Search Articles & Publications

Showing 1325 articles found for "Luas"

English Public Speaking Training for Vocational College Students in Madiun

Pratiwi, Damar Isti, Budiastuti, Riana Eka, Amumpuni, Rengganis Siwi, Arifianto, Teguh
Abstract: Many vocational college graduates got difficulties during job interview process. Therefore, this community service activity aims to enhance vocational college students’ English communication skills, especially in public… public speaking, during the job interview process. It was done online through a Zoom meeting, which was opened for vocational college students in Madiun City, East Java. The activity was done in May 2024, starting from the preparation, implementation, and evaluation process. It ran well and benefited vocational college students by equipping them with and broadening their knowledge regarding the job interview process. The participants’ feedback was positive, in which the survey results showed that the community service activity improved their public speaking skills and confidence. The participants also provided a rough description of the job interview process through mock interviews. It is hoped that a similar activity will be carried out continuously in the future.             Keywords: English, Public Speaking, Training, Vocational College, Vocational Students  Banyak lulusan kampus vokasi yang kesulitan saat menjalani proses interviu kerja. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris mahasiswa vokasi terutama pada public speaking di proses wawancara kerja. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting yang dibuka bagi mahasiswa vokasi di kota Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Mei 2024 yang dimulai dari proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi para mahasiswa vokasi dalam memperlengkapi dan memperluas wawasan mereka mengenai proses wawancara kerja. Umpan balik dari para peserta menunjukkan nilai positive dimana hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kemampuan public speaking para peserta dan rasa percaya diri mereka. Para peserta juga mendapatkan gambaran kasar mengenai proses wawancara kerja melalui kegiatan mock-interview. Diharapkan bahwa kegiatan sejenis dapat diadakan berkelanjutan di masa mendatang. Kata kunci: Bahasa Inggris, Public Speaking, Pelatihan, Kampus Vokasi, Mahasiswa Vokasi  

A Teacher Training on Digital Assessment Strategies for Meaningful Learning Outcomes at Buranakarn Suksa Witya School, Thailand

Aziez, Feisal, Sadeli, Elly Hasan, Anjarani, Shelia, Hawanti, Santhy, Setianti, Dika, Rinjani, Rinjani
Abstract: Technological advancements have had a profound impact on the education sector around the globe including in Thailand and other developing countries.  as in many other developing countries, there are major challenges in adapting… adapting with the rapid development of technology. The school where the community service was held also faced similar issues. With an innovative approach through assessment training using technology, this community engagement activity is expected to be a positive step towards educational transformation, particularly in the southern part of Thailand. With the active involvement of teachers as well as full support from related parties, we can create a learning environment that is more dynamic, relevant, and globally competitive. A pre-test and a post-test were conducted at the beginning and the end of the training to measure teachers’ understanding in implementing digital assessment strategies. By equipping teachers with the knowledge and skills to implement digital assessment strategies, the training has had a measurable impact on professional development and instructional practices. In addition, the training provide access to further consultation or guidance, participants can feel supported and more confident in applying their learning in the classroom. The results of the pre- and post-training survey demonstrated a substantial improvement, averaging 51.3% increase across all survey items. This indicates the positive impact of the training in enhancing teachers' competencies in integrating technology into their assessment practices.  Moving forward, schools in rural Thailand can apply the lessons learned from this workshop to enhance their own educational outcomes.  Keywords: teacher training; digital assessment strategies; southern Thailand   Abstrak: Dalam era globalisasi yang semakin cepat, pendidikan adalah salah satu aspek yang paling terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Di Thailand Selatan, seperti di banyak negara berkembang, ada tantangan besar dalam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Sekolah tempat dimana program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan juga menghadapi masalah serupa. Dengan pendekatan inovatif melalui pelatihan penilaian menggunakan teknologi, kegiatan keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah positif menuju transformasi pendidikan di wilayah Thailand Selatan ini. Dengan keterlibatan aktif dari para guru serta dukungan penuh dari pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, relevan, dan kompetitif secara global. Pre-test dan post-test dilakukan di awal dan akhir pelatihan untuk mengukur pemahaman guru dalam menerapkan strategi penilaian digital. Selain itu, pelatihan menyediakan akses ke konsultasi atau bimbingan lebih lanjut, sehingga peserta merasa didukung dan lebih percaya diri dalam menerapkan pembelajaran mereka di kelas. Setelah pelatihan selesai, kedua pihak melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur keberhasilan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan memberikan dampak yang lebih positif dalam jangka panjang. Kata kunci: pelatihan guru; strategi penilaian digital; thailand selatan

