Search Articles & Publications

Showing 5715 articles found for "Dalam"

Hubungan Antara Beban Kerja Fisik Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Industri

Akmal Fiqhi Ranu Mahendra, Susilawati
Abstract: Pesatnya perkembangan pembangunan industri telah menimbulkan permasalahan dalam dunia kerja yaitu kecelakaan industri. Pekerja dihadapkan pada pekerjaan fisik yang menimbulkan rasa lelah yang menimbulkan rasa lelah dan menurunnya… enurunnya konsentrasi yang berujung pada kurangnya perhatian dan perilaku kerja yang buruk. Kelelahan merupakan penurunan kinerja seseorang. Pekerjaan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kelelahan kerja, sehingga beban kerja baik fisik maupun mental harus sesuai dengan kapasitas fisik dan mental. Kelelahan kerja tergantung pada banyak faktor seperti usia, jenis kelamin, penyakit dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan burnout pada karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik.

Persinggungan Hak Ex Officio Hakim Dan Ultra Petitum Partium Dalam Perkara Perceraian

Muhammad Panjiraka Siwi, Rizki Firmansyah, Diana Putri Natalia, Sindu Adi Dewanto, Haza Iryadul F.B., Muhammad Marizal
Abstract: Perceraian di Pengadilan Agama merupakan ranah hukum yang kompleks, melibatkan berbagai aspek sosial, kultural, dan hukum. Sehingga peran hakim vital dengan konsep hukum progresif sebagai landasan maka muncul tantangan implementasi… mplementasi ex officio hakim, ultra petitum partium, konsep judge made law, dan hukum progresif dalam konteks perceraian di Pengadilan Agama. Hukum progresif, yang diperkenalkan oleh Satjipto Rahardjo, menjadi penting dalam merespons ketidakpuasan terhadap penerapan ilmu hukum positif. Hakim dalam era hukum progresif diharapkan tidak hanya sebagai penegak aturan, melainkan sebagai arsitek hukum yang dapat menciptakan keadilan responsif terhadap realitas sosial. Dalam konteks perceraian, hakim memiliki kewenangan ex officio, memungkinkan mereka bertindak tanpa harus terbatas pada tuntutan pihak yang bersengketa. Namun, pelaksanaan ex officio hakim dihadapkan pada pembatasan, termasuk prinsip ultra petitum partium yang mengatur batas wewenang hakim agar tidak melampaui tuntutan yang diajukan. Keseluruhan, artikel ini membahas bagaimana hukum progresif, ex officio hakim, ultra petitum partium, dan judge made law berinteraksi dalam ranah perceraian di Pengadilan Agama. Implementasi konsep-konsep tersebut menjadi krusial dalam mencapai keadilan yang responsif dan seimbang, sambil tetap memperhatikan hak-hak individu yang terlibat dalam persengketaan perceraian.

Sistem Pembayaran Di Indonesia

Al Karimatus Sa’idah, Rini Puji Astuti, Bahrur Rosi, Selvina Risqi Nurhasanah
Abstract: Sistem pembayaran adalah sebuah sistem yang di dalamnya terdapat seperangkat aturan kontrak perjanjian fasilitas dan mekanisme operasional yang digunakan untuk mengirim dan menerima pembayaran serta memenuhi kewajiban pembayaran… pembayaran di mana melalui pertukaran antar individu, bank dan institusi lainnya baik domestik maupun lintas batas antar negara.Alat pembayaran berkembang sangat pesat dan maju saat ini jika kita melihat kebelakang awal mula alat pembayaran dikenal dengan sistem barter atau antar barang yang diperjualbelikan di era pra moderen. Dalam perkembangannya mulai dikenal satuan tertentu yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang disebut uang hingga saat ini uang masih menjadi salah satu alat pembayaran utama yang berlaku di masyarakat.selanjutnya alat pembayaran terus berkembang dari alat pembayaran tunai alat pembayaran non tunai Seperti alat pembayaran berbasis kertas misalnya cek dan bilyet Giro Selain itu dikenal juga alat pembayaran paperless seperti transfer dana elektronik dan alat pembayaran memakai kartu.

