Search Articles & Publications

Showing 4781 articles found for "Data"

Budaya Organisasi sebagai Faktor Kunci dalam Pengembangan Organisasi

Susilowati
Abstract: Budaya organisasi merupakan elemen fundamental yang berperan penting dalam menunjang keberlangsungan dan pengembangan organisasi. Budaya organisasi yang positif mampu membentuk nilai bersama, meningkatkan komitmen, serta… menjadi pedoman perilaku bagi anggota organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sebaliknya, budaya organisasi yang negatif dapat menghambat kinerja dan perkembangan organisasi karena bertentangan dengan nilai dan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi terhadap pengembangan organisasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan media daring yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap proses pengembangan organisasi melalui pembentukan pola interaksi sosial, internalisasi nilai, serta mekanisme adaptasi organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan. Budaya organisasi juga berfungsi sebagai proses berkelanjutan yang diwariskan dari generasi ke generasi dan berorientasi pada pemecahan masalah secara kolektif. Dengan demikian, penguatan budaya organisasi yang konstruktif menjadi strategi penting dalam menciptakan pengembangan organisasi yang berkelanjutan.

Pengembangan Platform Geospasial Untuk Pemetaan Potensi Market Share Indosat Di Sektor Kesehatan Dan Agribisnis Lampung

Muhammad Faiz Maulana, Deni Fikari
Abstract: Provinsi Lampung memiliki potensi besar pada sektor kesehatan dan perkebunan sebagai target pemasaran layanan Business to Business (B2B) PT Indosat Tbk. Namun, pengelolaan data lokasi yang belum terintegrasi menyulitkan… visualisasi dan analisis potensi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web guna memetakan persebaran rumah sakit dan perusahaan perkebunan di Provinsi Lampung. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Sistem dibangun dengan PHP Native, MySQL, serta Leaflet.js yang terintegrasi dengan Google Maps API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyajikan informasi spasial secara interaktif dan membantu Divisi Sales B2B dalam menentukan wilayah pemasaran yang lebih efektif.

Keanekaragaman Ikan Air Tawar Kalimantan dalam Perspektif Teknologi Akustik dan Konservasi

Chotimah, Husnul, Suhartini, Manis Suharjo, Yuli Pitriah, Nur Zulma Komala Sari, Nur Azizah Sapta Gunarti, Siti Delima Auliya Darismah, Zesika Ananta, Melinda Handayani, Adinda Dwi Nurvani, Ririn Dwi Ariyanti, Ika Kartika Tambun, Utin Aulyatun Nisya
Abstract: Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman ikan air tawar yang tinggi, termasuk banyak spesies endemik yang memiliki peran ekologis dan nilai konservasi penting. Namun, tekanan antropogenik seperti… erti degradasi habitat, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan terus mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman ikan air tawar Kalimantan serta implikasi konservasinya dalam perspektif teknologi akustik sebagai pendekatan pemantauan sumber daya ikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang membahas keanekaragaman, distribusi, status konservasi ikan air tawar Kalimantan, serta penerapan teknologi akustik dalam survei perikanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perairan tawar Kalimantan memiliki keragaman spesies ikan yang tinggi dengan keberadaan sejumlah spesies endemik yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Teknologi akustik dipandang memiliki potensi besar sebagai metode non-destruktif dan efisien untuk mendukung pemetaan distribusi dan kelimpahan ikan, terutama pada perairan yang luas dan kompleks. Integrasi informasi keanekaragaman ikan dengan pendekatan akustik dapat memperkuat dasar ilmiah dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Kalimantan. Kajian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi penelitian lapangan dan pengembangan strategi konservasi ikan air tawar di masa mendatang.

Influencer Dan Kapital Perhatian: Tinjauan Literatur Mengenai Keterlihatan Digital Dan Budaya Fleksing

