Search Articles & Publications

Showing 380 articles found for "Emon"

Rancang Bangun Sistem Posyandu Pintar Berbasis Web Di Posyandu Puspa Indah 2 Kota Tangerang Selatan

Gilbran Sarafi, G., Muhammad Afrizal Yusni, Muhammad Ikhsan, Jupron Gatana
Abstract: Posyandu ialah layanan kesehatan masyar akat yang berperan krusial dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, serta lansia. Di Posyandu Puspa Indah 2 Kota Tangerang Selatan, pengelolaan data masih memakai buku register… r dan KMS secara manual sehingga pencatatan maupun pencarian data berlangsung kurang efisien serta rentan terjadi kesalahan dan kehilangan data. Kajian ini ditujukan guna merancang serta membangun Sistem Posyandu Pintar berbasis web yang mendukung pengelolaan data secara digital serta terintegrasi. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, serta studi pustaka. Sistem dilakukan pengembangan memakai framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta Bootstrap menjadi antarmuka pengguna. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem yang dibangun bisa membantu kader Posyandu mengelola data balita, lansia, kader, serta pemeriksaan kesehatan secara lebih cepat dan akurat, sekaligus memudahkan pembuatan laporan otomatis. Hasil pengujian juga mengindikasikan tiap fitur utama, meliputi login, tambah data, ubah data, hapus data, serta cetak laporan, berfungsi selaras keperluan pengguna. Integrated Health Post (Posyandu) is a public health service that plays a crucial role in monitoring the health of pregnant women, toddlers, and the elderly. However, data management at Posyandu Puspa Indah 2 in South Tangerang City is still done manually using register books and Health Cards (KMS). This slows down the recording and retrieval process and risks errors and data loss. This reserach was conducted to design and develop a web-based Posyandu Pintar system that facilitates integrated and digitalized data management. The research utilized observation, interviews, and literature review as the primary data collection methods. The system was developed using the Laravel framework, PHP as the programming language, MySQL as the database management system, and Bootstrap for interface design. The results demonstrate that the system effectively supports Posyandu cadres in managing toddler data, the elderly, cadres, and health checks more quickly and accurately, while simplifying the automated reporting process. Testing results show that all key features, such as logging in, adding data, editing data, deleting data, and printing reports, function well according to user needs.

Pembelajaran Akidah-Akhlak Dengan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta

Wafiq Azizah, M. Ridwan Nur, Rita Puspita, Abdullah Abdullah
Abstract: Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam… lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif. The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.

Implementasi Exercise Intradialisysis Untuk Mengurangi Kram Otot Pada Pasien Yang Sedang Menjalani Hemodialisis

Erina Widayanti, Sriyati
Abstract: Penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi di dunia. Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan hilangnya fungsi ginjal untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan… an elektrolit sehingga ginjal mengalami penurunan secara bertahap dengan menifestasi darah mengalami penumpukan sisa metabolik. Salah satu penanganan agar hemodinamik pasien tetap stabil adalah terapi sementara dengan hemodialisis. Hemodialisis dapat menyebabkan kram otot, oleh karena itu diperlukan latihan intradialytic exercise untuk dapat mencegah serta mengatasi kram selama proses hemodialisa. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien CKD dengan kram otot selama hemodialisa. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional) yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan kajian rekam medis pasien. Hasil: dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien mengeluh mengalami kram otot selama menjalani hemodialisa. Diagnosa utama keperawatan pada pasien kram otot pada saat menjalani hemodialisa adalah nyeri akut berhubungan dengan ketidakseimbangan elektrolit. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosa nyeri akut berhubungan dengan ketidakseimbangan elektrolit dilakukan selama 3 hari, intervensi keperawatan diharapkan masalah keperawatan tersebut teratasi. Kesimpulan: asuhan keperawatan yang terencana dan terintegrasi mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap keberasilan penanganan nyeri akut pada pasien kram otot saat menjalani hemodialisa melalui edukasi dan demonstrasi.

