Search Articles & Publications

Showing 566 articles found for "Berg"

Sosialisasi Penerapan Layanan Digital Melalui Webform Studi Kasus BSI KCP Jember Balung

Siti Alfiyah, Fajar Haris Abadi, Risalatul Rohmadhina, Belgis Almaida Wahyu Winegar
Abstract: Perkembangan teknologi menjadi salah satu akses kemudahan untuk kepentingan nasabah dalam melakukan transaksi  sehingga mengakibatkan perkembangan masyarakat dalam bertransaksi menjadi lebih fleksibel. Bagi perusahaan yang… ang bergerak dibidang perbankan, memberikan kepuasan kepada nasabah adalah hal yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu perbankan harus meningkatkan kualitas layanan dan memiliki inovasi layanan berbasis digital. Seperti Bank Syariah Indonesia yang terus menerus menghadirkan inovasi baru dengan layanan transaksi secara digital. Salah satu bukti nyatanya adalah Bank Syariah Indonesia telah melakukan transformasi dengan melakukan transaksi setor tunai, tarik tunai, transfer sesama BSI atau bank lain tanpa perlu menulis slip transaksi dengan menggunakan kertas. Dengan dilaksaanakannya pengabdian kepada masyarakat yang berisi kegiatan pemberian informasi dan pengalaman bertransaksi menggunakan webform dengan berbasis digital pada Bank Syariah Indonesia Kcp Jember Balung. Ada 2 metode yang digunakan dalam pelaksanaan  pengabdian ini yaitu: metode pemapaaran dan metode tutorial.

Studi Kasus Perencanaan Program Diet Dan Aktivitas Fisik Untuk Penderita Diabetes

Hafizah Anjeli Ramadhani, Jessy Ayu Angelia, Putri Fakhira Lubis, Febbry Zahro, Aulia Azahra Hafizh, Rizqy Aulia, Faliza Putri, Nurhidayah, Wulan Suci Ramadani, Debby Widytia, Adinda Naila Apsari, Muhammad Rafly, Khairunsyah, Dewi Agustina
Abstract: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Penatalaksanaan diabetes tidak hanya bergantung pada terapi farmakologi, tetapi juga&#8230; uga dipengaruhi oleh pengaturan pola makan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan serta implementasi program diet dan aktivitas fisik pada penderita diabetes mellitus melalui pendekatan studi kasus. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain studi kasus pada satu pasien diabetes mellitus tipe 2. Intervensi yang diberikan berupa pengaturan diet berbasis prinsip 3J (jumlah, jenis, dan jadwal makan) serta aktivitas fisik rutin. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah dari 245 mg/dL menjadi 165 mg/dL dalam waktu 4 minggu. Penurunan ini menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam membantu pengendalian kadar gula darah serta meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pola hidup sehat. Hypertension is one of the most common noninfectious diseases that affects the elderly. Hypertension is also a leading cause of serious complications such as stroke, heart failure, and kidney disease. Non-pharmacological approaches such as the Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) method have been proven effective in lowering blood pressure by reducing stress and increasing self-awareness. This study aims to determine the effect of relaxation therapy with the MBSR method on reducing blood pressure among elderly patients with hypertension. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The design used was a pre-test post-test design. The sample consisted of 30 elderly selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. The study was conducted from April 14th to June 3rd, 2025. The intervention given was an MBSR treatment program for two months, eight sessions, including mindfulness meditation, breathing exercises, and relaxation techniques. Blood pressure measurements were taken before and after the intervention. The data were analyzed using the paired t-test. The results showed a significant decrease in systolic blood pressure of P< 0.000 and diastolic blood pressure with P < 0.011 after intervention. The average reduction in systolic blood pressure was 5.13 mmHg, and in diastolic blood pressure was 4.63 mmHg. These findings indicate that the MBSR therapy is effective in helping elderly individuals manage hypertension through stress reduction and enhanced self-awareness

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Stigma Orang Dengan HIV Di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru Kabupaten Tolitoli

Sitti Hasma, Djuwartini, Benny HL Situmorang
Abstract: Hasil wawancara awal di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru menunjukkan bahwa ada 2 masyarakat diantaranya yang mengatakan jika pasangannya HIV, ia akan menceraikannya dan enggan untuk merawatnya, ia juga takut bergaul dengan orang&#8230; ng yang terinfeksi HIV karena takut tertular, dan merasa orang HIV sebaiknya di dalam rumah saja dan tidak usah berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian yaitu dianalisisnya hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh masyarakat di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru sebanyak 112 orang, dengan teknik pengambilan  sampel purposive sampling. Hasil penelitian univariat diperoleh dari 59 responden, mayoritas (66,1%) responden mempunya pengetahuan cukup tentang HIV. Sebagian besar (54,2%) responden memiliki sikap baik tentang HIV. Sebagian besar (55,9%) responden memiliki stigma ODHIV yang tinggi. Hasil penelitian bivariat didapatkan terdapat hubungan pengetahuan terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000), ada hubungan sikap terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Bagi pihak Puskesmas Kota Tolitoli untuk lebih sering mensosialisasikan HIV tidak hanya pada penderita namun pada masyarakat luas, tidak hanya secara langsung tetapi melalui media sosial agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV sehingga dapat merubah pandangan negatif/rendah mereka terhadap ODHIV.

