Search Articles & Publications

Showing 254 articles found for "Current"

ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN SEPULUH KAPASITOR KERAMIK 6.8 NF/ 100V TERHADAP PENGIRIMAN DAYA TANPA KABEL DENGAN RANGKAIAN ROYER

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstrack: Wireless usage is no longer only able to send data or files, power delivery or power transfer can be applied using wireless networking technology system or also called wireless energy transfer. Research purposes,… s, to make prototype power wireless transfer by using royer oscilator circuit, and turning the load to the maximum with the minimum possible input. Using the 9.8 V input from Trafo 5A and changing the capacitor value of 6.8nf / 100v x10 C on the transmitter (coil transmitter bigger than coil receiver). Installation of each capacitor with a distance of 7 cm, give effect to maximal value increase, with Voltage 14.2 V, current 0.02 A, power 0.284 W and Decrease Freq 610.5 KHz. As for the distance of 12 cm also get a maximum value of 11.8 V voltage, current 0.02 A, and a decrease in Frequency 614 Khz. The greatest efficiency at both distances is obtained, and . To turn the load to the maximum (7 lamps used 7 W lamps with a total load 28 W), PWT connected to USB 5V, and connected to battery and booster converter circuit so the distance is 12 cm, obtained input voltage 2.2 and output voltage 47.8 V, with output power of 1.43 W, current 0.03 A, and percentage increase of 2072 voltage. Installation of capacitors affects the voltage values, current, distance and power on the receiver. To light a large load, used a series of booster converter to power 28 W load, with 3.7 V input on battery packed on USB 5V, type TP-4056.   Keyword : Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster  converter circuit Abstrak: Penggunaan Wireless saat ini tidak lagi hanya bisa mengirim data atau file, pengiriman daya atau perpindahan daya bisa diterapkan menggunakan sistem teknologi jaringan nirkabel atau disebut juga wireless energy transfer. Tujuan penelitian, untuk membuat prototype power wireless transfer dengan menggunakan rangkaian royer oscilator, dan menyalakan beban secara maksimal dengan input seminimal mungkin. Dengan menggunakan input 9.8 V dari Trafo 5A dan perubahaan nilai kapasitor 6,8nf / 100v x10 C pada bagian transmitter (coil transmitter lebih besar dari coil receiver). Pemasangan tiap-tiap kapasitor dengan jarak 7 cm, memberi dampak peningkatan nilai  maksimal, dengan Tegangan 14.2 V, arus 0.02 A, daya 0.284 W dan Penurunan Freq 610.5 KHz. Sedangkan untuk jarak 12 cm juga mendapatkan nilai maksimal tegangan 11.8 V, arus 0.02 A, dan penurunan Frequensi 614 Khz. Efisiensi terbesar pada kedua jarak tersebut didapat, dan . Untuk menyalakan beban secara maksimal (beban digunakan lampu 7 W sebanyak 4 lampu dengan total beban 28 W), PWT dihubungkan ke USB 5V, dan terhubung ke baterai dan rangkaian booster converter, sehingga jarak 12 cm, didapat input tegangan 2.2 dan keluaran tegangan 47.8 V, dengan daya keluaran 1.43 W, arus 0.03 A, dan Persentasi kenaikan tegangan 2072. Pemasangan kapasitor mempengaruhi nilai tegangan, arus,jarak dan daya pada receiver. Untuk menyalakan beban yang besar, digunakan rangkaian booster converter untuk menyalakan beban 28 W, dengan input 3.7 V pada baterai yang dicas pada USB 5V, jenis TP-4056.   Kata Kunci : Rangkaian Royyer Oscillator, Power wireless transfer , Rangkain Booster

Analisis Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Siswa Baru pada SMK Taman Siswa Kisaran Menggunakan Web

