Abstract:Kadar asam urat berlebihan dapat disebabkan oleh produksi asam urat yang terlalu banyak di dalam tubuh atau terhambatnya pemrosesan asam urat di dalam tubuh. Jenis makanan yang dikonsumsi, konsumsi alkohol dan obesitas dapat…
apat mempengaruhi kelebihan produksi asam urat. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan asam urat diantaranya yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dianalisisnya hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kendek dan Bone Baru Wilayah Kerja Puskesmas Lokotoy Kabupaten Banggai Laut”. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 617 orang. Besar sampel dihitung menggunakan rumus slovin berjumlah 86 responden, dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi square diperoleh (p-value = 0,000). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar asam urat pada lansia di Desa Kendek dan Bone Baru Wilayah Kerja Puskesmas Lokotoy Kabupaten Banggai Laut. Saran diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan serta mengkaji sekaligus menentukan solusi terbaik mencapai keberhasilan dalam mengatasi asam urat pada lansia dengan cara memberikan penyuluhan kesehatan melalui posyandu lansia.
Abstract:Puskemas Baloi Permai menjadi salah satu Puskesmas di Kota Kandis yang memberikan pelayanan IVA test di Kabupaten Merangin. Saat ini cakupan skrining deteksi dini kanker serviks melalui pemeiksaan IVA masih sangat rendah…
yaitu sekitar 5%. Penelitian ini bertujuan untuk hasil evaluasi manajemen pelayanan test inspeksi visual asam asetat (IVA) di Puskesmas Pematang Kandis Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Tahun 2023. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah: Kepala Puskemas Pematang Kandis, Dokter dan bidan yang sudah pernah mendapatkan pelatihan mengenai pemeriksaan IVA test, Pengelola program PTM di Puskemas Pematang Kandis, WUS di wilayah kerja Puskemas Pematang Kandis sebanyak 2 orang. Tenaga pelaksana IVA test ditunjuk oleh Kepala Puskesmas Pematang Kandis Kec. Bangko Kab. Merangin adalah bidan dan dokter yang sudah mendapatkan pelatihan IVA, Pendanaan didapat dari berbagai sumber, Alat dan bahan yang dimiliki Puskesmas Pematang Kandis belum memenuhi, Metode yang digunakan untuk melakukan pelayanan IVA test adalah metode aktif dan pasif. Disarankan agar penyuluhan yang dilakukan harus lebih merata lagi, agar semua masyarakat mengetahui tentang IVA dan lebih memberikan dorongan lagi kepada masyarakat agar masyarakat mau ikut berpartisipasi dalam IVA test, selanjutya diharapkan juga kepada Puskesmas untuk mempersiapkan alat yang memadai untuk pemeriksaan IVA.
Abstract:Gangguan jiwa merupakan salah satu penyakit kronis yang dengan proses penyembuhan panjang. Angka gangguan jiwa terus mengalami peningkatan yang diartikan merupakan masalah kesehatan yang serius. Pasien gangguan jiwa dalam…
m masa rehabilitas yang dirawat oleh keluarga sendiri di rumah atau rawat jalan memerlukan dukungan untuk mematuhi program pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif melalui pendekatan observasional analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien gangguan jiwa yang dirawat jalan yaitu 112 orang. Besar sampel dihitung menggunakan rumus estimasi proporsi dengan jumlah sampel 42 orang. Menggunakan teknik Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien gangguan jiwa yang mendapat dukungan positif yaitu 66,7%, pasien gangguan jiwa yang mendapat stigma keluarga positif yaitu 76,2% dan pasien gangguan jiwa patuh minum obat yaitu 69,0%. Hasil uji Fisher’s Exact didapatkan dukungan keluarga dan stigma masing-masing nilai p=0,003 dan 0.000 (≤ 0,05), ini berarti secara statistik ada hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa. Simpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan bagi Rumah Sakit Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah tentang hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa sehingga pelayanan dapat ditingkatkan.
