Search Articles & Publications

Showing 1939 articles found for "Nilai"

Konsep Uang Dan Lembaga Keuangan

Siti Horirin, Rini Puji Astuti, Moh Khoirul Anam, Ria Ananda Putri Arviani
Abstract: Sebelum adanya uang, manusia melakukan pertukaran barang dan jasa melalui sistem barter, di mana barang atau jasa ditukar langsung dengan barang atau jasa lainnya. Namun, sistem barter memiliki keterbatasan karena sulit… menemukan kesesuaian kebutuhan antara dua pihak yang ingin bertukar. Seiring dengan perkembangan masyarakat, uang berkembang dari bentuk barang-barang komoditas yang memiliki nilai intrinsik, seperti gandum, garam, dan ternak. Barang-barang ini digunakan sebagai alat tukar yang diterima secara luas. Lembaga keuangan merupakan entitas yang menyediakan berbagai layanan keuangan kepada individu, perusahaan, dan pemerintah. Seiring dengan pertumbuhan lembaga keuangan, regulasi keuangan juga berkembang untuk mengatur industri ini dan melindungi konsumen serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Badan pengawas keuangan, seperti bank sentral dan otoritas regulasi, memiliki peran penting dalam memastikan kepatuhan terhadap aturan dan standar. Lembaga keuangan sentral, yang sering disebut sebagai bank sentral, adalah entitas yang bertanggung jawab atas pengaturan kebijakan moneter, pengelolaan mata uang suatu negara, dan menjaga stabilitas sistem keuangan. Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan konsep uang menurut perspektif perekonomian Islam. Di antara hal yang dibahas adalah definisi uang, sejarah uang, jenis uang, dan fungsi uang serta ketentuan-ketentuan Islam mengenai uang.

Pemetaan Sebaran Titik Panas (Hotspot) Tahun 2013-2023 Di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

Gerarda Anastasya Bisa, Rosalina Kumalawati, Nurlina, Inu Kencana Hadi
Abstract: Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terutama selama musim kemarau. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran nilai atau jumlah hotspot pada Tahun 2013-2023… di Kota Banjarmasin dan mengetahui persebaran hotspot terhadap tutupan lahan Tahun 2013-2023 di Kota Banjarmasin. Metode penelitian meliputi pengumpulan data hotspot yang diperoleh dari situs katalog titik panas LAPAN dan diolah menggunakan software ArcGIS. Data citra yang di gunakan adalah citra satelit MODIS, NOAA20, dan NSPP, serta peta tutupan lahan dan peta administrasi Kota Banjarmasin.  Hasil analisis menunjukkan naik turunnya jumlah hotspot setiap tahunnya, dipengaruhi oleh faktor cuaca dan fenomena El-Nino. Daerah dengan risiko tinggi kebakaran terletak di kelurahan-kelurahan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Sebagian besar kejadian kebakaran terjadi di area permukiman, diikuti oleh area persawahan dan pertanian lahan kering. Langkah mitigasi, edukasi, dan respons bencana perlu ditingkatkan untuk mengurangi dampak kebakaran di Kota Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.

Masyarakat Madani Dan Gerakan Anti-Korupsi Perspektif Azyumardi Azra

Prabawati Dwi Utami
Abstract: Runtuhnya Orde Baru di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pembatasan kebebasan masyarakat dan kebijakan otoriter yang mempengaruhi kehidupan politik. Demontrasi besar-besaran oleh mahasiswa pada tahun itu… tu menggoyahkan pemerintahan otoriter, membuka jalan bagi demokrasi. Azra, seorang intelektual Muslim, memperhatikan fenomena ini dan munculnya wacana civil society di Indonesia. Dia menekankan pentingnya reformasi konstitusional, institusi, dan budaya politik untuk menuju demokrasi yang lebih baik. Azra juga menyoroti peran masyarakat madani dalam memerangi korupsi, menekankan perlunya good governance. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research)  dengan didasari oleh kajian literatur terdahulu seperti buku, artikel, berita serta referensi berupa karya ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat madani di Indonesia telah diidentifikaksi sebagai faktor penting dalam mencegah korupsi yang merajalela. Konsep ini mengupayakan untuk membangun masyarakat yang berkualitas dan berkeadaban, serta berperan sebagai kohesi sosial dalam kepemimpinan. Dengan mengkampanyekan anti korupsi, masyarakat madani bertujuan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kepemimpinannya