Manajemen Fisioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy Diplegia Spastik Di Ypac Prof. Dr. Soeharso Surakarta: Case Report

Cartika Volta Pradanov, Agus Widodo, Edy Waspada
Abstract: Cerebral Palsy (CP) adalah kondisi medis yang mempengaruhi kontrol otot. Cerebral berarti kedua bagian otak dan palsy berarti ketidakmampuan untuk bergerak secara tepat. Gangguan ini ditandai dengan perkembangan motorik&#8230; yang abnormal atau terlambat, seperti diplegi spastik, hemiplegi, atau tetraplegi, yang sering disertai dengan retardasi mental, kejang, atau ataksia. Beberapa terapi yang diberikan menggunakan myofascial release, strengthening exercise, core stability, dan mobilisasi. Beberapa terapi tersebut diberikan kepada An. MH berusia 16 tahun dengan keadaan cerebral palsy spastik tipe diplegia diberikan selama 4 kali terapi dapat disimpulkan bahwa adanya sedikit perubahan yang diharapkan terkait tonus pada otot dan kemampuan fungsional.

Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakberdayaan Pada Pasien Hiv/Aids Di Ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates

Dian Islamiati Machmud, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit kekurangan sistem imun yang disebabkan oleh retrovirus HIV tipe 1 atau HIV tipe 2. Infeksi HIV adalah infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel&#8230; l darah putih infeksi oleh HIV biasanya berakibat pada kerusakan sistem kekebalan tubuh secara progresif, menyebabkan terjadinya infeksi oportunistik dan kanker tertentu (terutama pada orang dewasa. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan kondisi klinis tertentu yang merupakan hasil akhir dari infeksi oleh HIV. Tujuan: Mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan di ruang Isolasi Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan studi kasus. Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem imunitas dengan diagnosa medis HIV/AIDS. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien dengan keadaan umum lemah, merasa tertekan atau depresi, merasa bersalah, merasa takut, merasa cemas atau ansietas, merasa tidak berguna, merasa frustrasi, merasa menyerah dan pasrah, merasa tidak pasti untuk melanjutkan hidup. Diagnosis keperawatan utama adalah ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis yaitu dalam waktu 3 hari intervensi keperawatan masalah keperawatan dapat teratasi. Saran: Diharapkan bagi perawat, karya tulis ilmiah ini dapat diterapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan HIV/AIDS sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Et Causa Oligohidroamnion  : Studi Kasus

Adha, Faradila Risky, Wijianto, Wijianto, Arif Abdullah
Abstract: Sectio caesarea (SC) merupakan suatu tindakan bedah untuk melahirkan bayi melalui sayatan pada dinding perut dan rahim. Salah satunya faktor penyebabnya yaitu komplikasi oligohidramnion. Masalah yang dialami wanita pasca&#8230; SC meliputi nyeri, keterbatasan gerak, dan menurunnya kemampuan aktivitas sehari-hari. Untuk mengetahui apakah program fisoterapi rehabilitasi yang diberikan dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada pasien pasca operasi caesarea. Penelitian ini menggunakan metode case study yang dilakukan secara langsung kepada pasien Ny. FR berusia 24 tahun, di diagnosis post partum setelah menjalani operasi sectio caesarea yang disebabkan oleh kondisi oligohidramnion, dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Selogiri pada bulan Februari 2025. Program fisioterapi yang diberikan meliputi deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise, serta latihan mobilisasi. Untuk mengevaluasi tingkat nyeri digunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS), Curl Up Test  untuk mengukur kekuatan otot dan Kenny Self Care Index untuk mengukur kemampuan aktivitas fungsional. Setelah dua kali sesi terapi, terjadi penurunan tingkat nyeri : nyeri saat diam menurun dari skor 3 menjadi 2, nyeri tekan dari 7 menjadi 5, dan nyeri saat bergerak dari 6 menjadi 4. Adanya peningkatan kekuatan otot dari fair menjadi fair+, serta hasil Kenny Self Care Index dari 10 menjadi 23. Intervensi fisioterapi yang terdiri dari deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise dan mobilisasi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot serta meningkatkan kemampuan fungsional harian pada pasien dengan Post SC.

