Search Articles & Publications

Showing 462 articles found for "Pelajar"

Kuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada Masyarakat Tugusari Melalui Kegiatan Pemberdayaan dan Inovasi Berkelanjutan

Zenita Claudia Salsabillah, Roi Riski Fauzi, Risky Yunitasari, Rohmatil Laili, Erlina Putri Siskawati, Yolanda Nindy Hermawan, Risa Umami, Arifatun Nisa Mardhotilah, Frado Dymas Prasetyo, Nadif Ali Wasil Laeli, Rida Aulia Rusli, Arif Rahman Hakim, Adela Abigail Widiasari Putri, Hofidatul maulana Hasby, Putri Aprilia Daniatul M, Ananda Naufal Rahmatullah
Abstract: Salah satu cara mahasiswa dapat membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat adalah dengan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian kepada masyarakat ditawarkan untuk meningkatkan… kan muatan dan kualitas pendidikan mahasiswa dan mencapai nilai tambahan dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran pendidikan non-formal (KKN) dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari serta memaksimalkan pengembangan produksi potensi kopi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mahasiswa KKN kolaboratif kelompok 149 melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan guna pengembangan pengelolaaan hasil potensi yang dapat berkembang di desa. Banyak dusun yang memiliki potensi yang luar biasa tetapi kurangnya ketertarikan masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Dengan bantuan praktisi dan civitas akademika melalui mahasiswa KKN, ditujukan guna membangun semangat masyarakat untuk dapat melaksanakan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih baik. Adapun mahasiwa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui program kerja LIHAT (lingkungan sehat), kesadaran urgensi Pendidikan SEPINDES (sekolah pintar desa),  dan program pengembangan kulit kopi menjadi teh Cascara

Desain UI Dan UX Aplikasi Penjualan Kosmetik Menggunakan Metode Design Thinking

Rino Adi Kurniawan, Rina Firliana, Anita Sari Wardani
Abstract: Perkembangan di era teknologi globalisasi yang sangat cepat membawa banyak manfaat di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang penjualan produk kosmetik. MsGlow Skincare Yuka Beauty memiliki potensi mengikuti perbisnisan… san secara online dengan memiliki produk kecantikan original. Untuk mendukung potensi tersebut maka dibutuhkan suatu aplikasi, tetapi sebelum membuat sebuah aplikasi membutuhkan perancangan user interface dari aplikasi penjualan kosmetik. Dalam merancang user interface dari aplikasi penjualan kosmetik ini menggunkan metode design thinking. Setelah melakukan perancangan ini hasil prototype diuji menggunakan pengujian kegunaan atau usability dengan metode Use Questionnaire. Dalam metode Use Questionnaire mempunyai aspek-aspek seperti Usefulness, Ease Of Learning, Ease Of Use dan Satisfaction. Dalam pengujian usability ini melakukan dengan penyebaran kuesioner sebanyak 30 butir pernyataan kepada 20 orang evaluator dan menggunakan 5 point skala penilaian untuk mendapatkan data. Dari pengujian usability ini mendapatkan nilai 87% dari aspek kegunaan (usefulness), 84% dari aspek kemudahan penggunaan (ease of use), 89% pada aspek kemudahan dalam mempelajari (ease of learning), dan 85 % dari aspek kepuasan pengguna (satisfaction).

Efektivitas Penerapan Hukuman Takzir Bagi Santri Di Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, Jawa Tengah

