Search Articles & Publications

Showing 1325 articles found for "Luas"

Pendampingan Implementasi E-Arsip Untuk Proyek Infrastruktur Tol

Gustriansyah, Rendra, Suhandi, Nazori, Puspasari, Shinta, Sanmorino, Ahmad, Wiyanto, Ari
Abstract: The conventional management of archives using physical files at the Jambi-Betung II Toll Road Land Procurement Commitment Making Officer (PPK-PPTJT) agency results in slow document retrieval, a higher risk of data loss,… and limited accessibility to important information. This community service initiative aims to enhance the technological skills of human resources at PPK-PPTJT Jambi-Betung II, particularly in electronic archive management. The methods employed involve socialization and technical training on using e-archive applications for four PPK-PPTJT employees. Evaluation was conducted through questionnaires and interviews to assess the participants' improvement in understanding and skills. The results demonstrated a significant increase in participants' capabilities: 25% reported a better understanding of the benefits of e-archives, 75% enhanced their operational application skills, and 25% felt more confident in managing electronic archives. The implementation of e-archives has successfully reduced reliance on physical documents and expedited the toll road land procurement administration process, ultimately increasing the operational efficiency of PPK-PPTJT Jambi-Betung II. Keywords: e-archive; mentoring; land procurement; archive management    Abstrak: Pengelolaan arsip secara konvensional dengan menggunakan berkas fisik di instansi Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksana Pengadaan Tanah Jalan Tol (PPK-PPTJT) Jambi-Betung II menyebabkan lambatnya pencarian dokumen, rentan kehilangan data, dan terbatasnya aksesibilitas terhadap informasi penting. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di PPK-PPTJT Jambi-Betung II dalam hal digitalisasi dan pengelolaan arsip elektronik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan aplikasi e-arsip bagi empat pegawai PPK-PPTJT. Evaluasi dilakukan dengan angket dan wawancara untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan empat peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: 19% peserta lebih memahami manfaat e-arsip, 31% peningkatan kemampuan operasional aplikasi, dan 25% peningkatan kepercayaan diri dalam pengelolaan arsip elektronik. Penerapan e-arsip berhasil mengurangi ketergantungan pada arsip fisik, mempercepat proses administrasi pengadaan tanah jalan tol, efisiensi ruang penyimpan, dan kemudahan monitoring dan evaluasi proses operasional PPK-PPTJT Jambi-Betung II. Kata kunci: e-arsip; pendampingan; pengadaan tanah; pengelolaan arsip

Sosialisasi Pembelajaran Berbasis Digital Pada Pondok Pesantren An Ni'mah Kota Batam

Noviardi, Refli, Jufri, Muhamaad, Dwipananda, Rizki Fadel, Aritonang, Mhd Adi Setiawan
Abstract: Motivated by the decline in the number of new students and the foundation's desire to modernize, this program targets constraints such as restrictions on the use of electronics, limited technological facilities, and the… technical ability of educators that still need to be improved. The program used theoretical presentation and interactive discussions to provide a new perspective on learning transformation while maintaining pesantren values. The evaluation results show that although the introduction of technology has been in accordance with management needs, it is still necessary to improve digital literacy and develop a more attractive learning platform. This PKM program has a desire to carry out future cooperation in the form of knowledge exchange for the development of pesantren to become more modern, structured and advanced. Keywords: digital literation; islamic boarding school; technology   Abstrak: Dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah santri baru dan keinginan yayasan untuk modernisasi, program ini menyasar kendala-kendala seperti pembatasan penggunaan elektronik, keterbatasan fasilitas teknologi, dan kemampuan teknis pendidik yang masih perlu ditingkatkan. Kegiatan yang dilaksanakan ini menggunakan metode pemaparan teoritis, dan diskusi interaktif untuk memberikan pandangan baru tentang transformasi pembelajaran dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kepesantrenan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa meski pengenalan teknologi telah sesuai dengan kebutuhan manajemen, masih diperlukan peningkatan literasi digital dan pengembangan platform pembelajaran yang lebih atraktif. Program PKM ini memiliki keinginan yaitu dapat melaksanakan kerjasamkdepannya dalam bentuk pertukaran ilmu untuk pengembangan pesantren menjadi lebih modern, terstruktur dan maju. Kata kunci: literasi digital; pesantren; teknologi  

