Search Articles & Publications

Showing 57 articles found for "Mono"

Penerapan Metode Al-Qawaid Wa Al-Tarjamah Menggunakan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Pada Siswa Kelas III MI Cihuni Kabupaten Tasikmalaya

Anti Febrianti Lailatul Haz, Yayan Carlian, Muhammad Sofyan
Abstract: Permasalahan yang terjadi di kelas III MI Cihuni adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Arab. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti, ditemukan bahwa dari 27 siswa hanya 4… orang siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan perolehan hasil nilai rata-rata siswa yaitu sebesar 44,9 dengan persentase siswa yang belum tuntas sebesar 85,19%. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh siswa yang kurang bersemangat mengikuti pembelajaran mudah bosan selama proses pembelajaran sehingga sulit bagi mereka untuk paham pada pembelajaran yang diberikan oleh guru, karena metode pembelajaran yang monoton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar pada siswa kelas III MI Cihuni. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dimana satu siklus terdiri dari dua tindakan, dalam setiap tindakan terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian ini yaitu 27 orang. Instrument yang digunakan yaitu observasi dan tes. Hasil belajar siswa kelas III sebelum diterapkan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar memperoleh nilai rata-rata sebesar 44,9 dengan ketuntasan klasikal sebesar 14,81%. Pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 60,74 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40,74% dengan kategori kurang. pada Siklus II meningkat menjadi 70 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 77,77% dengan kategori baik. Hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Al-Qawaid wa Al-Tarjamah menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III MI Cihuni.

Inovasi Dalam Perencanaan Pembelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Minat Siswa

Salma, Nurvadilla Moogangga, Aditya Nusi, Dimastian Hamsah, Abdul Haidar Palowa, Abdul Majir
Abstract: Inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah menjadi penting dalam upaya meningkatkan minat siswa terhadap materi pelajaran yang sering dianggap monoton dan kurang menarik. Artikel ini membahas berbagai metode inovatif… yang dapat diterapkan guru dalam merancang pembelajaran sejarah yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi siswa. Melalui pendekatan seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital, serta integrasi cerita dan pengalaman langsung, diharapkan siswa dapat lebih terlibat secara aktif dan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi terhadap mata pelajaran sejarah. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru sejarah sebagai subjek untuk menggali pengalaman dan efektivitas pendekatan yang inovatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inovasi dalam perencanaan pembelajaran sejarah berpotensi besar untuk membangun minat siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap peristiwa sejarah serta relevansinya dalam konteks masa kini.

Pengaruh Terapi Rendam Air Hangat Garam Terhadap Skala Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Balukang

Asrila, Andi Herman, Meylani A’naabawati
Abstract: Gout arthritis pada lansia diakibatkan oleh tingginya kadar asam urat Kristal monosodium urat didalam ataupun disekitar persendian yang disebut trofi. Ketika kadar asam uart meningkat, maka akan mengakibatkan peradangan&#8230; pada sendi sehingga dapat terjadi nyeri pada persendian yang terdapat penumpukan asam urat tersebut, untuk mengurangi nyeri yang dirasakan penderita dapat dilakukan penatalaksanaan nonfarmakologis seperti rendaman air hangat garam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat garam terhadap skala nyeri pad alansia dengan gout arthritis diwilayah kerja puskesmas balukang. Metode penelitian ini kuantitatif menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest, jumlah populasi sebanyak 39 responden dengan sampel sebanyak 13 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rancangan rumus Propotional Stratified Random Sampling. Hasil penelitian 100% lansia mengalami penurunan skala nyeri gout arthritis setelah dilakukan terapi rendam air hangat garam. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dengan p-value = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya Pengaruh Terapi Rendam Air Hangat Garam Terhadap Skala Nyeri Lansia Dengan Gout Arthritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Balukang. Saran untuk penelitian selanjutnya mengembangkan Variabel terkait nonfarmakologis untuk penurunan skala nyeri gout arthritis.   Kata Kunci : Rendaman Air Hangat Garam, Skala Nyeri, Gout Arthritis

Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Program PTSL Sebagai Upaya Mencegah Sengketa Kepemilikan Dan Batas Tanah  Di Kantor Pertanahan Jember

