Search Articles & Publications

Showing 431 articles found for "Hati"

Fungsi Pengawasan Pada Bank Indonesia Dan Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Perbankan

Nurrika Septa Alfianti, Rini Puji Astuti, Ummah Habibah, Moh. Yafis Shudur, Dani Triiswanto
Abstract: Bank merupakan salah satu sumber pendanaan utama bagi perusahaan, kegagalan suatu bank juga dapat berdampak pada perusahaan selain perusahaan sektor keuangan . Adapun data hasil  Penelitian ini merupakan jenis penelitian… n yang fokus pada penelitian, pengkajian dan pembahasan literatur klasik dan kontemporer. dalam hal ini penelitian ini bersifat deskriptif analitis dan mengumpulkan data dari berbagai sumber antara lain buku, penelitian dan sumber lain selaku pengawas dan pengawas perbankan Indonesia. Bank Indonesia tidak mungkin melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tanpa memperhatikan tujuan yang secara tegas dinyatakan dalam peraturan perundang-undangan.. Satu-satunya bank di Indonesia yang menjalankan tugas bank sentral adalah Bank Indonesia. Faktor penting dan penentu dalam kehidupan perekonomian suatu negara adalah seberapa baik bank sentral menjalankan tugasnya. Hal ini berdampak pada kondisi perekonomian negara. Sebagai pengawas dan pengawas perbankan di Indonesia, Bank Indonesia dalam menjalankan peran dan fungsinya tidak lepas dari tujuannya yang diatur secara tegas dalam undang-undang.

Analisis Pola Pelayanan Farmasi Rawat Jalan Terhadap Patient Safety Dan Peningkatan Mutu Di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang

Eltra Sabarian, Cicilia Windiyaningsih, Fresley Hutapea
Abstract: Mutu layanan kesehatan di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang merujuk pada tingkat keunggulan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kode etik profesi dan standar yang telah ditetapkan, oleh karena itu,… u, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola pelayanan farmasi rawat jalan terhadap patient safety dan peningkatan mutu di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pola pelayanan farmasi rawat jalan terhadap peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 0.083%. Hal ini menandakan bahwa perbaikan dalam pola pelayanan farmasi rawat jalan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit tersebut. Selain itu, terdapat pengaruh signifikan antara patient safety terhadap peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 0.09%. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya dalam menerapkan langkah-langkah patient safety guna meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit dan menjaga keselamatan pasien, penelitian ini menemukan bahwa pola pelayanan farmasi rawat jalan memiliki pengaruh signifikan terhadap patient safety dan peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 49.98%. Hal ini menunjukkan pentingnya meningkatkan pola pelayanan farmasi rawat jalan dengan memperhatikan prinsip-prinsip patient safety guna mencapai mutu pelayanan yang lebih baik.

Analisis Risiko Operasional Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Bank BRI Unit Umbulsari

Anggita Legian Afriana, Selvina Risqi Nurhasanah, Rizza Agustin
Abstract: Manajemen Risiko sangat penting untuk diperhatikan dan diterapkan secara baik bagi dunia pebankan, khususnya Bank BRI sebagai keberlangsungan kinerja yang berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan tentunya tidak… menimbulkan kerugian bagi perusahaan atau bagi dunia perbankan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi risiko operasional di Bank BRI Unit Umbulsari. Penelitian ini menggunakan pendekekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah terdapat beberapa factor khususnya dari risiko operasioal yang memungkinkan mempengaruhi terhadap kinerja perbankan yang mana dampaknya bervariasi dimulai dari rendah, sedang, bahkan besar. Begitu juga dengan frekuensi terjadinya risiko yang mana risiko tersebut cukup sering terjadi dan jarang terjadi. Jadi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya risiko-risiko harus lebih peduli dan tanggap mengidentifikasi risiko tersebut sehingga dapat meminimalisir kerugian yag dialami. Implikasi dan tindakan yang harus diambil untuk mengantisipasi dan menghindari risiko operasional di Bank BRI Unit Umbulsari.

Penerapan Prinsip Good governance Dalam Pelayanan Publik Di Lingkungan Kantor Kecamatan Tempurejo

Ahmad Fauzi, Intan Fitriani, Risma Maulida, Sri Wahyu Ningsih
Abstract: Pemerintahan kecamatan merupakan salah satu bentuk otonomi daerah yang amanahnya tidak hanya menjalankan pemerintahan saja tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip good governance. Pemerintah… Pemerintah sebagai pelayan masyarakat mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas. Pilihan strategis untuk menerapkan good governance di Indonesia adalah dengan memberikan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tempurejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lebih fokus pada interpretasi dan pemahaman konteks serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, khususnya observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelayanan publik di Kecamatan Tempurejo masih perlu mendapat perhatian khusus karena terdapat beberapa faktor yang menghambat efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterlambatan staff, pemadaman listrik, atau jaringan tidak stabil. Namun selain itu, ada beberapa faktor tambahan lain seperti kelengkapan sarana dan prasarana, kapasitas staff, dan keramahan petugas pelayanan yang menjadikannya nilai plus.

Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Promosi Dalam Meningkatkan Pengunjung Di UPT Rembangan

Maulidatul Hasanah, Muhammad Haris, Deni Putra Afandi, Nur Ika Mauliyah
Abstract: Pariwisata telah menjadi fokus utama pembangunan di Indonesia sejak lama, sebagaimana tercermin dalam instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 tahun 1969. Pengembangan pariwisata dianggap sebagai bagian integral dari… i upaya pengembangan, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat serta negara. Pemanfaatan social media Instagram bisa dibilang sarana yang cukup efisien dalam mempromosikan pariwisata. Oleh karena itu dalam memperkenalkan wisata puncak rembangan terhadap pengunjung yang masih awam melalui postingan Instagram. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menerapkan pemanfaatan media social Instagram dalam memperkenalkan wisata puncak rembangan terhadap wisatawan yang ada dikota jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi partisipan untuk mengumpulkan data terkait pemanfaatan perkembangan digitalisasi dalam promosi pariwisata, khususnya di destinasi wisata Puncak Rembangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi melalui media sosial khususnya isntagram telah berhasil meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Puncak Rembangan. Adanya promosi yang diadakan, serta acara live music pada event tertentu, telah menarik perhatian pengunjung dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari waktu ke waktu.

Penggunaan Media Dalam Promosi Pariwisata Daerah Situs Cagar Budaya Di Kabupaten Jember

Anisa Nur Fadila, Umi Kulsum, Intan W.M., Nur Ika Maulidiyah
Abstract: Media sosial sebagai alat untuk berkomunikasi yang digunakan untuk menyebarkan pesan secara cepat pasti sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat, hampitr tiap individu dari orang tua hingga anak muda pasti menggunakan… n media sosial baik itu untuk berbisnis maupun hanya untuk terhubung dengan teman. Fungsi dari media sosial berguna untuk memberikan informasi yang menarik perhatian luas dan mempromosikan suatu produk. Media sosial biasanya digunakan untuk mencari berita hangat yang sedang terjadi bahkan media sosial juga digunakan untuk mencari destinasi wisata yang sedang trend melalui unggahan-unggahan pengguna media sosial. Oleh karena itu, media sosial bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan situs-situs cagar budaya yang ada di Jember. Adapun solusi yang bisa digunakan agar promosi situs cagar budaya bisa maksimal dengan membuat situs web atau aplikasi yang memberikan penjelasan yang lengkap, terstruktur serta interaktif mengenai situs cagar budaya. Yang dapat dilakukan selanjutnya yaitu kolaborasi antara lembaga seperti membangun koalisi antarlembaga pemerintah, bismis, public terkait digitalisasi pengelolaan warisan budaya dapat meningkatkan promosi situs cagar budaya melalui media secara online.

Pengelolaan Pengawasan Pemilu Lokal (PPL) Dalam Pengajuan Honor Panwascam Ke Bawaslu Kabupaten Jember

Mariyatul Nur Afifa, Diana Masita, Itsbat Ubaydillah, M. F. Hidayatullah
Abstract: Pengawasan Pemilu Lokal (PPL) merupakan bagian integral dari proses demokrasi di Indonesia yang bertujuan untuk memastikan keberlangsungan pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Salah satu elemen penting dalam PPL adalah pengajuan… engajuan honor Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember. Proses pengajuan honor ini memerlukan sistem yang teratur dan transparan guna memastikan bahwa pengawas pemilu menerima penghargaan yang pantas atas kontribusi mereka. Pertama, proses pengajuan honor Panwascam ke Bawaslu Kabupaten Jember dimulai dengan pengumpulan data mengenai kinerja dan partisipasi Panwascam selama masa pengawasan pemilu. Hal ini meliputi pencatatan aktivitas pengawasan, jumlah jam kerja, serta laporan kegiatan yang telah dilakukan oleh masing-masing anggota Panwascam. Kedua, setelah data terkumpul, Panwascam melakukan verifikasi dan validasi terhadap informasi yang tercatat. Proses verifikasi ini penting untuk memastikan keabsahan data dan meminimalisir potensi kesalahan atau penyalahgunaan dalam pengajuan honor kepada Bawaslu. Ketiga, setelah verifikasi selesai, Panwascam menyusun laporan akhir yang memuat rincian aktivitas dan prestasi selama masa pengawasan. Laporan ini menjadi dasar untuk menghitung jumlah honor yang layak diterima oleh masing-masing anggota Panwascam. Keempat, laporan akhir kemudian disampaikan kepada Bawaslu Kabupaten Jember untuk proses evaluasi lebih lanjut. Bawaslu akan melakukan penilaian terhadap kinerja Panwascam berdasarkan laporan yang disampaikan serta kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Kelima, dalam proses evaluasi, Bawaslu juga akan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti tingkat kehadiran, kualitas laporan, serta kontribusi dalam menyelesaikan potensi pelanggaran pemilu yang terjadi di wilayah kecamatan masing-masing. Keenam, setelah evaluasi selesai, Bawaslu Kabupaten Jember akan menetapkan jumlah honor yang akan diberikan kepada Panwascam. Penetapan ini dilakukan dengan memperhatikan alokasi anggaran yang tersedia serta keadilan dalam pemberian honor kepada setiap anggota Panwascam. Ketujuh, setelah penetapan honor, Bawaslu Kabupaten Jember akan mengumumkan keputusan tersebut kepada Panwascam dan memberikan petunjuk mengenai prosedur pencairan honor yang akan dilakukan. Kesimpulannya, pengajuan honor Panwascam ke Bawaslu Kabupaten Jember melibatkan serangkaian proses yang meliputi pengumpulan data, verifikasi, penyusunan laporan, evaluasi, penetapan honor, dan pengumuman keputusan. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengawas pemilu mendapatkan penghargaan yang sesuai dengan kontribusi dan kinerja mereka dalam menjaga integritas dan kelancaran pelaksanaan pemilu di tingkat kecamatan.

Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Yanar Krisnawati Zendrato
Abstract: Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering… ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII  mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%) mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Metode Penanaman Karakter Kesabaran Pada Peserta Didik Jenjang Pendidikan Menengah Perspektif Al-Qur’an

Akhmad Shunhaji, Siskandar, Hanin Fathullah
Abstract: Penelitian ini termasuk dalam kajian pustaka, yakni peneliti melakukan kajian literatur berkenaan pendidikan karakter dan kitab tafsir. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan apa saja metode yang terdapat dalam… lam Al Qur’an dalam menanamkan pendidikan karakter kesabaran dalam perspektif Al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yakni penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang terjadi pada subjek penelitian menghasilkan data deskriptif yang berujung pada kesimpulan tentang penelitian ini. Peserta didik jenjang menengah identik dengan usia remaja. Masa remaja adalah masa yang mana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, ia mengalami perubahan baik dalam sisi emosi, fisik, minat, maupun pola perilaku. Berbagai perubahan yang harus dilalui oleh remaja seringkali menghadirkan konflik dalam diri remaja, sehingga banyak dari mereka yang melalui masa ini dengan gamang. Karakteristik remaja yang sedang dalam proses menuju kedewasaan membutuhkan pendidikan karakter yang dilakukan dengan hati-hati dan bijaksana. Salah satu karakter yang butuh ditanamkan adalah karakter kesabaran. Dengan kesabaran, seorang remaja diharapkan bisa melewati masa yang penuh gejolak tersebut dengan baik. Peserta didik jenjang pendidikan menengah masuk ke dalam kategori masa remaja. Hasil pengolahan data terhadap 93 ayat yang mengandung lafaz kesabaran, peneliti menemukan empat metode yang digunakan dalam Al-Qur’an dalam pendidikan karakter kesabaran, yakni: Metode mau’izhah atau nasihat, metode targhîb dan tarhîb, metode kisah dan metode qudwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat metode tersebut dapat digunakan terhadap peserta didik jenjang pendidikan menengah yang masuk kategori fase remaja. Keempat metode tersebut termasuk metode-metode pendidikan karakter yang digunakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Analisi Depresi Selama Pandemi Covid-19 Menggunakan Algoritma Random Forest

Annisa Puspita, Anna Dina Kalifia
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat depresi pada mahasiswa selama pandemi COVID-19 menggunakan algoritma Random Forest. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa mengalami gejala depresi ringan hingga berat.… t. Hal ini menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa, termasuk peningkatan pemahaman mengenai kesehatan mental dan psikologis sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan depresi. Pandemi COVID-19 telah membawa dampak luar biasa tidak hanya dalam aspek kesehatan fisik, tetapi juga secara signifikan memengaruhi kesejahteraan mental masyarakat. Artikel ini menggali dampak depresi selama pandemi COVID-19, menyoroti faktor-faktor pemicu dan memperhatikan variasi dampak pada berbagai kelompok masyarakat. Isolasi sosial, kekhawatiran akan kesehatan diri dan keluarga, serta ketidakpastian ekonomi menjadi pemicu utama yang meningkatkan risiko depresi. Upaya-upaya untuk mengatasi tantangan kesehatan mental ini, termasuk intervensi psikologis dan dukungan sosial, juga menjadi fokus perhatian. Pemahaman mendalam tentang dinamika depresi selama pandemi ini sangat penting untuk merancang strategi yang efektif dalam menangani dampak kesehatan mental dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.