Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura dalam upaya mengurangi prevalensi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan…
engumpulan data melalui wawancara mendalam kepada tenaga medis, staf administrasi, dan keluarga pasien ODGJ. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan RSJ Abepura secara umum sudah cukup baik, ditandai dengan fasilitas yang memadai, keandalan, daya tanggap, kompetensi tenaga medis, serta empati terhadap pasien dan keluarga. Namun, keterbatasan sarana, jumlah tenaga medis yang terbatas, serta stigma sosial menjadi hambatan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan dan penurunan prevalensi ODGJ. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan peningkatan sarana dan prasarana, penambahan tenaga medis, edukasi masyarakat, serta upaya pengurangan stigma sosial untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keberlanjutan perawatan pasien.
Abstract:Integrasi teknologi digital ke dalam ranah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah memicu pergeseran paradigma yang mendalam dalam cara pendidik memahami proses belajar mengajar. Laporan penelitian ini menyajikan analisis…
komprehensif mengenai persepsi guru PAUD terhadap penggunaan media digital, dengan mengambil studi kasus di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi, Sumedang. Melalui lensa psikologi perkembangan, laporan ini mengevaluasi bagaimana alat-alat digital memengaruhi domain kognitif, sosial-emosional, dan motorik anak pada fase krusial "Masa Emas." Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan teknik analisis data interaktif untuk mengeksplorasi narasi dan pengalaman nyata para pendidik di lapangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru-guru di TKIT Sholahuddin Al Ayyubi memandang media digital sebagai instrumen ganda: sebagai katalisator motivasi dan literasi yang efektif, namun juga sebagai sumber risiko potensial terhadap perkembangan sosial dan kesehatan fisik anak. Berdasarkan perspektif sosiokultural Lev Vygotsky, media digital diidentifikasi mampu menyediakan scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD), khususnya melalui metode digital storytelling yang memperkaya kemampuan bahasa ekspresif. Namun, dari perspektif kognitif Jean Piaget, terdapat kekhawatiran mengenai kesesuaian konten digital dengan tahap pra-operasional anak yang masih membutuhkan interaksi konkret. Laporan ini juga menyoroti tantangan sistemik berupa keterbatasan literasi digital guru dan infrastruktur, serta upaya strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui platform Sumedang Simpati Academy (SSA) untuk meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kesimpulan dari laporan ini menekankan perlunya model integrasi teknologi yang seimbang, berpusat pada anak, dan didukung oleh kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua guna memastikan bahwa penggunaan media digital selaras dengan tugas-tugas perkembangan anak yang holistik.
Abstract:Industri makanan dan minuman halal di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen Muslim, penguatan regulasi halal, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini berangkat dari persoalan…
bagaimana manajemen supply chain halal diterapkan, bagaimana strategi pemasaran halal dijalankan, serta bagaimana keduanya diintegrasikan untuk membangun daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan supply chain halal dalam menjaga integritas produk, menjelaskan strategi pemasaran halal dalam meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen, serta mengkaji integrasi keduanya dalam memperkuat daya saing industri makanan dan minuman. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa traceability, jaminan mutu, label halal, branding, dan promosi digital berperan penting dalam membentuk kepercayaan, keputusan pembelian, dan loyalitas konsumen. Kesimpulannya, integrasi supply chain halal dan strategi pemasaran halal menjadi faktor penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif usaha yang berkelanjutan.
Abstract:Sektor pariwisata di Kota Bandung tengah mengalami transformasi struktural yang dipicu oleh akselerasi infrastruktur transportasi dan pergeseran paradigma konsumsi wisatawan pada periode 2024-2025. Penelitian ini bertujuan…
an untuk menganalisis secara mendalam strategi bertahan yang diterapkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pariwisata di Kota Bandung dalam merespons persaingan industri yang semakin kompetitif dan terdisrupsi secara digital. Dengan menggunakan lensa teori Resource-Based View (RBV), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana aset internal yang unik dan kemampuan adaptif menjadi penentu keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi mendalam, observasi partisipatif, dan analisis literatur sekunder. Prosedur analisis data dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa UMKM pariwisata di Kota Bandung mengandalkan tiga pilar strategi utama: pertama, optimalisasi identitas digital melalui platform creator hub seperti Patrakomala; kedua, diversifikasi produk berbasis kearifan lokal yang memenuhi kriteria Valuable, Rare, Inimitable, dan Organized (VRIO); serta ketiga, penguatan kolaborasi ekosistem pentahelix. Kehadiran Kereta Cepat Whoosh diidentifikasi sebagai katalisator yang mengubah pola kunjungan menjadi lebih singkat namun intensif, menuntut efisiensi operasional yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa ketahanan UMKM pariwisata tidak hanya bergantung pada volume kunjungan, melainkan pada kemampuan mentransformasi modal budaya menjadi nilai ekonomi melalui narasi storytelling dan adaptasi teknologi pembayaran non-tunai.
Abstract:Trauma masa kanak-kanak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku antisosial dan kepribadian psikopat di masa dewasa. Kajian ini menelaah keterkaitan antara pengalaman traumatis awal seperti kekerasan,…
erasan, pengabaian, dan pelecehan dengan kecenderungan melakukan tindakan kriminal melalui lensa teori kriminologi modern, termasuk General Strain Theory (Agnew), teori temperamen (DeLisi & Vaughn), serta hasil penelitian tentang psikopati dan regulasi diri. Trauma berperan sebagai faktor “strain” yang memicu disfungsi emosional, gangguan empati, dan lemahnya kontrol impuls, yang bila tidak dimoderasi oleh ketahanan psikologis atau dukungan lingkungan, dapat berkembang menjadi pola perilaku kriminal dan sifat psikopat. Dengan demikian, pendekatan kriminologis kontemporer menekankan pentingnya intervensi dini yang berfokus pada pemulihan trauma dan penguatan kemampuan regulasi diri guna mencegah siklus kekerasan dan kejahatan yang berulang.
