Abstract:Abstract: The use of contraception is one solution in overcoming the rising pregnancy rate which is part of the Family Planning (KB) program. The problem that occurs today is the lack of public knowledge in choosing contraceptives…
raceptives that are in accordance with health conditions. Limited time, place and experts in conveying the right contraceptive information is one of the obstacles. With the existence of an expert system which is a computer-based application, it will be able to solve problems as thought by experts. The design of this expert system is built to diagnose the type of contraception that is suitable according to health conditions. Knowledge of an expert, namely a midwife or obstetrician in diagnosing contraceptives that are in accordance with the health conditions of the acceptor's body implanted in a system using the Forward Chaining method. From these criteria, the system will conclude which contraception is suitable for use. With this expert system, it will help users and make it easier to determine the choice of the appropriate contraceptive. The test results show that the expert system application made is feasible and can be used by the community in conducting computerized consultations. This application is made using the PHP programming language and MySQL as the database server.
Keywords: Expert System;Forward Chaining Method;Contraceptive Devices;Family Planning (KB)
Abstrak: Penggunaan alat kontrasepsi adalah salah satu solusi dalam mengatasi naiknya tingkat kehamilan yang merupakan bagian dari program Keluarga Berencana (KB). Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih minimnya pengetahuan masyarakat dalam memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan. Keterbatasan waktu, tempat dan tenaga para ahli dalam menyampaikan informasi alat kontrasepsi yang tepat menjadi salah satu kendalanya. Dengan adanya sistem pakar yang merupakan aplikasi berbasis komputer nantinya dapat menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh para pakar. Perancangan sistem pakar ini dibangun untuk mendiagnosa jenis kontrasepsi yang cocok sesuai dengan kondisi kesehatan. Pengetahuan seorang pakar yaitu bidan atau dokter ahli kandungan dalam mendiagnosa alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh akseptor yang ditanamkam pada sebuah sistem menggunakan metode Forward Chaining. Dari kriteria-kriteria tersebut sistem akan menyimpulkan alat kontrasepsi yang sesuai untuk digunakan. Dengan adanya sistem pakar ini akan membantu pengguna dan mempermudah dalam menentukan pilihan alat kontrasepsi yang sesuai. Hasil uji menunjukan bahwa aplikasi sistem pakar yang dibuat layak dan bisa digunakan oleh masyarakat dalam melakukan konsultasi secara komputerisasi. Aplikasi ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database server.
Kata kunci: Sistem Pakar;Metode Forward Chaining;Alat Kontrasepsi;Keluarga Bere-ncana (KB)
Abstract:Abstract: The presence of students is one of the important things in lecture activities. Student attendance data can be used as an indicator of student discipline and as a determinant of student eligibility to take the exam.…
xam. The recording of student attendance at Universal University is still done manually by signing the attendance register document. The problem that arises from using the manual method is that a student can sign the attendance of other students, requires supervision, and burdens the administration in managing attendance data. Therefore, this study proposes the design and implementation of a student attendance application using the X100-C fingerprint machine. The application made is presented in the form of a web-based application. Through the attendance application, admin work is helped and minimizes fraud that arises from recording attendance manually using paper.
Keywords: Attendance Application; Fingerprint; X100-C Machine
Abstrak: Kehadiran mahasiswa menjadi salah satu hal penting dalam kegiatan perkuliahan. Data kehadiran mahasiswa dapat digunakan sebagai indikator kedisiplinan mahasiswa serta sebagai penentu kelayakan mahasiswa dalam mengikuti ujian. Pencatatan kehadiran mahasiswa di Universitas Universal hingga kini masih dilakukan secara manual dengan menandatangani dokumen daftar hadir. Permasalahan yang timbul dari penggunaan cara manual tersebut adalah seorang mahasiswa dapat menandatangai kehadiran mahasiswa lain, membutuhkan pengawasan, dan membebani pihak administrasi dalam mengurus pendataan kehadiran. Oleh karenanya, penelitian ini mengajukan rancangan serta implementasi sebuah aplikasi kehadiran mahasiswa menggunakan mesin fingerprint X100-C. Aplikasi yang dibuat disajikan dalam bentuk aplikasi berbasis web. Melalui aplikasi kehadiran tersebut, pekerjaan admin menjadi terbantu dan meminimalkan kecurangan yang muncul dari pencatatan kehadiran secara manual menggunakan kertas.
