Search Articles & Publications

Showing 455 articles found for "Pelajar"

Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis TPACK Di Kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci

Yordian, Ade Marlia, Desmaneni, Isnaniah, Ernawarnelis
Abstract: Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar melalui… elalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 60.0% dan siklus II meningkat menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 33.3%. Hasil pelaksanaan observasi guru pada siklus I diperoleh persentase 71.1%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 22.2%. selain itu, hasil pelaksanaan observasi peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 65.4% pada siklus I dan 92.9% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.

Sistem Cetak Id Card Siswa MISSPA Berbasis Web Php & Mysql

Mochammad Syaiful Hadi, Sunardi
Abstract: Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah MISSPA. Dimana kartu pelajar yang digunakan oleh siswa saat ini… dibuat oleh percetakan diluar sekolah. Sistem pembuatan kartu pelajar dimana desain, percetakan kartu dibuat diluar sekolah. Hal ini tentunya mengakibatkan proses pembuatan kartu pelajar tidak efektif dan efisien. Implementasi aplikasi pembuatan kartu pelajar dianggap perlu diterapkan pada sekolah yang belum memiliki aplikasi secara pribadi seperti pada MISSPA. Dengan adanya aplikasi Kartu Pelajar selain menghasilkan kartu identitas siswa maupun siswi serta dapat membantu staff bidang kesiswaan dalam pengelolaan data pelajar MISSPA yang lebih terjamin sehingga data pelajar hanya dapat diakses oleh pihak sekolah. Adapun tujuan dilaksanakan implementasi pembuatan aplikasi kartu pelajar pada MISSPA adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Tantangan Guru Dalam Mengajar Vocabulary Bahasa Inggris di SD Negeri 060813 Medan

Ana Novita Harahap
Abstract: Dalam pembelajaran bahasa Inggris, hal utama yang harus dikuasai siswa adalah penguasaan Vocabulary. Karena Vocabulary sangat penting dalam belajar bahasa Inggris, siswa akan kesulitan belajar bahasa Inggris jika tidak memiliki… emiliki Vocabulary. Peneliti menemukan bahwa dalam pembelajaran, siswa sering kali mengalami kesulitan dalam memahami arti suatu kata karena Vocabulary yang dimilikinya masih sangat lemah. Hal ini berdampak besar terhadap proses pencapaian kompetensi dasar dan hasil belajar, karena kurangnya penguasaan Vocabulary dapat menghambat pembelajaran bahasa Inggris. siswa yang mengikuti tes pendahuluan. mempelajari luasnya Vocabulary mereka. Peneliti telah menemukan metode pembelajaran yang dapat diterapkan pada pembelajaran Vocabulary, dimana peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar dan peserta didik diminta untuk menyusun potongan-potongan huruf menjadi kata sesuai gambar. Peneliti menggunakan metode studi literatur, yang dimana studi literatur adalahserangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca,dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Pemerolehan data didapatkan dari serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca, dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat meningkatnya /menambah pengetahuan tentang vocabulary Bahasa Inggris di sekolah dasar.

Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Yanar Krisnawati Zendrato
Abstract: Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering… ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII  mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%) mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Yanar Krisnawati Zendrato
Abstract: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di sekolah menengah dan bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan… n Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa. media massa Penelitian ini diikuti oleh siswa kelas SMP VIII, total 30 mata pelajaran Bahasa Inggris. Informasi keberhasilan akademik siswa diperoleh melalui metode tes instrumental yaitu. Berupa tes akademik. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP semester I tahun pelajaran 2023/2024.Rata-rata hasil belajar siswa sebesar menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa kelas hanya mencapai 66,76 pada awal pembelajaran, meningkat menjadi 73,82 pada periode pertama, dan 83,82 pada pada periode kedua. Ketuntasan klasikal awal hanya mencapai 38,23%, meningkat menjadi 67,64% pada siklus I dan menjadi 94,11% pada siklus II dengan judul Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Strategi Media Audio Visual Kepada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara

Aguspian Zalukhu
Abstract: Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten  Nias Utara   ditemukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris di kelas masih monoton, metode yang digunakan guru… guru dalam mengajar masih bersifat konvensional, belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat, dan rendahnya kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, serta rendahnya hasil belajar siswa untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan hasil belajar dan observasi awal tentang nilai siswa di atas, maka penulis berusaha untuk meningkatkan minat siswa dan hasil belajar siswa melalui cara merubah strategi pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas yang selama ini menggunakan strategi pembelajaran konvensional menjadi strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kemudian penulis membaca buku strategi pembelajaran dan tertarik untuk menerapkan Strategi Pembelajaran Media Audio Visual  untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Penulis melaksanakan metode ini dengan anggapan bahwa metode ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa bahasa inggris melalui strategi pembelajaran Media Audio Visual Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Lahewa Kabupaten Nias Utara tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini didasarkan pada penelitian yang telah dilakukan pada siklus pertama dan siklus ke dua yang didasarkan dari nilai rata-rata siswa di siklus I sebesar 5,7 pada sesi pertama dan 6,9 pada sesi kedua menunjukkan bahwa siswa setelah menguasai materi yang diajarkan walaupun belum begitu sempurna. Hasil ini menunjukkan peningkatan kemampuan siswa menguasai mata pelajaran bahasa inggris khususnya dalam skill mendengarkan Apabila dibandingkan dengan nilai awal siswa sesuai data yang sudah disampaikan dalam analisis sebelumnya. Sedangkan hasil yang diperoleh dari tes prestasi belajar di siklus II menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran sudah cukup baik. Ini terbukti dari rata-rata nilai siswa mencapai 7,5 pada sesi 3 dan 8,3 pada sesi 4 Hasil ini menunjukkan bahwa metode Audio-Visual telah berhasil meningkatkan kemampuan siswa menempa ilmu sesuai harapan. Melihat perbandingan nilai awal, nilai siklus I dan nilai siklus II, terjadi kenaikan yang signifikan, yaitu dari rata-rata nilai awal adalah 4,5 naik di siklus I menjadi 6,3 dan di siklus II naik menjadi 7,9 Kenaikan ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena kenaikan nilai ini adalah dari upayaupaya yang maksimal yang dilaksanakan peneliti demi peningkatan mutu pendidikan dan kemajuan pendidikan khususnya di Siswa di Kelas VIII SMP Negeri

Literature Review : Pendidikan Karakter Di Sekolah Menengah Kejuruan

Rojaki, Much
Abstract: Pendidikan karakter dinilai menjadi usaha yang paling efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul di kalangan pelajar. Perkembangan teknologi dan perubahan jaman mempengaruhi perilaku dan karakter siswa. Penelitian… nelitian ini bertujuan untuk mengkaji artikel-artkel ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, pencarian data difokuskan pada kata kunci “Pendidikan Karakter” di google scholar dan researchgate dengan kriteria terbitan 5 tahun terakhir. Hasil analisis 17 artikel diperoleh bahwa implementasi pendidikan karakter di sekolah menengah kejuruan dilaksanakan secara terintegrasi pada materi mata pelajaran maupun berupa program penguatan pendidikan karakter.  Berdasarkan analisis literature review maka disimpulkan strategi pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pembelajaran oleh setiap tenaga pendidik, budaya sekolah dan program pengembangan atau penguatan yang tentunya membutuhkan komitmen bersama seluruh bagian dari dunia pendidikan.