Sudarmin, Sudarmin
Abstract: Abstract: Information technology in everyday life is increasingly important because technological developments are increasing. The use of information technology in companies and the business world is very eradicating humans… ans in the completion of fast and precise work. World Educational institutions are currently implementing information technology to support administrative work processes to support activities quickly and computerized. With a computerized system, it can provide good and effective services for the school. Taman Siswa Kisaran Private Vocational School is an educational institution that has a role to help educate the nation's children, still using computer technology that uses Microsoft Word and excel computers to manage new student admission compilation data using manual systems, making work efficiency in processing new student admission data must be accepted by this educational institution, information systems are expected to be able to improve public performance and efficiency in processing new student admissions data in making reports more efficient and accurate in the Taman Siswa K Private Vocational School.   Keywords: Php, MySQL, Information System   Abstrak: Peranan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting karena perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Penggunaan teknologi informasi  di perusahaan dan dunia bisnis sangat membatuh manusia dalam menyelesaikan pekerjaan secara cepat dan tepat. Dunia Institusi pendidikanpun saat ini sedang menerapkan teknologi informasi sebagai sarana untuk mendukung proses pekerjaan tenaga administrasi untuk menyelesaian aktivitas dengan cepat dan terkomputerisasi. Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi maka dapat memberikan pelayanan yang baik dan efesien khususnya untuk pihak sekolah. SMK Swasta Taman Siswa Kisaran adalah suatu lembaga pendidikan yang memiliki peran membantu mencerdaskan anak bangsa, masih memanfaatkan teknologi komputer secara sederhana seperti penggunaan aplikasi Microsoft word dan excel untuk pengolahan data-data ketika penerimaan siswa baru berlangsung hanya dengan menggunakan sistem manual, sehingga efesiensi kerja dalam pengolahan data penerimaan siswa baru belum didapatkan oleh instansi pendidikan ini,  sistem informasi diharapkan mampu meningkatkan pelyanan publik dan efesiensi kerja terutama dalam pengolahan data penerimaan siswa baru dalam membuat laporan yang lebih efesien dan akurat pada SMK Swasta Taman Siswa Kisaran. Kata Kunci : Php, MySQL, Sistem Informasi

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DI STMIK ROYAL METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstrack: New Employee Recruitment on campus STMIK ROYAL. In the selection usually the campus will provide several series of tests to determine the ability and personal of the prospective employee. Data test results will… be stored in an archive or computer in the form of tables that create data and value of each test participant. Based on the current employee recruitment system HR has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK ROYAL.   Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.   Abstrak: Penerimaan Karyawan baru pada kampus STMIK ROYAL. Dalam penyeleksian biasanya pihak kampus akan memberikan beberapa rangkaian tes untuk mengetahui kemampuan serta pribadi dari calon pegawai tersebut. Data hasil tes tersebut nantinya akan disimpan dalam suatu arsip ataupun komputer yang berupa tabel yang membuat data dan nilai masing-masing peserta tes. Berdasarkan system penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK ROYAL.   Kata Kunci     : kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.

PENENTUAN PRIORITAS KPI UNTUK PERFORMANCE MEASUREMENT PEMELIHARAAN PLTA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS (AHP)

