Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Menilai Motif Kehormatan dalam Pemidanaan Perkara Honor Killing: Kerangka Reason-Giving dan Uji Bobot Motif

Zul Khaidir Kadir
Abstract: Kriminalisasi honor killing atau pembunuhan demi kehormatan menghadirkan tantangan serius terhadap rasionalitas putusan pidana, khususnya ketika klaim kehormatan diperlakukan sebagai alasan yang meringankan tanpa pemeriksaan… saan yang memadai terhadap hubungannya dengan fakta-fakta yang relevan secara hukum. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja pemberian alasan yang dapat diaudit untuk menilai posisi motif kehormatan dalam hukuman pidana dan untuk merumuskan kriteria yang membedakan kehormatan sebagai dasar faktual dari kehormatan sebagai faktor pemberat. Penelitian ini dilakukan melalui penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat uji pemberian alasan yang memeriksa dasar bukti, relevansi hukum, dan kesesuaian tujuan hukuman, serta uji pembobotan motif yang mengoperasionalkan enam indikator: persetujuan masyarakat, tindakan kolektif, perencanaan, kekejaman, intimidasi saksi atau campur tangan dalam proses peradilan, dan dampak diskriminatif terhadap korban. Hal ini menutup pintu bagi simpati sosial sebagai faktor yang meringankan, sekaligus memberikan dasar normatif untuk memperlakukan kehormatan sebagai faktor pemberat ketika berfungsi sebagai legitimasi kekerasan pribadi dan mekanisme kontrol sosial. Dengan demikian, artikel ini berkontribusi untuk memperkuat disiplin dalam menentukan dasar-dasar hukuman dan konsistensi dalam penerapan pedoman hukuman pada kasus pembunuhan demi kehormatan.

Komunikasi Antar Generasi Dalam Revitalisasi Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka

Ferdian Candra Maulana, , Nur’annafi Farni Syam Maella
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menaganlisis peranan komunikasi antar generasi dalam upaya revitalisasi budaya lokal di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Penelitian dilaksanakan… dengan metode kualitatif pendekatan systematic review. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah dari Google Scholar dalam rentang waktu 5 tahun terakhir merujuk pada kriteria inklusi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antar generasi berperan penting dalam upaya melestarikan nilai, identitas, dan praktik budaya lokal baik itu melalui interaksi langsung dalam komunitas dan keluarga, ataupun melalui penggunaan media digital. Revitalisasi budaya dinilai lebih efektif apabila komunikasi dilaksanakan secara dialogis, kolaboratif, dan adaptif dengan melibatkan generasi tua sebagai penjaga nilai budaya, sementara generasi muda sebagai subjek kreatif. Kata Kunci: Komunikasi Antar Generasi; Revitalisasi Budaya Lokal; Systematic Review

Budaya Organisasi sebagai Faktor Kunci dalam Pengembangan Organisasi

Susilowati
Abstract: Budaya organisasi merupakan elemen fundamental yang berperan penting dalam menunjang keberlangsungan dan pengembangan organisasi. Budaya organisasi yang positif mampu membentuk nilai bersama, meningkatkan komitmen, serta… menjadi pedoman perilaku bagi anggota organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sebaliknya, budaya organisasi yang negatif dapat menghambat kinerja dan perkembangan organisasi karena bertentangan dengan nilai dan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi terhadap pengembangan organisasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan media daring yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap proses pengembangan organisasi melalui pembentukan pola interaksi sosial, internalisasi nilai, serta mekanisme adaptasi organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan. Budaya organisasi juga berfungsi sebagai proses berkelanjutan yang diwariskan dari generasi ke generasi dan berorientasi pada pemecahan masalah secara kolektif. Dengan demikian, penguatan budaya organisasi yang konstruktif menjadi strategi penting dalam menciptakan pengembangan organisasi yang berkelanjutan.

Pengembangan Platform Geospasial Untuk Pemetaan Potensi Market Share Indosat Di Sektor Kesehatan Dan Agribisnis Lampung

Muhammad Faiz Maulana, Deni Fikari
Abstract: Provinsi Lampung memiliki potensi besar pada sektor kesehatan dan perkebunan sebagai target pemasaran layanan Business to Business (B2B) PT Indosat Tbk. Namun, pengelolaan data lokasi yang belum terintegrasi menyulitkan… visualisasi dan analisis potensi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web guna memetakan persebaran rumah sakit dan perusahaan perkebunan di Provinsi Lampung. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Sistem dibangun dengan PHP Native, MySQL, serta Leaflet.js yang terintegrasi dengan Google Maps API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyajikan informasi spasial secara interaktif dan membantu Divisi Sales B2B dalam menentukan wilayah pemasaran yang lebih efektif.