Kata kunci: Aplikasi Kehadiran; Fingerprint; Mesin X100-C
Abstract:Abstract: PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran is a company whose products are engaged in trade that sells electronics and furniture in cash or credit. Granting crdit can provide relief to consumers, giving rise to the level…
vel of consumer interest in buying, which means the company’s sales turnover is higher and the company’s cash receipts will increase. Determining which consumers deserve credit is not easy. Companies need a Decision Support System (DSS) that can help determine the creditwhorthiness of potential customers. The decision making calculation method used in this study is a simple additive weighting method with 5 criteria, namely discipline, down payment, monthly income, credit guarantee, and residence of status. The system was built using the PHP MySQL language and Sublime Text as the programming code. And the object-oriented system modeling language used is UML (Unifed Modelling Language). By using this SAW Method, it is hoped that the final result will be obtained as a tool to determine the credit extension to potential consumers who are eligible to be given.
Keywords :Credit, DSS, Simple Additive Weighting (SAW), UML.
Abstrak :PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran merupakan perusahaan yang produknya bergerak di bidang perdagangan yang menjual barang elektronik dan furniture secara cash maupun kredit. Pemberian kredit dapat memberikan keringanan kepada konsumen, sehingga menimbulkan besarnya minat konsumen untuk membeli, yang berarti omset penjualan perusahaan menjadi lebih tinggi dan penerimaan kas perusahaan akan meningkat. Menentukan konsumen yang layak diberikan kredit bukanlah hal yang mudah.Perusahaan membutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam menentukan kelayakan pemberian kredit untuk calon konsumen. Metode perhitungan pengambilan keputusan yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan 5 kriteria yaitu kedisiplinan, uang muka, penghasilan perbulan, jaminan kredit dan status tempat tinggal. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa PHP MySQL dan Sublime Text sebagai koding pemrogramannya.Serta bahasa pemodelan sistem berorientasi objek yang digunakan adalah UML (Unifed Modelling Language). Dengan menggunakan metode SAW ini, diharapkan mendapatkan hasil akhir sebagai alat bantu untuk menentukan pemberian kredit kepada calon konsumen yang layak diberikan.
Kata Kunci :Kredit, SPK, Simple Additive Weighting (SAW), UML.
Abstract:Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming…
ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups.
Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur
Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah.
Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur
Abstract:Abstract: This community service program aims to raise environmental awareness and food security by utilizing ablution wastewater as a medium for catfish cultivation at Cangkringan 2 State Junior High School. This activity…
ty was motivated by the volume of ablution water wasted daily in the school environment, which is actually still suitable for non-consumption purposes. Through an educational and practical approach, this program teaches students the concept of water recycling, simple technology, and basic catfish cultivation skills. Implementation methods include counseling, training, technical assistance, and evaluation of cultivation results. In addition to providing new knowledge, this activity also fosters environmental awareness and food independ-ence among students. Initial results show an increase in students' understanding of water conservation and their ability to manage a sustainable fish cultivation system. This program is expected to become a model for environmentally-based contextual learning while contributing to the development of sustainable education and strengthening food security at the school level.
Keywords: catfish; education; environment
Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan limbah air wudu sebagai me-dia budidaya ikan lele di SMP Negeri 2 Cangkringan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh volume air wudu yang terbuang setiap hari di lingkungan sekolah, yang sebenarnya masih layak digunakan untuk kebutuhan nonkonsumsi. Melalui pendekatan edukatif dan praktis, program ini mengajarkan siswa konsep daur ulang air, teknologi sederhana, serta keterampilan dasar budidaya ikan lele. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi hasil budidaya. Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan ini juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan kemandirian pangan di kalangan siswa. Hasil awal menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konservasi air dan kemampuan mereka dalam mengelola sistem budidaya ikan secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan di tingkat sekolah.