Heni Kumalasari, Noor Akhmad, I Putu Sriartha, Wayan Mudana, I Made Pageh
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas digital, menjadikan perhatian publik sebagai komoditas bernilai tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara influencer, ekonomi perhatian,… hatian, digital visibility, dan budaya flexing dalam membentuk performativitas diri di platform digital. Penelitian menggunakan kajian literatur naratif dan tematik dari 53 artikel tahun 2016 hingga 2025. Proses analisis meliputi identifikasi artikel melalui basis data internasional, seleksi berbasis kriteria inklusi dan eksklusi, serta sintesis tematik untuk menyoroti tema dominan, kerangka teori, dan metode penelitian yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan tren peningkatan publikasi sejak tahun 2020, dengan distribusi disiplin ilmu sebagai berikut: 62% komunikasi, 15% sosiologi, 13% psikologi, dan 10% ekonomi digital. Sebagian besar penelitian berasal dari konteks Barat (70%), sedangkan 30% meneliti konteks Global South. Temuan tematik menegaskan bahwa influencer berperan sebagai produsen visibilitas digital; keterlihatan tersebut memunculkan perhatian publik yang dikonversi menjadi nilai ekonomi dan sosial melalui strategi flexing. Fenomena ini menimbulkan ketegangan antara otentisitas diri, ekspektasi sosial, dan logika algoritma, membentuk ekosistem baru dalam kapitalisme digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa digital visibility berfungsi sebagai modal sosial dan simbolik yang mempengaruhi status, peluang ekonomi, dan identitas digital individu. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner untuk memahami performativitas digital dan memberikan panduan praktis bagi influencer dan praktisi media sosial dalam manajemen konten, branding personal, serta pengelolaan ekspektasi audiens. Studi ini juga membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai konteks lintas budaya, authenticity paradox, dan dinamika algoritmik.

Perspektif Mohammad Emon Hasim Terhadap Ayat-Ayat Sosial Dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun

Rahman Batubara
Abstract: Penelitian ini mengkaji Ayat Suci Lenyepaneun karya Hasim dengan tujuan mengetahui perspektifnya tentang ayat-ayat sosial dalam merespon kebijakan pemerintah saat itu. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya, kajian kepustakaan… ustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Hasim yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada tiga segi yang dibahas oleh Hasim dalam karyanya Ayat Suci Lenyepaneun: adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), (iqtishadi) ekonomi, (siyasi) politik. Pada segi sosial kemasyarakatan, Hasim menafsirkan surat Al-Baqarah ayat 10,14 tentang orang munafik. Pada segi ekonomi Hasim membahas surat Al-Baqarah 279 tentang riba. Dan di segi politik Hasim menafsirkan surat al- Kahfi ayat 79 tentang pemimpin yang otoriter. Dari berbagai penafsiran yang Misbah uraikan dapat difahami bahwa bahwa penafsirannya mengkritik pemerintahan orde baru.

Keefektifan Diplomasi Panda dalam Kerja Sama Bilateral Tiongkok – Indonesia

Karina Fajarrahma Istiyadi, Gabriella Reggiana Mau, Najma Zahida
Abstract: Diplomasi panda merujuk pada praktik pemerintah Tiongkok yang meminjamkan panda kepada negara lain sebagai wujud niat baik dan persahabatan yang bertujuan untuk memperkuat hubungan diplomatik antar negara. Hewan panda adalah… alah salah satu representrasi yang paling dikenal dari negara Tiongkok dan berperan sebagai soft power yang cukup signifikan. Di Indonesia sendiri diplomasi panda ini dilaksanakan pada tahun 2017 sebagai hasil dari penandatangan MoU di Guiyang, Tiongkok pada tahun 2016. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menentukan peran diplomasi panda pada beberapa sektor di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, media pemerintah dan artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan diplomasi yang dilakukan oleh Tiongkok membawa dampak positif pada berbagai sektor di indonesia, seperti sektor ekonomi, sosial budaya hingga konservasi.

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Terhadap Ekspor Produk Pertanian Indonesia Ke Pasar Asia Tenggara

Muhammad Rafi Aliffari, Syafin Syafiqi, Bulqis Nadia Tillah, Adi Burohmani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap ekspor produk pertanian Indonesia ke negara-negara Asia Tenggara. Fluktuasi nilai tukar menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi… daya saing produk ekspor di pasar internasional. Ketika nilai tukar rupiah mengalami depresiasi, harga produk Indonesia di pasar luar negeri menjadi relatif lebih murah sehingga berpotensi meningkatkan ekspor. Namun, volatilitas nilai tukar yang tinggi juga dapat menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku ekspor, terutama pada sektor pertanian yang sensitif terhadap perubahan harga dan biaya produksi. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan nilai ekspor pertanian Indonesia ke Kawasan ASEAN. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman empiris mengenai sejauh mana perubahan nilai tukar berpengaruh terhadap ekspor produk pertanian, serta menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilitas makroekonomi dan peningkatan daya saing ekspor berkelanjutan sesuai prinsip keuangan islam.