Sejarah Bakso: Dari Bak-so Tionghoa hingga Ikon Kuliner Indonesia dan Dampaknya Terhadap Perekonomian

Zakkiya Sholihubbana Indratno, Jelis Ayu Bunga Ardenta, Tiara Naisyela Putri
Abstract: Penelitian ini membahas proses transformasi bakso dari kuliner bak-so yang berakar pada tradisi Tionghoa menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada dinamika akulturasi budaya yang melibatkan… an penyesuaian bahan, teknik pengolahan, serta pola penyajian bakso agar selaras dengan nilai religius, selera, dan kebiasaan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan terkait diaspora Tionghoa, akulturasi kuliner, dan sosiologi makanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bakso tidak hanya mengalami perubahan sebagai produk makanan, tetapi juga mengalami pergeseran makna dan fungsi sosial. Dalam perkembangannya, bakso bertransformasi dari hidangan berbasis tradisi migran menjadi simbol integrasi budaya yang diterima lintas etnis dan kelas sosial. Selain itu, bakso juga berkembang sebagai praktik ekonomi mikro yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa akulturasi kuliner tidak sekadar menghasilkan adaptasi resep, tetapi turut membentuk identitas sosial serta praktik ekonomi berbasis keseharian dalam konteks budaya Indonesia.

Keanekaragaman Ikan Air Tawar Kalimantan dalam Perspektif Teknologi Akustik dan Konservasi

Chotimah, Husnul, Suhartini, Manis Suharjo, Yuli Pitriah, Nur Zulma Komala Sari, Nur Azizah Sapta Gunarti, Siti Delima Auliya Darismah, Zesika Ananta, Melinda Handayani, Adinda Dwi Nurvani, Ririn Dwi Ariyanti, Ika Kartika Tambun, Utin Aulyatun Nisya
Abstract: Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman ikan air tawar yang tinggi, termasuk banyak spesies endemik yang memiliki peran ekologis dan nilai konservasi penting. Namun, tekanan antropogenik seperti… erti degradasi habitat, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan terus mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman ikan air tawar Kalimantan serta implikasi konservasinya dalam perspektif teknologi akustik sebagai pendekatan pemantauan sumber daya ikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang membahas keanekaragaman, distribusi, status konservasi ikan air tawar Kalimantan, serta penerapan teknologi akustik dalam survei perikanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perairan tawar Kalimantan memiliki keragaman spesies ikan yang tinggi dengan keberadaan sejumlah spesies endemik yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Teknologi akustik dipandang memiliki potensi besar sebagai metode non-destruktif dan efisien untuk mendukung pemetaan distribusi dan kelimpahan ikan, terutama pada perairan yang luas dan kompleks. Integrasi informasi keanekaragaman ikan dengan pendekatan akustik dapat memperkuat dasar ilmiah dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Kalimantan. Kajian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi penelitian lapangan dan pengembangan strategi konservasi ikan air tawar di masa mendatang.

Perbandingan Efektivitas Obat Konvensional Dan Obat Alami Dalam Penyembuhan Luka Terbuka Pada Tikus Putih

I Gusti Made Darmadhyaksa Ariwijaya, Jessica Anindita Putri, Alma Daiva Danendra, Dewa Gede Raka Sugiarta, I Wayan Sastra Pramadana, Yosafat Parlindungan Sitorus, Haura Zayyan Humaira, Gihon Josean, Bryan L. Emmanuel Mantino
Abstract: Luka terbuka pada hewan berisiko menimbulkan infeksi apabila tidak ditangani dengan tepat. Povidone iodine merupakan antiseptik konvensional yang umum digunakan, namun pemakaian berulang dapat bersifat sitotoksik dan menghambat… ghambat proses penyembuhan luka. Oleh karena itu, diperlukan alternatif berbahan alami yang lebih aman dan efektif. Daun sirih dan daun binahong diketahui mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antimikroba, antiinflamasi, serta mempercepat regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas povidone iodine dengan ekstrak daun sirih dan daun binahong dalam penyembuhan luka terbuka pada tikus putih galur Wistar. Penelitian memakai 4 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok: kelompok kontrol (S0), kelompok ekstrak daun sirih (S1), kelompok ekstrak daun binahong (S2), dan kelompok povidone iodine 10% (S3), masing-masing diberikan perlakuan satu kali sehari selama 7 hari. Panjang luka diukur setiap hari dan dianalisis menggunakan uji Morton. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari daun sirih memberikan efek penyembuhan luka yang lebih optimal dibandingkan perlakuan lainnya. Hal ini diduga berkaitan dengan aktivitas antimikroba dan antiinflamasi yang mendukung proses regenerasi jaringan. Dengan demikian, ekstrak daun sirih berpotensi dikembangkan sebagai alternatif alami dalam perawatan luka terbuka.

