Abstract:Kejahatan mengenai sumpah dan keterangan palsu diatur pada Pasal 242 KUHP. Tindak pidana keterangan palsu ini di atas sumpah ini merupakan suatu perbuatan memberikan suatu pernyataan secara sengaja di atas sumpah tentang…
keadaan yang berbeda dari yang sebenarnya terjadi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu : apakah faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl dan bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan analisis yuridis kualitatif.
Hasil penelitian yaitu faktor penyebab terjadinya pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/Pid.B/2021/PN Mgl yaitu berasal dari faktor internal, yaitu motif perbuatan curang, merekayasa suatu peristiwa atau untuk menutupi aib dan faktor eksternal disebabkan jabatannya sebagai Anggota DPRD sehingga pelaku berusaha menjaga nama baiknya. Kemudian pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku yang memberikan keterangan palsu di atas sumpah berdasarkan Putusan Nomor: 169/ Pid.B/2021/PN Mgl, yaitu pertimbangan yuridis berupa keterangan terdakwa, keterangan saksi, alat bukti surat dan barang bukti, dakwaan Jaksa Penuntut Umum, unsur-unsur yang didakwakan sebagaimana dalam Pasal 242 ayat (1) KUHP serta pertimbangan non-yuridis berupa latar belakang dan akibat perbuatan terdakwa dan selanjutnya Pelaku yang bersalah melakukan tindak pidana keterangan palsu dijatuhi sanksi pidana penjara selama 7 (tujuh) bulan.
Saran yang dapat dikemukakan yaitu hendaknya masyarakat menyadari bahwa memberikan keterangan palsu di atas sumpah merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat diancam dengan pidana penjara. Anggota DPRD selaku wakil rakyat hendaknya dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kemudian hendaknya Hakim dapat menjatuhkan sanksi pidana yang maksimal kepada pelaku tindak pidana memberikan keterangan palsu di atas sumpah, sebab hal ini dapat merugikan orang lain dan kemudian orang yang tidak bersalah dapat terkena sanksi pidana.
Abstract:Tindak pidana korupsi adalah perbuatan yang dilakukan secara melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain yang suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Salah satu bentuk…
uk tindak pidana korupsi tersebut dilakukan dengan cara menyalahgunakan jabatan atau kedudukan yang dimilikinya.
Permasalahan dalam penelitian ini apakah faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung dan bagaimanakah pertanggungjawaban pelaku tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan Putusan Nomor: 42/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Tjk.
Metode penelitian yaitu pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan analisis yuridis kualitatif.
Hasil penelitian yaitu faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung antara lain disebabkan oleh : Faktor Penyebab Internal, yaitu sifat serakah/tamak/rakus, gaya hidup konsumtif, gaya hidup konsumtif namun tidak diimbangi dengan pendapatan yang memadai sehingga melakukan korupsi, dan moral yang lemah. Kemudian Faktor Penyebab Eksternal berasal dari aspek sosial, aspek politis, aspek hukum dan aspek ekonomi. Selanjutnya pertanggungjawaban pelaku tindak pidana korupsi dalam jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan Putusan Nomor: 42/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Tjk yaitu terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan “Tindak Pidana Korupsi Penggelapan dalam Jabatan” dan dijatuhi pidana penjara selama 3 (tiga) tahun subsidair 3 (tiga) bulan kurungan dan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 (dua) bulan serta menghukum membayar uang pengganti Rp 173.962.071,00 paling lama satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, subsidair pidana penjara selama 1 (satu) tahun.
Saran yang dapat dikemukakan yaitu guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi penggunaan dana desa, maka perlu penguatan peran Polisi, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam upaya pencegahan sehingga potensi kerugian negara akibat terjadi tindak pidana korupsi dapat ditekan sebelum terjadinya korupsi. Upaya ini dapat dilakukan secara masif melalui sosialisasi dan penguatan sisi pengawasan oleh masing-masing penegak hukum serta hakim hendaknya mempertimbangkan fakta bahwa kejahatan korupsi sangat merugikan dan merusak perekonomian negara dengan menjatuhkan sanksi pidana yang seberat-beratnya disertai penyitaan aset terpidana sebagai ganti atas kerugian keuangan negara.
