Indonesia selama periode 2020–2022 dengan menggunakan rasio-rasio profitabilitas seperti Net Profit Margin (NPM), Return on Assets… ssets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Menurut hasil penelitian, pada tahun 2020 dan 2021, koperasi masih berada dalam kondisi yang relatif stabil, meskipun capaian NPM dan ROA belum menunjukkan performa optimal. Sementara itu, ROE menunjukkan hasil yang cukup positif sebagai indikator pengembalian modal. Namun, pada tahun 2022, terjadi penurunan signifikan pada seluruh rasio profitabilitas yang bahkan berujung pada nilai negatif, mencerminkan adanya kerugian serta menurunnya efisiensi dalam pengelolaan aset dan modal koperasi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perbaikan manajemen keuangan, pengendalian pengeluaran, serta peningkatan partisipasi aktif anggota sebagai upaya strategis dalam pemulihan kinerja. Nilai kebaruan dari riset ini terletak pada pemetaan tren penurunan kinerja secara menyeluruh dan penyampaian rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan koperasi, baik dari sisi akademis maupun praktis.

Tata Kelola TI Dalam Meningkatkan Pembangunan Kapasitas Kota Bekasi: Studi Keterlibatan Komunitas Lokal

Bintang Wijaya, R Wisnu Prio Pamungkas
Abstract: Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak yang signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pembangunan kapasitas di tingkat kota. Kota Bekasi, sebagai salah satu kota besar di… Jawa Barat, terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif berbasis TI untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan publik, transparansi, serta keterlibatan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola TI dalam mendukung pembangunan kapasitas di Kota Bekasi dengan menyoroti aspek kebijakan, infrastruktur, literasi digital masyarakat, keterlibatan perangkat lokal seperti RT/RW, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara, survei kebutuhan, dan observasi terhadap program TI, termasuk analisis peran smart city dalam mendukung tata kelola berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bekasi telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa aspek, seperti implementasi aplikasi e-government dan peningkatan partisipasi perangkat RT/RW dalam pelayanan publik. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, dan kurangnya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan bagi aparat pemerintahan dan perangkat RT/RW, serta perluasan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan kapasitas secara berkelanjutan.

Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Aktif terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 05 Lebong

Tamama Hafizah, Dewi Purnama Sari, Dewi Purnama Sari, Idi Warsah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 05 Lebong. Metode pembelajaran aktif dipilih karena… arena potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, yang selama ini menjadi tantangan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 126 siswa yang dipilih secara acak. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.66 dan nilai R² sebesar 0.61. Hasil ini menunjukkan bahwa 61% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh penerapan metode pembelajaran aktif. Penelitian juga menemukan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan pemahaman materi setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran aktif dan sekolah mendukung dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks PAI.

Persepsi Masyarakat Terhadap Efektivitas Kebijakan Program Pemerintah Kelurahan Pada Studi Kasus Tugu Utara

Rini Azzahrawaani, Putri Amalia, Azzahra Cahya Pramesti Putri, Rizki Rosulan Illahi, Krisyanto Krisyanto
Abstract: Menganalisis persepsi masyarakat terhadap efektivitas kebijakan program pemerintah di Kelurahan Tugu Utara. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui survei terhadap 110 responden menggunakan metode… e stratified random sampling. Hasil menunjukkan bahwa transparansi, pelibatan masyarakat, dan distribusi manfaat menjadi faktor penting keberhasilan program. Namun, kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya partisipasi masyarakat, dan sosialisasi yang tidak merata masih menjadi hambatan. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan sosialisasi melalui media komunikasi yang beragam, peningkatan transparansi alokasi anggaran, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendorong partisipasi dalam perencanaan dan implementasi program. Selain itu, implementasi e-government disarankan untuk mempermudah akses informasi dan meningkatkan kinerja program. Kesimpulan menunjukkan bahwa meskipun program pemerintah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, upaya perbaikan dalam aspek transparansi, komunikasi, dan partisipasi masyarakat diperlukan agar kebijakan lebih efektif dan inklusif.

