Search Articles & Publications

Showing 146 articles found for "Vale"

DETERMINATION OF LIFE INSURANCE PREMIUM AMOUNT BY COMBINING THE TRUE FRACTIONAL PREMIUM AND APPORTIONABLE FRACTIONAL PREMIUM METHODS

Muhlis, Fidiria Destika, Achmad, Novianita, Arsal, Armayani
Abstract: Fractional premium schemes in life insurance generally follow two main approaches: True Fractional Premiums, which are easy to implement but less fair to policyholders who die mid-period, and Apportionable Fractional Premiums,… miums, which are more actuarially fair but administratively more complex. This study designs a Hybrid Fractional Premiums model that combines both approaches through a weighted linear combination using parameter , based on the 2023 Indonesian Mortality Table (TMPI), a 5% interest rate, a 10-year coverage period, and monthly premium payments. This descriptive quantitative study applies actuarial mathematics, covering the present value of insurance benefits, true fractional, apportionable fractional, and hybrid annuity factors, up to premium determination using the equivalence principle. The results show that the hybrid premium consistently lies between the true fractional and apportionable premiums, increases sharply with the insured's age, and is higher for males than females due to differences in mortality rates. Changes in the value of  have a linear effect on the premium, although the impact is relatively small (a difference of less than IDR 200 per month). The hybrid model with  is recommended as the optimal balance between actuarial fairness and ease of implementation, offering a more flexible alternative for premium determination in Indonesia's life insurance industry.

Pengaruh Pemberian Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Keluarga Berencana (Kb) Terhadap Perubahan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Unmet Need Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam

Laras Nabila, Anisya Selvia, Mona Rahayu Putri
Abstract: Unmet Need dalam program Keluarga Berencana (KB) adalah kondisi Dimana pasangan usia subur memiliki keinginan untuk menunda atau menghentikan kehamilan, namun tidak menggunakan metode kontrasepsi. Berdasarkan data Badan… Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Batam tahun 2024, terdapat 202.403 pasangan usia subur (PUS). Tiga kecamatan dengan angka unmet need tertinggi adalah Batu Aji sebesar 16,66%, Nongsa sebesar 13,88%, dan Batam Kota sebesar 9,23%. Secara khusus, wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang menempati posisi tertinggi dengan prevalensi 21,20%, disusul Puskesmas Batu Aji sebesar 14,43%. Tingginya angka tersebut menegaskan perlunya intervensi tepat sasaran, salah satunya melalui pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) KB. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh KIE terhadap perubahan perilaku ibu dengan kejadian unmet need. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan two-group pretest posttest control group, melibatkan 32 responden. Responden dibagi menjadi kelompok intervensi (mendapatkan KIE dan booklet) serta kelompok kontrol (hanya mendapatkan booklet). Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku signifikan pada kelompok intervensi, berupa peningkatan pengetahuan serta partisipasi dalam penggunaan kontrasepsi. Kesimpulannya, pemberian KIE terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus mengubah perilaku ibu, sehingga berpotensi menurunkan angka unmet need di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam.

Hubungan Kepatuhan Konsumsi Zat Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Di Sekolah Smas Bina Bhakti Kronjo

Dede Nurmah, Achmad Lutfbis, Adi Dwi Susanto
Abstract: Pendahuluan: Anemia merupakan kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah sehingga mengganggu kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Prevalensi anemia masih tinggi secara global&#8230; al maupun nasional, terutama pada remaja yang rentan akibat peningkatan kebutuhan zat besi dan kehilangan darah selama menstruasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada remaja. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif deskriptif korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Sampel: Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik non-probabilitas dengan pendekatan purposive sampling. Sampel berjumlah 116 responden. Analisa Data: Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki kepatuhan mengonsumsi zat besi dan anemia normal sebesar 41 responden (53,2%). Hasil Uji Chi Square didapatkan nilai signifikan sebesar 0,004<0,05, maka dinyatakan Ho ditolak, dapat diartikan adanya hubungan kepatuhan konsumsi zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada remaja di sekolah SMAS bina bhakti kronjo.    

