Search Articles & Publications

Showing 4762 articles found for "Hasil"

Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Seluruh Perpustakaan Di Kabupaten Banyuwangi

Muhammad Al Madany, Zaehol Fatah
Abstract: Sistem informasi adalah intergrasi dari komponen-komponen yang telah dianalisis dan diproses sehingga menghasilkan infromasi yang diperlukan untuk dapat membantu manajer dalam pengambilan suatu keputusan GIS dalam peran… yang krusial di berbagai bidang, termasuk pemetaan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan pemantauan perubahan lingkungan. GIS memungkingkan pemetaan dan analisis data spasial, sehingga sangat berguna untuk memvisualisasi pola, hubungan dan tren yang terdapat dalam data geigrafis Perpustakaan adalah sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual perpustakaan secara teoritis merupakan jantung suatu lembaga pendidikan atau lembaga negara. Perpustakaan secara memiliki peran vital dalam membantu pengguna memperoleh, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif, yang merupakan dasar dari literasi informasi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa perancangan sistem informasi geografis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banyuwangi yang berbasis website dapat dibuat dengan sangat baik dan kolektif. Sistem informasi geografis diharapkan bisa memberikan kemudahan dalam sektor pemetaan perpustakaan di kabupaten banyuwangi. Keuntungan dari pembuatan sistem ini adalah untuk meningkatkan kinerja dan kelancaran dalam pencarian perpustakaan dan juga mempermudah kepada masyarakat awam yang tidak paham dalam menemukan lokasi yang tepat desain sistem informasi geografis yang dirancang menggunakan metode SDLC(Software Development Life Cycle) telah melalui tahapan pengujian dan evaluasi yang bahwa sistem ini dapat memberikan dampak positif baik pada pihak dinas perpustakaan dan kearsipan banyuwangi atau masyarakat banyuwangi.

Pengaruh Financial Literacy dan Self Control Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah FEB UNESA

Melinda Puspita Devi, Indira Ayu Fitria
Abstract: Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan keuangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah apakah dipengaruhi oleh financial literacy dan self control. Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan… akan keterampilan penting bagi mahasiswa untuk mengatur pengeluaran, menabung, dan merencanakan keuangan masa depan. Financial Literacy mencakup pemahaman konsep dan produk keuangan yang memungkinkan pengambilan keputusan finansial yang tepat, sedangkan Self Control adalah kemampuan mengendalikan pengeluaran impulsif. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah FEB UNESA angkatan 2023-2024. Sebanyak 84 responden dipilih menggunakan hasil rumus Slovin. Untuk menganalisis data, program SPSS digunakan untuk menguji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Menurut hasil penelitian  Financial Literacy dan Self Control berdampak baik pada pengelolaan keuangan mahasiswa penerima KIP-Kuliah dan juga ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara Financial Literacy dan Self Control  yang baik meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif.

Implementasi Metode Algoritma K-Means Clustering Untuk Menentukan Penerima Program Indonesia Pintar (PIP)

Moh. Syahrul Iskandar, Zaehol Fatah
Abstract: Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Mekanisme seleksi yang efektif dan akurat diperlukan untuk memastikan… bantuan tepat sasaran. Algoritma k-means clustering untuk mengelompokkan siswa berdasarkan indikator tertentu, seperti jumlah siswa di sekolah yang berada pada kabupaten atau kota di tingkat (SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi). Tujuan dari metode ini untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam menentukan penerima PIP dengan mengidentifikasi kelompok siswa yang paling membutuhkan dukungan. K-means clustering bekerja dengan membagi data menjadi beberapa cluster tergantung pada kesamaan pola fitur yang digunakan. Proses ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kelompok siswa dengan prioritas dukungan berbeda, misalnya siswa dengan kebutuhan tinggi dan rendah. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan hasil seleksi penerima PIP lebih obyektif dan efisien, serta membantu agar dapat diberikan dengan lebih akurat dan merata. Algoritma K-means dapat mengungkap pola tersembunyi pada data pendidikan dan lebih mendukung proses distribusi PIP. Hasil ini membantu pengambil kebijakan meningkatkan kualitas program dan memastikan bahwa dukungan menjangkau siswa yang benar – benar membutuhkannya.