Hubungan Kecanduan Game Online Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang

Ardita Pramesti, Inna Sholihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Game online adalah sebuah situs game/bermain di dunia maya yang terhubung melalui internet. Remaja yang bermain game online menghabiskan waktu lebih dari 4 jam/hari dan mengalami kecanduan sehingga dapat mempengaruhi atau&#8230; u menghambat aktivitas lainya. Salah satu dampak negatif dari bermain game online terlalu lama adalah dapat mempengaruhi kurangnya kualitas tidur. Untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 127 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Didapatkan hasil uji chi square nilai p-value (0,004) < (0,05), artinya terdapat hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Sebagian besar responden mengalami kecanduan game online berat dan kualitas buruk. Remaja disarankan untuk mengatur waktu agar dapat mengurangi intensitas bermain game online, dan lebih banyak melakukan aktifitas diluar dan disarankan agar lebih bersosial sehingga tidak terlalu bergantung pada game online terlalu lama, dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan menjadikan sumber informasi dasar bagi peneliti selanjutnya.

Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri

Rido, Arif Rahman Hakim, Aviva Nadia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan&#8230; gumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran aktif pemerintah Desa Titian Resak antara lain penyusunan kebijakan dan regulasi desa yang mendukung UMKM, seperti peraturan desa (perdes) tentang perlindungan dan pemberdayaan UMKM, Penyediaan bantuan modal atau dana bergulir dari dana desa bagi pelaku UMKM, pembangunan infrastruktur pendukung. Peran partisipatif menunjukkan bahwa pemerintah desa terlibat sebagai mitra atau fasilitator yang bekerja sama dengan masyarakat, pelaku UMKM, lembaga swadaya, atau pihak luar dalam mengembangkan UMKM. Bentuk peran pasif pemerintah desa yaitu baru merespons ketika ada permintaan atau keluhan dari pelaku usaha, dan belum secara konsisten melakukan pendampingan, pelatihan, atau monitoring yang berkelanjutan. Faktor penghambat utama dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri yaitu (a) Kurangnya Akses Permodalan yang Mudah dan Berkelanjutan; (b) Keterbatasan Pengetahuan dan Keterampilan Manajerial; (c) Rendahnya Inovasi dan Teknologi; (d) Kurangnya Pendampingan dan Program Berkelanjutan dari Pemerintah Desa; (e) Kendala Infrastruktur dan Aksesibilitas; (f) Minimnya Jaringan dan Kerja Sama Usaha.

Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Promosi Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Butikbintan Di E-Commerce Shopee

Sari Wiyanti, Tri Nurhayati, Nela Widiyatmi Pratiwi, Miyasti Atika
Abstract: Perkembangan bisnis busana muslimah yang semakin pesat membuat tingkat persaingan juga semakin ketat. Pemanfaatan teknologi internet berupa e-commerce, Shopee salah satunya, sangat membantu dalam memasarkan dan mempromosikan&#8230; ikan produk karena lebih efektif dan efisien menjangkau konsumen. Konsumen seolah diperebutkan dengan penawaran-penawaran seller melalui produk dengan kualitas yang sangat beragam pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga, kualitas produk, dan promosi terhadap minat beli konsumen pada butikbintan di e-commerce Shopee (shopee.co.id/butikbintan). Dalam penelitian ini metode pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah sampel (n) = 105 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tahapan observasi, dan kuesioner, yang diukur dengan Skala Likert. Metode penelitian menggunakan metode regresi linear berganda, dengan analisis instrumen penelitian uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menemukan bahwa harga berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen, kualitas produk secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, promosi secara parsial tidak  berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen, dan variabel harga, kualitas produk, dan promosi secara simultan berpengaruh terhadap minat beli  konsumen pada butikbintan di e-commerce shopee                                        ( shopee.co.id/butikbintan ).

Implementasi Data Mining Dalam Prediksi Penjualan Sembako Menggunakan Metode Apriori

Ahmad Wahyu Fernando, Zaehol Fatah
Abstract: Data mining membantu mengungkap informasi penting dari data besar untuk mendukung keputusan bisnis. Data mining dengan metode Apriori untuk memprediksi penjualan sembako memiliki tingkat akurasi  yang cukup dalam menyelesaikan&#8230; esaikan masalah.. Metode Apriori digunakan untuk menemukan pola produk yang sering dibeli bersama dalam transaksi penjualan sembako di sebuah supermarket. Hasil analisis memberikan wawasan tentang kombinasi produk yang sering dibeli bersamaan, sehingga membantu perencanaan strategi penjualan yang lebih efektif. Apriori terbukti mampu mengidentifikasi aturan asosiasi yang signifikan dan berguna untuk memprediksi pola pembelian di masa depan dan meningkatkan penjualan.