Search Articles & Publications

Showing 616 articles found for "Menghadapi"

Kebijakan Alternatif Melawan Bullying

Aline Helena Rudianto, Resti Puji Astuti, Nabila Aurelia, Zhafarina Amalia Eka Lestari, Kana Siska Sujangi, Willy Wisky Satria
Abstract:               Bullying adalah suatu tindakan penindasan yang merugikan korban. Bentuknya meliputi fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying. Cara menghadapi aksi bullying yaitu melapor pada pihak berwajib, bersikap tegas,… rsikap tegas, mengabaikan, dan mencari dukungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai kebijakan alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi bullying secara lebih efektif. Pendekatan yang diusulkan meliputi program edukasi anti-bullying, penggunaan teknologi untuk pelaporan insiden, program mentoring, pendekatan restoratif, dan terapi berbasis seni. Dengan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung, serta mengurangi insiden bullying secara signifikan. Riset ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei yang disebarkan di sosial media untuk mengukur pemahaman mereka mengenai penindasan, dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai kesadaran masyarakat terhadap isu penindasan dan kekerasan seksual, serta bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk mengurangi permasalahan tersebut.

Edukasi Penanganan Pertama Kasus Tersedak Dengan Heimlich Maneuver Di Rumah Sakit TK.III.04.04.04. Slamet Riyadi

Ci Prayoto, Tutik yuniani, Firza Zaenatin, Syafira Rizqi Ramadhani, Anis Pramudya Listiyowati, Wahyu Widiatmoko, Okta Wahyu Prasetyo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penanganan pertama kasus tersedak menggunakan metode Heimlich Maneuver di Rumah Sakit Tk. III.04.04.04 Slamet Riyadi. Heimlich Maneuver adalah teknik pertolongan… pertama yang digunakan untuk mengatasi tersedak akibat benda asing yang menyumbat saluran pernapasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan demonstrasi langsung. Hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien di Ruang Dahlia, RS Slamet Riyadi Surakarta. Pasien dan keluarganya berhasil melakukan pelatihan Heimlich Maneuver secara bersama-sama, sesuai dengan edukasi dan pelatihan yang telah diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan pasien serta keluarganya dalam menghadapi situasi tersedak dengan tepat.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kredit UMKM Di Indonesia

Widiatul Fitriyah, Virinda Nadiva Fitri, Rini Puji Astuti, Siti Sulistianti Kurmain
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kegagalan kredit UMKM di Indonesia. UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, namun mereka menghadapi tantangan utama terkait… kait permodalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur untuk menggali penyebab kegagalan kredit, baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktor internal mencakup manajemen keuangan yang lemah, kurangnya keahlian manajerial, dan struktur modal yang tidak seimbang. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kondisi ekonomi, akses terbatas pada pembiayaan, dan ketergantungan pada sumber pendapatan tunggal. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah, pelaku UMKM, dan lembaga perbankan untuk meningkatkan akses kredit yang berkelanjutan serta meminimalkan risiko kegagalan kredit

Pengembangan Sistem Identitas Kependudukan Digital Menggunakan Scan Wajah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi

Abdul Gofur, A. Hamdani
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat mendorong masyarakat untuk beradaptasi dalam aktivitas sehari-hari dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan efektif. Salah satu inovasi di bidang administrasi adalah Sistem Informasi Administrasi… inistrasi Kependudukan (SIAK), yang memungkinkan pembuatan data kependudukan secara cepat dan akurat di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah pusat, melalui Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, meluncurkan identitas kependudukan digital sebagai bentuk digitalisasi dokumen kependudukan yang dapat diakses melalui aplikasi di ponsel. Meskipun aplikasi ini memudahkan masyarakat, beberapa pengguna masih menghadapi kendala, terutama terkait keamanan data. Sebagai solusi keamanan, teknologi pengenalan wajah berbasis machine learning menjadi opsi potensial dalam memastikan identitas digital yang lebih aman. Teknik seperti Convolutional Neural Networks (CNN) terbukti efektif dalam mengenali fitur wajah, memungkinkan sistem untuk mengidentifikasi individu dengan akurasi tinggi, terutama dalam konteks keamanan. Namun teknologi ini menghadapi tantangan, seperti variasi pose, pencahayaan, dan ekspresi wajah, yang mempengaruhi kinerja sistem pengenalan wajah. Studi ini mengkaji pentingnya evaluasi model pembelajaran mesin, seperti akurasi dan recall, untuk memastikan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mencegah akses yang tidak sah. Dalam masyarakat, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan layanan optimal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Optimalisasi informasi teknologi diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, memperkuat peran aparat

Aplikasi Data Pegawai Pada Dinas Perhubungan Di Kab. Banyuwangi Berbasis Mobile

Akmaluddin, Akhlis Munazilin
Abstract: Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas urusan perhubungan, juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan data pegawai. Dengan jumlah pegawai yang terus bertambah… tambah serta kebutuhan akan data yang akurat dan mudah diakses, pengelolaan data secara manual dirasa tidak lagi memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mampu mengelola data pegawai dengan lebih efisien, terintegrasi, dan dapat diakses melalui perangkat mobile.   Aplikasi mobile merupakan aplikasi perangkat lunak yang dirancang untuk berjalan pada perangkat mobile seperti smartphone atau tablet. Aplikasi ini biasanya dibangun menggunakan platform Android atau iOS, tergantung pada sistem operasi yang digunakan oleh perangkat. Aplikasi mobile memiliki beberapa kelebihan, antara lain mobilitas yang tinggi, kemudahan akses, serta kemampuan untuk bekerja secara offline maupun online dengan sinkronisasi data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem informasi berbasis mobile yang dapat mengelola data pegawai Dinas Perhubungan di Kab. Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami kebutuhan dan pengalaman pengguna dalam konteks perancangan aplikasi data pegawai. Pendekatan kualitatif dipilih karena fokusnya pada eksplorasi mendalam terhadap fenomena sosial, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih kaya mengenai interaksi pegawai dengan sistem pengelolaan data yang ada. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem yang digunakan dalam aplikasi data pegawai pada dinas perhubungan di KAB. Banyuwangi berbasis mobile adalah waterfall. Waterfall merupakan metode pengembangan perangkat lunak yang paling sederhana dan terkadang disebut sebagai classic life cycle (siklus hidup klasisk) yang menyarankan pendekatan sistematis dan sekuensial untuk pengembangan perangkat lunak.