Ma’muroh
Abstract: Pondok pesantren memiliki beberapa peraturan yang harus ditegakkan secara konsisten. Penegakan aturan bertujuan untuk membina, mengembangkan, dan menguatkan karakter santri yang berakhlak karimah. Dalam pelaksanaannya, ada… da beberapa santri yang melanggar aturan pondok sehingga diberlakukan hukuman atau disebut “takzir”. Bentuk takzir cukup beragam, seperti pendisiplinan fisik, membersihkan area pondok, menghafal ayat Al-Quran, hingga dikeluarkan dari pondok dalam kasus pelanggaran sangat berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bentuk takzir di pondok pesantren berdampak positif atau negatif, serta bentuk takzir apakah yang dinilai paling efektif bagi santri. Penelitian ini mengambil sampel santri Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes yang bersekolah di Madrasah Aliyah Al-Hikmah 2. Dengan menggunakan metode kuantitatif berupa survei, peneliti mendistribusikan kuesioner dalam bentuk google form kepada responden atau subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,8% dari responden setuju dengan pemberlakuan takzir dan 41,2% tidak menyetujuinya. Empat bentuk takzir yang dinilai efektif diterapkan adalah: membersihkan area pondok, menghafal ayat Al-Qur’an atau kosakata bahasa asing, berdiri di depan umum, dan dibotak/dicukur tidak rapi. Membersihkan area pondok dinilai efektif karena meningkatkan kebersihan pondok. Menghafal ayat suci Al-Qur’an dinilai efektif dan edukatif karena menambah ilmu pengetahuan. Berdiri di depan umum dan dibotak dinilai efektif karena membuat jera pelakunya dan santri yang menyaksikan. Adapun efek jera yang dirasakan santri pelanggar adalah merasa malu dan tidak ingin melakukan lagi, sedangkan santri yang menyaksikan akan mengambil pelajaran untuk tidak melanggar aturan pondok.

Melalui Langkah – Langkah Model Pembelajaran Ekspository Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas IV Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

Ni Nengah Suerni
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Beringkit Belayu di Kelas IV  yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Agama Hindu cukup rendah. Sehingga dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan prestasi belajar… r siswa bisa meningkat. Secara umum tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya dibawah KKM, pada siklus I menjadi mendekati KKM dan pada siklus II menjadi di atas KKM. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar.

Penerapan Aplikasi Accurate Accounting Pada Pencatatan Akuntansi Dan Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang

Berta Agus Petra, Yudid Rahmad Illahi, Alvio Fadila, Stevany
Abstract: DOYAN JAGUNG MOZARELLA PADANG merupakan usaha bisnis kuliner kreatif yang sudah berkembang, oleh karna itu kami memilih DOYAN JAGUNG MOZARELLA PADANG usaha pengenalan ACCURATE ACCOUNTING sebagai aplikasi untuk mencatat laporan… aporan keuangan. Motif kami memperkenalkan ACURATE ACCOUNTING kepada bisnis DOYAN JAGUNG MOZARELLA agar laporan keuangan lebih terstruktur, jelas, akurat dan sistematis. Perkenalannya berupa manfaat menggunakan waktu, karna input datanya mudah dan cepat, serta output datanya otomatis. Bentuk kegiatan ini merupakan sosialisasi kepada owner DOYAN JAGUNG MOZARELLA dan juga merupakan pengabdian kami selaku mahasiswa akuntansi kepada masyarakat. Supaya masyrakat UMKM juga merasakan manfaat aplikasi yang kami pelajari, sehingga memudahkan mereka dalam mencatat laporan keuangan usahanya. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pencatatan transaksi DOYAN JAGUNG MOZARELLA lebih sistematis.

Strategi Digital Marketing Dalam Membangun Brand Awareness Pada Brand Minuman Haus!

Ricky Fajar Adiputra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Haus Indonesia dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber… mber dari berbagai latar belakang seperti kepala toko, mahasiswa, penjual minuman, karyawan swasta, dan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haus Indonesia menggunakan berbagai strategi pemasaran digital seperti pembuatan konten di media sosial, promosi di e-commerce, kolaborasi dengan influencer dan foodblogger, serta iklan di media sosial seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring konsumen dan membangun engagement dengan pelanggan. Namun, terdapat kendala dalam konsistensi pembuatan konten dan perlunya lebih jeli dalam melihat tren pasar. Kesimpulannya, pemasaran digital Haus Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan dalam frekuensi dan variasi metode promosi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Peran Orang Tua Dalam Mendorong Minat Baca Siswa Di SD