Konsep Uang Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Nelsiana Aprilin Indah Sari, Rini Puji Astuti, Ummi Sa’idah, Rendy Ilyas Febriansyah, Dimas Ariyanto
Abstract: Untuk memfasilitasi transaksi ekonomi, uang adalah sebuah alat pertukaran yang umum digunakan oleh masyarakat. Uang melakukan banyak hal, seperti berfungsi sebagai alat tukar untuk mempermudah pertukaran barang dan jasa,… berfungsi sebagai ukuran nilai untuk menentukan harga barang dan jasa, dan juga berfungsi sebagai penyimpan nilai untuk menyimpan kekayaan untuk digunakan di masa mendatang. Uang dapat berbentuk digital, seperti saldo dalam rekening bank atau crypto currency, atau fisik, seperti logam dan uang kertas. Uang dan konsepnya terus berubah seiring kemajuan ekonomi dan teknologi. Dalam pengertian yang lebih luas, uang juga mencakup organisasi dan sistem yang bertanggung jawab atas pembentukan, pengawasan, dan penyebaran uang, seperti pasar keuangan, bank sentral, dan sistem perbankan. Dalam Islam, uang berfungsi sebagai alat tukar, pengukur nilai, dan penyimpan kekayaan. Konsep ini, mencakup bidang yang tidak terbatas pada ekonomi. Uang harus diperoleh secara halal dan digunakan dengan bijak dalam iman Islam. Salah satu faktor penting dalam pembagian kekayaan adalah zakat, atau sumbangan wajib bagi umat Islam kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, agama Islam mengajarkan untuk menghindari riba, atau bunga, yang dianggap sebagai bentuk eksploitasi dan ketidakadilan. Oleh karena itu, uang dalam Islam tidak hanya digunakan sebagai alat ekonomi tetapi juga sebagai alat untuk mencapai keadilan sosial dan keberkahan.

Pengaruh Lingkungan Keluarga Toxic Dan Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Di MTs AL-Huda Cisaat

Permana, Galih, Sumatri, Siti Rahmawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru terhadap hasil belajar siswa. Penelitian metode kuantitatif deskriptif yaitu metode yang di arahkan memecahkan masalah&#8230; salah dengan cara menggambarkan atau memaparkan apa adanya dari hasil penelitian. Penggunaan metode deskriptif ini di dukung oleh beberapa teknik pengumpulan data salah satunya kuesioner/angket, dengan metode pengambilan sampel sebanyak 48 responden di MTs Al-Huda Cisaat dengan menggunakan menggunakan beberapa pengujian statistik diantaranya: validitas, realibilitas, tabel distribusi frekuensi, normalitas, homogenitas, linearitas, auto kolerasi, multikolinearitas, heteroskedastisitas, kolerasi, regresi,Uji T, dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1). Lingkungan keluarga toxic berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh hasil perhitungan nilai koefisien kolerasi sebesar 0,746 dan nilai t hitung 7.586 > t tabel 2,687 serta hasil koefesien determinasi sebesar 55,6. Hal ini menunjukan bahwa 55,6% hasil belajar di pengaruhi oleh lingkungan keluarga toxic. 2). kompetensi guru berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh nilai koefesien kolerasi sebesar 0,868 dan nilia t hitung 11,879>t tabel 2,687 serta hasil koefesien determinasi sebesar 75,6. Hal ini menunjukan bahwa 75,6% hasil belajar di pengaruhi oleh kompetensi guru. 3). Lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru berpengaruh terhadap hasil belajar hal ini di tunjukan oleh nilai koefesien kolerasi 0,870 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 serta hasil koefesien Determinasi sebesar 75,7. Hal ini menunjukan bahwa 75,7% hasil belajar di pengaruhi oleh lingkungan keluarga toxic dan kompetensi guru.

Perkembangan Bank Sentral

Rosa Try Octavia, Nafihatus sholihah, Ananda Ayu F, Dewi Elok Faiqoh
Abstract: Sejarah bank sentral berawal dari zaman kuno, di mana lembaga ini berkembang menjadi lebih kompleks dan memainkan peran penting dalam perekonomian. Latar belakang perkembangan bank sentral salah satunya adalah perkembangan&#8230; an sistem moneter, di mana kebutuhan akan lembaga untuk mengatur dan mengendalikan nilai uang logam dan koin semakin meningkat. Peran bank sentral meliputi menjaga stabilitas nilai tukar mata uang, mengatur suplai uang beredar, dan mencegah inflasi

Kebijakan Moneter Di Indonesia

Sarifatus Sakdiya, Rini Puji Astuti, Laila Zuhro, Mar’i Muhammad Yudha
Abstract: Kebijakan moneter merupakan salah satu komponen penting dalam sistem ekonomi yang kondisinya selalu tidak pasti. Sebelum krisis moneter Asia pada tahun 1997, Indonesia menerapkan kebijakan moneter yang cenderung longgar.&#8230; Bank Indonesia, sebagai bank sentral negara, lebih fokus pada pertumbuhan ekonomi daripada menjaga stabilitas harga. Saat krisis moneter melanda Asia pada tahun 1997, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terdampak. Bank Indonesia terpaksa mengubah kebijakan moneternya secara drastis untuk mengatasi gejolak ekonomi yang terjadi. Upaya stabilisasi mata uang rupiah dilakukan melalui intervensi pasar valuta asing dan peningkatan suku bunga acuan secara signifikan. Setelah krisis 1997, Indonesia melakukan reformasi sistem keuangan dan moneter untuk memperbaiki ketahanan ekonominya. Bank Indonesia mulai menerapkan kebijakan inflasi targeting dengan fokus utama pada stabilitas harga. Kebijakan kuantitatif juga pernah digunakan di Indonesia dalam kebijakan moneter. Untuk menstabilkan pasar keuangan dan meningkatkan likuiditas sistem perbankan. Pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi adalah tujuan dari kebijakan ini. Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, bank Indonesia dapat intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan. Cadangan devisa yang besar juga memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan negara terhadap ancaman internasional. Sejak krisis moneter 1997, kebijakan moneter Indonesia telah mengalami perubahan besar. Fokus dari pertumbuhan ekonomi menuju stabilitas harga dan peningkatan ketahanan ekonomi melalui instrumen kebijakan kuantitatif dan pengaturan nilai tukar dan devisa.