Kata kunci: edukasi;ikan lele;lingkungan
Abstract:Abstract: This community service program was carried out to empower the Dazry Harapan Household Industry, a laundry perfume MSME in Jambi City. The partner faced two main problems: business management that was still manual…
al and unstructured production processes. The proposed solutions included the digitalization of transaction and stock recording through a web-based system, the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for production, and digital literacy training. The implementation method consisted of planning, training, mentoring, and evaluation, involving lecturers and students. The results showed that the program targets were achieved: 100% of transactions and stock were recorded digitally, production capacity increased by at least 50%, production cycle time was reduced by 30%, and there were indications of increased revenue and partner satisfaction. This program not only improved business efficiency and product quality consistency but also created a social impact by enhancing the digital literacy of the partner. Furthermore, the program contributes to the achievement of the SDGs (Goal 8: Decent Work and Economic Growth) and university performance indicators. In the future, the developed system is recommended to be integrated with e-commerce platforms to expand market access.
Keywords: community empowerment; digitalization; jambi city; sop production; stock management
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan UMKM parfum laundry Dazry Harapan di Kota Jambi. Mitra menghadapi dua permasalahan utama, yaitu manajemen usaha yang masih manual dan proses produksi yang belum terstruktur. Solusi yang ditawarkan adalah digitalisasi pencatatan transaksi dan stok berbasis web, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, serta pelatihan literasi digital. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan tercapainya target program, yakni 100% pencatatan transaksi dan stok dilakukan secara digital, peningkatan kapasitas produksi minimal 50%, penurunan waktu siklus produksi sebesar 30%, serta adanya indikasi peningkatan omzet dan kepuasan mitra. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha dan konsistensi kualitas produk, tetapi juga memberikan dampak sosial berupa peningkatan literasi digital mitra. Selain itu, program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs (Tujuan 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan IKU perguruan tinggi. Ke depan, sistem digital ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan e-commerce guna memperluas akses pasar.
Kata kunci: digitalisasi; kota jambi; manajemen stok; pemberdayaan masyarakat; sop produksi
Abstract:Members of the Klaten Persons with Disabilities Association (PPDK) produce various items but lack experience in product photography for social media marketing. To address this, the training conducted to improve their skills.…
lls. The product photo training methods were lectures, interactive discussions, hands-on practice, and follow-up mentoring. As a result, participants' scores improved by 13.1%, from an average of 80.75 to 91.33, with the best photo scoring 95.00 using only a mobile phone. This training helps PPDK members create better-quality product photos suitable for digital marketing.
Keywords: digital marketing; disability; product photography
Abstrak: Para anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) memiliki berbagai produk yang sudah dipasarkan di lingkungan sekitar PPDK, namun dalam pemasaran digital melalui media sosial mereka mengalami kendala dalam pengambilan foto produk ala kadarnya. Para pengrajin belum memiliki keterampilan teknik pengambilan foto produk yang memadai. Pelatihan foto produk ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk anggota PPDK menjadi solusi yang tepat untuk membekali mereka dengan keterampilan foto produk yang mumpuni. Metode pelatihan foto produk yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung, serta pendampingan pasca pelatihan. Hasil dari pelatihan foto produk terjadi peningkatan 13,1% dari nilai rata-rata 80,75 menjadi rata-rata 91,33. Peserta pelatihan mendapatkan skill pengambilan foto produk yang bagus. Hasil foto produk terbaik mencapai nilai 95,00 dengan teknik pemotretan yang bagus hanya menggunakan kamera handphone sudah layak digunakan sebagai konten digital marketing.