Analisis Yuridis Pemenuhan Hak Kreditor Pasca Putusan Pailit

Miftahul Anas, Fathorrahman
Abstract: Perseroan Terbatas (PT) kerap kali menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajibannya, sehingga kepailitan sering menjadi solusi. Kepailitan merupakan penyitaan umum atas aset debitur yang dikelola oleh kurator di bawah pengawasan… ngawasan hakim pengawas. Setelah PT dinyatakan pailit, kreditor akan menuntut pelunasan piutang mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penyelesaian hak-hak kreditor pasca putusan pailit sesuai dengan peraturan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan mengkaji undang-undang dan teori hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apabila rencana perdamaian ditolak, PT akan memasuki fase insolvensi. Aset perusahaan dijual dan dibagikan berdasarkan asas pari passu prorate parte. Namun, regulasi mengenai kepailitan masih memiliki kekurangan, terutama terkait perlindungan terhadap kreditor konkuren.

Membangun Program Pelatihan Yang Efektik Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan

Shinta Nur Rosidah, Naura Reva Hayati, M.Nofal Alifi, Ferdi Maulana Mahardika
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan karyawan dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui studi literatur. Masalah yang diangkat adalah bagaimana organisasi dapat mengoptimalkan program pelatihan untuk menghadapi… api tantangan bisnis yang semakin kompetitif. Studi ini mengidentifikasi karakteristik program pelatihan yang efektif, termasuk kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, variasi metode, dan integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang terencana dengan baik dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan, dan daya saing organisasi. Solusi yang diusulkan meliputi implementasi program pelatihan yang komprehensif, mencakup on-the-job training, pembelajaran jarak jauh, dan metode berbasis teknologi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program pelatihan dalam jangka panjang.

Strategi Dalam Menghadapi Tantangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Yuladul Fitriah, Nafilathul Laily Ramadhaniah, Darian Fahris Ghofur, Zulfa Dwi Diana Putri, Nurul Setianingrum
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat di era digital telah menciptakan tantangan baru bagi sumber daya manusia. Sehingga penulisan jurnal ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi yang dihadapi oleh sumber daya manusia… anusia dalam menghadapi disrupsi digital. Fokus penelitian mencakup tentang strategi organisasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di era digital, serta peran pemerintah dan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi SDM diera digital. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi dalam mengembangkan program pelatihan dan pengembangan yang relevan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia di era digital.

Tantangan Dan Efektivitas Implementasi Pemenuhan 30% Kursi Perempuan Di DPR

Ryan Adhi Pratama, Rachel Ika Faudina, Muhammad Arif Triyoga, Khanza Aoera Dievana, Muhammad Rizky Irawan, Syafrizal Aldi Tursandi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan dan efektivitas implementasi kebijakan pemenuhan 30% keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia. Kebijakan ini diatur dalam… m Pasal 27 UUD 1945, Pasal 8 Ayat 1 huruf d Undang-Undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik dan Pasal 245 Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang menjelaskan partai politik untuk mencalonkan setidaknya 30% perempuan sebagai calon legislatif. Melalui pendekatan kualitatif, dan yuridis normatif penelitian ini menemukan bahwa meskipun terdapat regulasi yang mendukung, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti budaya patriarki, kurangnya dukungan partai politik, serta terbatasnya kapasitas perempuan untuk berkompetisi dalam politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mencapai target 30% keterwakilan perempuan di DPR bukanlah sekadar memenuhi kuota, melainkan memerlukan upaya yang lebih komprehensif untuk mengubah struktur dan budaya politik yang masih diskriminatif terhadap perempuan.

Penyelesaian Sengketa Perdata Internasional: Penanganan Perkara Kera IPB VS Perlindungan Satwa Di Amerika

Given Teguh Farhan Ristya Pradana, Queen Aisyah Annastasya, Jacinda Az Zahra, Chornilia Shilvi Putri Januari, Louissa Aulia Azzahra, Rachel Ika Faudina
Abstract: Karena setiap negara mempunyai undang-undang dan peraturan yang berbeda, penyelesaian sengketa hukum internasional dalam masalah perlindungan hewan merupakan suatu perkara yang rumit. Terdapat permasalahan unik terkait hukum… ukum dan yurisdiksi internasional dalam konflik antara Institut Pertanian Bogor (IPB) dan organisasi kesejahteraan hewan Amerika. Artikel ini mengkaji proses dan mekanisme penyelesaian konflik internasional yang relevan, termasuk metode penyelesaian sengketa alternatif seperti arbitrase dan mediasi serta proses berbasis pengadilan. Metode ini berupaya memahami inisiatif untuk membakukan peraturan perlindungan hewan di seluruh negara. Menurut laporan tersebut, perjanjian lintas batas masih menghadapi hambatan besar dalam menegakkan standar perlindungan hewan dan menegakkan peraturan, meskipun terdapat proses hukum internasional yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut. Artikel ini juga membahas implikasi penyelesaian perselisihan ini terhadap perkembangan hukum perlindungan hewan secara global, khususnya dalam konteks kolaborasi akademis dan organisasi internasional.