Pemanfaatan Buah Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil Bagi Kaum Perempuan Jemaat Marturia Kupang NTT

Bunyani, Nur Aini, Roman, Maya Fitriani, Finmeta, Abdonia, Kerihi, Eka C.G, Tunmuni, Deglori, Neolaka, Frengki
Abstract: Virgin Coconut Oil (VCO) is extracted coconut oil containing medium chain fatty acids that have been believed to have many health functions. These fatty acids are easily digested and absorbed by the intestines because the… e size of the molecules is relatively small so that they can be directly burned by the body to produce energy. In addition, VCO contains lauric acid which can dissolve the virus membrane in the form of lipids so that it will interfere with the immunity of the virus, so that the virus becomes inactive. VCO is processed without heating, no additional chemicals, dyes, and preservatives so that it can survive as pure vegetable oil so that it does not change the composition or characteristics of the oil. VCO has high economic value. The manufacturing process is easy. The methods in this Community Service are Counseling, direct Practice and discussion. It is hoped that the use of coconuts will not only be sold in the form of unprocessed fruit but coconuts are processed into pure coconut oil or Virgin Coconut Oil and can be developed more widely through group entrepreneurship programs so as to increase the income of the congregation, especially the Women's group in the GMIT Marturia Oesapa Selatan Congregation, Kelapa Lima District, Kupang City. Keyword: coconut fruit; processing; utilization; virgin coconut oil   Abstrak. Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa yang diekstraksi yang mengandung asam lemak yang memiliki rantai sedang yang telah dipercaya memiliki banyak fungsi untuk kesehatan. asam lemak tersebut mudah dicerna dan diserap oleh usus karena ukuran molekulnya relatif kecil sehingga dapat  langsung dibakar oleh tubuh untuk memproduksi energi. Selain itu, VCO mengandung asam laurat yang dapat melarutkan membran virus berupa lipid sehingga akan mengganggu kekebalan virus, sehingga virus menjadi inaktif. VCO diproses tanpa pemanasan, tidak  ada  tambahan  bahan  kimia,  pewarna,  dan  pengawet  sehingga  dapat bertahan sebagai minyak nabati murni sehingga tidak merubah komposisi atau karakteristik minyak. VCO  mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Proses pembuatannya mudah. Metode dalam Pengabdian Masyarakat  ini adalah  Penyuluhan,  langsung Praktek dan diskusi. Diharapkan pemanfaatan buah kelapa tidak hanya dijual dalam bentuk buah tanpa diolah tetapi buah kelapa diolah menjadi minyak kelapa  murni atau  Virgin Coconut Oil dan dapat dikembangkan secara lebih luas lagi melalui program kewirausahaan kelompok  sehingga meningkatkan pendapatan jemaat, khususnya kelompok Kaum Perempuan di Jemaat GMIT Marturia Oesapa Selatan,  Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Kata kunci: buah kelapa; pengolahan; pemanfaatan; virgin coconut oil

Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Bootcamp Trilogi Got Business Founder

