Search Articles & Publications

Showing 3097 articles found for "Terhadap"

Analisis Konten Hoaks di Indonesia: Tren Penyebaran dan Kontribusi Media Sosial

Joceline Schellenberg W
Abstract: Penyebaran informasi palsu (hoaks dan fake news) di media sosial merupakan tantangan serius terhadap integritas informasi publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, volume, dan pola diseminasi… hoaks berdasarkan data verifikasi yang dikumpulkan melalui web scraping dari situs fact-checker lokal selama periode Januari hingga Agustus 2025. Hasil analisis data menunjukkan bahwa volume hoaks didominasi secara signifikan oleh dua kategori: Disinformasi Faktual dan Klaim Meragukan. Analisis kontribusi platform menunjukkan bahwa Facebook dan Instagram menjadi saluran utama penyebaran di kedua kategori tersebut. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi stakeholder dan platform media sosial untuk merumuskan strategi mitigasi yang tersegmentasi dan ditargetkan

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERSTRUKTUR DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OAT PADA PASIEN TB PARU DI POLI PARU RS UMMI BOGOR, JAWA BARAT TAHUN 2025

Ismi Sarah, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan.&#8230; engobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN E-BOOK TPT (TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS) PADA KELUARGA PASIEN TB, WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2025

Intan Puspa Pratiwi, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah&#8230; rumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Gambaran Medication Error di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung

Hikmah, Lailatul, Lestari, Yovita Endah
Abstract: Kesalahan dalam pengobatan (Medication error) adalah kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebetulnya dapat dicegah. Medication error yang terjadi pada berbagai&#8230; ai fase dalam pelayanan obat di RSPBA Bandar Lampung. Ada 3 Fase yang dinilai dalam medication error ini yaitu fase prescribing, fase transcribing, dan fase dispensing. Penelitian ini merupakan observasional dengan desain cross sectional terhadap data-data resep yang ada di Instalasi Farmasi RSPBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi medication error pada ketiga fase tersebut. Fase prescribing potensia kesalahan terjadi karean: tidak adanya nama dokter (9,13%), tidak adanya nomor SIP (17,1%), tidak adanya tanggal penulisan resep (217%), tidak adanya paraf dokter (16,3%), tidak adanya tanggal lahir pasien (9,5%), tidak adanya nomor rekam medik (1,5%). Pada fase transcribing potensi kesalahan terjadi karena: tidak jelas nama dokter (8,7%) tidak jelas nomor SIP dokter (14,8%), tidak jelas cara pakai obat (0,39%). Sedangkan pada fase dispensing potensi terjadi kesalahan terjadi karena: jumlah obat yang disiapkan tidak sesuai dengan yang diresepkan (0,39%).

Pengaruh Intervensi Pengawas Minum Obat (PMO) Berbasis WhatsApp Group terhadap peningkatan Kepatuhan Minum Obat Pasien TB Paru

Hasanah, Siti Nur, Arif Hidayatullah, Siti Kamilah
Abstract: Penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyakit akibat infeksi oleh basil Mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang pada organ paru-paru. Efektifnya pengobatan TB paru dibutuhkan pengawas minum obat (PMO) untuk menjamin&#8230; njamin keberlangsungan pengobatan hingga tuntas. Inovasi digital sering dilakukan untuk menunjang pelayan kesehatan, salah satunya penggunaan Whatsapp Group guna mengoptimalkan peran PMO dalam pelayanan Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawas Minum Obat (PMO) berbasis Whatsapp Group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment two group pretest-posttest, dengan melibatkan 46 responden di Puskesmas Muka Cianjur. Intervensi dilakukan selama 3 minggu berturut-turut pada jam yang telah disepakati. Pengukuran variabel independent menggunakan kuesioner PMO yang berisi 15 pertanyaan, sedangkan variabel dependen menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil uji Paired T Test menunjukan meningkatnya nilai rerata skor tingkat kapatuhan kelompok intervensi dengan rata-rata 5.48 menjadi 6.64, sedangkan kelompok kontrol dari 5.20 menjadi 5.66. Hasil uji Independent T Test menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengawas minum obat (PMO) berbasis whatsapp group terhadap tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru (p = .005 (p < 0,05)).