Product Catalog Creation as Visual Identity for Woro Srikandi Batik Pacitan

Achmad, Zainal Abidin, Arifianto, Pungky Febi
Abstract: Abstract: Batik Woro Srikandi, a traditional batik producer in Arjowinangun, Pacitan, faces significant challenges in digital marketing. This issue stems from a lack of professional promotional media and an underdeveloped… d visual identity, hindering the product's ability to compete in an increasingly competitive market. To address these constraints, the community service team designed an initiative comprising several methodological stages: (1) conducting a needs analysis of the partner through observation and interviews; (2) implementing training sessions on product photography and design; and (3) facilitating participatory mentorship for the local artisans in catalog production and visual identity development. The primary outcome of this project was the successful creation of a professional product catalog that features a consistent brand visual identity. This catalog is designed to strengthen brand identity, expand market reach, and provide a competitive advantage for Batik Woro Srikandi. It is anticipated that this catalog will not only enhance customer engagement and sales but also contribute to the long-term sustainability of Pacitan's traditional batik art. Keywords: traditional batik; visual identity; product catalog; woro srikandi batik; digital branding   Abstrak: Batik Woro Srikandi sebagai produsen batik tradisional di Arjowinangun, Pacitan, menghadapi kendala dalam pemasaran digital karena kurangnya media promosi yang profesional dan identitas visual yang kuat, sehingga menyulitkan produknya bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang dengan tahapan metode yang terdiri dari: (1) Analisis kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara; (2) Pelaksanaan pelatihan fotografi produk dan desain; serta (3) Pendampingan dalam pembuatan katalog dan pengembangan identitas visual yang dilakukan secara partisipatif bersama perajin. Capaian utama dari kegiatan ini adalah terwujudnya sebuah katalog produk profesional yang memuat identitas visual merek yang konsisten. Tujuannya adalah untuk memperkuat brand identity, memperluas jangkauan pasar, dan memberikan keunggulan kompetitif bagi Batik Woro Srikandi. Diharapkan, katalog ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan pelanggan dan penjualan, tetapi juga mendukung keberlanjutan seni batik tradisional Pacitan dalam jangka panjang.          Kata kunci: batik tradisional; identitas visual; katalog produk; batik woro srikandi; branding digital

Sosialisasi Teknologi Digital Bagi Pelaku UMKM Kecamatan Sekupang

Permatasari, Ririt Dwiputri, Bora, M Ansyar, Hernando, Luki, Sondra Wijaya, I Made, Hazimah, Hazimah, Shilah, Nur, Fauzan, Haidil
Abstract: The development of digital technology has transformed various aspects of life, including the micro, small, and medium enterprise (MSME) sector. In Sekupang District, the adoption of digital technology by MSME actors faces… s various challenges, particularly in understanding and accessing such technologies. The purpose of this digital technology outreach is to enhance the knowledge and skills of MSME actors in adopting technology, enabling them to compete in the digital era. This outreach activity includes a basic understanding of business software usage, digital marketing strategies, and the use of social media to expand market reach. The methods used include seminars, hands-on training, and Q&A sessions. The results of the outreach indicate an increase in MSME actors' understanding of the importance of digitalization and readiness to implement technology in daily business operations. This program is expected to increase the competitiveness of MSMEs in Sekupang District in facing the challenges of the digital economy. Keywords: outreach; digital technology; MSME; digitalization   Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kecamatan Sekupang, pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pemahaman dan akses terhadap teknologi tersebut. Sosialisasi teknologi digital bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi, sehingga mampu bersaing di era digital. Kegiatan sosialisasi ini mencakup pemahaman dasar tentang penggunaan perangkat lunak bisnis, strategi pemasaran digital, serta pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan meliputi seminar, pelatihan langsung, dan sesi tanya jawab. Hasil dari sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi, serta kesiapan untuk mengimplementasikan teknologi dalam operasional bisnis sehari-hari. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM di Kecamatan Sekupang dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Kata kunci: sosialisasi; teknologi digital; UMKM; digitalisasi