Maulidian, Maulidian, P, Mutiara Dewi, Novita, Novita, Purnengsih, Iis
Abstract: The development of entrepreneurship among students has become a priority in higher education in Indonesia to address unemployment, leading Universitas Trilogi to organise the Trilogi Got Business Founder Bootcamp with the… e theme “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation.” The aim of this activity is to provide in-depth understanding and practical skills in key aspects of entrepreneurship, including product development, digital marketing, and financial reporting. The bootcamp employed three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage involved scheduling, selecting speakers, and arranging facilities. The implementation stage comprised lectures, discussions, exercises, and case studies delivered by competent experts in their respective fields. The evaluation stage was conducted through questionnaires to assess the success of the event and its impact on participants. The evaluation results showed that the majority of participants were satisfied with the content delivered and the relevance of the activities to their needs. The methods used were effective in enhancing participants' understanding and practical skills in entrepreneurship. Overall, this bootcamp successfully achieved its objectives and made a positive contribution to the development of entrepreneurial capacity among students at Universitas Trilogi.   Keywords: bootcamp; digital marketing; entrepreneurship; sustainable innovation; university students   Abstrak: Pengembangan kewirausahaan mahasiswa menjadi prioritas pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengatasi pengangguran, mendorong Universitas Trilogi mengadakan Bootcamp Trilogi Got Business Founder dengan tema “Scaling the Future of Business: Sustainable and Responsible Innovation”. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam aspek-aspek penting kewirausahaan, termasuk pengembangan produk, pemasaran digital, dan pembuatan laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam bootcamp ini mencakup tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan perencanaan jadwal, pemilihan narasumber, dan penyediaan fasilitas. Tahap pelaksanaan terdiri dari ceramah, diskusi, latihan, dan studi kasus yang dilakukan oleh narasumber berkompeten di bidangnya. Tahap evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk menilai keberhasilan kegiatan dan dampaknya terhadap peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa puas dengan materi yang disampaikan dan relevansi kegiatan dengan kebutuhan mereka. Metode yang digunakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam kewirausahaan. Secara keseluruhan, bootcamp ini berhasil mencapai tujuannya dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kapasitas kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Trilogi.   Kata kunci: bootcamp; inovasi berkelanjutan; kewirausahaan; mahasiswa; pemasaran digital

Penguatan Manajemen Evaluasi Diri Madrasah Pada KKM Kecamatan Kelapa Dua Tangerang

Muslim, Ahmad Buchori, Candra, Bach Yunof
Abstract: This service aims to analyze and understand the readiness of madrasahs in conducting madrasah self-evaluation and maximize the implementation of training and assistance in madrasah self-evaluation management in the Madrasah… sah Ibtidaiyah Working Group, Kelapa Dua Tangerang District in order to increase understanding and skills in conducting madrasah self-evaluation in accordance with the indicators set in the e- RKAM application. The methods and techniques used in this service are training and mentoring at each madrasah targeted for service. The expected result in this service is the creation of effective madrasah self-evaluation management in the process of implementing madrasah self-evaluation which is carried out annually so that it can provide relevant information to madrasah residents and policymakers about the achievement of madrasah quality according to national education standards. The results that can be seen in this service are the improvement of madrasah quality as seen from the quality achievement performance score which increased by an average of 11% between 2021 and 2022.

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Melalui Program Pelatihan Pemetaan Menggunakan Teknologi Drone Di Kecamatan Pemali

Fitriansyah, Hadi, Zulkia, Dwi Rizka, Setiawan, Fahri, Hartati, Lasmi, Syarani, Desti, Tamami, Khoirul, Cahyani, Dwi Rizky, Caesar, Muhammad Yusuf
Abstract: The lack of ability to operate advanced mapping technology such as drones creates limitations for village communities in Pemali District, resulting in low community participation and contribution in the planning and management… gement process of village areas. In fact, active community participation is very important to ensure that every development program is in accordance with local needs and conditions to achieve regional development planning as stated in the 2020-2024 RPJMN. For this reason, it is necessary to use drone technology to provide solutions by providing fast and accurate spatial data, as well as improving the technical skills of village communities in mapping and managing areas. Through drone training, it is hoped that village communities can be more independent and actively participate in development planning, as well as opening up new opportunities in the field of technology that can improve their welfare and quality of life. Meanwhile, the method used in community service is in accordance with POAC or Planning, Organizing, Actuating, Controlling. From all the activities and evaluations that have been carried out, the results and conclusions obtained are that training and outreach on the use of drones through community service is considered effective and useful in developing community capabilities and increasing insight into the Pemali sub-district. Keywords: community service; drone; pemali district   Abstrak: Kurangnya kemampuan untuk mengoperasikan teknologi pemetaan canggih seperti drone membuat Keterbatasan Masyarakat desa di Kecamatan Pemali ini menyebabkan rendahnya partisipasi dan kontribusi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengelolaan wilayah desa. Padahal, partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi local untuk mencapai perencanaan pembangunan kawasan seperti yang tertera pada RPJMN 2020-2024. Untuk itu perlu peran penggunaan teknologi drone dapat memberikan solusi dengan menyediakan data spasial yang cepat dan akurat, serta meningkatkan keterampilan teknis masyarakat desa dalam pemetaan dan pengelolaan wilayah. Melalui pelatihan drone, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri dan berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan, serta membuka peluang baru dalam bidang teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Adapun, untuk metode yang digunakan dalam pengabdian masayarakat ini sendiri sesuai dengan POAC atau Planning, Organizing, Actuating, Controlling. Dari keseluruhan kegiatan dan evaluasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa pelatihan serta sosialisasi penggunaan drone melalui pengabdian masayarakat ini diniai efektif dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan masyarakat dan menambah wawasan pada kecamatan pemali. Kata kunci: drone; pengabdian masyarakat; pemali