The Practice of Religious Plurality in The Indonesian National Army

Suwarno, Didik, Ma'sumah, Siti, Basit, Abdul
Abstract: This paper discusses the practice of religious plurality within the Indonesian Armed Forces. To support the main task of soldiers and the success of the task, they are equipped with faith and purity, good moral values and… d noble character. Religion has a significant role in supporting military tasks. Data collection techniques in this study used observation then, followed by interviews. Forms behaviour The TNI AD in maintaining harmony between members of different religions includes anjangsana, working together to achieve common goals in religion, sympathy and empathy, tolerance and mutual respect. Adaptation conducted interfaith religious packed reasonably. Goal TNI AD attachment is the goal achieved that is harmony and tolerance Inter-religion. Function Integration TNI AD is carried out by issuing governing policies about members of TNI AD, which religious Islam, Christian, Hindu and Buddhist for holding religious ceremonies simultaneously on the day and at the time same. That is day Friday o'clock 18.30 WIB. The system of Latent Maintenance, which the Indonesian Army maintains, improves individual motivation and the cultural patterns that create and maintain the motivation.

Character Education and Implementation in Learning at MAN 1 Banjarmasin

Tamjidnor, Tamjidnor
Abstract: The purpose of this study was to find out how MAN 1 Banjarmasin implements character education in learning, and to determine the factors that influence character education in MAN 1 Banjarmasin learning. This research is… descriptive and qualitative research. The object of this research amounted to 6 people, including the head of the madrasa, waka of the course, several teachers, and several students. Using data collection techniques from interviews, observation, and recording. The results of the research of MAN 1 Banjarmasin on the implementation of character education in learning include learning planning and learning implementation. At the lesson plan stage, the teacher includes various characters in the lesson plan to be applied in learning. At the implementation stage of learning, the teacher internalizes character values in the initial, core, and final activities aimed at developing student character. There is a kind of stimulus or interactive stimulus in the learning process, its function is to instill personality in the learning process. In the implementation stage of learning, teachers also use various methods to shape students' character, namely exploring children's knowledge and skills through lectures, discussions, demonstrations, and questions and answers, and they use scientific methods to make the learning process more focused on student activities. student character formation. Only then can the implementation of character education in language learning be carried out properly. There are two factors that influence the implementation of character education learning at MAN 1 Banjarmasin, namely supporting factors and inhibiting factors. Supporting factors include activities carried out in religious schools to support the successful formation of student character and school environmental conditions. Inhibiting factors include the time of learning implementation, students or students from different backgrounds, and lesson plans.

Model Hybrid Fuzzy-Weighted Product Evaluasi Kinerja Honorer

Lia Umbari Putri, Rolly Yesputra, Jeperson Hutahaean
Abstract: Evaluasi kinerja pegawai honorer di instansi publik seringkali bergantung pada penilaian linguistik yang subjektif, sehingga memicu bias penilai dan keterbatasan akuntabilitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian… n ini mengusulkan model hibrida Fuzzy-Weighted Product. Logika Fuzzy diterapkan untuk mentransformasikan istilah linguistik menjadi Triangular Fuzzy Numbers (TFN) dan skor tegas (crisp), sementara metode Weighted Product digunakan untuk mengagregasikan skor tersebut berdasarkan bobot multi-kriteria. Model ini dievaluasi melalui studi kasus yang melibatkan sepuluh pegawai honorer berdasarkan lima kriteria: disiplin, tanggung jawab, kualitas kerja, kerja sama, dan inisiatif. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model hibrida ini berhasil meminimalkan subjektivitas penilai dan menghasilkan perengkingan yang dapat direproduksi secara matematis. Analisis sensitivitas mengonfirmasi stabilitas hasil peringkat akhir, sehingga model Hibrida Fuzzy Weighted Product yang diusulkan ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai kerangka kerja utama dalam sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja di sektor publik.   Performance evaluation of honorary employees in public institutions often relies on subjective linguistic assessments, leading to evaluator bias and limited accountability. To address this, this paper proposes a Hybrid Fuzzy-Weighted Product (Fuzzy-Weighted Product) model. Fuzzy Logic is adopted to transform linguistic terms into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) and crisp scores, while the Weighted Product method aggregates these scores based on multi-criteria weights. The model was evaluated using a case study of ten honorary employees across five criteria: discipline, responsibility, work quality, cooperation, and initiative. The experimental results demonstrate that the hybrid model successfully minimizes evaluator subjectivity and delivers mathematically reproducible rankings. A sensitivity analysis confirms the stability of the final rankings, making the proposed Hybrid Fuzzy–Weighted Product model highly suitable as a core framework for decision-support systems in public sector performance appraisal.