STUNTING DAN PENTINGNYA PENIMBANGAN BALITA SETIAP BULAN: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN POSYANDU DI DESA LEUBOK SUKON, KECAMATAN INGIN JAYA, KABUPATEN ACEH BESAR

Fauziah, Fauziah, Yusrika, Yusrika, Sakdah, Nurul, Mansuriza, Mansuriza, Andriani, Irma, Auliansyah, M.Ogi
Abstract: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh yang tercatat memiliki prevalensi stunting di atas angka nasional. Salah&#8230; alah satu strategi penting dalam pencegahan dan deteksi dini stunting adalah kegiatan penimbangan dan pengukuran balita secara rutin setiap bulan di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader Posyandu mengenai stunting serta pentingnya penimbangan balita setiap bulan di Desa Leubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengukuran antropometri, pendampingan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki balita dan kader Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pengertian, penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting, serta peningkatan pemahaman mengenai manfaat penimbangan balita setiap bulan sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang secara dini. Partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu juga menunjukkan peningkatan setelah kegiatan edukasi dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa melalui penguatan peran keluarga dan kader kesehatan.

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLES AND CHILDREN'S NUTRITIONAL STATUS IN KUTA BARO DISTRICT

Putra, Yadi, Mustafa, Muhammad Fendra, Sakdah, Nurul, Yusrika, Yusrika, Daud, M.
Abstract: The issue of nutritional status among toddlers in Aceh Province, particularly in Kuta Baro Subdistrict, remains a serious concern due to the high prevalence of undernutrition and stunting. This study aims to determine the&#8230; e relationship between parenting practices and children’s nutritional status in Kuta Baro Subdistrict. A descriptive-correlational method with a quantitative approach was used. The study population consisted of all 2,132 toddlers in Kuta Baro Subdistrict, with a sample of 96 toddlers selected using simple random sampling. Data on parenting practices were collected via a questionnaire, while nutritional status was measured using the weight-for-age indicator. Data analysis was conducted using a correlation test to determine the relationship between parenting practices and children’s nutritional status. The results indicate a significant relationship between parental child-rearing practices and children’s nutritional status (p=0.000). Positive and attentive child-rearing practices are correlated with optimal nutritional status, whereas inappropriate child-rearing practices are associated with poor to very poor nutritional status. Based on these findings, it is recommended that the Department of Health and educational institutions enhance parenting education and support programs for parents to improve children’s nutritional status in the region. Future research is expected to examine other factors influencing children’s nutritional status using more comprehensive methods.

Rancang Bangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) Berbasis Web Pada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Jambi

Ahmad Nasukha, Figo Pratama Melko, Deliya, Hayatun Nufus, Meliza Pitri, Zalma Nabilla Putri
Abstract: Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi masih melakukan pengelolaan surat tugas dan monitoring tugas pegawai secara manual sehingga menghambat pengelolaan data, pemantauan progres pekerjaan, dan penyampaian&#8230; yampaian informasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) berbasis web untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat tugas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype, sedangkan pengujian dilakukan dengan Black Box Testing menggunakan teknik Equivalence Partitioning (EP). Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SITUGAS mampu mempermudah pengelolaan data surat tugas, monitoring pekerjaan, pencarian data, dan penyajian informasi secara lebih cepat, akurat, efektif, dan terintegrasi. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. The Regional Office of the National Land Agency (BPN) of Jambi Province still manages task assignments manually, making it difficult to manage data, monitor work progress, and deliver information. This study aims to design and develop a web-based Task Assignment Information System (SITUGAS) to improve the effectiveness and efficiency of task assignment management. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature studies. The system was developed using the Prototype method and tested using Black Box Testing with the Equivalence Partitioning (EP) technique. The application was developed using PHP and MySQL. The results show that SITUGAS facilitates task assignment management, work monitoring, data retrieval, and information delivery in a faster, more accurate, effective, and integrated manner. The testing results also indicate that all main system functions operate according to user requirements.