Upaya Pencegahan Stunting Melalui Kegiatan Penyuluhan Di Desa Raharja Kecamatan Purwaharja

Afiani, Ardita, Siti Maharani, Irma
Abstract: A stunted child has stunted growth due to sustained malnutrition. One of the causes of stunting is the lack of mapping and access to information about healthy lifestyles that support children's growth. This community service… vice activity aims to increase community understanding about stunting prevention. This community service was carried out by the ten-person KKN team of Universitas Pendidikan Indonesia in Raharja Village, Purwaharja District, Banjar City. Community service activities in Raharja Village include several stages, namely the planning, preparation, implementation and evaluation stages. The targets of this activity were mothers of infants and toddlers and pregnant women in Raharja Village. The result of this activity was that participants gained a better understanding of the selection of food intake that can help prevent and overcome stunting. Keywords: prevention; stunting; counseling    Abstrak: Seorang anak dengan stunting memiliki pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi yang berkelanjutan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi tentang pola hidup sehat yang mendukung pertumbuhan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim KKN Universitas Pendidikan Indonesia yang berjumlah sepuluh orang di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Kegiatan pengabdian di Desa Raharja meliputi beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu dari bayi dan balita serta ibu hamil di Desa Raharja. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pemilihan asupan makanan yang dapat membantu mencegah dan mengatasi stunting. Kata kunci: pencegahan; stunting; penyuluhan

Pendampingan Sustainable Livelihood Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Rembitan

Pratama, Inka Nusamuda, Subandi, Azwar, Imam, Sadrul, Pratiwi, Yupitari Estu, Aprileana, Lady, Oktriani, Elisa
Abstract: The sustainable livelihood assistance program in Rembitan Village aims to improve community welfare based on local wisdom. The activity stages include initial identification of socio-economic and environmental conditions… of the village, preparation of activity plans based on community participation, as well as implementation of training and workshops. After the training, intensive mentoring is provided to help people apply new skills in their daily practice. The results achieved include increasing community capacity in sustainable agricultural techniques, developing better quality handicraft and traditional food products, as well as diversifying family income sources. Program evaluation shows a positive response from the community to training and mentoring activities, with indications of an increase in the local economy and awareness of the importance of sustainable natural resource management. This service activity not only succeeded in improving the economic welfare of the Rembitan Village community, but also strengthened local capacity in facing the challenges of sustainable development in the future.   Keywords: sustainable livelihoods; local wisdom; well-being; economy     Abstrak: Program pendampingan sustainable livelihood di Desa Rembitan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal. Tahapan awal kegiatan meliputi identifikasi kondisi sosial-ekonomi dan lingkungan Desa, penyusunan rencana kegiatan berbasis partisipasi masyarakat, serta implementasi pelatihan dan workshop. Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan intensif untuk membantu masyarakat menerapkan keterampilan baru dalam praktiknya sehari-hari. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan kapasitas masyarakat dalam teknik pertanian berkelanjutan, pengembangan produk kerajinan tangan dan makanan tradisional dengan kualitas yang lebih baik, serta diversifikasi sumber pendapatan keluarga. Evaluasi program menunjukkan respons yang positif dari masyarakat terhadap kegiatan pelatihan dan pendampingan, dengan indikasi peningkatan ekonomi lokal dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Rembitan, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan dimasa mendatang.   Kata kunci: sustainable livelihood; kearifan lokal; kesejahteraan; ekonomi