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Daya Berpikir Kritis Kepada Peserta Didik

Deni Andria, Andini Setiawati, M. Chaerul Rizky
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan… mpilan berpikir kritis yang ditunjukkan oleh siswa, yang sebagian besar mengandalkan hafalan daripada analisis dan evaluasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat berpikir kritis siswa disebabkan oleh kurangnya kebiasaan bertanya, dampak media sosial, terbatasnya kesempatan memecahkan masalah, dan terlalu bergantung pada penjelasan guru. Untuk mengatasi masalah ini, pemanfaatan model Problem-Based Learning (PBL) telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa. Melalui Problem-Based Learning (PBL), siswa terlibat dalam partisipasi aktif dalam identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis, dan pengembangan solusi logis. Proses ini membantu siswa dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dengan terlibat dalam pengumpulan informasi, evaluasi, penciptaan solusi, dan komunikasi yang efektif. Pembelajaran berbasis masalah sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat.

Analisis Dampak Kebijakan Pendidikan Inklusif Terhadap Sekolah Dan Masyarakat (Studi Kasus Sekolah Kharisma Makassar)

Nasiratunnisaa Mallappiang, Arnita Soevian
Abstract: Pendidikan inklusi adalah pendidikan yang memberikan kesempatan bagi peserta didik berkebutuhan khusus atau difabel untuk bersekolah di sekolah umum dan bergabung dengan peserta didik lainnya. Penelitian ini menggunakan… pendekatan kualitatif dengan fokus pada dampak kebijakan pendidikan inklusi terhadap peserta didik, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapannya di Sekolah Kharisma Makassar. Informan dalam penelitian ini meliputi ketua yayasan, kepala sekolah TK, kepala SD, orang tua peserta didik, pengajar, dan pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa dampak positif kebijakan pendidikan inklusi, yaitu: (1) peningkatan kecerdasan peserta didik berkebutuhan khusus; (2) peningkatan kemampuan adaptasi dan interaksi dengan siswa reguler; (3) perkembangan minat dan bakat peserta didik; dan (4) peningkatan kemandirian siswa berkebutuhan khusus. Kelebihan penerapan kebijakan inklusi di Sekolah Kharisma meliputi: (1) meningkatnya sikap toleransi antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus; (2) peningkatan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus; (3) peningkatan kemandirian mereka; (4) memfasilitasi hubungan sosial antara siswa berkebutuhan khusus dengan orang lain; dan (5) memperkaya wawasan pendidik tentang keberagaman. Terdapat beberapa kekurangan, seperti: (1) keterbatasan sumber daya manusia; (2) keterbatasan anggaran yang menghambat implementasi penuh pendidikan inklusi; (3) kurangnya fasilitas dan prasarana yang memadai; dan (4) rendahnya partisipasi warga sekolah dalam mendukung kebijakan ini.

Analisis Peran Koperasi Multipihak Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Rini Azzahrawaani, Putri Amalia, Krisyanto Krisyanto, Rizki Rosulan Illahi, Azzahra Cahya Pramesti Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran koperasi multipihak dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui Indetifikasi… ikasi Sumber dan Kategorisasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi multipihak berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses anggota terhadap sumber daya, mengembangkan kapasitas melalui pelatihan, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi lokal. Namun, tantangan seperti manajemen yang efektif, pendidikan anggota, dan keterlibatan aktif perlu diatasi untuk mencapai potensi maksimal koperasi. Oleh karena itu, disarankan agar koperasi meningkatkan pelatihan manajemen, memperkuat partisipasi anggota, dan menjalin kerjasama dengan pihak eksternal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan koperasi multipihak sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Keterlibatan Masyarakat Terhadap Program Jemput Bola Di Gampong Lampulo

