Search Articles & Publications

Showing 3587 articles found for "Serta"

Sistem Pembayaran Di Indonesia

Al Karimatus Sa’idah, Rini Puji Astuti, Bahrur Rosi, Selvina Risqi Nurhasanah
Abstract: Sistem pembayaran adalah sebuah sistem yang di dalamnya terdapat seperangkat aturan kontrak perjanjian fasilitas dan mekanisme operasional yang digunakan untuk mengirim dan menerima pembayaran serta memenuhi kewajiban pembayaran… pembayaran di mana melalui pertukaran antar individu, bank dan institusi lainnya baik domestik maupun lintas batas antar negara.Alat pembayaran berkembang sangat pesat dan maju saat ini jika kita melihat kebelakang awal mula alat pembayaran dikenal dengan sistem barter atau antar barang yang diperjualbelikan di era pra moderen. Dalam perkembangannya mulai dikenal satuan tertentu yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang disebut uang hingga saat ini uang masih menjadi salah satu alat pembayaran utama yang berlaku di masyarakat.selanjutnya alat pembayaran terus berkembang dari alat pembayaran tunai alat pembayaran non tunai Seperti alat pembayaran berbasis kertas misalnya cek dan bilyet Giro Selain itu dikenal juga alat pembayaran paperless seperti transfer dana elektronik dan alat pembayaran memakai kartu.

Analisis Pengaruh Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Tingkat Keselamatan Dan Keamanan Di Daerah Sisi Udara

Nabila Inayah, Putri Calista Nursyaf, Kardi
Abstract: Apron Movement Control (AMC) adalah staf Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat, lalu lintas kendaraan,… , pergerakan penumpang, dan pemantauan kebersihan di area sisi udara, serta pencatatan data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan antara lain untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam kegiatan penerbangan serta menumbuhkan kedisiplinan di antara pengguna jasa, yang dapat mempengaruhi aktivitas di sisi udara. Aspek pengawasan sangat penting karena keselamatan dan keamanan di sisi udara melibatkan banyak hal di sekitarnya, seperti penumpang, personel penerbangan, serta pesawat yang sedang beroperasi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Unit AMC terhadap tingkat keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Unit AMC sangat berpengaruh dalam menjamin keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Unit AMC melakukan fungsi pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara serta berkoordinasi dengan pihak terkait dengan penanganan pesawat udara, dimana hal tersebut dapat memengaruhi operasional di sisi udara. Seperti yang diketahui, keamanan daerah di sisi udara sangatlah penting untuk mencapai keselamatan seluruh pengguna sisi udara dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Analisis Kinerja Unit AMC Dalam Pengawasan Kelayakan GSE Di Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Lintang Adyuta Daniswara, Alwazir Abdusshomad
Abstract: Unit Apron Movement Control bertugas melakukan pengawasan di area apron guna menjamin keselamatan dan keamanan di area sisi udara. Sisi udara adalah bagian penting dari bandar udara yang wajib mendapat pengawasan untuk memastikan… emastikan pergerakan kendaraan yang beroperasi di area tersebut berjalan semestinya. Kedisiplinan di area apron erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang dilakukan Unit AMC. Selain itu, peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara (GSE) yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Penggunaan GSE yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi keselamatan dan keamanan daerah di sisi udara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dilakukan Unit Apron Movement Control dalam pengawasan kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, Unit AMC menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh petugas GSE, seperti kendaraan yang tidak layak beroperasi serta pengemudi kendaraan yang tidak membawa pas bandara. Selain itu ditemukan juga beberapa kendaraan yang terparkir tidak pada tempatnya, seperti di No Parking Area (NPA) dan di bawah fixbridge. Untuk itu, dilakukan evaluasi kinerja unit AMC dalam melakukan pengawasan kelayakan GSE di area apron, yaitu dengan menggunakan metode MBO (Management by Objectives) berdasarkan planning, monitoring, dan reviewing.

Faktor Pencapaian Nilai Kenyamanan Tingkat Pelayanan Di Bandara: Rambu, Sistem Informasi, Dan Kualitas Pelayanan

Alamsyah Pandu Yudhya Tama, M Ismal Fikri
Abstract: Sistem yang mengelola keberangkatan, transit, dan kedatangan penumpang di bandar udara dikenal sebagai Sistem Informasi Tampilan Penerbangan (FIDS). FIDS berkolaborasi dan memberikan informasi penerbangan yang akurat dengan… gan memanfaatkan fasilitas jaringan komputer yang ada di bandar udara. Kualitas pelayanan di bandar udara sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik dari produk maupun jasa serta memastikan penyampaian yang cepat untuk memenuhi harapan pelanggan. Rambu bandar udara, yang berfungsi sebagai penunjuk arah, harus memastikan penumpang tidak kehilangan informasi tentang fasilitas mana yang harus mereka tuju. Dalam hal kenyamanan penumpang, FIDS, kualitas pelayanan, dan papan tanda sangat memengaruhi tingkat kenyamanan penumpang. Dengan mengetahui status penerbangan, rencana penerbangan, informasi gerbang keberangkatan, dan informasi lainnya, sistem FIDS membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Peranan Kebanksentralan Dalam Menjaga Stabilitas Keuangan