Stevani Amanda Sidabutar, Yesa Anaria Tambunan, Meikardo Samuel Prayuda
Abstract: Meningkatkan kemampuan membaca sangat penting karena memungkinkan seseorang untuk meningkatkan kemampuan otaknya dan membuat keputusan. Menumbuhkan minat peserta didik untuk membaca sejak dini adalah salah satu hal yang… dapat dia lakukan. Namun, karena kurangnya dorongan, keinginan, dan motivasi dari peserta didik sendiri, minat membaca terus meningkat, terutama di kalangan siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh karena kurangnya peranan orangtua dan guru dalam menerapkan minat membaca pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat baca pada anak. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang mengahasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang atau perilaku yang diamati. studi kasus yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap anak-anaknya berbeda-beda dan mempengaruhi minat belajar dan membaca anak. Orang tua yang kurang memperhatikan waktu belajar anaknya menyebabkan minat belajar dan membaca anak juga kurang. sedangkan orang tua yang lebih memperhatikan dan mengontrol waktu belajar anaknya maka anak tersebut memiliki minat belajar dan membaca lebih besar dari anak lainnya. Sehingga peran orang tua juga sangat penting untuk mempengaruhi minat membaca peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tentang peran orang tua dalam meningkatkan minat membaca di Desa Perumas Simalingkar Dusun Lada maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu Orang tua di rumah membiasakan anaknya belajar dan membaca dengan membuatkan jadwal dan kontrol serta pengawasan langsung dari orang tua. Orang tua juga dapat berperan meningkatkan minat baca pada anak dengan cara membuat perpustakaan kecil dirumah yang berisi buku cerita, pelajaran, komik dan apapun yang digemari anak serta pentingnya memotivasi anak untuk membuat minat baca anak meningkat.

Upaya Meningkatkan Kepedulian Sosial Peserta Didik Melalui Pembelajaran IPS Pada Siswa

Naomi Septania Gultom, Feby Feby Yola Br. Tarigan, Fiber Yun Almanda Ginting
Abstract: Sikap peduli sosial siswa dapat dipengaruhi oleh lingkungan tempat berada anak seperti lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kepedulian Sosial bisa didapatkan dari mana saja, salah satunya melalui pembelajaran… mbelajaran IPS. Masih banyak di temui siswa yang kurang dalam karakter sosialnya. Salah satunya melalui pembelajaran IPS. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari berbagai aspek kehidupan manusia, Dalam mengembangkan nilai-nilai seperti peduli lingkungan, kreatif, rasa ingin tahu serta sikap peduli sosial perlu upaya pengondisian pada siswa agar dapat memunculkan perilaku yang menunjukan nilai-nilai tersebut pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya dalam meningkatkan sikap peduli sosial pada siswa Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah studi kasus yang bersifat deskriptif. jenis penelitian ini memfokuskan pada penelitian mengenai upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa melalui materi IPS. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa dengan melalui materi pada mata pelajaran IPS guru memberikan penjelasan mengenai materi empati, guru menyuruh siswa untuk membentuk kelompok belajar, guru memberikan tugas pada siswa, pengondisian kelas saat ada siswa yang ramai guru memberikan pertanyaan agar siswa dapat menghargai guru yang sedang mengajar serta guru memberikan salam pada siswa saat akan memulai pembelajaran. dengan memberikan pemahaman dan materi terhadap siswa agar siswa mampu memahami materi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain dengan memberikan materi guru juga memberikan tugas pada siswa mengenai kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di lingkungannya yang sesuai dengan materi seperti sikap tolong menolong dengan memberikan bantuan kepada temannya.pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat penting dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah dasar. IPS tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai aspek sosial, budaya, politik, ekonomi, dan geografis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti toleransi dan kepedulian sosia.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV B Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw Di UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Dwinal Tasya Ditia, Zulmi Aryani, Rosma Diana, Afrimon
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur. Solusi permasalahan tersebut menggunakan model pembelajaran cooperative… tive type jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS peserta didik. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian peserta didik kelas IV B pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan. Penelitian ini terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik dan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik. Hasil proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru 51,85%  dan aktivitas peserta didik 48%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 74,07% dan aktivitas peserta didik 72%. Pada siklus II pertemuan 1, aktivitas guru 81,48% dan peserta didik 80%. Pertemuan 2 aktivitas guru  96,29% dan aktivitas peserta didik 96%. Hasil belajar IPAS peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran tersebut pada siklus I meningkat menjadi 47,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,48%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type jigsaw terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kabupaten Solok Selatan.

Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung

Deny Setiawan, Ahmad Arif Baihaqi, Adang Hambali, Hasan Basri
Abstract: Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan… yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif,  efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas  –  luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana,  pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.