Hasrul Nizam, Bukhari, Phonna Nurdin, Ibnu
Abstract: Program Jemput Bola di Gampong Lampulo merupakan salah satu pelaksanaan program yang membantu masyarakat gampong dalam kemudahan pengurusan administrasi. Program ini dijalankan diprakarsai oleh Dinas Kependudukan dan Registrasi… istrasi Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Aparatur Gampong Lampulo. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh menciptakan partisipasi pada masyarakat Gampong Lampulo dan mengetahui keterlibatan masyarakat gampong dalam mengikuti kegiatan program jemput bola.  Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan teori AGIL yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Penelitian ini berlokasi di Gampong Lampulo. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini memiliki jumlah informan 6 orang. Teknik analisa yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 4 komponen AGIL yang terbentuk di lokasi penelitian yaitu : 1. Adaptation, Disdukcapil Kota Banda Aceh dan Aparatur Gampong Lampulo saling beradaptasi mulai dari penentuan jadwal pelaksanaan serta pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, 2. Goal Attainment, tujuan yang dituju bagi Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh dan Aparatur Gampong Lampulo memiliki kesamaan tujuan yaitu memudahkan proses administrasi bagi masyarakat, 3. Integration, diwujudkan dalam komunikasi dan konsolidasi Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh beserta Aparatur Gampong Lampulo yang solid. Selanjutnya, 4. Latent Maintenance, adanya komunikasi yang masih berlangsung antara Disdukcapil Kota Banda Aceh, Aparatur Gampong Lampulo, dan masyarakat Gampong Lampulo secara berkelanjutan.

Pengaruh Faktor Motivasi Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan PT. Mayora Indah

Rajwa Hauzan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor motivasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT. Mayora Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data… ta dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah karyawan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (motivasi dan gaya kepemimpinan) dengan variabel dependen (kinerja karyawan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik motivasi maupun gaya kepemimpinan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja yang tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan mendorong mereka untuk mencapai target dan tujuan perusahaan. Sementara itu, gaya kepemimpinan yang efektif, yang mencakup aspek-aspek seperti kepemimpinan transformasional dan partisipatif, juga terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan. Secara khusus, penelitian ini menemukan bahwa motivasi intrinsik, seperti pengakuan dan pencapaian, memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan dengan motivasi ekstrinsik, seperti gaji dan tunjangan. Selain itu, gaya kepemimpinan yang mendorong partisipasi dan komunikasi dua arah antara pemimpin dan karyawan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga meningkatkan produktivitas dan kinerja. Kesimpulannya, untuk meningkatkan kinerja karyawan di PT. Mayora Indah, manajemen perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor motivasi internal serta menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif. Rekomendasi dari penelitian ini termasuk memberikan pelatihan kepemimpinan bagi manajer dan meningkatkan program pengakuan karyawan untuk memotivasi dan mendorong kinerja yang lebih baik.

Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Kepuasan Kerja Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan di Era Modern

Faizal
Abstract: Pendidikan dan pelatihan memiliki peran krusial dalam pengembangan karyawan di berbagai organisasi. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kepuasan kerja karyawan serta dampaknya… knya terhadap kinerja. Pendidikan dan pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan meningkatkan kepuasan kerja melalui pengembangan kompetensi dan peningkatan motivasi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari literatur penelitian sebelumnya, jurnal, buku, dan laporan terkait. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen mendalam untuk mendapatkan wawasan tentang persepsi terhadap pendidikan, pelatihan, kepuasan kerja, dan kinerja. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan yang efektif berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja, pada gilirannya, memainkan peran krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan, seperti yang terlihat dari partisipasi yang lebih tinggi, produktivitas yang meningkat, dan kualitas kerja yang lebih baik. Secara tidak langsung, pendidikan dan pelatihan mempengaruhi kinerja karyawan melalui peningkatan kepuasan kerja. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan dan prestasi karyawan.