Fungsi Mediator Hubungan Industrial Dalam Penyelesaian Sengketa Hubungan Industrial Melalui Mediasi Di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung

Febriansyah
Abstract: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menelaah fungsi mediator hubungan industrial sebagai  instansi yang menyelesaikan masalah sengketa hubungan industrial serta berhasil atau tidaknya mediator mediasi dalam merelai perselisihan… isihan hubungan industrial di Kabupaten Bandung. Metode yang peneliti digunakan yaitu penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif serta bersifat deskriptif. Data yang didapat berupa data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penilitian ini dengan menggunakan studi lapangan melalui wawancara dan studi kepustakaan hingga mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian di dapatkan  fungsi mediator diatur berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No 83 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Mediator Hubungan Industrial yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan Pembinaan Hubungan Industrial, Pengembangan Hubungan Industrial serta Mediasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Pelaksanaan Teknis Mediasi diatur berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dan Permenaker Nomor 17 Tahun 2014 tentang Pengangkatan dan           Pemberhentian Mediator serta Tata Kerja Mediasi. Pelaksanaan Mediasi yang dilakukan oleh Mediator Hubungan Industrial cukup berhasil dalam menyelesaikan perselisihan hubungan industrial baik dilihat melalui indikator substansi hukum, struktur hukum, atau budaya hukumnya.

Pluralisme Hukum dalam Layanan Publik: Model Perlindungan Kopi Indikasi Geografis Banyuwangi Berbasis Aturan Lokal Petani

Wahyudiono, Andhika, Supranoto, Supranoto, Wahyudi, Edy, Oktawirani, Panca, Khristianto, Wheny
Abstract: Rendahnya penerjemahan aturan lokal (petik merah) ke standar layanan publik formal, sehingga IG berisiko menjadi dokumen administratif tanpa kontrol kualitas riil. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi model layanan… publik pluralistik yang mengharmonisasikan hukum negara dan living law komunitas petani untuk menjaga reputasi serta nilai ekonomi kopi. Metodologi menggunakan desain yuridis empiris kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara informan purposif, dan dokumen legal. Analisis memakai triangulasi teori. Teori utama mencakup pluralisme hukum Griffiths, tata kelola komunal Ostrom, dan perspektif budaya kekayaan intelektual Coombe. Lokasi penelitian mencakup empat kecamatan produsen kopi seluas 9.959 Ha. Hasil menunjukkan formalisasi IG oleh DJKI berdampak pada kenaikan harga Green Bean hingga 62% dan harga petik merah menyentuh Rp90.000/kg karena kepatuhan SOP komunal yang dimonitor MPIG. Kesimpulan menegaskan model layanan publik pluralistik yang fasilitatif memperkuat legitimasi aturan lokal dan keberlanjutan kualitas. Rekomendasi mencakup institusionalisasi model LPP di Pemkab, penguatan MPIG, standar verifikasi substantif, dan replikasi kebijakan IG komoditas lokal secara nasional.

Efektivitas Ecobrick dalam Meningkatkan Literasi Pengelolaan Sampah Plastik

A.Noer Chalifah Ramadhany
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kegiatan ecobrick dalam meningkatkan literasi pengelolaan sampah plastik pada siswa SMP di Pulau Lakkang, Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif,… penelitian ini melibatkan 25 siswa dan sejumlah guru sebagai informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, serta dokumentasi yang mencakup proses pembuatan ecobrick, aktivitas siswa, dan implementasi pengelolaan sampah di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecobrick mampu meningkatkan empat aspek literasi lingkungan siswa. Pertama, aspek pengetahuan meningkat melalui pemahaman jenis-jenis plastik, dampaknya terhadap ekosistem sungai dan pesisir, dan penerapan prinsip 3R. Kedua, terjadi perubahan sikap dan kepedulian lingkungan, terlihat dari perilaku tidak membuang sampah sembarangan, penggunaan wadah minum pribadi, serta inisiatif mengajak keluarga memilah sampah. Ketiga, siswa memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah melalui tahapan teknis pembuatan ecobrick mulai dari pemilahan hingga pemadatan plastik. Keempat, kegiatan ecobrick mendorong perubahan praktik pengelolaan sampah di sekolah, termasuk penerapan pemilahan sampah, penyediaan tempat sampah khusus, jadwal piket kebersihan, dan pengumpulan plastik mingguan. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung seperti antusiasme siswa dan dukungan guru, serta hambatan seperti keterbatasan air bersih, waktu pembelajaran, dan sarana penyimpanan ecobrick. Ecobrick terbukti menjadi media edukasi yang efektif, aplikatif, dan kontekstual dalam meningkatkan literasi pengelolaan sampah di sekolah kepulauan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan untuk pengembangan pendidikan lingkungan berkelanjutan di wilayah pesisir dan pulau kecil.