Peningkatan Legal Certainity Produk UMKM Sejahtera Mandiri Pasir Jambu Melalui Pendaftaran Sertifikat Halal

Mintarsih, Mimin, Farhana, Farhana, Sekarini, Ratih Ayu, Masuara, Tahta Masita Dinanti, Annur, Ghinia Yusri, Fauza, Annisa Sarah, Putra, Fadhil Athif Ananda, Bahi, Arya Abdi Perdana
Abstract: Halal certificate existence is a legal certainty particularly for Muslim consumers on product halal assurance. However, many entrepreneurs in Pasirjambu Village, Bandung Regency, have not applied for halal certification… due to difficulties and limited knowledge. Therefore, PKM Team from Universitas Islam Jakarta provided training and assistance in registering halal certificates for entrepreneurs who are members of the SEMABU MSME group. This activity uses the Rapid Rural Appraisal (RRA) method to understand the local situation through direct observation and interviews with the target community. In implementing the program, the PKM Team carried out several activities: Counseling, Training, Assistance, Monitoring and Evaluation. The activity results show an increase in the number of products of the SEMABU MSME group that are halal-certified, from only 13 products to 31 halal-certified products. This activity has succeeded in helping business actors in providing halal assurance for the products they sell. Keywords: Halal certification; legal certainty; MSME product.   Abstrak: Keberadaan sertifikat halal merupakan salah satu legal certainty khususnya bagi konsumen muslim terhadap jaminan halal produk. Namun banyak pelaku usaha di Desa Pasirjambu Kabupaten Bandung yang tidak mengajukan sertifikasi halal karena kesulitan dan keterbatasan pengetahuan. Oleh karena itu, Tim Pelaksana PKM dari Universitas Islam Jakarta memberikan pelatihan dan pendampingan pendaftaran sertifikat halal untuk para pelaku usaha yang tergabung dalam kelompok UMKM SEMABU. Kegiatan ini menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA) untuk memahami situasi setempat melalui observasi dan wawancara langsung kepada masyarakat sasaran. Dalam pelaksanaan program, Tim PKM melaksanakan beberapa tahapan kegiatan sebagai berikut: Penyuluhan, Pelatihan, Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah produk kelompok UMKM SEMABU yang tersertifikasi halal, yaitu yang semula hanya 13 produk meningkat menjadi 31 produk tersertifikasi halal. Kegiatan ini telah berhasil membantu para pelaku usaha dalam memberikan jaminan halal produk yang diperjualbelikan. Kata kunci: Kepastian hukum; produk UMKM; sertifikat halal  

Implementasi Strategis Pelatihan Dan Pengembangan UMKM Di Desa Langgula

Tanipu, Funco, Pantoiyo, Fuad, Nento, Wila Rumina
Abstract: Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Langgula Village is a strategic step in improving the economic welfare of local communities. This service aims to identify and implement an effective training program… ogram for MSME actors in the village. The training is focused on developing managerial skills, digital marketing, and good financial management, which are essential to improve the competitiveness of MSMEs in today's digital era. The methods used in this service are observation and training with MSME actors. The results of the service showed that the training conducted succeeded in increasing the knowledge and skills of MSME actors in utilizing digital technology for marketing their products. In addition, training on simple financial management helps MSME actors in recording and managing cash flow, which is a crucial aspect for the sustainability of their business. From the evaluation results, the training participants showed significant improvement in their ability to design more effective and efficient marketing strategies, as well as improve their product branding. The implementation of MSME training and development in Langgula Village not only contributes to individual capacity building, but also has the potential to drive overall local economic growth. Keywords: digital; implementation; langgula; MSME   Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Langgula merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan program pelatihan yang efektif bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Pelatihan ini difokuskan pada pengembangan keterampilan manajerial, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan yang baik, yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM di era digital saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi dan pelatihan dengan pelaku UMKM dengan tahapan metode sosialisasi dan diskusi terkait pemanfaatan teknologi informasi, sosialisasi digital marketing dan pelatihan teknik pengambilan gambar, serta pelatihan pengelolaan keuangan sederhana. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk mereka. Selain itu, pelatihan tentang pengelolaan keuangan sederhana membantu pelaku UMKM dalam mencatat dan mengelola arus kas, yang merupakan aspek krusial untuk keberlangsungan usaha mereka. Dari hasil evaluasi, peserta pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mereka untuk merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan branding produk mereka. Implementasi pelatihan dan pengembangan UMKM di Desa Langgula tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara keseluruhan. Kata kunci: digital; implementasi; langgula; UMKM