Upaya Meningkatkan Aspek Keterampilan Berbahasa Siswa SD Melalui Cerita Anak Menggunakan Media Canva

Mizkat, Eva, Dailami, Dailami, Nasution, Muhammad Iqbal
Abstract: Pengabdian kepada masyarakat (PkM) program kemitraan masyarakat ini dilakukan di Sekolah Dasar (SD) Swasta Al-Washliyah 80 Kisaran sebagai upaya untuk meningkatkan aspek keterampilan berbahasa siswa, agar keterampilan berbahasa… rbahasa mereka lebih meningkat dengan memanfaatkan aplikasi digital. Tujuan dilakukannya PkM ini adalah untuk menciptakan hasil bahan bacaan yang sesuai dengan usia anak SD dalam bentuk softcopy dengan memanfaatkan aplikasi canva. Metode yang digunakan adalah pengajaran, pendampingan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa siswa SD lebih tertarik belajar membaca, mendengarkan, berbicara dan menulis yang merupakan aspek keterampilan berbahasa berbasis digital.

Pelatihan Aplikasi Mendeley Dalam Penggelolaan Dan Referensi Tugas Akhir Mahasiswa

Sekarini, Ratih Ayu, Sukamto, Bambang, Siregar, Ahmad Munawir, Dirgantara, Muhammad Arya, Perdana, Nino Agung
Abstract: In writing scientific work, it is necessary to use the Reference Manager application to support various forms of assignments in lectures, and student final assignments, now increasingly recommended because it is considered… ed important. In using Mendeley, as one of the applications, it can help in managing scientific references such as books, journals, and other Constitutional references and articles. This can facilitate the preparation of references that are not small in number. Therefore, this training activity was organised face-to-face with the participation of 25 participants. The participants were students of the Faculty of Law and Economics of the afternoon class in semester 4 of the Islamic University of Jakarta. With the Mendeley training, it is hoped that students can smoothly use the application in preparing their final assignments. The method applied in this service is through training. This activity is divided into three stages, namely (a) training preparation, (b) delivery of materials and direct practice of using the Mendeley application, (c) monitoring of activities and (d) training evaluation. Through this activity, it is expected that participants, namely students, can understand the material and have the skills to compile their final project references using the Mendeley application.   Keywords: training mendeley; final project; students.   Abstrak: Pada Penulisan Karya ilmiah di butuhkan suatu penggunaan yaitu dengan aplikasi Reference Manager untuk mendukung berbagai bentuk tugas pada perkuliahan, dan tugas akhir mahasiswa, kini semakin disarankan karna dianggap penting. Dalam penggunaan Mendeley, sebagai salah satu aplikasi, dapat membantu dalam mengelola referensi ilmiah seperti buku, jurnal, dan referensi UUD serta artikel lainnya. Hal ini dapat memudahkan dalam penyusunan referensi yang jumlahnya tidak sedikit. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara tatap muka dengan partisipasi 25 peserta. Para perserta merupakan mahasiswa Fakultas Hukum dan ekonomi kelas sore pada semester 4 Universitas Islam Jakarta. Dengan adanya pelatihan Mendeley, diharapkan mahasiswa dapat dengan lancar menggunakan aplikasi tersebut dalam penyusunan tugas akhir mereka. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah melalui pelatihan. Kegiatan ini terbagi menjadi tiga tahapan, yakni (a) persiapan pelatihan, (b) penyampaian materi dan praktek langsung penggunaan aplikasi Mendeley, (c) Monitoring dari kegiatan dan (d) evaluasi pelatihan. Mahasiswa akan mendapatkan panduan langsung dari narasumber hingga setiap peserta memiliki pemahaman yang cukup dan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut pada aplikasi Mendeley. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta, yaitu mahasiswa, dapat memahami materi dan memiliki keterampilan untuk menyusun referensi tugas akhir mereka menggunakan aplikasi Mendeley.   Kata kunci: pelatihan; tugas akhir; mahasiswa.