Analisis Pengaruh Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Tingkat Keselamatan Dan Keamanan Di Daerah Sisi Udara

Nabila Inayah, Putri Calista Nursyaf, Kardi
Abstract: Apron Movement Control (AMC) adalah staf Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat, lalu lintas kendaraan,… , pergerakan penumpang, dan pemantauan kebersihan di area sisi udara, serta pencatatan data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan antara lain untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam kegiatan penerbangan serta menumbuhkan kedisiplinan di antara pengguna jasa, yang dapat mempengaruhi aktivitas di sisi udara. Aspek pengawasan sangat penting karena keselamatan dan keamanan di sisi udara melibatkan banyak hal di sekitarnya, seperti penumpang, personel penerbangan, serta pesawat yang sedang beroperasi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Unit AMC terhadap tingkat keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Unit AMC sangat berpengaruh dalam menjamin keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Unit AMC melakukan fungsi pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara serta berkoordinasi dengan pihak terkait dengan penanganan pesawat udara, dimana hal tersebut dapat memengaruhi operasional di sisi udara. Seperti yang diketahui, keamanan daerah di sisi udara sangatlah penting untuk mencapai keselamatan seluruh pengguna sisi udara dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Analisis Kinerja Unit AMC Dalam Pengawasan Kelayakan GSE Di Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Lintang Adyuta Daniswara, Alwazir Abdusshomad
Abstract: Unit Apron Movement Control bertugas melakukan pengawasan di area apron guna menjamin keselamatan dan keamanan di area sisi udara. Sisi udara adalah bagian penting dari bandar udara yang wajib mendapat pengawasan untuk memastikan… emastikan pergerakan kendaraan yang beroperasi di area tersebut berjalan semestinya. Kedisiplinan di area apron erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang dilakukan Unit AMC. Selain itu, peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara (GSE) yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Penggunaan GSE yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi keselamatan dan keamanan daerah di sisi udara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dilakukan Unit Apron Movement Control dalam pengawasan kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, Unit AMC menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh petugas GSE, seperti kendaraan yang tidak layak beroperasi serta pengemudi kendaraan yang tidak membawa pas bandara. Selain itu ditemukan juga beberapa kendaraan yang terparkir tidak pada tempatnya, seperti di No Parking Area (NPA) dan di bawah fixbridge. Untuk itu, dilakukan evaluasi kinerja unit AMC dalam melakukan pengawasan kelayakan GSE di area apron, yaitu dengan menggunakan metode MBO (Management by Objectives) berdasarkan planning, monitoring, dan reviewing.

Faktor Pencapaian Nilai Kenyamanan Tingkat Pelayanan Di Bandara: Rambu, Sistem Informasi, Dan Kualitas Pelayanan

Alamsyah Pandu Yudhya Tama, M Ismal Fikri
Abstract: Sistem yang mengelola keberangkatan, transit, dan kedatangan penumpang di bandar udara dikenal sebagai Sistem Informasi Tampilan Penerbangan (FIDS). FIDS berkolaborasi dan memberikan informasi penerbangan yang akurat dengan… gan memanfaatkan fasilitas jaringan komputer yang ada di bandar udara. Kualitas pelayanan di bandar udara sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik dari produk maupun jasa serta memastikan penyampaian yang cepat untuk memenuhi harapan pelanggan. Rambu bandar udara, yang berfungsi sebagai penunjuk arah, harus memastikan penumpang tidak kehilangan informasi tentang fasilitas mana yang harus mereka tuju. Dalam hal kenyamanan penumpang, FIDS, kualitas pelayanan, dan papan tanda sangat memengaruhi tingkat kenyamanan penumpang. Dengan mengetahui status penerbangan, rencana penerbangan, informasi gerbang keberangkatan, dan informasi lainnya, sistem FIDS membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Peranan Kebanksentralan Dalam Menjaga Stabilitas Keuangan

