Search Articles & Publications

Showing 366 articles found for "Variabel"

PENGARUH KETERSEDIAAN LAYANAN TRANSPORTASI SUNGAI TERHADAP TINGKAT AKSESIBILITAS MASYARAKAT ANTAR WILAYAH DI KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU

Hardi Murwansyah
Abstract: Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat menghadapi permasalahan ketimpangan aksesibilitas antar wilayah yang serius, di mana 15 dari 19 desa terletak di seberang Sungai Kapuas tanpa infrastruktur jembatan permanen,… ermanen, sehingga lebih dari 60% mobilitas masyarakat sepenuhnya bergantung pada layanan penyeberangan sampan motor tempel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketersediaan layanan transportasi sungai terhadap tingkat aksesibilitas masyarakat antar wilayah. Landasan teori yang digunakan mencakup teori interaksi wilayah Ullman (1956), teori aksesibilitas Hansen (1959) dan Ingram (1971), serta konsep aksesibilitas sosial-ekonomi Litman (2020). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan paradigma positivistik. Penggalian data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner terstruktur berskala Likert, dan studi pustaka terhadap 90 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin, serta divalidasi melalui triangulasi sumber, metode, waktu, dan teori. Analisis mencakup statistik deskriptif, regresi linear berganda, dan analisis Rasio Volume/Kapasitas (V/C). Hasil penelitian menunjukkan model regresi Y = 4,258 − 0,169X₁ + 0,075X₂ − 0,008X₃ + 1,740X₄ − 0,021X₅ dengan R² = 0,883, yang berarti 88,3% variasi aksesibilitas dijelaskan oleh kelima variabel. Dampak sosial-ekonomi (X₄) merupakan prediktor paling dominan (B = 1,740). Analisis V/C menunjukkan seluruh jalur penyeberangan berada dalam kategori Sangat Longgar (V/C agregat = 0,356), mengindikasikan permasalahan bukan pada defisit kapasitas melainkan kemacetan temporal pada jam puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan aksesibilitas masyarakat di wilayah berbasis sungai memerlukan perbaikan tata kelola operasional, standarisasi keselamatan, dan integrasi kebijakan transportasi sungai dalam dokumen perencanaan formal seperti RTRW dan Rencana Induk Transportasi Kabupaten.

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Vitamin B12 dengan Risiko Malnutrisi pada Pasien Parkinson

Pifianigela Sinaga, Cleonara Yanuar Dini
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko malnutrisi pada pasien Parkinson akibat gejala motorik dan non-motorik yang diperburuk oleh asupan zat gizi makro dan vitamin B12 yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan… ertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik consecutive sampling pada 76 responden. Data dikumpulkan menggunakan formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan kuesioner Mini Nutritional Assessment – Long Form (MNA-LF). Analisis data menggunakan uji Pearson untuk variabel asupan karbohidrat, protein, dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi serta uji Spearman rho untuk variabel asupan lemak dengan risiko malnutrisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara asupan karbohidrat (p=0,001; r=-0,368), asupan protein (p=0,003; r=-0,340), asupan lemak (p=0,003; r=-0,337), dan asupan vitamin B12 (p=0,014; r=-0,282) dengan risiko malnutrisi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya.

Hubungan Aktivitas Fisik dan Konsumsi Junk Food dengan Status Gizi Mahasiswa S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya

Ismatul Karimah
Abstract: Gizi kurang dan gizi berlebih menjadi masalah gizi yang terjadi di indonesia saat ini. Status gizi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu aktivitas fisik dan konsumsi junk food. Pola makan seperti konsumsi&#8230; junk food dapat menyebabkan risiko kelebihan berat badan jika tidak diimbangi dengan adanya aktivitas fisik. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa mahasiswa gizi Universitas Negeri Surabaya tergolong sering mengonsumsi junk food serta memiliki aktivitas fisik rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengatahui hubungan antara aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan status gizi mahasiswa Prodi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan desain Cross-sectional dengan total sampel berjumlah 87 responden. Aktivitas fisik diukur menggunakan IPAQ-SF dan konsumsi junk food diukur menggunakan FFQ. Status gizi diukur menggunakan pengukuran antropometri, kemudian menghitung IMT untuk melihat status gizi responden. Analisis menggunakan uji normalitas berupa Kolmogorov-Smirnov dan uji hipotesis Korelasi Pearson untuk data yang berdistribusi normal dan Spearman Rank untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil uji normalitas pada variabel aktivitas fisik, konsumsi junk food dan IMT yaitu 0,000<0,05, sehingga data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Spearman rank pada aktivitas fisik yaitu 0,140 >0,05, dan hsil uji hipotesis pada konsumsi junk food yaitu 0,733>0,05. Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan status gizi mahasiswa Prodi S1 Gizi Universitas Negeri Surabaya.