Junnita Wanda Herawati, Rini Puji Astuti, Imada Wiken Al Khildina, Wasiatul Hasanah
Abstract: Fluktuasi perekonomian dunia terus berlangsung seiring dengan guncangan ekonomi yang disebabkan oleh negara-negara yang dikenal sebagai kekuatan besar Membawa dampak yang cukup besar terhadap perekonomian indonesia tekanan… an dan resiko terhadap perekonomian domestik juga berdampak serius pada nilai tukar rupiah , menurun nya keyakinan pelaku ekonomi serta terjadi peningkatan pada sektor kooprasi harus segera dicegah karena apabila tidak segera ditangani maka menimbulkan dan dapat berakibat pada kondisi melemahnya sektor pertumuhan ekonomi. Sedangkan tujuan nya adalah  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan  mendukung  pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Kebijakan moneter melibatkan pengaturan jumlah uang yang beredar,  suku  bunga,  dan  ketersediaan  kredit  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Bank sentral memiliki peran kunci dalam sistem keuangan  suatu  negara,  termasuk  pengendalian  kebijakan  moneter,  menjaga  stabilitas sistem keuangan, dan memberikan dukungan pada stabilitas nilai mata uang. Kebanksentralan memiliki beberapa peran kunci dalam sistem keuangan suatu negara. Peran-peran ini meliputi pengendalian kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung stabilitas nilai mata uang seperti ketidakstabilan sistem keuangan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang merugikan, seperti: 1. Transmisi kebijakan moneter terganggu, sehingga kebijakan moneter menjadi tidak efektif. 2. Fungsi intermediasi tidak berjalan dengan baik, karena alokasi dana yang tidak tepat menghambat pertumbuhan ekonomi. 3. Ketidakpercayaan publik terhadap sistem keuangan, yang sering kali diikuti oleh perilaku panik investor untuk menarik dana mereka, sehingga mendorong terjadinya kesulitan likuiditas.

Hubungan Antar Keuangan Neraca Bank Sentral Dan Neraca Pembayaran Internasonal

Rizza Agustin, Rini Puji Astuti, Dian Herni Fidayah
Abstract: Bertujuan untuk menganalisis hubungan keuangan neraca bank sentral dan beraca pembayaran internasional. Keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional adalah dua aspek yang memiliki peran penting dalam stabilitas… tas keuangan suatu negara dan hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang negara, pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional menjadi sangat penting  Perubahan dalam keuangan bank sentral dapat berdampak pada neraca pembayaran internasional suatu negara, sedangkan perubahan dalam neraca pembayaran internasional dapat mempengaruhi keuangan bank sentral. Hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional memiliki peran yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan suatu negara dan mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang suatu negara, keuangan bank sentral melibatkan aspek keuangan institusi tersebut. Pengelolaan neraca bank sentral melibatkan pengawasan dan pengendalian terhadap neraca keuangan bank sentral. Analisis Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral melibatkan analisis dan pemahaman tentang aspek keuangan yang terkait dengan bank sentral suatu negara. Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu. serta implikasinya terhadap stabilitas keuangan bank sentral penting dalam pembahasan keuangan bank sentral. serta implikasinya terhadap kesehatan keuangan bank sentral dan kebijakan moneter  Kebijakan Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral berhubungan erat dengan kebijakan moneter dan kebijakan keuangan secara keseluruhan  Pembahasan tentang keuangan bank sentral juga melibatkan analisis kebijakan yang terkait dengan pengelolaan aset dan kewajiban, dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keuangan Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu.