Junnita Wanda Herawati, Rini Puji Astuti, Imada Wiken Al Khildina, Wasiatul Hasanah
Abstract: Fluktuasi perekonomian dunia terus berlangsung seiring dengan guncangan ekonomi yang disebabkan oleh negara-negara yang dikenal sebagai kekuatan besar Membawa dampak yang cukup besar terhadap perekonomian indonesia tekanan… an dan resiko terhadap perekonomian domestik juga berdampak serius pada nilai tukar rupiah , menurun nya keyakinan pelaku ekonomi serta terjadi peningkatan pada sektor kooprasi harus segera dicegah karena apabila tidak segera ditangani maka menimbulkan dan dapat berakibat pada kondisi melemahnya sektor pertumuhan ekonomi. Sedangkan tujuan nya adalah  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan  mendukung  pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Kebijakan moneter melibatkan pengaturan jumlah uang yang beredar,  suku  bunga,  dan  ketersediaan  kredit  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Bank sentral memiliki peran kunci dalam sistem keuangan  suatu  negara,  termasuk  pengendalian  kebijakan  moneter,  menjaga  stabilitas sistem keuangan, dan memberikan dukungan pada stabilitas nilai mata uang. Kebanksentralan memiliki beberapa peran kunci dalam sistem keuangan suatu negara. Peran-peran ini meliputi pengendalian kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung stabilitas nilai mata uang seperti ketidakstabilan sistem keuangan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang merugikan, seperti: 1. Transmisi kebijakan moneter terganggu, sehingga kebijakan moneter menjadi tidak efektif. 2. Fungsi intermediasi tidak berjalan dengan baik, karena alokasi dana yang tidak tepat menghambat pertumbuhan ekonomi. 3. Ketidakpercayaan publik terhadap sistem keuangan, yang sering kali diikuti oleh perilaku panik investor untuk menarik dana mereka, sehingga mendorong terjadinya kesulitan likuiditas.

Hubungan Antar Keuangan Neraca Bank Sentral Dan Neraca Pembayaran Internasonal

Rizza Agustin, Rini Puji Astuti, Dian Herni Fidayah
Abstract: Bertujuan untuk menganalisis hubungan keuangan neraca bank sentral dan beraca pembayaran internasional. Keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional adalah dua aspek yang memiliki peran penting dalam stabilitas… tas keuangan suatu negara dan hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang negara, pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional menjadi sangat penting  Perubahan dalam keuangan bank sentral dapat berdampak pada neraca pembayaran internasional suatu negara, sedangkan perubahan dalam neraca pembayaran internasional dapat mempengaruhi keuangan bank sentral. Hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional memiliki peran yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan suatu negara dan mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang suatu negara, keuangan bank sentral melibatkan aspek keuangan institusi tersebut. Pengelolaan neraca bank sentral melibatkan pengawasan dan pengendalian terhadap neraca keuangan bank sentral. Analisis Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral melibatkan analisis dan pemahaman tentang aspek keuangan yang terkait dengan bank sentral suatu negara. Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu. serta implikasinya terhadap stabilitas keuangan bank sentral penting dalam pembahasan keuangan bank sentral. serta implikasinya terhadap kesehatan keuangan bank sentral dan kebijakan moneter  Kebijakan Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral berhubungan erat dengan kebijakan moneter dan kebijakan keuangan secara keseluruhan  Pembahasan tentang keuangan bank sentral juga melibatkan analisis kebijakan yang terkait dengan pengelolaan aset dan kewajiban, dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keuangan Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu.

Implementasi Digital Currency Oleh Bank Sentral: Peluang Dan Tantangan

Aprilia Cahya Mutiara, Rini Puji Astuti, Susilowati Rahayuningsih, Annisak Isnaeni Rusmiyanti
Abstract: Uang menurut ilmu ekonomi merupakan sebuah alat tukar yang dapat diterima secara umum. Objek tukar dapat berupa benda atau jasa yang dilakukan oleh masyarakat. Uang merupakan bagian penting dalam kehidupan, segala sesuatu… u yang berkaitan dengan transaksi jual beri barang atau jasa sangat erat kaitannya dengan uang. Uang juga menjadi tolak ukur dalam menentukan kebijakan moneter di seluruh dunia. Perkembangan di era digitalisasi, perputaran ekonomi dan perubahan perilaku manusia yang semakin meningkat berpengaruh pada konsep uang yang berangsur-angsur mengalami perubahan, dimulai dari sistem burter hingga dicetak uang yang berbentuk logam dan kertas yang digunakan sebagai alat tukar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi serta peluang dan tantangan Digital Currency atau rupiah digital yang merupakan sebuah cetusan model uang baru dalam bentuk digital yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia baru-baru ini yaitu uang rupiah digital yang dibentuk dengan menggunakan teknologi block chain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Perkembangan Bank Sentral di Era Globalisasi

Rini Puji Astuti, Fitri Musyarrofatin Nailiyah, Kamaliyatul Mawaddah
Abstract: Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor perbankan. Di era globalisasi ini, peran bank sentral menjadi semakin penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan finansial suatu negara.… ara. Bank sentral tidak hanya berperan sebagai pengawas sistem perbankan, tetapi juga sebagai pengatur kebijakan moneter yang berdampak pada perekonomian nasional. Perubahan dinamika ekonomi global menuntut bank sentral untuk terus beradaptasi dan mengembangkan strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ada.