Abstract:Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah, dan penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi, bahkan di tingkat kabupaten/kota, menjadi isu strategis dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah…
dalah untuk menganalisis pertumbuhan ekonomi sebagai output produktivitas regional dan mengatasi masalah-masalah penelitian khusus, baik pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah (PAD), pengeluaran langsung pemerintah, dana perimbangan, maupun pengaruh partisipasi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi saat ini. Lingkup penelitian ini mencakup kabupaten/kota di Indonesia selama periode 2015-2020. Data panel dianalisis menggunakan metode General Moment Method (GMM). Hasil pengolahan data panel di 487 kabupaten/kota di Indonesia menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya dan pengeluaran langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi regional di Indonesia masih memerlukan kebijakan ekspansif. Selanjutnya, peneliti tidak menemukan bukti empiris dari pengaruh pertumbuhan PAD dan dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara tingkat partisipasi tenaga kerja/TPAK menunjukkan hubungan negatif yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Abstract:Asfiksia neonaturum adalah suatu keadaan bayi baru lahir yang mengalami gagal napas secara spontan dan teratur segera pasca kelahiran, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang…
ang dari tubuhnya. Umumnya akan mengalami asfiksia setelah lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 perawat yang terdiri dari ruangan perinatologi, IGD umum, dan ruang kamar oprasi RSUD Kabelota. Total Sampel 38 perawat, Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Total Sampling. Hasil penelitian Pengetahuan perawat sebagian besar pengetahuan Baik berjumlah 30 orang (78,9%), Sikap sesuai sebagian besar berjumlah 32 orang (84,2%). Hasil uji statistik Chi square diperoleh nilai p=0,000 (<p=0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Saran Perawat dapat menambah wawasan mengenai pengetahuan dan sikap tentang penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia, serta meningkatkan tindakan perawatan penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia. Peningkatan pengetahuan bisa dengan cara pembuktian pemberian tindakahan perawatan Asfiksia
Abstract:Kepala sekolah memiliki peranan penting untuk ikut mewujudkan kesejahteraan manusia. Hal tersebut tidaklah lepas dari kecakapan dan kebijakan seorang pemimpin. Kepala sekolah bertugas mengatur semua sumber organisasi dan…
an bekerja sama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan Pendidikan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1. Peran kepala sekolah di Mi Nurul Anwar di desa Sumber Pandan Prenduan, dan 2. Faktor pendukung dan Penghambat bagi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Nurul Anwar Sumber Pandan Prenduan.Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik wawancara, obervasi dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepalasekolah, guru dan sumber lain yang memungkinkan dapat memberikan informasi yang akurat. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kasus tunggal (single casedesign) dengan model analisis data yang diperkenalkan oleh Miles dan Hiberman, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian dataserta verifikasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menyetakan bahwa peran kepala sekolah mempunyai peran sebagai supervisor, manajer dan administrator, leader of educator, innovator. Peran-peran tersebut di jalankannya dengan baik guna mewujudkan visi dan misi sekolah MI Nurul Anwar. Adapun Faktor penghambat dan pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Nurul Anwar Sumber Pandan Prenduan yaitu; a. Faktor pendukung berupa 1) Guru yang mempunyai kedisiplinan dan keteladanan 2) Siswa yang mempunyai prestasi dan bakat3) Sumber daya manusia di lingkungan sekolah 4) Adanya fasilitas Musholla. b.Faktor penghambat di MI Nurul Anwar terlihat dari keberadaan sarana dan prasarana yang sangat minim, terbukti dari kurangnya buku-buku bacaan diperpustakaan serta terbatasnya dana sekolah.
Abstract:Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menimbulkan dampak luar biasa bagi negara dan kelangsungan hidup rakyatnya. Korupsi sebagai kejahatan luar biasa memerlukan upaya penanganan yang luar biasa…
pula, khususnya dalam proses pembuktiannya. Pembuktian tindak pidana korupsi seringkali memerlukan peran dari ahli yang berasal beberapa disiplin ilmu guna memastikan bahwa benar tindak pidana korupsi telah terjadi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi keterangan ahli sebagai alat bukti dalam pembuktian tindak pidana korupsi dan sejauh mana kontribusi alat bukti keterangan ahli dalam meyakinkan hakim bahwa telah terjadi tindak pidana korupsi. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini adalah diajukannya keterangan ahli ke depan persidangan tindak pidana korupsi akan menambah keyakinan hakim tentang kebenaran dari alat bukti yang lainnya yang diajukan oleh penuntut umum, dan memperkuat keyakinan hakim untuk menjatuhkan putusan pemidanaan jika memang dari alat bukti yang ada terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi
Abstract:berbasis mind mapping. Literasi numerasi merupakan kemampuan penting yang mencakup pemahaman konsep matematika, kemampuan berpikir logis, serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pada praktiknya, banyak siswa…
mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SDN 50 Bonto Panno Kabupaten Pangkep pada bulan Januari hingga Maret 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi numerasi sebelum dan sesudah perlakuan, serta observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada literasi numerasi siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis mind mapping. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 62,45 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest. Hasil uji N-gain diperoleh sebesar 0,53 yang berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan mind mapping terhadap peningkatan literasi numerasi siswa. Dengan demikian, pembelajaran berbasis mind mapping terbukti efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar, baik dari segi hasil belajar maupun keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru sejarah terhadap prestasi belajar siswa di tingkat sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan sampel…
el guru dan siswa dari beberapa sekolah menengah di Kota X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh koneksi positif yang bermakna antarakompetensi cakap guru sejarah dan kinerja belajar siswa. Kompetensi profesional guru, meliputi penguasaan materi, metode pengajaran, dan kemampuan evaluasi, terbukti memengaruhi hasil belajar siswa secara signifikan. Lebih jauh lagi, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penguasaan materi sebagai salah satu komponen utama kompetensi profesional guru. Guru yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejarah mampu menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan retensi mereka terhadap materi pelajaran. Selain itu, kemampuan guru untuk menghubungkan fakta-fakta sejarah dengan konteks kontemporer membantu siswa melihat relevansi pelajaran sejarah dalam kehidupan mereka sehari-hari, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi dan minat belajar mereka.