Meri, Mufrida, Dila, Vera
Abstract: Abstract : Currently hydropower is a power plant that has a high potential to be developed in Indonesia because it has an adequate water source. Evaluation of plant maintenance performance becomes one important factor because… cause it is one of the company's strategy to achieve its goals. For that we need a method to determine the priority of KPI where the company prioritized that can provide a balanced point of view of the overall system performance one of them is by implementing Analytical Hierarcy Process (AHP). Based on the AHP method of 16 KPIs consisting of 6 KPIs for Corporate Level, 6 KPIs for Strategic Level and 4 KPIs for Functional Level. From the results of the assessment of respondents involved KPI is the most prioritized PLTA LubukGadang Power Plant, South Solok Regency is known that the most priority factor companies at corporate level that is the number of kWh produced with a weight of 0.420. For strategic level that is capacity factor with weight 0,478 while for functional level that is rework maintenance with weight equal to 0,540. KeyWord :Decision Support System, KPI, AHP,CompanyStrategy, Weighting Abstrak :Saat ini PLTA merupakan pembangkit listrik yang memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan di Indonesia karena memiliki sumber air yang memadai.Evaluasi kinerja pemeliharaan pembangkit menjadi salah satu faktor yang penting karena merupakan salah satu strategi perusahaan untuk mencapai tujuannya.Untuk itu diperlukan suatu metode untuk menentukan prioritas KPI mana yang diprioritaskan perusahaan yang dapat memberikan sudut pandang yang seimbang terhadap keseluruhan system kinerja salah satu diantaranya adalah dengan mengimplementasikan Analytical  Hierarcy Process (AHP). Berdasarkan metode AHP dari 16 KPI yang terdiri dari 6 KPI untuk Corporate Level, 6 KPI untuk Strategic Level dan 4 KPI untuk Functional Level. Dari hasil penilaian responden yang terlibat didapatkan KPI  yang paling diprioritaskan PLTA Unit Pembangkit Listrik Lubuk Gadang, Kabupaten Solok Selatan  diketahui bahwa faktor yang paling diprioritaskan perusahaan pada corporate level yaitu banyaknya kWh yang diproduksi dengan bobot 0,420. Untuk strategic level yaitu capacity factor dengan bobot 0,478 sedangkan untuk functional level yaitu maintenance rework dengan bobot sebesar 0,540. KeyWord :Sistem Pengambilan Keputusan, KPI, AHP, strategi perusahaan, pembobotan

Pemetaan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode K-Means Clustring

Sibuea, Mustika Larasati, Safta, Andy
Abstract: Abstract: The high level of student success and the low level of student failure is a quality of the education world. The world of education is currently required to have the ability to compete by utilizing all resources… owned. In addition to facilities, infrastructure and human resources, information systems are one of the resources that can be used to improve competency skills. Data mining is a process of data analysis to find a dataset of data set. Data mining is able to analyze large amounts of data into information that has meaning for decision supporters. One process of data mining is clustring. Attributes used in the grouping of student achievement are Name, Extracurricular, Value which include Task Value, Uts Value, Value of Uses, total absenteeism, and Attitude value. The case study of 20 students with distance calculation using manhattan distance, chbychep distance and euclidian distance yielded 67% accuracy.             Keywords: data mining, clustering, k-means, student achievement     Abstrak: Tingginya tingkat keberhasilan siswa dan rendahnya tingkat kegagalan siswa merupakan cemin kualitas dunia pendidikan.Dunia pendidikan saat ini dituntut untuk memiliki kemampuan bersaing dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki. Selain sumber daya sarana, prasarana dan manusia, sistem informasi merupakan salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan barsaing. Data mining merupakan proses analisa data untuk menemukan suatu pola dara kumpulan data. Data mining mampu menganalisa jumlah data yang besar menjadi informasi yang mempunyai arti bagi pendukung keputusan. Salah satu proses data mining adalah clustring. Atribut yang digunakan dalam pengelompokan prestasi siswa adalah Nama, Ekstrakulikuler, Nilai yang meliputi Nilai Tugas, Nilai Uts, Nilai Uas, jumlah ketidak hadiran siswa (absensi), dan Nilai sikap. Studi kasus pada 20 siswa dengan perhitungan jarak menggunakan manhattan distance, chbychep distance dan euclidian distance menghasilkan akurasi sebesar 67%.   Kata kunci: data mining, clustering, k-means, prestasi siswa

Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Pegawai di STMIK Royal Menggunakan Metode Simple Additive Weighting

afrisawati, Afrisawati
Abstract: Abstract: Based on the current employee recruitment system HR STMIK Royal has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially… ecially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK Royal.   Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.     Abstrak: Berdasarkan sistem penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK Royal.   Kata kunci: kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.

Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Tahun 2020-2024

Maria Natalia Detryesi, Putri Alifah Avrilya, Nadya Tabitha, Maryana Rohima
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk selama periode 2020 hingga 2024 melalui pendekatan analisis rasio keuangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif… dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini mengukur rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas untuk menilai efektivitas pengelolaan keuangan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas perusahaan berada dalam kategori sangat baik, dengan current ratio dan quick ratio melebihi standar industri. Rasio solvabilitas juga menunjukkan struktur pendanaan yang sehat. Namun, rasio aktivitas seperti perputaran persediaan dan total aset masih rendah, mengindikasikan adanya inefisiensi. Di sisi lain, rasio profitabilitas mengalami perbaikan dari tahun ke tahun, namun masih berada di bawah standar industri. Kesimpulannya, meskipun kondisi keuangan secara umum cukup stabil, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan margin keuntungan untuk memperkuat daya saing keuangannya di masa depan.

