Search Articles & Publications

Showing 62 articles found for "Udara"

Pemanfaatan Sampah Plastik Melalui Metode Ecobrick Di Dusun Wates

Nurkamila, Syavira Puspita, Akbar Distya Pandujaya Al Fatih, Muhimatul Ulya, Alesia Rahma Widya Amesti, Amat Miftahudin, Renal Febriansyah, Ahmad Faqih Fiddin, Imtinan Najla Rafifah, Alzarin Aderema Basuky, Dandi Satria
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan sampah plastik di Dusun Wates, Desa Jerukagung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang yang hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.… k. Sebagian besar masyarakatnya hanya sebatas membuang dan membakar sampah plastik saja, tanpa adanya pengelolaan sampah. Sehingga, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan yang baru lagi misalnya dapat menimbulkan polusi udara akibat pembakaran sampah plastik dan tanah menjadi tidak subur lagi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengelola sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna sehingga dapat digunakan sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Pengabdian ini dilakukan dengan mencari permasalahannya terlabih dahulu kemudian mencari solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan tersebut. Pengabdian ini termasuk ke dalam salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata, yang dimulai pada tanggal 9 Juli hingga 10 Agustus 2024. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ecobrick. Ecobrick merupakan sampah plastik yang dimasukkan dan dipadatkan hingga keras dan kuat ke dalam botol plastik sehingga dapat digunakan kembali. Luaran atau output yang dihasilkan dalam kegiatan pengabdian ini berupa tiang atau plang.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peningkatan Kepuasan Layanan Pelanggan Di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta: Optimalisasi Penerapan Standard Operating Procedure Dan Pembaharuan Pada Fasilitas Pendukung Operasional Petugas Aviation Security

Mochammad Azwar Anas, Alza Aliwan, Hemi Pamuraharjo, Dwi Afriyanto
Abstract: Riset terdahulu atau riset yang relevan sangat penting dalam suatu riset atau artikel ilmiah. Riset terdahulu atau riset yang relevan berfungsi untuk memperkuat teori dan fenomena hubungan atau pengaruh antar variabel. Artikel… rtikel ini mereview faktor-faktor yang mempengaruhi Peningkatan Kepuasan Layanan Pelanggan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, yaitu Optimalisasi Penerapan Standar Operating Prosedur dan Pembaharuan pada fasilitas pendukung operasional pada Petugas Aviation Security suatu studi literatur Aviation Security. Tujuan penulisan artikel ini guna membangun hipotesis pengaruh antar variabel untuk digunakan pada riset selanjutnya. Hasil artikel literature review ini adalah:  1) Optimalisasi Penerapan Standard Operating Procedure pada Petugas Aviation Security  berpengaruh terhadap Peningkatan Kepuasan Layanan Pelanggan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta; dan 2) Pembaharuan pada fasilitas pendukung operasional Petugas Aviation Security berpengaruh terhadap Peningkatan Kepuasan Layanan Pelanggan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Sumber Daya Manusia, Peralatan Dan Prosedur menjadi Faktor Utama dalam Keselamatan Penerbangan

Jeremy Juni Wilson Saragih, Faizal Amirudin Fadillah
Abstract: Keamanan penerbangan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan penerbangan. Sistem dan prosedur keamanan yang ketat diterapkan untuk memastikan bahwa setiap penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan minim risiko.… ko. Hal ini meliputi pemeriksaan keamanan di bandara, pelatihan awak pesawat dan petugas darat, perawatan pesawat yang teratur, serta penggunaan teknologi canggih dalam pemantauan dan navigasi udara. Dengan mengutamakan keamanan, industri penerbangan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang dan kru. Dalam konteks keamanan bandar udara, kualitas keamanan bandar udara adalah keandalan sistem keamanan yang sesuai dengan standar baku internasional, yaitu Annex 17 dimana disebutkan bahwa pengamanan adalah gabungan Sumber Daya Manusia, fasilitaas/peralatan dan prosedur untuk melindungi penerbangan sipil dari tindakan gangguan melawan hukum. Yang dimaksud dengan sumber daya manusia disini adalah petugas Aviation Security (Avsec).

Pengaruh Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Penumpang Di Bandar Udara

Immanuel Napitupulu, Hendra Bahtiar Aptakusuma, Kardi
Abstract: Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan penumpang di bandar udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas memiliki pengaruh signifikan… n terhadap kepuasan penumpang. Kualitas pelayanan yang baik dan fasilitas yang memadai dapat meningkatkan kepuasan penumpang, sedangkan kekurangan fasilitas dan kualitas pelayanan yang buruk dapat mengurangi kepuasan mereka. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode literatur dan mengumpulkan data melalui google scholar yang membahas tentang fasilitas dan kualitas layanan yang ada dibandar udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan penumpang, di mana penumpang merasa lebih puas ketika fasilitas yang tersedia di bandara lengkap dan dalam kondisi baik. Selain itu, kualitas pelayanan juga memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan penumpang, terutama dalam hal kecepatan layanan, keramahan staf, dan ketepatan informasi yang diberikan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi bandar udara dan perusahaan transportasi lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas yang mereka tawarkan, serta meningkatkan kepuasan penumpang yang mereka layani.