Gambaran Peran Perawat Dalam Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024

Butet Silalahi, Vina Yolanda Sari Sigalingging, Imelda Derang
Abstract: Kebutuhan spiritual pasien merupakan suatu kebutuhan yang penting akan proses penyembuhan, oleh karena itu perlu adanya peran  perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sebagai pendengar yang baik, memberikan dukungan&#8230; emosional, dan menciptakan lingkungan spiritual, agar orang yang dilayani mampu memahami tentang pengalaman hidup terhadap penyakit dan akan kedekatannya dengan Tuhan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan jumlah populasi 117 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan mayoritas dengan kategori baik sebanyak 116 responden (99,1%). Diharapkan perawat tetap meningkatkan pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien dalam pelayanan yang tulus, mendengarkan dengan baik, penuh empati serta kasih sayang yang dapat meningkatakan kebutuhan spiritual pasien.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Wali Murid dengan Kejadian Infeksi Cacing Kremi pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar di Jawa Timur

Pratiwi, Indah, Ishartadiati, Kartika, Sudibya, Akhmad
Abstract: Enterobius vermicularis atau cacing kremi merupakan nematoda usus yang sering menginfeksi anak usia sekolah dasar dan ditularkan melalui jalur fekaloral akibat tertelannya telur infektif dari lingkungan yang terkontaminasi.&#8230; si. Pengetahuan wali murid berperan penting dalam pencegahan infeksi ini melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan wali murid kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional dilakukan pada Juni–Juli 2025 terhadap 39 responden dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebanyak 25 responden (64,1%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 14 responden (35,9%) memiliki pengetahuan kurang baik. Sebanyak 7 anak (17,9%) terindikasi mengalami gejala infeksi cacing kremi dan 32 anak (82,1%) tidak menunjukkan gejala. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,005 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan wali murid dengan kejadian infeksi cacing kremi pada anak kelas 2 salah satu SD di Jawa Timur.

GAMBARAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKLUSIF PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS GEYER 1 KABUPATEN GROBOGAN

Artema Pramudya Retno Siwi, Eska Dwi Prajayanti
Abstract: ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi oleh sikap ibu, karena&#8230; arena sikap mencerminkan kesiapan, keyakinan, dan kemauan ibu dalam memberikan ASI sesuai anjuran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Kelurahan Ledokdawan dengan jumlah sampel 78 responden, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dengan skala Likert, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap positif terhadap pemberian ASI eksklusif, yaitu sebanyak 74 responden (94,9%), sedangkan responden dengan sikap negatif sebanyak 4 responden (5,1%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan didominasi oleh sikap positif, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan program ASI eksklusif..  

Pengaruh Terapi Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Terhadap Tingkat Kesadaran Pasien Stroke di Ruang ICU RSUP Surakarta

Wahyuni, Niken Sari, Vitri Dyah Herawati, Etty Eriyanti
Abstract: Stroke merupakan penyakit neurologis yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kesadaran. Pasien stroke dengan penurunan kesadaran dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan memerlukan intervensi yang tepat untuk membantu&#8230; antu meningkatkan kesadaran. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat digunakan sebagai terapi stimulasi untuk merangsang aktivitas otak dan meningkatkan tingkat kesadaran menggunakan rekaman suara familiar bagi pasien. Mengetahui pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-experimental pretest - posttest design one group without control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 21 pasien stroke. Instrumen penelitian menggunakan Glascow Coma’s Scale. Pengukuran tingkat kesadaran dilakukan sebelum dan setelah diberikan intervensi terapi familiar auditory sensory training (FAST). Analisa data menggunakan analisis univariat meliputi distribusi frekuensi dan tendensi sentral serta dilakukan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p-value sebesar 0,041 < α 0,05 sehingga disimpulkan ada pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat meningkatkan tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta.

OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI INTERVENSI AKTIVITAS FISIK SENAM KEBUGARAN JASMANI

Dhona Salsabilla Purwa Nanda, Nopi Nur Khasanah, Kurnia Wijayanti
Abstract: Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan psikososial yang sering terabaikan di lingkungan sekolah. Rendahnya aktivitas fisik dan meningkatnya tekanan akademik dapat memicu stres, kecemasan, serta&#8230; a penurunan kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik senam kebugaran jasmani terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 1 Sragen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan control group pretest-posttest design. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Pengukuran kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Continuum–Short Form (MHC–SF). Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol (p = 0,524), sedangkan pada kelompok intervensi terdapat peningkatan signifikan (p = 0,000). Selain itu, hasil Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik senam kebugaran jasmani berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesehatan mental remaja, khususnya dalam menurunkan stres dan meningkatkan suasana hati. Dengan demikian, senam kebugaran jasmani dapat dijadikan intervensi promotif dan preventif dalam menjaga kesejahteraan mental di lingkungan sekolah.