Faktor Determinan Kejadian Overweight Dan Obesitas Anak Usia 24 -59 Bulan Di Provinsi Bangka Belitung

Afifa Naura Harahap, Sumardiyono, Nur Hafidha Hikmayani
Abstract: Overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan merupakan masalah gizi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebagai salah satu daerah&#8230; daerah dengan prevalensi overweight dan obesitas balita tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan memanfaatkan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Sampel penelitian berjumlah 584 anak usia 24–59 bulan. Variabel independen meliputi jenis kelamin, riwayat berat badan lahir, kelengkapan imunisasi, serta konsumsi makanan manis, minuman manis, dan makanan berlemak. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik sederhana untuk memperoleh nilai Odds Ratio (OR) dan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi overweight dan obesitas sebesar 11,8%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki berhubungan signifikan dengan kejadian overweight dan obesitas (OR=1,78; IK 95%=1,06–2,98; p<0,05). Sementara itu, riwayat berat badan lahir, kelengkapan imunisasi, serta konsumsi makanan manis, minuman manis, dan makanan berlemak tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki merupakan faktor determinan utama kejadian overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diperlukan intervensi gizi preventif sejak dini yang terintegrasi dengan pemantauan pertumbuhan balita.

Pengaruh Kompetensi, Teknologi Informasi, Independensi, Dan Skeptisisme Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik Di Jakarta

AndarSaragih, Andar, Manurung, Jamal, Rusly, Ananda, Malau, Melinda
Abstract: Studi ini dilakukan guna menganalisis bagaimana kompetensi, teknologi informasi, independensi, serta skeptisisme memengaruhi kualitas audit di Kantor Akuntan Publik wilayah Jakarta. Mutu audit sendiri diartikan sebagai kapabilitas&#8230; apabilitas seorang auditor untuk menemukan kecurangan (fraud) dalam laporan keuangan nasabah. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif asosiatif yang dipadukan dengan metode penarikan sampel bertujuan (purposive sampling), sehingga diperoleh 56 auditor sebagai sampel. Data dihimpun dengan mendistribusikan kuesioner, baik secara online maupun konvensional (tatap muka). Selanjutnya, data tersebut diolah lewat analisis regresi linear berganda memanfaatkan software SPSS versi 32. Hasil temuan menunjukkan bahwa secara parsial hanya independensi yang terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan kompetensi, teknologi informasi, dan skeptisisme tidak terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel independen tidak berpengaruh positif terhadap kualitas audit.

Analisis Kepemilikan Manajerial, Audit Tenure, Ukuran Kantor Akuntan Publik, Dan Audit Report Lag Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Consumer Services Di BEI Periode Tahun 2022-2024

Saragih, Andar, Silalahi, Rahel Marisa Lawra, Sianturi, Simon Veres, Malau, Melinda
Abstract: Penelitian ini bertujuan menguji dan mengevaluasi dampak dari audit tenure, ukuran Kantor Akuntan Publik, kepemilikan manajerial, serta audit report lag terhadap tingkat integritas laporan keuangan. Objek yang dipilih yaitu&#8230; itu perusahaan pada sektor consumer services yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2022 hingga 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, riset ini mengumpulkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diunduh dari laman resmi BEI. Pemilihan sampel ditentukan lewat metode purposive sampling, sehingga diperoleh total 22 perusahaan pemenuh kriteria dengan jumlah observasi sebanyak 66 data pengamatan. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik regresi linear berganda berbantuan perangkat lunak SPSS versi 32. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kepemilikan manajerial tidak memberikan kontribusi positif maupun signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Sebaliknya, audit tenure terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, ukuran Kantor Akuntan Publik dinilai tidak memiliki pengaruh signifikan. Hasil serupa juga ditemukan pada variabel audit report lag yang menunjukkan ketiadaan pengaruh positif serta signifikan terhadap integritas laporan keuangan. Apabila diuji secara bersama-sama (simultan), keempat variabel independen tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat integritas laporan keuangan.