Siti Nanik Kholifah, Agung Parmono
Abstract: Sertifikasi tanah wakaf adalah suatu hal yang sangat penting. Hal ini dikarenakan tanah wakaf memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan masyarakat. Tanah wakaf merupakan salah satu sumber dana yang memiliki potensi &#8230; tensi  dalam pengembangan ekonomi umat. Selain itu wakaf juga terdapat sumber dana sosial lain seperti zakat, infak, dan sedekah. Amalan wakaf sangat besar artinya bagi kehidupan sosial ekonmi, kebudayaan dan keagamaan. Dalam kehidupan sosial ekonomi wajib terdapat pola distribusi berkeadilan untuk meminimalisir kesenjangan kekayaan di masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan yuridis normatis dan pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan. Tujuan dari hasil pengabdian yaitu untuk mengetahui pentingnya sertifikasi tanah wakaf melalui program ptsl sebagai upaya mencegah sengketa kepemilikan dan batas tanah. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa pentingnya sertifikasi tanah wakaf melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada pemilik tanah wakaf, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan tanah wakaf, serta memudahkan dalam perencanaan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

Implementasi Program PTSL Sebagai Solusi Efektif Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Kabupaten Jember

Agung Parmono, Alfiana Morita Azza Rachmati, Nabilah
Abstract: Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dalam pengamanan tanah. Program PTSL mempunyai peran penting dalam membantu penyelesaian sengketa tanah&#8230; di Kabupaten Jember. Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jember bertanggung jawab atas penerapan program PTSL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program PTSL sebagai solusi efektif dalam penyelesaian sengketa tanah di kabupaten jember. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan Parcipatory Action Research, perolehan data dengan melakukan wawancara terhadap salah satu pegawai di kantor pertanahan kabupaten jember. Berdasarkan hasil BPN telah berhasil menerapkan program PTSL tersebut sesuai pedoman yang tertuang dalam PERMEN ATR/BPN Nomor 6 Tahun 2018. Namun, dalam implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya proaktif dalam hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta perbedaan semangat di antara anggota masyarakat, dan perlunya komunikasi dan kolaborasi yang lebih efektif di antara anggota masyarakat.      

Optimalisasi Minat Masyarakat Dalam Memiliki Sertifikat Tanah Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di BPN Kabupaten Jember

Puji Prihartini, Agil Dio Virnando, Agung Parmono
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menggali strategi optimalisasi minat masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan&#8230; nahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis data sekunder, penelitian ini mencatat berbagai faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa edukasi, sosialisasi, aksesibilitas, dan kemudahan prosedur merupakan faktor kunci dalam membangkitkan minat masyarakat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas PTSL sebagai alat untuk meningkatkan kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Jember. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah mereka, hal ini terbukti tercatat hingga 52.000 ribu sertifikat yang berhasil dibagikan.

Penerapan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Bell’s Palsy Dengan Metode Dempster Shafer Berbasis WEB

Rika Trisanti, Dahriansah, Dahriansah, Mardalius, Mardalius
Abstract: Bell's palsy, adanya gangguan pada saraf wajah yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah manusia, mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan sementara pada salah satu bagian otot wajah,&#8230; , yang merupakan gejala klinis mononeuropati (gangguan hanya satu saraf). Kondisi ini mengubah satu sisi wajah, membuatnya tampak melorot (asimetris), namun tidak berpengaruh pada seberapa baik otak atau bagian tubuh lainnya bekerja. Dalam mendiagnosa penyakit ini,biasa pasien berkonsultasi dahulu ke dokter umum, namun jika penyakit yang diderita berat maka dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis saraf. Namun demikian,ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pasien bell’s palsy yaitu tidak semua orang bisa datang berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dengan alasan faktor ketidaktahuan pendaftaran sebagai pasien baru, mahalnya biaya konsultasi,dan lama menunggu antrian. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem kecerdasan buatan diperlukan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dan lebih konsisten. Metode Dempster Shafer akan digunakan oleh sistem pakar untuk mengelola data dan gejala penyakit pasien. Metode Dempster Shafer adalah perhitungan matematika untuk mencari bukti berdasarkan tingkat kepercayaan (belief) dan ketidakpercayaan (plausibility) untuk digunakan dalam menyatukan informasi dan menghitung probabilitas (peluang) suatu peristiwa. Metode Dempster Shafer diuji, dan dibuat diagnosis bell's palsy dengan nilai densitas 80%. Oleh karena itu, pasien dengan bell's palsy dapat didiagnosis dengan metode ini.