Showing 97 articles found for "Memiliki"

Penerapan Metode MAUT Dalam Menentukan Sunscreen Terbaik Di Kalangan Mahasiswa

Heri Irawan, Nur Adila, Andrey Aisyandra
Abstract: Penggunaan sunscreen kini menjadi bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit, khususnya bagi mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi dan sering terpapar sinar matahari. Namun, banyaknya pilihan produk sunscreen di pasaran… asaran seringkali membuat mahasiswa kesulitan menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam memilih sunscreen terbaik dengan menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT). Penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria utama, yaitu harga, tekstur, kandungan SPF, dan daya tahan produk. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Universitas Royal yang kemudian dianalisis untuk menghasilkan peringkat produk. Dari sepuluh merek yang dianalisis, Skintific menempati posisi teratas dengan nilai 0,6570 sebagai produk paling direkomendasikan, sedangkan Emina mendapat skor terendah dengan nilai 0,3750

Optimalisasi Minat Masyarakat Dalam Memiliki Sertifikat Tanah Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di BPN Kabupaten Jember

Puji Prihartini, Agil Dio Virnando, Agung Parmono
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menggali strategi optimalisasi minat masyarakat dalam memiliki sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan… nahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis data sekunder, penelitian ini mencatat berbagai faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah dan mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meningkatkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa edukasi, sosialisasi, aksesibilitas, dan kemudahan prosedur merupakan faktor kunci dalam membangkitkan minat masyarakat. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas PTSL sebagai alat untuk meningkatkan kepemilikan sertifikat tanah di Kabupaten Jember. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika minat masyarakat terhadap persertifikatan tanah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap kepastian hukum atas tanah mereka, hal ini terbukti tercatat hingga 52.000 ribu sertifikat yang berhasil dibagikan.

Pemodelan Sistem Pakar Untuk Menentukan Penyakit Diabetes Melitus Menggunakan Metode Forward Chaining

Maria Imakulata Malo, Friden Elefri Neno, Felysitas Ema Ose Sanga
Abstract: Sistem pakar dengan metode forward chaining dapat membantu dalam mendiagnosis Diabetes Mellitus dengan lebih cepat dan akurat. Dengan mengumpulkan gejala dan informasi dari pasien, sistem ini dapat memproses data. Dengan… alasan-alasan ini, pengembangan sistem pakar untuk diagnosis Diabetes Mellitus menggunakan metode forward chaining memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendorong deteksi dini dan pencegahan penyakit. Kesenjangan antara pasien dan dokter merupakan salah satu kesulitan yang dihadapi industri medis. Selain itu, sebagian besar masyarakat tidak terlatih dalam bidang kedokteran, jadi ketika mereka menyadari gejala suatu penyakit, mereka mungkin tidak tahu cara mengobatinya dengan tepat. Sangat disayangkan bahwa ketidaktahuan dapat menyebabkan gejala yang dapat diobati sejak dini berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. Memperoleh pengetahuan ini tidaklah mudah, karena butuh waktu untuk memahaminya, dan sumber daya ini mungkin tidak sebaik dokter dalam mendiagnosis kondisi. Model Waterfall adalah metodologi pengembangan sistem yang digunakan. Mempertimbangkan pembicaraan yang telah dilakukan.

Analisis Produk Face Wash Pasaran dengan Metode COPRAS untuk Remaja dan Dewasa

Feri Irawan, Rahmadita, Melly Ayunda Putri Lubis
Abstract: Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.… . Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.

Gambaran Bakteri Escherichia Coli Pada Jajanan Gorengan Di Sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang

Septiyasari, Errina, Sofyanita, Eko Naning
Abstract: Gorengan merupakan makanan yang digoreng menggunakan minyak. Lokasi pedagang gorengan di sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang yang berada di pinggir jalan dan kurangnya perhatian pedagang terhadap kebersihan dapat menimbulkan… imbulkan kontaminasi kuman terhadap gorengan. Salah satu bakteri yang potensial mencemari makanan adalah Escherichia coli.  E coli merupakan flora normal berbentuk batang gram negatif di dalam saluran pencernaan hewan dan manusia. Bakteri E coli  dapat berasifat patogen jika jumlah bakteri dalam saluran pencernaan meningkat atau berada di luar usus. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan kriteria penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian yang didapat Dari 7 sampel yang diperiksa, sebanyak 1 sampel (14,29%) tercemar bakteri Escherichia coli, dan 6 sampel (75%) lainnya tidak tecemar  bakteri Escherichia coli. Satu sampel tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1096/Menkes/Per/VI/2011 karena mengandung bakteri Escherichia coli > 0/gram sampel makanan. Dari hasil observasi didapatkan sebanyak 1 sampel (14,29%) pedagang gorengan yang mempunyai kriteria tingkan hygiene dan sanitasi yang baik. Sedangkan 6 sampel (85,71%) lainnya memiliki kriteria tingkat hygiene dan sanitasi yang sedang.

Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Dengan Pendekatan Servqual

Wilda Tri Yuliza, Gusrianti, Wendi Wahyu Utama
Abstract: Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator utama dalam mengevaluasi kualitas pelayanan rumah sakit. Hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari Kemenkes (2023) di beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan bahwa… hwa kepuasan pasien rawat jalan umumnya masih di bawah target yang ditetapkan oleh standar pelayanan rumah sakit. Rumah Sakit Bhayangkara Padang yang merupakan rumah sakit umum kelas D, selama satu tahun terakhir mengalami penurunan dan kenaikan jumlah kunjungan pasien rawat jalan setiap bulannya dengan indeks kepuasan pasien rawat jalan masih 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat jalan dengan pendekatan SERVQUAL di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain cross sectional, pengumpulan data melalui kuesioner dengan teknik wawancara kepada pasien rawat jalan yang berkunjung ke rumah sakit selama periode pengumpulan data dengan jumlah sampel 96 orang menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa pasien menilai kehandalan (52,1%), daya tanggap (54,2%), jaminan (47,9%), empati (38,5%), dan bukti fisik (51,0%) tidak bermutu. Terdapat pengaruh kehandalan (p-value = 0,012), daya tanggap (p-value = 0,000),  empati (p-value = 0,000), serta bukti fisik (p-value = 0,024) terhadap tingkat kepuasan pasien rawat jalan. Sebaliknya, dimensi jaminan tidak terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan mutu pelayanan terutama pada aspek kehandalan, daya tanggap, empati, dan bukti fisik perlu menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien di rumah sakit.

Workshop Pemanfaatan Tools Artificial Intelligence Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru SMK Di Era Digital

William Ramdhan, Nurwati, Andrew Ramadhani
Abstract: Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), menuntut guru untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Namun, hasil identifikasi awal di SMK Al-Ma’asum Kisaran… saran menunjukkan bahwa sebagian guru masih memiliki keterbatasan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan tools AI untuk mendukung pembelajaran mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan tools AI sebagai pendukung perancangan pembelajaran, pengembangan media, dan asesmen adaptif. Solusi yang ditawarkan berupa kegiatan workshop berbasis praktik langsung yang dilaksanakan secara tatap muka pada Jumat, 21 November 2025, dengan melibatkan 28 guru SMK Al-Ma’asum Kisaran. Workshop memfokuskan pada pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan skenario pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), Canva untuk perancangan media visual, Quizizz dan Kahoot untuk asesmen adaptif, serta PhET Interactive Simulations untuk visualisasi pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran mendalam dari 56% menjadi 82%, pemanfaatan AI dari 61% menjadi 87%, serta kemampuan menyusun modul ajar dari 58% menjadi 81%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan mendukung inovasi pembelajaran berbasis AI.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Sanitasi STBM Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023

Dea Ananda, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Pendahuluan: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tanda peningkatan kesehatan masyarakat menuju kemandirian higiene dan sanitasi yang maksimal. Pelaksanaan program STBM terdiri dari lima pilar, yaitu: hentikan… tikan buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), bersihkan air dan makanan rumah tangga (PAM RT), pembuangan limbah cair rumah tangga yang benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 42 responden. Analisis data: Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Rajeg Mulya, bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki p-value sebesar (0.000). Pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di desa Rajeg Mulya masih kurang.   Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Hubungan Pendapatan dan Persepsi dengan Kepatuhan Pembayaran Iuran pada Peserta Mandiri BPJS Kesehatan

Zulkhaidah, Reika, Syafrizal, Nursya, Febriyanti
Abstract:   Kepatuhan peserta mandiri BPJS Kesehatan dalam membayar iuran berperan penting dalam menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional. Namun, tingkat kepatuhan masih rendah, termasuk di Wilayah tertentu dengan… gan 30.111 peserta mandiri pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pendapatan dan persepsi dengan kepatuhan pembayaran iuran pada peserta mandiri BPJS Kesehatan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025 dengan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 53% peserta mandiri BPJS Kesehatan berpendapatan rendah untuk membayar iuran, 32% peserta mandiri memiliki persepsi negatif mengenai pembayaran iuran, 61% peserta mandiri tidak patuh dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Hasil uji statistik diperoleh bahwa terdapat hubungan antara pendapatan (p = 0,0001) dan persepsi (p = 0,0001) dengan kepatuhan pembayaran iuran. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi pola bahwa ketidakpatuhan peserta mandiri tidak selalu dipengaruhi oleh faktor pendapatan, melainkan juga oleh persepsi terhadap pembayaran iuran dan kondisi tanggungan keluarga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi BPJS Kesehatan dalam merancang strategi edukasi dan dukungan finansial agar peserta mandiri lebih patuh membayar iuran.

Klasifikasi Spesies Hiu Dengan Arsitektur

Bahar, Ahmad, Bagus Adhi Kusuma
Abstract: Ikan hiu adalah kelompok hewan yang menarik dan menakutkan di dunia laut. Mereka termasuk dalam kelas Chondrichthyes bersama dengan pari dan hiu bersirip. Mereka dapat ditemukan di berbagai perairan dan memiliki peran penting… nting sebagai indikator kesehatan ekosistem laut. Namun, populasi ikan hiu terancam karena penangkapan ikan ilegal dan kurangnya konservasi. Dalam proses mengidentifikasi dan mengklasifikasikan spesies hiu, peneliti membuat program dengan menggunakan teknik pengenalan visi komputer, seperti Convolutional Neural Network (CNN), dapat sangat membantu. Salah satu arsitektur CNN yang efektif adalah ResNet50, yang terbukti berhasil dalam klasifikasi gambar. Dengan menggunakan 4720 data citra ikan hiu dari 14 kelas model ResNet50 berhasil mencapai akurasi 86% dalam klasifikasi spesies ikan hiu. Model ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi spesies hiu dengan baik, kecuali pada beberapa kelas tertentu yang perlu diperbaiki.