Implementasi Digital Currency Oleh Bank Sentral: Peluang Dan Tantangan

Aprilia Cahya Mutiara, Rini Puji Astuti, Susilowati Rahayuningsih, Annisak Isnaeni Rusmiyanti
Abstract: Uang menurut ilmu ekonomi merupakan sebuah alat tukar yang dapat diterima secara umum. Objek tukar dapat berupa benda atau jasa yang dilakukan oleh masyarakat. Uang merupakan bagian penting dalam kehidupan, segala sesuatu… u yang berkaitan dengan transaksi jual beri barang atau jasa sangat erat kaitannya dengan uang. Uang juga menjadi tolak ukur dalam menentukan kebijakan moneter di seluruh dunia. Perkembangan di era digitalisasi, perputaran ekonomi dan perubahan perilaku manusia yang semakin meningkat berpengaruh pada konsep uang yang berangsur-angsur mengalami perubahan, dimulai dari sistem burter hingga dicetak uang yang berbentuk logam dan kertas yang digunakan sebagai alat tukar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi serta peluang dan tantangan Digital Currency atau rupiah digital yang merupakan sebuah cetusan model uang baru dalam bentuk digital yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia baru-baru ini yaitu uang rupiah digital yang dibentuk dengan menggunakan teknologi block chain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Pengembangan UMKM: Memperkuat Efektivitas Kebijakan Moneter Dan Bauran Kebijakan BI untuk Mencapai Stabilitas Nilai Rupiah

M. Rosi, M. Awwibi Maulana
Abstract: Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan prioritas dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam konteks ini, kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) memiliki dampak signifikan terhadap UMKM, melalui pengaturan… gaturan suku bunga, ketersediaan kredit, nilai tukar mata uang, inflasi, dan likuiditas pasar. Bauran kebijakan BI untuk menjaga stabilitas nilai Rupiah mencakup berbagai instrumen, termasuk kebijakan suku bunga, intervensi pasar valuta asing, operasi pasar terbuka, kebijakan makroprudensial, pengelolaan cadangan devisa, kebijakan moneter non-konvensional, dan kerjasama internasional. Melalui implementasi kebijakan tersebut, BI berupaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan meningkatkan akses keuangan serta kapasitas manajerial UMKM.

Teori Bank Sentral Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

Dian Zahra Izzati, Novita Nur Aprianti, Fritzy Nur Ardli, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank sentral memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara. Sebagai otoritas moneter, bank sentral memiliki kewenangan menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memengaruhi likuiditas… dan suku bunga di pasar uang, yang berdampak pada perbankan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengkaji teori dan praktik operasional bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan termasuk dalam mandat ekonomi mikro, terkait fungsinya menjaga kestabilan harga serta mengejar pertumbuhan ekonomi. Praktik operasionalnya meliputi kebijakan moneter, penyediaan jaring pengaman keuangan, pengawasan perbankan, manajemen krisis, dan koordinasi kebijakan. Teori-teori seperti intermediasi keuangan, informasi asimetris, dan independensi bank sentral melandasi operasional tersebut. Disimpulkan bahwa kebijakan dan operasi bank sentral dalam bidang ini terus berkembang seiring kompleksitas sistem keuangan global.

Kualitas Pelayanan Penerbitan Izin Pendirian Apotek Dan Toko Obat Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tasikmalaya

Susi Rahmawati, Ani Heryani, Andi
Abstract: Permasalahan proses pelayanan yang tidak sesuai Standar Operasional Pelayanan yang seharusnya memakan waktu tujuh hari namun memakan waktu hingga satu bulan, serta kurangnya respon petugas dalam memberikan pemahaman edukasi… asi tentang pelayanan menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Kualitas pemberian izin pendirian apotek dan toko obat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya menjadi subjek penelitian ini. Dalam eksplorasi ini pencipta menggunakan hipotesis Zeithaml dan Hardiansyah yang terdiri dari 5 aspek, yakni Unmistakable, Dependability, Responsiveness, Konfirmasi, dan Simpati. Pemeriksaan ini menggunakan strategi eksplorasi grafis subjektif dengan metode pengumpulan informasi melalui pertemuan, studi persepsi dan dokumentasi. Triangulasi sumber digunakan untuk teknik keabsahan data, dan wawancara dengan informan digunakan untuk metode pengumpulan data. Penulis mengambil kesimpulan, berdasarkan temuan di lapangan, bahwa kualitas pelayanan Pelayanan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya sudah sangat baik. Namun dari sisi kualitas pelayanan yang diukur dengan indikator nyata, masih terdapat permasalahan antara lain masyarakat kesulitan dalam mendapatkan informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi. Masyarakat belum memahami bagaimana konsep dan sistem dapat berjalan dengan baik. Dari segi kualitas administrasi, masih belum adanya sosialisasi dari pemerintah terkait perizinan administrasi ke daerah yang bersangkutan. Indikator Daya Tanggap masih belum optimal karena masih terdapat kecerobohan waktu reaksi dalam proses administrasi permohonan perizinan yang saat ini tertuang dalam pedoman fungsional bantuan yang telah ditetapkan. Penyebab keterlambatan proses permohonan perizinan layanan harus kita perhatikan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitasnya dan memastikan kepatuhannya terhadap Standar Operasional Pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Perizinan Apotek dan Toko Obat