Abstract:Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Media sosial yang awalnya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan kini berkembang…
g menjadi sumber belajar yang interaktif, fleksibel, dan mudah diakses oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi penggunaan media sosial sebagai sumber belajar Pendidikan Agama Islam di era digital serta mendeskripsikan manfaat dan tantangan penggunaannya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur melalui pengkajian berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok mampu meningkatkan minat belajar, mempermudah akses materi keagamaan, serta mendukung pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan komunikatif. Namun, penggunaannya juga menghadapi beberapa tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak valid, rendahnya literasi digital, dan potensi distraksi dalam belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan media sosial dapat mendukung pembelajaran PAI secara efektif dan bertanggung jawab di era digital.
The development of digital technology has a significant impact on the learning process, including in Islamic Religious Education (PAI). Social media, which was initially used as a means of communication and entertainment, has now developed into an interactive, flexible, and easily accessible learning resource for students. This study aims to analyze the optimization of social media use as a learning resource for Islamic Religious Education in the digital era and to describe the benefits and challenges of its use in the learning process. The research method used is a qualitative approach with a literature study type through the review of various journals, scientific articles, and relevant reference sources. The results of the study indicate that platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok are able to increase learning interest, facilitate access to religious materials, and support more innovative and communicative PAI learning. However, its use also faces several challenges, such as the spread of invalid information, low digital literacy, and potential distractions in learning. Therefore, guidance and supervision are needed so that the use of social media can effectively and responsibly support Islamic Education learning in the digital era.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam era Kurikulum Merdeka menuju Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru tidak…
hanya memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter, empati, dan kasih sayang dalam proses pembelajaran. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai pendekatan yang menekankan dimensi afektif dan humanistik dalam pendidikan, yang diperkenalkan dalam berbagai sosialisasi kebijakan pendidikan keagamaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi guru PAI mencakup penguatan kompetensi pedagogik berbasis nilai, kompetensi sosial yang empatik, serta kompetensi kepribadian yang berlandaskan akhlak. Selain itu, guru dituntut untuk mampu mengintegrasikan pendekatan Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai KBC guna menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran guru PAI sebagai pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian peserta didik secara holistik.
This study aims to analyze the transformation of Islamic Religious Education (PAI) teachers’ competencies in the era of the Merdeka Curriculum toward the Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta/KBC). The shift in the educational paradigm requires teachers not only to possess pedagogical and professional competencies, but also to be capable of integrating character values, empathy, and compassion into the learning process. The Love-Based Curriculum (KBC) emerges as an approach that emphasizes the affective and humanistic dimensions of education, which has been introduced through various socialization programs of religious education policies in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a library research method. The data were obtained from books, scientific journals, and relevant policy documents, and were analyzed using content analysis techniques. The findings reveal that the transformation of PAI teachers’ competencies includes the strengthening of value-based pedagogical competence, empathetic social competence, and personality competence grounded in moral values (akhlak). In addition, teachers are required to integrate the Merdeka Curriculum approach with the values of KBC in order to create meaningful learning experiences oriented toward the holistic character development of students. Therefore, the implementation of the Love-Based Curriculum becomes a strategic step in strengthening the role of PAI teachers as educators who not only transfer knowledge, but also shape the character and personality of students holistically.
Abstract:Perkembangan teknologi digital mendorong pelajar untuk aktif menghasilkan berbagai produk digital seperti desain grafis, aplikasi sederhana, dan konten multimedia. Namun, pelajar di LKP Mutiara Informatika masih memiliki…
keterbatasan pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya terkait perlindungan hukum terhadap produk digital yang mereka hasilkan. Kurangnya pengetahuan ini berpotensi menimbulkan pelanggaran hak cipta serta hilangnya nilai ekonomi dari karya digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar tentang konsep dasar HAKI, jenis-jenis HAKI, serta prosedur perlindungan produk digital. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan studi kasus sederhana. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana sekitar 80% pelajar mampu menjelaskan pengertian HAKI dan 75% pelajar memahami pentingnya perlindungan produk digital setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelajar untuk lebih menghargai dan melindungi karya digital mereka secara hukum.