Mindfulness Meditation Group: Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Psikologis Pada Lansia Penderita Diabetes

Qona'ah, Arina, Nursalam, Nursalam, Astutik, Erni, Alfaruq, Muhammad Fikri, Lutfandini, Cherlys Tin, Amelia, Vira
Abstract: Elderly with diabetes melitus have low levels of psychological well-being and quality of life. This community service aims to improve the psychological well-being and quality of life of elderly people with diabetes melitus… us through mindfulness meditation groups. This community service was placed in Sukolilo Village in collaboration with the Sukodadi Lamongan Health Center. This activity was attended by 32 elderly with diabetes melitus. Community service activities include forming mindfulness meditation groups, developing mindfulness meditation modules through Focus Group Discussions with health workers at the Sukodadi Health Center, training in mindfulness meditation, and activity evaluation. The evaluation was conducted using a questionnaire on psychological well-being, quality of life; physical and laboratory examinations. The mindfulness meditation group improved the psychological well-being and quality of life of the elderly. Mindfulness meditation plays an important role in creating peace of mind and helping patients channel energy in a positive direction so it can improve the psychological well-being and quality of life of the elderly with diabetes melitus. Mindfulness meditation can be done periodically. It can be used as part of a chronic disease management program. Keywords: mindfulness meditation; psychological well-being; quality of life; diabetes melitus; elderly   Abstrak: Lansia dengan diabetes melitusmemiliki tingkat kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup yang rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia penderita diabetes melitusmelalui mindfulness meditation group. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sukolilo bekerjasama dengan Puskesman Sukodadi Lamongan. Kegiatan ini diikuti oleh 32 lansia penderita diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pelatihan meditasi mindfulness dan evaluasi kegiatan dengan kuosioner kesejahteran psikologis, kualitas hidup; pemeriksaan fisik dan laboratorium. Mindfulness meditation group mampu meningkatkan kesejahteran psikologis dan kualitas hidup lansia. Meditasi mindfulness berperan penting dalam menciptakan ketenangan pikiran dan membantu pasien menyalurkan energi ke arah yang positif sehingga dapat meperbaiki kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup lansia dengan diabetes melitus. Mindfulnes meditasi dapat dilakukan secara berkala dan dijadikan sebagai salah satu bagian program penanganan penyakit kronis. Kata kunci: mindfulness meditation; kesejahteraan psikologis; kualitas hidup; diabetes melitus; lansia

Pelatihan Pengembangan Game Dengan Unreal Engine Sebagai Solusi Peningkatan Keterampilan Teknologi di SMK N 8 Pekanbaru

Nasution, Nurliana, Nasution, Feldiansyah, Hasan, Mhd Arief, Fajar, Muhammad Al
Abstract: SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are… not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry. Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students   Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game. Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan;  pengembangan game; siswa SMK; unreal engine

Katalog Digital Multibahasa Sebagai Alat Promosi UMKM dan Desa Wisata Bahasa di Kelurahan Potrobangsan Kota Magelang