Edukasi Penanganan Pertama Kasus Tersedak Dengan Heimlich Maneuver Di Rumah Sakit TK.III.04.04.04. Slamet Riyadi

Ci Prayoto, Tutik yuniani, Firza Zaenatin, Syafira Rizqi Ramadhani, Anis Pramudya Listiyowati, Wahyu Widiatmoko, Okta Wahyu Prasetyo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penanganan pertama kasus tersedak menggunakan metode Heimlich Maneuver di Rumah Sakit Tk. III.04.04.04 Slamet Riyadi. Heimlich Maneuver adalah teknik pertolongan… pertama yang digunakan untuk mengatasi tersedak akibat benda asing yang menyumbat saluran pernapasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan demonstrasi langsung. Hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien di Ruang Dahlia, RS Slamet Riyadi Surakarta. Pasien dan keluarganya berhasil melakukan pelatihan Heimlich Maneuver secara bersama-sama, sesuai dengan edukasi dan pelatihan yang telah diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan pasien serta keluarganya dalam menghadapi situasi tersedak dengan tepat.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Project Based Learning (PJBL) pada Siswa Kelas IV UPT SD Ngeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

Dia Loza, Animar Fauziah, Yunadil Husni, Ade Marlia, Desmaneni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, solusi pemecahan masalah tersebut adalah penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan… deskripsikan peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu  Kabupaten Solok Selatan. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk  Jaya yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli s/d 1 Agustus 2024 dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran matematika memperoleh persentase 36,84%, pada siklus I memperoleh persentase sebesar 40% dan siklus II 90%. Proses pembelajaran siklus I pada aspek guru memperoleh persentase 84,84% dan aspek siswa 77%, pada siklus II aspek guru memperoleh persentase sebesar 95% dan pada aspek siswa sebesar 93,93%. Berdasarkan pesentase pembelajaran tersebut, sudah terjadi peningkatan proses pembelajaran dan sudah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV UPT SD Negeri 11 Lubuk Jaya Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.

Implementasi Metode CNN Untuk Klasifikasi Status Stunting Pada Balita

Abrori, Syariful, Zaehol Fatah
Abstract: Stunting pada balita merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan memerlukan penanganan segera melalui deteksi dini yang akurat. CNN (Convolutional Neural Network) merupakan metode yang akurat, efektif dan… tepat sasaran dalam memberikan hasil yang akurat dan presisi. Implementasi metode CNN dapat mengklasifikasikan status stunting pada balita berdasarkan parameter antropometri dan karakteristik kesehatan. Dataset yang digunakan terdiri dari 6.500 sampel data balita dengan 8 variabel meliputi jenis kelamin, usia, berat lahir, panjang lahir, berat badan, panjang badan, riwayat ASI eksklusif, dan status stunting. Metodologi yang digunakan melibatkan serangkaian tahapan preprocessing data termasuk standardisasi fitur menggunakan StandardScaler, pemisahan data training (80%) dan testing (20%), serta penggunaan arsitektur CNN yang terdiri dari layer konvolusi 1D dengan 32 filter, max pooling, dan dense layer. Model dilatih menggunakan optimizer Adam dengan fungsi loss categorical crossentropy selama 10 epoch dan batch size 32. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan berbagai metrik termasuk accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan mencapai performa yang sangat baik dengan akurasi 90%, precision 89%, recall 92%, dan F1-score 91%. Analisis confusion matrix mengkonfirmasi kemampuan model dalam mengklasifikasikan kedua kelas yaitu pada stunting dan non-stunting secara seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi CNN efektif dalam mengidentifikasi status stunting pada balita dan berpotensi menjadi alat bantu yang berharga dalam screening stunting di fasilitas kesehatan.

