Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian…
2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII adalah 75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui tahun Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Abstract:Model Kooperatif Type STAD Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025 Penelitian…
an ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa SMK Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77 24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas Daya serap siswa 77 24 %,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85 71% Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama adalah 75,dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa SMK Negeri 3 Tabanan tahun pelajaran 2023/2024 Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran
Abstract:Berdasarkan observasi, aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat , dapat dikategorikan masih sangat rendah. Dilihat dari fenomena tersebut diatas, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan…
n aktivitas dan prestasi belajar siswa SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat dengan mencoba menerapkan metode diskusi dikombinasikan dengan metode project bassed learning. Tentu! Berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, sepertinya Anda sedang merancang penelitian untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat. Berikut adalah struktur yang dapat Anda gunakan untuk merumuskan penelitian Anda dengan fokus pada penerapan metode diskusi dan project-based learning (PBL): Subjek penelitian tersebut adalah SD Negeri 1 Tegalbadeng Barat. Dalam penelitian ini tersebut menggunakan metode Diskusi dikombinasikan dengan Metode Project Bassed Learning dalam mata pelajaran Agama Hindu dan Budi Pekerti. Dalam penelitian ini peneliti memasang target dalam rata-rata kelas (M) 80, Daya Serap (DS) 80%, Ketuntasan Belajar Klasikal 80% dan aktivitas 80%. Dilihat dari hasil penelitian ini, bahwa penerapan metode Diskusi dikombinasikan dengan metode Project bassed learning dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar dalam mata pelajaran agama hindu dan budi pekerti. Hasil ini ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil aktivitas belajar pada siklus I 31 % dan siklus II menjadi 85%. Prestasi belajar siswa juga meningkat yaitu pada siklus I rata-rata kelas (M) 70, daya serap (DS) 70%,ketuntasan belajar 22% dan siklus II menjadi rata-rata kelas (M) 89, daya serap (DS) 89%, serta ketuntasan belajar klasikal 100% dari KKM 75. Dari hasil penelitian yang telah dicapai ini dapat diimplementasikan dengan merekomendasikan kepada Guru Agama Hindu Tentu! Jika penelitian Anda telah mencapai hasil yang signifikan dan relevan, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengimplementasikan hasil penelitian dengan merekomendasikannya kepada Guru Agama Hindu.
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan…
emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SD Ana Putra pada Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2023/2024 yang bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa…
swa pada mata pelajaran Agama Hindu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yang dilaksanakan saat berlangsungnya proses pembelajaran. Untuk memaknai data hasil penelitian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif, dengan menyajikan rata-rata, modus, median dan prosentase ketuntasan belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Agama Hindu. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya rata-rata 67,5, dengan prosentase ketuntasan belajar 33,33%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I prestasi belajar siswa mengalami peningkatan menjadi rata-rata 74,16, dengan ketuntasan belajar 66,66%. Selanjutnya pada siklus II meningkat lagi menjadi rata-rata 80,00, dan ketuntasan belajar mencapai 91,66%. Hasil yang diperoleh pada siklus II ini telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan sehingga penelitian ini adalah Model Direct Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Agama Hindu siswa kelas IV SD Ana Putra
Abstract:Penerapan aplikasi ACCURATE Accounting pada pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan di Sato Resto Padang bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan efesiensi dalam pengelolaan keuangan. Kegiatan ini dilakukan…
melalui sosialisasi dan bimbingan teknis kepada staf Sato Resto Padang yang sebelumnya menggunakan Microsoft excel. Hasil dari penerapan ini menunjukkan bahwa aplikasi ACCURATE mampu membantu Sato Resto Padang dalam menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat dan tepat waktu. Supaya Sato Resto juga merasakan manfaat aplikasi ACCURATE yang kami pelajari, sehingga memudahkan Sato Resto dalam menyusun laporan keuangan usahanya.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila. Rendahnya hasil belajar tersebut karena proses pembelajaran belum maksimal, dan belum digunakannya…
a model pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini penelitian tindakan kelas. Penelitian ini menempuh dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran cooperative type think pair share. Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran kelompok dengan cara berbagi hasil pikiran peserta didik. Hasil proses pembelajaran pada aktivitas guru siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase sebesar 50% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 68,18% dan pada aktivitas peserta didik diperoleh persentase sebesar 50% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 70%. Pada siklus II pertemuan 1 aktivitas guru memperoleh nilai 75% meningkat pada pertemuan 2 mejadi 90,90%, dan pada aktivitas peserta didik diperoleh persentase sebesar 77,77% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 90%. Pada hasil belajar peserta didik, nilai awal yaitu 33,33%, meningkat pada siklus I menjadi 50% dan pada siklus II menjadi 87,50%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type think pair share dapat meningkatkan proses serta hasil belajar peserta didik di kelas V UPT SD Negeri 09 Sungai Pangkur.
Abstract:Tumbuhan sebagai produsen memiliki peranan yang sangat penting dalam ekosistem. Beragamnya jenis-jenis tanaman yang tersebar di seluruh negeri ini membuat manusia kerap kali salah membedakan antara tanaman satu dengan yang…
ng lain. Namun, dengan berkembangnya kemajuan zaman banyak manusia mulai mengabaikan keberadaannya. Dengan begitu, penulis mengambil langkah inovatif untuk mengenalkan tumbuhan-tumbuhan yang ada disekitar melalui produk ecoprint. Ecoprint sendiri didefinisikan sebagai suatu proses transfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung dengan memanfaatkan bagian tumbuhan yang mengandung pigmen warna atau zat antosianin. Tujuan percobaan ini adalah untuk membuat batik ecoprint bermotif tumbuhan untuk mempelajari keanekaragaman dan juga menjelaskan taksonomi terkait tumbuhan-tumbuhan yang dimanfatkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2024 bertempat di SD Negeri Jerukagung 1. Metode percobaan yang dilakukan ini adalah metode praktikum secara langsung dengan teknik pounding. Percobaan ini didasari oleh beberapa permasalahan yang ditemui penulis seperti peristiwa Plant Blindness. Istilah tersebut digunakan untuk merujuk orang-orang yang tidak peduli atau memiliki minim pengetahuan mengenai tumbuh-tumbuhan sehingga disebut sebagai seorang buta tanaman. Berdasarkan data percobaan yang diperoleh penulis dapat disimpulkan bahwa ecoprint mampu menjadi alternatif sebagai upaya preventif dalam mengatasi permasalahan Plant Blindness. Selain itu, produk ecoprint juga mampu menjadi salah satu upaya konservatif keanekaragaman hayati yang ada khususnya untuk peserta didik di SD Negeri Jerukagung 1.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode…
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 60%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 80%. Aktivitas guru dan peserta didik juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan aktivitas guru mencapai 95,44% dan aktivitas peserta didik mencapai 93,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran ini untuk materi dan mata pelajaran lainnya.