Bank Sentral Dan Neraca Pembayaran Internasional

Susilawati, Lilik Munawaroh, Nurkholifah Husna, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank sentral memainkan peran penting dalam mengelola neraca pembayaran internasional suatu negara. Neraca pembayaran internasional mencatat semua transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain&#8230; dalam periode waktu tertentu. Bank sentral bertanggung jawab untuk memantau dan mengelola neraca pembayaran melalui berbagai kebijakan moneter dan nilai tukar.Defisit neraca pembayaran yang berkepanjangan dapat menyebabkan tekanan pada cadangan devisa dan nilai tukar suatu negara. Dalam situasi ini, bank sentral dapat mengambil langkah-langkah seperti menaikkan suku bunga untuk menarik aliran modal masuk atau memperketat kebijakan moneter untuk meredam permintaan domestik dan impor. Di sisi lain, surplus neraca pembayaran yang besar dapat menyebabkan apresiasi nilai tukar yang berlebihan, yang dapat merugikan sektor ekspor.Bank sentral juga berperan dalam mengelola cadangan devisa negara, yang digunakan untuk memfasilitasi perdagangan internasional dan melindungi nilai tukar dari guncangan eksternal. Dengan mengawasi arus masuk dan keluar mata uang asing, bank sentral dapat mengambil tindakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan menjaga keseimbangan neraca pembayaran.Secara keseluruhan, pengelolaan neraca pembayaran internasional yang efektif oleh bank sentral sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi makro, mempromosikan perdagangan dan investasi internasional, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Transformasi Pembelajaran PPKn Melalui Model Explicit Instruction: Studi Di SDN Petemon X/358 Surabaya

Mulyono
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas VI Semester II di SDN Petemon X/358 Surabaya pada mata pelajaran PPKn, terutama fokus pada materi ASEAN. Evaluasi awal menemukan tantangan signifikan&#8230; n dalam kinerja siswa, dengan rata-rata nilai 52, di bawah amban KKM sekolah yaitu 80. Penelitian menyelidiki proses proses pembelajaran PPKn dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui Model Pembelajaran Explicit Instruction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Hasil menunjukkan peningkatan kinerja dari 53% ke 84% pada siklus kedua. Penelitian menyoroti pentingya eksplorasi terus-menerus terhadap metodologi pengajaran dan pengembangan sumber belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi interaksi guru-siswa dalam konteks eksplicit instruction, serta skalabilitas model ini ke berbagai pengaturan pendidikan dan mata pelajaran. Dampak dalam jangka Panjang model ini perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk pemahaman komprehensif.

Dampak Asesmen Formatif Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Darul Qur’an Padang

Felia Fitri, Tiara Cordelia, Merika Setiawati, Luthfiani
Abstract: Dalam artikel ini, mengeksplorasi asesmen formatif dalam kurikulum belajar merdeka belajar. Asesmen formatif yang berpusat pada penilaian selama proses pembelajaran, telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan&#8230; atkan pemahaman dan pencapaian siswa. Guru dapat menggunakan metode ini secara teratur untuk memberikan umpan balik yang bermanfaat kepada siswa mereka, memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, dan memberikan mereka peluang untuk belajar lebih banyak lagi. Selain itu, artikel ini membahas beberapa cara asesmen formatif dapat membantu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, menciptakan suasana kelas yang inklusif dan berkolaborasi, dan memberikan fondasi yang kuat untuk pengembangan kurikulum yang adaptif dan responsif. Dengan memahami lebih banyak tentang manfaat asesmen formatif, para pendidik diharapkan dapat memasukkan metode ini dengan lebih baik ke dalam praktik pengajaran mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak asesmen formatif dalam kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Darul Qur’an Padang. Subjek dalam penelitian ini 2 orang guru yang  merupakan seorang wakil kurikulum dan seorang kepala sekolah yang juga mengajar di kelas 9 . Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan wakil kurikulum dan kepala sekolah. Datanya dianalisis dengan beberapa pertanyaan yang sesuai dengan judul penelitian.