Load Distribution On The Expansion Of The Medium Voltage Distribution Network From Single Phase To Three Phase In Gondorio Using Etap 12.0

Enda Wista Sinuraya, Aris Triwiyatno, Bambang Winardi, arnoto arnoto
Abstract: The Gondoriyo 1-phase network has a network length of 3.2 km supplied by a 1-phase network that is charged in phase S on BSB 1. The extent of the service area makes the load on phase S jump high. The measurement results… obtained by the load current during peak load reached a total of 62A. While the load current of the repeater at the time of peak load is phase R of 32A, phase S of 98A, and phase T of 44A. With such conditions, it is necessary to expand the medium voltage distribution network in the Gondoriyo area with the aim of balancing the load on the BSB 1 extension. To facilitate load sharing in the expansion of the Gondoriyo area, the ETAP powerstaion 7.5.0 simulation program is used. which consists of 1 phase simulation before expansion and 3 phase simulation after expansion. From the results of this engineering shrinkage simulation, the total engineering shrinkage value in the 1-phase network before the expansion was 6480 kW, after the network expansion, the total engineering shrinkage changed to 2510.4 kW. With the simulation that has been made, it is expected to produce a load sharing plan that will make it easier for PT PLN (Persero) Rayon Boja to share the load on the network after the expansion.

Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Dividen  Periode Tahun 2017-2021

Wa Ode Fadilla Wahid, Mulyati Akib
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh profitabilitas, leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen. Profitabilitas diukur dengan menggunakan Return On Assets (ROA), leverage… age diwakili oleh Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas dihitung melalui Current Ratio (CR), dan ukuran perusahaan berdasarkan skala total aset. Dalam penelitian ini, kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder, seperti laporan tahunan perusahaan dan dokumen sekuritas. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini menghasilkan 110 data sampel yang diperoleh dari 22 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2021. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) dan leverage (DER) berpengaruh terhadap kebijakan dividen, sedangkan likuiditas (CR) dan ukuran perusahaan (Size) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen.

Comprehensive Analysis of Osh Implementation in Community Health Center Based on Permenkes No. 52 of 2018 in Supporting Accreditation Achievement (A Case Study of Padangsari Community Health Center)

Mambe, Sherly
Abstract: Health workers are 1.5 times higher risk of work accidents compared to other professions, with 90% of incidents occurring in developing countries. WHO noted that 3 million out of 35 million health workers are exposed to… blood pathogens, increasing the risk of HIV (0.4%), HBV (27-37%), and HCV (3-10%). One of Health center accreditation purpose is to makesure safety to both health workers and patient. In 2023, out of 37 health centers in Semarang, 36 health centers (97.3%) achieved “Plenary” accreditation and 1 Health Center (2.7%) achieved “Main” accreditation. The purpous of this study are to To determine the current OSH practice and determine OSH aspect that needs improvement based on Health Ministry Regulation No.52 of 2018. qualitative methods with a case study design. Occupational Safety and Health (OSH) management at Padangsari Health Center was evaluated based on 92 indicators from three main aspects. In the OHS management criteria, 14 out of 23 indicators (60.9%) have been met. For OSH standards, 45 out of 61 indicators (73.8%) have been met. Meanwhile, 8 indicators related to OSH training, reporting, and recording have all been met. Although Padangsari Health Center has achieved "Main" accreditation with an achievement of 72.8%, further efforts are still needed to meet at least 80% of the assessment indicators in order to obtain the highest accreditation, namely "Plenary". It is recommended to improve indicators, especially in improving OHS planning, strengthening supervision, ensuring staff compliance with SOPs, and evaluating the effectiveness of OSH implementation in the future.