Penanganan Kegawatdaruratan Fraktur Dengan Balut Bidai Di Poli Orthopedi Rumah Sakit TK.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta

Ida Nur Imamah, Cirilia Aripratiwi, Nadya Rika Aulia, Marisa Lilis Afiani, Syafira Dianty H, Putri Lia Sari, Simon Meydieta Sukarna Putra
Abstract: Fraktur dan dislokasi merupakan tindakan kegawatdaruratan yang perlu ditangani sesegera mungkin secara cepat, tepat dan cermat sehingga menimalisir kecacatan dan kematian, salah satu tindakan yang dilakukan adalah balut… bidai. Penanganan kegawatdaruratan fraktur dengan balut bidai di Poli Orthopedi Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta dilaksanakan melalui metode seminar, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembalutan dan pembidaian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai konsep fraktur, penyebab, tanda dan gejala, serta prinsip dan jenis pembidaian dalam situasi darurat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui sesi tanya jawab, yang bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah menerima materi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang penanganan fraktur dengan balut bidai. Program ini diharapkan menjadi modal berharga dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan dukungan komunitas untuk penanganan fraktur.

Sistem Informasi Pengajuan Beasiswa Berbasis Web Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Bondowoso

Fitria Ayu Ulandari, Zaehol Fatah
Abstract: Sistem informasi dapat menyajikan data akurat, efektif dan efesian. Pengajuan beasiswa merupakan hal penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, proses pengajuan yang masih manual sering kali menyebabkan… ebabkan kendala dalam efisiensi dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi pengajuan beasiswa berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat kabupaten Bondowoso dalam mengakses informasi dan mengajukan permohonan beasiswa. Metode yang digunakan dalam sistem informasi menggunakan waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain, pengembangan, dan pengujian. Sistem yang dibuat dilengkapi dengan fitur registrasi pengguna, pengisian formulir pengajuan, dan pelacakan status permohonan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan beasiswa, mempercepat proses pengajuan, serta memberikan transparansi dalam penyaluran beasiswa kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat di Kabupaten Bondowoso dapat meningkat, sehingga memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut.

Strategi Keterampilan Kolaboratif melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Learning Di SMP Negeri 1 Ciruas

Adi Nestiadi, Teguh Pujiningsih, Putri Kiki Lestari, Wati Rohmawati, Wilda Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa di SMP Negeri 1 Ciruas. Metode penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan observasi… rvasi partisipatif pada perserta didik. Partisipasi penelitian ini dari siswa/i SMP Negeri 1 Ciruas. Model pembelajaran koorporatif tipe jigsaw ini diimplementasikan pada kelompok-kelompok di dalam kelas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa dalam model pembelajaran koorporatif dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pencapaian akademik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Melalui kolaborasi peserta didik dapat saling berkomunikasi membagikan ide dan memperkuat kemampuan sosial dan komunikasi.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Model Problem Based Learning Berbasis TPACK di Kelas V SD

Devano Andalas, Ade Marlia, Rosi Satria Andi
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik… idik menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif dengan dua siklus, masing-masing tiga pertemuan. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik, yaitu pertemuan I 26,1%, pertemuan II 33,3%, dan pertemuan III 46,7%. Pada siklus II, peningkatan hasil belajar matematika peserta didik adalah pertemuan I 53,3%, pertemuan II 73,3%, dan pertemuan III 100%. Penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan skor pertemuan I 43,1%, pertemuan II 48,8%, dan pertemuan III 62,5%. Pada siklus II, skor pertemuan I 78,4%, pertemuan II 92,04%, dan pertemuan III 98,8%. Penilaian aktivitas peserta didik pada siklus I pertemuan I 36,7%, pertemuan II 43,3%, dan pertemuan III 44%. Pada siklus II, pertemuan I 62,3%, pertemuan II 62,3%, dan pertemuan III 88%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.