Abstract:Penelitian ini dilaksanakan untuk membuktikan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media peta pikiran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru pada tema 6 kelas IV…
SDN 1 Jati Wetan. Saat penelitian ditemukan hasil belajar peserta didik berupa perubahan tingkah laku yang diperoleh setelah proses belajar terjadi. Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan suatu permasalahan. Terdapat hipotesis tindakan dalam penelitian ini yaitu penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru kelas IV SD 1 Jati Wetan. Pelaksanaan penelitian ini pada kelas IV SD 1 Jati Wetan yang berjumlah 21 peserta didik. Dilakukan dari dua siklus, setiap siklusnya terdri dari 4 tahapan yaitu peencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Variabel bebas merupakan model Problem based Learning berbantuan media peran. Selanjutnya variabel terikatnya yaitu hasil belajar peserta didik dan keterampilan mengajar guru. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analis data kualitatif dan kuantitatif. Pada hasil belajar siswa aspek pengetahun muatan IPA terdapat cukup meningkat secara signifikan antara siklus 1 (62%) dan siklus II (81%). Muatan bahasa Indonesia terdapat ketuntasan pada siklus 1 sebesar (62%) Dan siklus II (81%). Peningkatan hasil elaja aspek keterampilan pada siklus 1 (56,5%) mnjadi 78% siklus II 89%). Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas IV SDN 1 Jati Wetan dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media peran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan keterampilan mengajar guru pada tema 6 cita-citaku. Peneliti menyarankan agar model Problem Based Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran dan dikembangkan dengan menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi agar siswa mudah menyerap materi.
Abstract:Keberlanjutan operasional sebuah camp bela diri sangat bergantung pada kualitas pengelolaan data anggota. Di BangRajan Muaythai Boxing, pencatatan kehadiran dan pemantauan sesi latihan masih bertumpu pada proses manual,…
yang kerap menghasilkan ketidakakuratan data serta membuka celah bagi peserta dengan paket habis untuk tetap berlatih tanpa terdeteksi. Penelitian ini merancang dan membangun sistem informasi manajemen member berbasis web sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Pendekatan pengembangan dilakukan secara bertahap dengan pemodelan UML meliputi Activity Diagram, Use Case Diagram, Sequence Diagram, dan Entity Relationship Diagram. Stack teknologi yang digunakan mencakup Next.js pada sisi klien, NestJS pada sisi server, PostgreSQL sebagai basis data relasional, serta Better Auth untuk manajemen autentikasi. Sistem yang dihasilkan mengintegrasikan fitur absensi cerdas berbasis barcode, pengelolaan paket latihan, dashboard personal bagi member, panel administrasi lengkap, notifikasi kadaluarsa paket, dan manajemen pengumuman camp. Validasi dilakukan melalui Black Box Testing dengan empat skenario pengujian, seluruhnya menghasilkan keluaran yang sesuai ekspektasi. Penerapan sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi pencatatan data secara signifikan.
The operational sustainability of a martial arts camp depends greatly on the quality of member data management. At BangRajan Muaythai Boxing, attendance recording and session monitoring still rely on manual processes, which frequently lead to data inaccuracies and allow members with expired packages to continue training undetected. This study designs and develops a web-based member management information system to address these issues. The development follows a phased approach employing UML modeling including Activity Diagrams, Use Case Diagrams, Sequence Diagrams, and Entity Relationship Diagrams. The technology stack consists of Next.js on the client side, NestJS on the server side, PostgreSQL as the relational database, and Better Auth for authentication management. The resulting system integrates barcode-based smart attendance, training package management, a personal member dashboard, a comprehensive admin panel, package expiry notifications, and camp announcement management. Validation was conducted using Black Box Testing across four test scenarios, all yielding expected outputs. Implementation of this system demonstrably improves operational efficiency and data recording accuracy.