Peningkatan Minat Belajar Siswa Melalui Metode Role Playing Di Kelas VIII MTs. Darussalam Air Joman

Mhd. Ihsan, Indra Ramadona Harahap, Suparmadi, Suparmadi, Bachtiar Efendi
Abstract: Penelitian Tindakan merupakan penelitian yang dilakukan melalui tindakan di kelas oleh guru atau peneliti. Penelitian tindakan dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu: (1) penelitian tindakan partisipasi (participatory… action sesearch), penelitian tindakan kritis (critical action reseach), penelitian tindakan sekolah (institutional action research), dan penelitian tindakan kelas (clasroom action recearch).  Proses pembelajaran yang monoton akan berdampak kepada minat belajar siswa dikarenakan dapat menimbulkan kebosanan di dalam kelas sehingga berpengaruh kepada hasil belajar yang diperoleh oleh siswa. Penelitian ini membahas tentang penerapan metode role Playing untuk meningkatkan minat belajar siswa pada bidang Studi Pendidikan Agama Islam kelas VIII MTs Darussalam Air Joman. Penelitian merupakan penelitian Tindakan kelas. Penerapan proses pembelajaran PAI yang dilakukan di sekolah, membutuhkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Salah satu faktor yang berperan dalam peningkatan minat belajar siswa adalah pemilihan metode yang tepat. Metode pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar siswa yaitu metode role playing. Metode bermain peran merupakan metode yang sangat baik dalam upaya peningkatan minat belajar siswa, karena metode role playing ini lebih mengarah kepada ranah afektif siswa sehingga menyentuh psikologi siswa. Penggunaan Metode role playing sesuai dan efektif dapat meningkatkan minat belajar dengan baik. Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi minat belajar siswa MTs.Darussaalam Air Joman khususnya kelas VIII terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah tinggi

Aplikasi Mobile Augmented Reality untuk Pembelajaran Bangun Ruang

Musthofa, Muhammad Naufal Alfa'iz, Muhamad Ali Nugroho Ramadhan, Bagas Afrian Harchristanto
Abstract: Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam pendidikan. Namun, kualitas pendidikan matematika di Indonesia masih belum optimal. Salah satu materi matematika yang dianggap sulit adalah bangun ruang.… Kesulitan siswa dalam mempelajari bangun ruang disebabkan oleh keterbatasan visualisasi yang diberikan oleh guru. Untuk meningkatkan pembelajaran matematika, diperlukan inovasi dalam media pembelajaran. Salah satu inovasi yang dapat digunakan adalah Augmented Reality (AR). AR merupakan teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan dunia virtual. Teknologi ini dapat digunakan untuk menciptakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis AR yang menarik dan interaktif dalam mempelajari materi bangun ruang. Aplikasi AR yang dikembangkan menggunakan metode Marker Based Tracking dan termasuk dalam kategori aplikasi multimedia. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa aplikasi ini bebas dari kesalahan fungsional. Oleh karena itu, aplikasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran bangun ruang.

Teknik Penerapan Ilmu Kaligrafi Dalam Peningkatan Maharah Kitabah

Nurhasanah Sibarani, Rifqu Haziq Al-Jumar, Farhan Shah Putra, Alfariza, Paisal Junaidi, Dila Fairuz Salsabila, Sahkholid Nasution
Abstract: Kaligrafi merupakan salah satu karya seni yang sangat populer dalam dunia Islam bahkan  menjadi salah satu ektrakurikuler yang banyak diminati dikalangan pelajar Islam. Kaligrafi juga sebagai salah satu karya seni yang sangat… sangat populer dalam dunia Islam yang berkembang pesat dan memiliki dampak yang substansial pada pemahaman dan penguasaan maharah kitabah. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji  pembahasan ini secara lugas dan tuntas berdasarkan data dan fakta yang ada. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode kualitatif berdasarkan studi pustaka melalui pengumpulan data berupa soft file yang mengkaji pembahasan ini. Tujuan peneliti mengkaji pembahasan ini adalah untuk menganalisis peran serta kontribusi ilmu kaligrafi dalam meningkatkan maharah kitabah, khususnya dalam konteks perkembangan keterampilan menulis.