Kata kunci: disabilitas; foto produk; pemasaran digital
Abstract:This community service activity aims to reduce the environmental impact of plastic bottle waste by turning it into an economically valuable product, namely paving blocks. Plastic waste, especially plastic bottles, is one…
of the biggest contributors to environmental pollution. This program uses a collaborative governance method that involves Buha Village officials, thus the surrounding community is given education and training on how to process plastic bottle waste into paving blocks, starting from collection, shredding, mixing with materials such as sand and cement, to the printing process. The results of this activity show that the paving blocks produced have strength and quality that are suitable for light construction. In addition to reducing the amount of plastic waste, this program also opens up business opportunities for the local community. The active participation of the community in this program has a positive impact on increasing environmental awareness and local economic welfare. The community will collect plastic bottle waste through a waste Automatic Teller Mechine machine which will later become the basis for calculating royalties from the sale of paving blocks. The recycling process that has been carried out from plastic waste into paving blocks is very beneficial for the community and the environment itself.
Keywords: plastic waste; paving blocks; waste management;environment
Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah botol plastik dengan mengubahnya menjadi produk yang bernilai ekonomis, yaitu paving block. Limbah plastik, khususnya botol plastik, menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pencemaran lingkungan. Program ini menggunakan metode collaborative governance yang melibatkan perangkat Kelurahan Buha, dengan demikian masyarakat sekitar diberikan edukasi dan pelatihan tentang cara pengolahan limbah botol plastik menjadi paving block, mulai dari pengumpulan, pencacahan, pencampuran dengan bahan-bahan seperti pasir dan semen, hingga proses pencetakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa paving block yang dihasilkan memiliki kekuatan dan kualitas yang layak digunakan untuk konstruksi ringan. Selain mengurangi jumlah sampah plastik, program ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Partisipasi aktif masyarakat dalam program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan ekonomi lokal. Masyarakat akan mengumpulkan sampah botol plastic melalui mesin Automatic Teller Mechine sampah yang nantinya menjadi dasar perhitungan royalty dari penjualan paving block. Proses daur ulang yang telah dilakukan dari sampah plastik menjadi paving block sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Kata kunci: limbah plastik; paving block; pemberdayaan masyarakat
Abstract:SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are…
not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry.
Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students
Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game.
Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan; pengembangan game; siswa SMK; unreal engine
Abstract:Based on the results of the situation analysis in partner schools, it was found that the problems experienced by partners were a lack of innovation in classroom learning and a lack of resources that mastered technology in…
n learning. This community service activity aims to provide understanding and improve the skills of Jombang State SLB teachers in creating interesting and innovative learning media by integrating technology into learning. The learning media that will be produced is a digital dictionary for deaf students (KIRATU). This activity takes the form of socialization and training. The methods used are classical and individual methods. This PKM activity was said to be successful because the media product produced was very suitable for implementation in the classroom after being tested in the field and received a positive response and appreciation from the teachers. Teachers' understanding and skills also increased after participating in this activity.
Keywords: digital dictionary; inclusive students; KIRATU; technology
Abstrak: Berdasarkan hasil analisis situasi di sekolah mitra, ditemukan bahwa permasalahan yang dialami mitra yaitu kurangnya inovasi dalam pembelajaran dikelas serta kurangnya sumber daya yang menguasai teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan keterampilan para guru SLB Negeri Jombang dalam membuat media pembelajaran yang menarik serta inovatif dengan mengintegrasikan teknologi kedalam pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dihasilkan berupa kamus digital untuk siswa tuna rungu (KIRATU). Kegiatan ini berupa sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan yaitu metode klasikal dan individual. Kegiatan PKM ini dikatakan berhasil karena produk media yang dihasilkan sangat layak untuk di implementasikan di kelassetelah dilakukan ujicoba dilapangan serta mendapat respon positif dan apresiasi dari para guru. Pemahaman serta ketrampilan guru juga meningkat setelah mengikuti kegiatan ini.
Kata kunci: kamus digital; siswa inklusi; KIRATU; teknologi