Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada materi komponen elektronika aktif dan pasif untuk peserta didik kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Padang.…
ang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket praktikalitas. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik. Validasi oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 86,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi oleh ahli media memperoleh rata-rata persentase sebesar 88,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh peserta didik menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,93% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran komponen elektronika aktif dan pasif di Sekolah Menengah Kejuruan.
Abstract:Di Indonesia, pengeringan sepatu sering bergantung pada sinar matahari yang tidak selalu tersedia, terutama saat cuaca buruk. Penelitian ini mengembangkan alat pengering sepatu berbasis Internet of Things (IoT) yang andal…
l dan efisien. Alat ini dilengkapi pemanas PTC, kipas DC, sensor DHT untuk memantau suhu dan kelembapan, serta sensor beban HX711 untuk mendeteksi kadar air. Sistem fuzzy digunakan untuk mengatur suhu dan kelembapan secara otomatis agar tetap optimal selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan alat ini mampu mengurangi kadar air hingga 99,7% pada suhu 50 °C. Waktu pengeringan bervariasi tergantung bahan sepatu: kain (65% kelembapan) selama 120 menit, kanvas (85,5%) selama 125 menit, dan kulit (91%) selama 145 menit. Alat ini juga mendukung pemantauan dan pengendalian secara real-time melalui aplikasi web berbasis IoT, sehingga memudahkan pengguna dalam mengontrol proses pengeringan sepatu kapan saja dan di mana saja.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran interaktif berbantuan Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Perencanaan dan Instalasi Sistem Audio Video (PISAV) di SMKN 1 Sumatera Barat. Latar…
tar belakang penelitian ini didasari oleh masih dominannya penggunaan media pembelajaran konvensional serta belum tersedianya media pembelajaran interaktif berbasis AR yang mampu membantu siswa memahami materi teknis secara visual dan kontekstual. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan platform Assemblr EDU dengan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahapan Concept, Design, material collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Materi yang difokuskan dalam pengembangan media ini adalah instalasi sistem audio rumah. Uji kelayakan media dilakukan melalui validasi ahli materi dan ahli media, serta uji penerimaan pengguna (User Acceptance Testing/UAT) yang melibatkan siswa kelas XI Teknik Audio Video. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori valid dan layak digunakan. Hasil UAT juga menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat tinggi oleh siswa, sehingga media pembelajaran interaktif berbantuan AR ini dinilai sangat layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran PISAV. Media ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Abstract:PT Pertamina RU V Balikpapan sebagai bagian dari BUMN besar di Indonesia semakin mengandalkan sistem informasi berbasis cloud untuk mendukung operasional bisnisnya, termasuk dalam pengelolaan data logistik, produksi, keuangan,…
angan, dan pelanggan. Namun, ketergantungan terhadap cloud menyebabkan munculnya risiko keamanan yang signifikan seperti data leakage, serangan man-in-the-middle, ransomware, dan akses tidak sah terhadap informasi sensitif. Saat ini, sistem keamanan yang diterapkan di PT Pertamina masih menggunakan enkripsi tradisional seperti SSL/TLS dan enkripsi simetris statis, yang dinilai rentan terhadap serangan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelemahan sistem keamanan data yang ada, mendalami penerapan teknik enkripsi hybrid yang menggabungkan algoritma AES (simetris) dan RSA (asimetris), serta merancang pendekatan enkripsi hybrid yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh tim teknologi informasi PT Pertamina. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode problem-solving melalui tinjauan dokumen internal, analisis studi kasus, dan telaah literatur dari jurnal ilmiah terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode enkripsi hybrid (AES + RSA) berhasil menyeimbangkan antara kecepatan enkripsi dan tingkat keamanan, dengan peningkatan kecepatan enkripsi sebesar 40% dibandingkan penggunaan RSA murni. Implementasi hybrid juga menunjukkan peningkatan keamanan terhadap serangan brute-force dan man-in-the-middle karena kunci sesi tidak disimpan secara terbuka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan platform manajemen kunci terpercaya, penerapan kebijakan key rotation otomatis, serta pelatihan bagi staf TI mengenai praktik keamanan siber terbaik.