Abstract:Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik Israel-Gaza yang meningkat eskalasi sejak Oktober 2023, menjadi salah satu isu internasional yang paling banyak diberitakan oleh media online Indonesia. Penelitian…
itian ini bertujuan untuk mengidentifikasi frame dominan yang digunakan media online Indonesia dalam memberitakan konflik tersebut menggunakan pendekatan komputasional berbasis topic modeling Latent Dirichlet Allocation (LDA). Sebanyak 127 artikel berita dikumpulkan dari berbagai media online Indonesia melalui metode web scraping pada platform Google News RSS, kemudian diproses melalui tahapan preprocessing teks meliputi cleaning, tokenisasi, stopword removal, dan stemming menggunakan library Sastrawi. Model LDA dengan K=4 topik diidentifikasi sebagai konfigurasi optimal berdasarkan coherence score tertinggi sebesar 0,5620. Hasil analisis menemukan empat frame dominan dalam pemberitaan, yaitu: (1) Frame Geopolitik dan Eskalasi Regional (21,3%), (2) Frame Diplomasi dan Negosiasi (32,3%), (3) Frame Dampak Ekonomi Global (17,3%), dan (4) Frame Kemanusiaan dan Korban Sipil (29,1%). Temuan ini menunjukkan bahwa media online Indonesia cenderung membingkai konflik Timur Tengah melalui lensa diplomatik dan kemanusiaan, dengan relatif sedikit perhatian pada dimensi ekonomi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi analisis framing berbasis komputasional untuk konteks bahasa Indonesia.
Abstract:Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan…
tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Abstract:Remaja putri pada masa awal menstruasi rentan mengalami masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya pengetahuan mengenai personal hygiene. Berdasarkan data (WHO, 2021), angka kejadian gangguan reproduksi akibat buruknya…
a personal hygiene saat menstruasi pada wanita prevalensi Infeksi Saluran Reproduksi pada remaja di dunia yaitu pruritus vulvae 25%-50%. Indonesia terdapat sejumlah 5,2 juta remaja putri kerap mengalami ketidaknyamanan pasca menstruasi akibat kebersihan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri kelas VII di SMP Negeri 12 Padang. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Agustus 2025 dengan pengumpulan data pada 11 Agustus-13 Agustus 2025. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII SMP Negeri 12 Padang yang berjumlah 102 orang, dengan sampel 68 responden yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan personal hygiene dan kejadian pruritus vulvae. Dengan analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square (p-value < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28 responden (41,2%) mengalami pruritus vulvae kategori sedang dan sebanyak 25 responden (36,8%) memiliki pengetahuan personal hygiene kurang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae (p-value 0,001). Disimpulkan bahwa rendahnya pengetahuan personal hygiene saat menstruasi berhubungan dengan meningkatnya kejadian pruritus vulvae. Oleh karena itu, diharapkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi secara berkesinambungan, serta memberikan motivasi agar remaja putri lebih peduli dalam menjaga kebersihan diri selama menstruasi.
Abstract:Overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan merupakan masalah gizi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat sebagai salah satu daerah…
daerah dengan prevalensi overweight dan obesitas balita tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan memanfaatkan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Sampel penelitian berjumlah 584 anak usia 24–59 bulan. Variabel independen meliputi jenis kelamin, riwayat berat badan lahir, kelengkapan imunisasi, serta konsumsi makanan manis, minuman manis, dan makanan berlemak. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik sederhana untuk memperoleh nilai Odds Ratio (OR) dan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi overweight dan obesitas sebesar 11,8%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki berhubungan signifikan dengan kejadian overweight dan obesitas (OR=1,78; IK 95%=1,06–2,98; p<0,05). Sementara itu, riwayat berat badan lahir, kelengkapan imunisasi, serta konsumsi makanan manis, minuman manis, dan makanan berlemak tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki merupakan faktor determinan utama kejadian overweight dan obesitas pada anak usia 24–59 bulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diperlukan intervensi gizi preventif sejak dini yang terintegrasi dengan pemantauan pertumbuhan balita.
Abstract:Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2024, prevalensi stunting di dunia mencapai 149 juta anak (22%). Di Indonesia, angka stunting masih tinggi yaitu 21,6% pada tahun 2022. Di Kota Padang, data Dinas Kesehatan tahun…
ahun 2023 menunjukkan prevalensi di Puskesmas Anak Air sebesar 9,24%. Stunting merupakan masalah kesehatan yang krusial yang mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif serta potensi produktivitas masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dan peran kader dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Batipuh Panjang Anak Air Kota Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret-Agustus tahun 2025. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 24-59 bulan sebanyak 634 orang. Waktu pengumpulan data di lakukan pada 12 Juli s/d 23 Agustus 2025, dengan sampel 85 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,5% balita mengalami stunting, 56,5% ibu memiliki tingkat pengetahuan kurang dan 45,9% kader memiliki peran kurang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita (p=0,049). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran kader dengan kejadian stunting pada balita (p=0,122). Terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting. Diharapkan Puskesmas Anak Air dapat memberikan informasi dan masukan terkait faktor-faktor penyebab stunting pada balita