Influencer Dan Kapital Perhatian: Tinjauan Literatur Mengenai Keterlihatan Digital Dan Budaya Fleksing

Heni Kumalasari, Noor Akhmad, I Putu Sriartha, Wayan Mudana, I Made Pageh
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas digital, menjadikan perhatian publik sebagai komoditas bernilai tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara influencer, ekonomi perhatian,… hatian, digital visibility, dan budaya flexing dalam membentuk performativitas diri di platform digital. Penelitian menggunakan kajian literatur naratif dan tematik dari 53 artikel tahun 2016 hingga 2025. Proses analisis meliputi identifikasi artikel melalui basis data internasional, seleksi berbasis kriteria inklusi dan eksklusi, serta sintesis tematik untuk menyoroti tema dominan, kerangka teori, dan metode penelitian yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan tren peningkatan publikasi sejak tahun 2020, dengan distribusi disiplin ilmu sebagai berikut: 62% komunikasi, 15% sosiologi, 13% psikologi, dan 10% ekonomi digital. Sebagian besar penelitian berasal dari konteks Barat (70%), sedangkan 30% meneliti konteks Global South. Temuan tematik menegaskan bahwa influencer berperan sebagai produsen visibilitas digital; keterlihatan tersebut memunculkan perhatian publik yang dikonversi menjadi nilai ekonomi dan sosial melalui strategi flexing. Fenomena ini menimbulkan ketegangan antara otentisitas diri, ekspektasi sosial, dan logika algoritma, membentuk ekosistem baru dalam kapitalisme digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa digital visibility berfungsi sebagai modal sosial dan simbolik yang mempengaruhi status, peluang ekonomi, dan identitas digital individu. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner untuk memahami performativitas digital dan memberikan panduan praktis bagi influencer dan praktisi media sosial dalam manajemen konten, branding personal, serta pengelolaan ekspektasi audiens. Studi ini juga membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai konteks lintas budaya, authenticity paradox, dan dinamika algoritmik.

Hierarki Ilmu dalam Filsafat Ilmu dan Ilmu Islam: Integrasi Pemikiran Al-Ghazali dan Al-Farabi

Risdayanti, Marilang, M. Hajir Nonci
Abstract: Kajian mengenai hierarki ilmu menjadi pembahasan penting dalam filsafat ilmu dan khazanah keilmuan Islam, karena berkaitan dengan bagaimana struktur pengetahuan dibangun, disusun, dan dilegitimasi sebagai kebenaran. Artikel… kel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan, keselarasan, dan perbedaan konseptual antara hierarki ilmu dalam filsafat ilmu modern yang meliputi sumber kebenaran empirisme, rasionalisme, intuisi, otoritas, dan wahyu, metode ilmiah dan penalaran logis dengan hierarki ilmu dalam tradisi Islam berdasarkan pemikiran al-Ghazali dan al-Farabi. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu modern cenderung menempatkan pengalaman dan rasio sebagai legitimasi tertinggi dalam proses memperoleh kebenaran, sedangkan epistemologi Islam menjadikan wahyu sebagai sumber pengetahuan tertinggi yang membimbing rasio dan pengalaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kedua perspektif memberikan gambaran komprehensif bahwa ilmu tidak hanya berfungsi untuk pengembangan intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentuk moral dan spiritual manusia.

Perspektif Mohammad Emon Hasim Terhadap Ayat-Ayat Sosial Dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun

Rahman Batubara
Abstract: Penelitian ini mengkaji Ayat Suci Lenyepaneun karya Hasim dengan tujuan mengetahui perspektifnya tentang ayat-ayat sosial dalam merespon kebijakan pemerintah saat itu. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya, kajian kepustakaan… ustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Hasim yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada tiga segi yang dibahas oleh Hasim dalam karyanya Ayat Suci Lenyepaneun: adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), (iqtishadi) ekonomi, (siyasi) politik. Pada segi sosial kemasyarakatan, Hasim menafsirkan surat Al-Baqarah ayat 10,14 tentang orang munafik. Pada segi ekonomi Hasim membahas surat Al-Baqarah 279 tentang riba. Dan di segi politik Hasim menafsirkan surat al- Kahfi ayat 79 tentang pemimpin yang otoriter. Dari berbagai penafsiran yang Misbah uraikan dapat difahami bahwa bahwa penafsirannya mengkritik pemerintahan orde baru.