The Role Of Mothers As Agents Of Enculpturation Of Masculinity In Boys Of Nias Ethnicity In Tegal Sari Mandala II Village, Medan Denai District

Jefrin Milhham Hia, Rosramadhana
Abstract: This study aims to determine the role of mothers as agents of masculinity enculturation for Nias ethnic boys. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach, data collected through participatory observation,… vation, in-depth interviews, and documentation of Nias ethnic mothers and boys. The results show that the role of mothers as agents of masculinity enculturation in Nias ethnic boys in Tegal Sari Mandala II Village emphasizes the instilling of masculine values through daily care that is appropriate to the context of urban life. Mothers instill the value of courage by accustoming children to dare to speak, appear, and defend the truth, while building strength through emotional control and assertiveness to be able to face pressure, develop resilience through independence, discipline, and adaptability, and teach leadership through responsibility, decision-making, and the application of traditional leadership values such as si'ulu and si'ila. The main challenges faced by mothers include the stubbornness of children, the limited role without a husband figure for single parents, and the negative influence of social media and diverse urban environments. Mothers make various efforts to overcome these obstacles by implementing a firm but loving parenting style, providing motivation when children experience failure, and involving other male family members such as uncles or church members to provide advice. The implementation of traditional Nias ethnic masculinity values is still attempted through oral narratives, the use of digital technology to demonstrate the Fahombo (Stone Jumping) tradition, and the involvement of boys to attend and witness various Nias ethnic traditions in urban areas to maintain their ethnic identity amidst modernity

Bimtek Pengenalan Teknologi Cloud Computing Berbasis Docker untuk Guru di SMK Negeri 1 Tanjung Raya

Rahayu Trisetyowati Untari, Faiza Rini, Thomson Mary
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Raya dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi Cloud Computing berbasis Docker.… r. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep cloud, rendahnya keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi containerization, serta belum tersedianya modul pembelajaran yang aplikatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan Docker Desktop dan Docker CLI. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep Cloud Computing, prinsip containerization, instalasi Docker, serta pembuatan container aplikasi web sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian ketercapaian kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mampu memahami konsep dasar Cloud Computing dan menjalankan container aplikasi sederhana menggunakan Docker. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pembelajaran berbasis Docker yang dapat digunakan sebagai panduan pengajaran di sekolah. Dengan demikian, kegiatan bimtek ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas guru SMK dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi dan tuntutan dunia industri.

Sosialisasi Penerapan IoT (Internet of Things) Dalam Kehidupan Sehari-hari Di SMKN 4 Payakumbuh

Agus Nur Khomarudin, Rina Novita, Romy Aulia, Sania Maylani, Limei Saputra Lase, Fitri Aisah Pohan
Abstract: Teknologi (Internet of Things) IoT dalam kehidupan sehari-hari semakin menjadi sorotan karena besarnya potensi dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi… di kalangan siswa SMKN 4 Payakumbuh, terkusus dalam menghadapi era digital dan Revolusi Industri 4.0. Melalui kegiatan ini siswa dikenalkan dengan konsep IoT, manfaat IoT dan juga penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi dilakukan melalui presentasi interaktif, demonstrasi perangkat berbasi IoT, dan diskusi terbuka sehingga siswa dapat memahami teknologi secara langsung dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukan bahwa sebagian besar peserta memiliki minat yang tinggi untuk mempelajari IoT lebih lanjut dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang cara kerja serta potensi pengaplikasiannya. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong semangat inovasi dan kesiapan siswa dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi IoT di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Membangun Kreativitas Dan Jiwa Wirausaha Siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran Melalui Pelatihan Canva

Mardalius, Rika Nofitri, Bela Astuti
Abstract: Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas serta jiwa wirausaha yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Siswa Madrasah Aliyah sebagai generasi… asi muda perlu dibekali keterampilan praktis yang dapat mendukung kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kreativitas dan menumbuhkan jiwa wirausaha siswa Madrasah Aliyah Al Washliyah Kisaran melalui pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan produk desain seperti poster promosi, konten media sosial, dan desain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep desain visual, kemampuan menghasilkan karya kreatif berbasis digital, serta munculnya minat untuk memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang usaha. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi digital siswa, tetapi juga menanamkan pola pikir kreatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang, sehingga mendukung pembentukan karakter wirausaha sejak dini.