The Effect of Implementing Project Based Learning on the Problem Solving Ability of Class X Students in Economics Learning at MAN

Rismayanti, Tawe, Amiruddin, Sahabuddin, Romansyah, Supatminingsih, Tuti, Najamuddin, Haryoko, Sapto
Abstract: This study aims to, 1) analyze the differences in problem-solving skills between students who are given treatment in the form of applying the Project Based Learning model with students who are given a conventional model&#8230; in Economic Learning at MAN Jeneponto, 2) to analyze the effect of applying Project Based Learning on the problem-solving skills of class X students in economic learning at MAN Jeneponto. The research method used is quasi-experiment with Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. Data collection methods are through tests (pretest and posttest), questionnaires, and documentation. The number of samples in this study were 76 students, where in the experimental class there were 38 students and in the control class 38 students. The data analysis used is the N-Gain of the experimental class and control class, as well as the experimental class Hypothesis test. The results of this study indicate that the N-Gain of the experimental class is in the high and effective category, while the control class is in the low and less effective category. This means that the application of Project Based Learning is effective on the problem solving skills of class solving ability of class X students in economic learning at MAN Jeneponto

The Role Of Artificial Intelligence In Personalized And Customized Engagement Marketing: A Comprehensive Review

Rolando, Benediktus
Abstract: Artificial intelligence is likely to have a significant impact on marketing strategies and customer behaviors in the years ahead. Research in this field has grown considerably, demonstrating AI's ability to simulate human&#8230; n behavior and perform tasks intelligently. With growing interest among marketing researchers and practitioners, this research aims to provide an overview of the evolution of both marketing and AI research fields. This paper explores the emerging role of artificial intelligence in personalized engagement marketing, which focuses on creating, communicating, and delivering customized offerings to customers. Utilizing the Systematic Literature Review technique, we examined over 300 academic articles to uncover prevalent themes and gain a deeper understanding of current AI utilization in marketing. We then propose a plan for future research that examines potential changes in marketing strategies and customer behaviors while emphasizing critical policy considerations related to privacy, bias, and ethics. The implications for marketing managers are discussed along with predictions about how AI will impact branding and customer management practices going forward. Our research highlighted several benefits of integrating AI into marketing such as improved customer interactions, increased revenue, reduced expenses, and enhanced overall efficiency. However, this research also pointed out areas requiring further investigation including challenges posed by AI integration like shortage of skilled personnel and data privacy concerns.

The Effect of Compensation on Employee Organizational Commitment at PT. Vale Tbk in Sorowako

Musa, Chalid Imran, Tawe, Amiruddin
Abstract: The Effect of Compensation on Employee Organizational Commitment of PT. Vale Tbk in Sorowako. The purpose of this study was to determine the Effect of Compensation on Employees' Organizational Commitment at PT. Vale Tbk&#8230; in Sorowako. This type of research is quantitative research. The number of samples in this study were 60 employees who were employees in the Maintenance Department of PT. Vale The results of the study after the data were processed showed that there was a positive influence between the financial compensation (X1) and non-financial compensation (X2) variables on the Organizational Commitment variable (Y) which can be shown through the results of the T test, namely variable X1 has variable X1 has t count 4.653 > 2.002 (t table) and sig. 0.000 < 0.05. Variable X2 has a t count of 3.392 > 2.002 (t table) and a sig. 0.000 < 0.05.

Karakteristik Epidemiologi Stunting Pada Balita: Analisis Data Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2024

Listy Handayani
Abstract: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia meskipun prevalensinya terus mengalami penurunan. Akan tetapi penurunan angka tersebut belum data pencapai target nasional (14,2%). Penggunaan angka nasional&#8230; al secara umum dapat menutupi kelompok penduduk yang masih menanggung beban stunting lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik epidemiologi stunting pada balita di Indonesia. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan desain case series. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi data sekunder dari laporan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2024. Data karakteristik yang dikumpulkan berupa umur, jenis kelamin dan faktor sosial ekonomi. Analisis indeks tinggi badan menurut umur mencakup 298.903 balita. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Prevalensi stunting nasional sebesar 19,8%, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia 24–35 bulan sebesar 24,2%. Prevalensi pada balita laki-laki sebesar 20,8%, lebih tinggi daripada perempuan sebesar 18,6%. Berdasarkan karakteristik sosial ekonomi, prevalensi tertinggi ditemukan pada keluarga dengan kepala rumah tangga tidak sekolah sebesar 30,9%, keluarga nelayan sebesar 28,3%, penduduk perdesaan sebesar 22,7%, dan kelompok ekonomi terbawah sebesar 29,8%. Prevalensi pada kelompok ekonomi terbawah sekitar 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan kelompok teratas. Intervensi penurunan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan sejak masa prakonsepsi hingga usia dua tahun, disertai pendampingan yang lebih intensif khususnya bagi kelompok sosial ekonomi rentan.