Tren Pola Hidup Sehat Masa Kini Terhadap Kesehatan Mental Dan Fisik Generasi Z

Arzu Akhund Zada, Desy Safitri, Sujarwo
Abstract: Penelitian ini berjudul tren pola hidup sehat masa kini dikaitkan dengan kesehatan mental dan fisik pada generasi z. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tren pola hidup sehat dengan kesehatan mental dan&#8230; fisik pada generasi z. Dengan menggunakan metode Systematic  Literature Review, data dikaji melalui jurnal-jurnal penelitian serta artikel  terkait variabel pola hidup sehat, kesehatan mental, dan kesehatan fisik baik nasional maupun  internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hidup sehat dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik terutama bagi generasi z. Artinya kesehatan mental dan fisik dapat diperbaiki apabila individu menerapkan pola hidup sehat. Melakukan aktivitas fisik, kualitas tidur yang baik, dan menjaga asupan makan merupakan bentuk-bentuk dari penerapan pola hidup sehat. Artikel ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi generasi z bahwa pola hidup sehat harus berkelanjutan guna memperoleh kesehatan mental dan kesehatan fisik yang optimal.

Dampak Kinerja Saham Syariah, Sukuk, Dan Reksadana Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2016-2024

Aulia Rahmi Ma’rifah, Riskayanto
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pasar modal syariah yang diwakili oleh variabel Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode dalam penelitian ini&#8230; menggunakan metode kuantitatif dengan jenis data sekunder. Sumber data diperoleh dari lapotran statistik website resmi OJK dan BPS. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini VAR/VECM untuk melihat pengaruh jangka panjang dan jangka pendek pada variabel yang diteliti, menggunakan data triwulan dari tahun 2016-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel Saham Syariah, Sukuk, dan Reksadana Syariah berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sedangkan dalam jangka pendek variabel Sukuk berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sementara variabel Saham Syariah dan Reksadana Syariah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi serta mengembangkan kajian dengan menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Analisis Pengaruh ROA, ROE, DER dan EPS terhadap Harga Saham Lembaga Keuangan Syariah yang terdaftar di BEI Periode 2022 – 2024

Putri Intan, Sutan Emir Hidayat
Abstract: Pertumbuhan saham dalam Daftar Efek Syariah (DES) ditentukan melalui evaluasi OJK dan penelaahan insidentil berdasarkan kriteria syariah yang ketat. Perusahaan layak masuk daftar ini jika memiliki bisnis utama yang halal,&#8230; , rasio utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset, serta proporsi pendapatan non-halal tidak melebihi 10% dari total pendapatan. Menjaga nilai perusahaan di pasar modal sangat krusial untuk menjamin kelancaran operasional dan menjaga kepercayaan investor. Melalui pemberian capital gain dan dividen yang maksimal, perusahaan dapat memperkuat hubungan dengan investor yang berdampak positif pada peningkatan kinerja. Selain itu, investor dapat memantau kesehatan perusahaan secara berkala melalui berbagai indikator penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ROA, ROE, DER dan EPS terhadap harga saham lembaga keuangan syariah yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel menggunakan software Eviews 12, di mana data yang dianalisis berasal dari laporan keuangan bulanan tujuh perusahaan sektor keuangan syariah yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah (DES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, yang berarti bahwa peningkatan ROA dan EPS cenderung diikuti oleh kenaikan harga saham. Sebaliknya, ROE dan DER menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa kenaikan nilai ROE dan DER justru berkorelasi dengan penurunan harga saham. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan bahwa faktor-faktor fundamental perusahaan berperan penting dalam menentukan pergerakan harga saham lembaga keuangan syariah.

Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya

Friza Adiva, Liling Listyawati, Damajanti Sri Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan menguji dan menjelaskan pengaruh kondisi lingkungan kerja serta tingkat disiplin kerja terhadap performa pegawai pada Divisi Logistik Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Studi menggunakan&#8230; kan pendekatan kuantitatif dengan rancangan asosiatif kausal untuk melihat hubungan sebab-akibat antarvariabel. Jumlah populasi tercatat 66 orang, kemudian ditentukan sampel sebanyak 57 responden melalui perhitungan rumus Slovin dan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda berbantuan perangkat lunak SPSS. Seluruh instrumen terbukti valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,957. Pengujian asumsi klasik menunjukkan data memenuhi syarat normalitas serta tidak ditemukan gejala multikolinearitas maupun heteroskedastisitas. Secara parsial, lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja (t = 9,034; sig = 0,000), demikian pula disiplin kerja (t = 6,478; sig = 0,000). Secara simultan kedua variabel juga berpengaruh signifikan (F = 60,828; sig = 0,000). Nilai R² sebesar 0,692 mengindikasikan bahwa 69,2% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja dan disiplin kerja. Artinya, perbaikan kualitas lingkungan kerja dan konsistensi penerapan disiplin menjadi elemen penting dalam peningkatan kinerja unit logistik.