Simamora, Alex Johanes, Prasetyo, Andreas Yogi, Yudhanto, Wildan, Maulana, Muhamad Aji
Abstract: MSME players in Potrobangsan Village face obstacles in communicating with foreign consumers, especially in the use of foreign languages. To overcome this problem, a multilingual digital catalog has been developed that contains… ntains descriptions of MSME products in several languages. This catalog aims to facilitate communication between MSME actors and inter-national consumers, as well as increase the visibility and competitiveness of MSMEs in the global market. In addition, this digital catalog is also expected to contribute to the preservation of regional languages, such as Javanese, which are becoming endangered. The methods used include a preparatory stage in the form of field analysis, then a needs analysis stage, and continued with the stage of making a multi-language online catalog. The catalog development process involved training for MSME players, creating attractive and relevant product descriptions, and developing an online catalog platform. As a result, this catalog has succeeded in increasing sales and expanding the market reach of MSMEs in Potrobangsan Village. Keywords: MSME; multilingual digital catalog; potrobangsan   Abstrak: Pelaku UMKM di Desa Potrobangsan menghadapi kendala dalam berkomunikasi dengan konsumen mancanegara, terutama dalam penggunaan bahasa asing. Untuk mengatasi masalah ini, telah dikembangkan katalog digital multibahasa yang memuat deskripsi produk UMKM dalam beberapa bahasa. Katalog ini bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi antara pelaku UMKM dengan konsumen internasional, serta meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM di pasar global. Selain itu, katalog digital ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian bahasa daerah, seperti Bahasa Jawa, yang mulai terancam punah. Metode yang digunakan antara lain tahap persiapan berupa analisis lapangan, kemudian tahap analisis kebutuhan, dan dilanjut dengan tahap pembuatan katalog online multibahasa. Proses pengembangan katalog melibatkan pelatihan bagi pelaku UMKM, pembuatan deskripsi produk yang menarik dan relevan, serta penyusunan platform katalog daring. Hasilnya, katalog ini telah berhasil meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar UMKM di Desa Potrobangsan. Kata kunci: UMKM; katalog digital multibahasa; potrobangsan.

Teknologi Informasi Digital Marketing Pada Urban Farming Pemasaran Sayur Hidroponik Di Kabupaten Asahan

Marpaung, Nasrun, Rahayu, Elly, Efendi, Zulfan, Febbrian, Aldi, Utama, Gita Nurul
Abstract: This study aims to analyze the implementation of information technology in digital marketing in urban farming, especially in improving hydroponic vegetable marketing in Asahan Regency. The development of information technology… nology has opened up new opportunities for urban farming actors to expand market reach through digital marketing strategies. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving in-depth interviews and observations of urban farming actors as well as analysis of the use of digital platforms such as social media, e-commerce, and websites. The results of the study show that the implementation of digital marketing has proven effective in increasing sales and expanding the market, as well as supporting the sustainability of urban farming businesses by increasing product visibility, ease of transactions, and interaction with consumers. However, there are challenges such as limited technological knowledge for some business actors and uneven digital infrastructure. Therefore, training and technological support are needed for hydroponic farmers in order to maximize the potential of digital marketing in improving economic welfare in the urban agricultural sector. Keywords: digital marketing; hydroponics; information technology; urban farming.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam digital marketing pada urban farming, khususnya dalam meningkatkan pemasaran sayur hidroponik di Kabupaten Asahan. Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang baru bagi pelaku urban farming untuk memperluas jangkauan pasar melalui strategi pemasaran digital. Masalah yang terjadi di Sigit Hidroponik memerlukan pemanfaatan teknologi dibidang pemasaran produk agar produk dapat terjual dengan baik dan terus mengalami peningkatan agar siklus atau perputaran penamaan dan panen dapat berjalan lebih efekti dan efisien dengan waktu yang lebih produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku urban farming serta analisis penggunaan platform digital seperti media sosial, e-commerce, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha urban farming melalui peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan pengetahuan teknologi bagi sebagian pelaku usaha dan infrastruktur digital yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan dan dukungan teknologi bagi petani hidroponik agar dapat memaksimalkan potensi digital marketing dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di sektor pertanian perkotaan. Kata kunci: digital marketing; hidroponik; teknologi informasi; urban farming.