Analisis Pengaruh Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Tingkat Keselamatan Dan Keamanan Di Daerah Sisi Udara

Nabila Inayah, Putri Calista Nursyaf, Kardi
Abstract: Apron Movement Control (AMC) adalah staf Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat, lalu lintas kendaraan,… , pergerakan penumpang, dan pemantauan kebersihan di area sisi udara, serta pencatatan data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan antara lain untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam kegiatan penerbangan serta menumbuhkan kedisiplinan di antara pengguna jasa, yang dapat mempengaruhi aktivitas di sisi udara. Aspek pengawasan sangat penting karena keselamatan dan keamanan di sisi udara melibatkan banyak hal di sekitarnya, seperti penumpang, personel penerbangan, serta pesawat yang sedang beroperasi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Unit AMC terhadap tingkat keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Unit AMC sangat berpengaruh dalam menjamin keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Unit AMC melakukan fungsi pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara serta berkoordinasi dengan pihak terkait dengan penanganan pesawat udara, dimana hal tersebut dapat memengaruhi operasional di sisi udara. Seperti yang diketahui, keamanan daerah di sisi udara sangatlah penting untuk mencapai keselamatan seluruh pengguna sisi udara dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Analisis Kinerja Unit AMC Dalam Pengawasan Kelayakan GSE Di Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Lintang Adyuta Daniswara, Alwazir Abdusshomad
Abstract: Unit Apron Movement Control bertugas melakukan pengawasan di area apron guna menjamin keselamatan dan keamanan di area sisi udara. Sisi udara adalah bagian penting dari bandar udara yang wajib mendapat pengawasan untuk memastikan… emastikan pergerakan kendaraan yang beroperasi di area tersebut berjalan semestinya. Kedisiplinan di area apron erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang dilakukan Unit AMC. Selain itu, peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara (GSE) yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Penggunaan GSE yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi keselamatan dan keamanan daerah di sisi udara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dilakukan Unit Apron Movement Control dalam pengawasan kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, Unit AMC menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh petugas GSE, seperti kendaraan yang tidak layak beroperasi serta pengemudi kendaraan yang tidak membawa pas bandara. Selain itu ditemukan juga beberapa kendaraan yang terparkir tidak pada tempatnya, seperti di No Parking Area (NPA) dan di bawah fixbridge. Untuk itu, dilakukan evaluasi kinerja unit AMC dalam melakukan pengawasan kelayakan GSE di area apron, yaitu dengan menggunakan metode MBO (Management by Objectives) berdasarkan planning, monitoring, dan reviewing.

Faktor Pencapaian Nilai Kenyamanan Tingkat Pelayanan Di Bandara: Rambu, Sistem Informasi, Dan Kualitas Pelayanan

Alamsyah Pandu Yudhya Tama, M Ismal Fikri
Abstract: Sistem yang mengelola keberangkatan, transit, dan kedatangan penumpang di bandar udara dikenal sebagai Sistem Informasi Tampilan Penerbangan (FIDS). FIDS berkolaborasi dan memberikan informasi penerbangan yang akurat dengan… gan memanfaatkan fasilitas jaringan komputer yang ada di bandar udara. Kualitas pelayanan di bandar udara sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik dari produk maupun jasa serta memastikan penyampaian yang cepat untuk memenuhi harapan pelanggan. Rambu bandar udara, yang berfungsi sebagai penunjuk arah, harus memastikan penumpang tidak kehilangan informasi tentang fasilitas mana yang harus mereka tuju. Dalam hal kenyamanan penumpang, FIDS, kualitas pelayanan, dan papan tanda sangat memengaruhi tingkat kenyamanan penumpang. Dengan mengetahui status penerbangan, rencana penerbangan, informasi gerbang keberangkatan, dan informasi lainnya, sistem FIDS membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Meninjau Rekam Jejak Freemasonry Melalui Peninggalannya Di Kota Bandung Sebagai Kebutuhan Pengetahuan Masyarakat