Abstract:Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan…
tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Abstract:Kebutuhan spiritual pasien merupakan suatu kebutuhan yang penting akan proses penyembuhan, oleh karena itu perlu adanya peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sebagai pendengar yang baik, memberikan dukungan…
emosional, dan menciptakan lingkungan spiritual, agar orang yang dilayani mampu memahami tentang pengalaman hidup terhadap penyakit dan akan kedekatannya dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan jumlah populasi 117 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan peran perawat dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan mayoritas dengan kategori baik sebanyak 116 responden (99,1%). Diharapkan perawat tetap meningkatkan pemenuhan kebutuhan spiritual pada pasien dalam pelayanan yang tulus, mendengarkan dengan baik, penuh empati serta kasih sayang yang dapat meningkatakan kebutuhan spiritual pasien.
Abstract:Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi, salah satunya ulkus diabetik yang dapat menyebabkan infeksi, amputasi, serta penurunan kualitas hidup. Risiko terjadinya ulkus diabetik meningkat…
ngkat akibat kurangnya pengetahuan mengenai perawatan kaki dan upaya pencegahan ulkus. Tingginya jumlah penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Suokaharjo menunjukkan pentingnya pengetahuan penderita dalam mencegah terjadinya ulkus. Tujuan : bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pencegahan ulkus pada penderita Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah penderita DM yang berkunjung ke Puskesmas Grogol, dengan jumlah sampel 92 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia ≥ 60 tahun 50 orang (54,3%), berjenis kelamin perempuan 71 orang (77,2%), berpendidikan menengah 43 orang (46,7%), lama menderita DM < 5 tahun 53 orang (57,6%), tidak bekerja sebanyak 62 orang (67,4%). Tingkat pengetahuan penderita DM tentang pencegahan ulkus sebagian besar berada pada kategori baik yaitu 51 orang (55,4%), diikuti kategori sedang 29 orang (31,5%) dan kategori buruk 12 orang (13,0%). Mayoritas penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan ulkus diabetik, namun masih diperlukan upaya lebih lanjut pada kelompok yang berpengetahuan sedang dan buruk guna mencegah terjadinya ulkus diabetik.
Abstract:Stroke merupakan penyakit neurologis yang dapat menyebabkan penurunan tingkat kesadaran. Pasien stroke dengan penurunan kesadaran dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan memerlukan intervensi yang tepat untuk membantu…
antu meningkatkan kesadaran. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat digunakan sebagai terapi stimulasi untuk merangsang aktivitas otak dan meningkatkan tingkat kesadaran menggunakan rekaman suara familiar bagi pasien. Mengetahui pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-experimental pretest - posttest design one group without control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 21 pasien stroke. Instrumen penelitian menggunakan Glascow Coma’s Scale. Pengukuran tingkat kesadaran dilakukan sebelum dan setelah diberikan intervensi terapi familiar auditory sensory training (FAST). Analisa data menggunakan analisis univariat meliputi distribusi frekuensi dan tendensi sentral serta dilakukan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai p-value sebesar 0,041 < α 0,05 sehingga disimpulkan ada pengaruh terapi familiar auditory sensory training (FAST) terhadap tingkat kesadaran pasien stroke. Terapi familiar auditory sensory training (FAST) dapat meningkatkan tingkat kesadaran pasien stroke di ruang ICU RSUP Surakarta.
Abstract:Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan psikososial yang sering terabaikan di lingkungan sekolah. Rendahnya aktivitas fisik dan meningkatnya tekanan akademik dapat memicu stres, kecemasan, serta…
a penurunan kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik senam kebugaran jasmani terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 1 Sragen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan control group pretest-posttest design. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Pengukuran kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Continuum–Short Form (MHC–SF). Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol (p = 0,524), sedangkan pada kelompok intervensi terdapat peningkatan signifikan (p = 0,000). Selain itu, hasil Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik senam kebugaran jasmani berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesehatan mental remaja, khususnya dalam menurunkan stres dan meningkatkan suasana hati. Dengan demikian, senam kebugaran jasmani dapat dijadikan intervensi promotif dan preventif dalam menjaga kesejahteraan mental di lingkungan sekolah.
Abstract:Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan…
n kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8 tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).