Maulana Adimiharja, Mumtaz Riyadhus Shalihin, Rifal Miftahudin, Teuku Malio Mardhika Zein
Abstract: Freemansonry adalah organisasi rahasia yang termasuk dalam gerakan new age movement. Organisasi yang didirikan di Inggris pada tahun 1717 Kemudian menyebar ke seluruh dunia, pada tahun 1756 didirikan Loge Agung Nederland… sebagai awal terbentuknya Freemasonry di Belanda. Kelompok Persaudaraan yang memiliki dimensi mistis ini telah ada sejak VOC pertama kali datang ke Nusantara. Metode penelitian yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menerapkan metode penelitian kepustakaan.  Penelitian deskriptif kualitatif mengungkapkan dan Memahami sebuah fenomena atau fakta yang terjadi secara alami oleh objek penelitian holistik pada suatu konteks yang dikaji dalam bentuk kata-kata dan bahasa alami. Freemasonry diinterpretasikan sebagai organisasi yang misterius namun ternyata dalam penelitian yang telah dilakukan aktivitas Freemasonry tidak merujuk pada kemisteriusan yang dibayangkan,  Keberadaan Loji Sint. Jan menandakan bahwa Freemasonry sebagai organisasi yang peduli terhadap sosial dan erat terhadap persahabatan, Dengan didirikannya lembaga pendidikan seperti Frobelschool hingga lembaga sosial lainnya, Freemasonry dianggap sebagai organisasi elit di mana pihak pribumi bisa tergabung dalam keanggotaannya, Namun tidak sembarangan orang yang bisa bergabung melainkan orang-orang yang mempunyai keahlian di bidang sain, hal tersebut membuat siapapun yang masuk organisasi ini akan setara dengan orang-orang Eropa, Kebanggaan menjadi anggota Freemasonry membuat beberapa orang yang menandai nisan kubur mereka dengan lambang Freemason, Sebagai tanda bahwa dia adalah orang yang hebat masa hidupnya. Jejak Freemasonry yang cukup kuat pengaruhnya di Bandung Serta peninggalan yang banyak namun kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai organisasi yang bisa dikatakan sebagai kumpulan yang menyumbang pembangunan dan pemikiran sehingga diharapkan masyarakat mengenal dan paham terhadap sejarah Freemasonry.

Nilai-Nilai Pendidikan Sosial dalam Ritual Shalat Berjamaah

Ma’muroh, Toto Edidarmo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai pendidikan sosial dalam ritual shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah amal yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) di dalam ajaran Islam tetapi sering dianggap… kurang berdampak pada perubahan sosial. Padahal, masa awal Islam, Nabi Muhammad Saw. memosisikan shalat berjamaah sebagai kunci mobilitas sosial untuk membangun kekuatan ekonomi dan politik. Banyak lembaga pendidikan (dan keagamaan) dewasa ini memprogramkan penguatan pendidikan karakter melalui shalat berjamaah yang disinergikan dengan gerakan kepedulian sosial atau pemberdayaan ekonomi. Ditinjau dari sosiologi pendidikan, shalat berjamaah berfungsi sebagai pembinaan anggota masyarakat dalam menyintas problem kehidupan, seperti krisis ekonomi, penyimpangan norma sosial dan nilai budaya, hingga ancaman keamanan dan instabilitas politik. Shalat berjamaah pun penting untuk dikelola berbasis kebutuhan sosial. Melalui pendekatan kualitatif yang berfokus pada kajian literatur dan analisis isi teks, penulis menemukan bahwa ritual shalat berjamaah mencerminkan nilai-nilai pendidikan sosial. Penulis menyimpulkan, ritual shalat berjamaah yang dikemas dalam program kajian keagamaan atau kecakapan hidup (life skills) dapat meningkatkan 8 (delapan) sikap berkarakter sosial, yaitu: saling mengasihi (tarāhum), menjaga silaturahmi (shilarrahim), kepedulian (ihtimām), kedamaian (salām), toleransi (tasāmuh), persaudaraan (ukhuwwah), tolong-menolong (ta‘āwun), dan menanggung beban (takāful). Inilah inti sari pesan QS al-Ankabut: 45 bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, atau berdampak pada perubahan sosial.

Analisis Gejala Trauma Akibat Bencana Alam Dengan Menggunakan Aplikasi Rapidminer

Tisyani, Anna Dian Kalfia
Abstract: Bencana adalah kejadian yang sangat ditakui oleh semua manusia di manapun, dengan terjadinya bencana semua orang dalam wilayah bencana akan mengalami kehancuran, kehilangan dan kesengsaraan. Bukan hanya kehilangan harta… benda, melainkan juga kehilangan nyawa dan sanak saudara yang terpisah dalam upaya menyelamatkan diri ataupun karena terbawa oleh situasi bencana yang menghancur leburkan dan memporak porandakan tempat tinggal. Trauma psikologis setelah bencana alam akan semakin memperburuk kondisi atau masalah psikologis. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu proses pengumpulan data yang diambil dari sumber data. Penelitian ini, mengambil sumber data yang berasal dari Kaggle, di mana banyak datanya adalah 1063 data dengan format csv. Hasil dari analisis dengan menggunakan aplikasi RapidMiner dapat menghasilkan data visualisasi dengan menampilkan frekuensi terbanyak yaitu Bencana dan Alam.