Abstract:SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran, yang terletak di Kec. Kisaran Barat, Kab. Asahan, Sumatera Utara, didirikan pada 25 Oktober 2005 dan berkomitmen tinggi dalam memberikan pendidikan berkualitas. Selain mengajar,…
ajar, guru-guru di sekolah ini berperan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Di era digital, kemampuan guru untuk menyusun materi ajar yang menarik dan interaktif menjadi sangat penting. Namun, banyak guru masih kesulitan menggunakan aplikasi modern untuk membuat materi yang dinamis dan engaging, yang penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Salah satu aplikasi yang sangat cocok untuk ini adalah Canva, sebuah platform desain grafis yang mudah digunakan dan menawarkan berbagai fitur untuk membuat materi ajar yang menarik tanpa memerlukan keterampilan desain yang tinggi. Dengan Canva, guru dapat membuat berbagai jenis media pembelajaran seperti presentasi, poster, dan infografis secara efisien. Selain itu, Canva juga mendukung kolaborasi antar guru, memudahkan mereka untuk berbagi ide dan bekerja sama dalam menyusun materi ajar.Untuk mengatasi masalah ketidakmampuan guru dalam menggunakan aplikasi modern, diperlukan pelatihan khusus bagi guru-guru di SMP Swasta Islam Terpadu Daar Al Uluum Kisaran. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mereka dapat menyusun materi ajar yang lebih menarik dan efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendukung transformasi pendidikan tinggi melalui pencapaian dua Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu (1) tim dosen berkegiatan di luar kampus yang merupakan wujud dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan (2) Mahasiswa yang terlibat mendapat pengalaman di luar kampus
Abstract:Orang tua sebagai penentu dalam mengembangkan kreatifitas anak, pendampingan orangtua yang sangat dekat dan akrab dengan anak nya dapat berpengaruh terhadap kreatifitas dan bakat anak dalam berkarya seni rupa, penelitian…
ini bertujuan untuk mengalisis sejauh mana pentingnya pendampingan orangtua untuk mengembangkan kreatifitas dan bakat anak berkarya seni rupa (mewarnai), kegiatan mewarnai pada seni rupa berfungsi untuk mengasah otak anak, meningkatkan daya imanjinasi anak, menambah wawasan anak terhadap bentuk warna dan estetika serta menumbuhkan daya kreatifitas anak, minat dan bakat anak, selain itu, menumbuh rasa percaya diri anak terhadap karya mewarnai yang mereka rancang. Objek penelitian pada anak berusia 4 sampai 8 tahun di Rumah Seni cemara ceria. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif fenomologi dimana peneliti melihat secara fenomena yang terjadi dilapangan selain itu penelitian juga membuktikan dengan dokumentasi agar hasil penelitian ini lebih akurat, hasil penelitian ini untuk menunjukan melalui pendampingan orang tua, dimana orang tua terlibat langsung dalam mengembangkan kreatifitas dan bakat telihat secara langsung. Dengan adanya orangtua disamping anak, anak merasa lebih nyaman, lebih percaya diri, kretifitas nya lebih terlihat dari pada tidak ada orangtua disamping anak, anak terlihat takut, dan malas serta menangis. Hal ini memperlihatkan perndampingan orangtua sangat penting dalam tumbuh kembang anak dan mengembangkan kreatifitas dan bakat anak dalam mewarnau seni rupa. Dengan adanya pendampingan orangtua, orang tua langsung memberikan pendidikan kepada anak pentingnya kerjasama, berkerja teliti dalam mewarna, serta belajar untuk sabar dalam memberi warna pada gambar karna sejatinya pendidikan pertama pada anak buka terletak pada guru disekolah, tetapi pada orangtua anak.
Abstract:Tujuan yang diinginkan dari adanya pengabdian masyarakat ini ialah dapat memberikan pengetahuan terhadap kualitas dari penggunaan BRI Mobile. Inovasi baru yang diluncurkan BRI dalam pemanfaatan teknologi di era digitalisasi…
asi adalah BRI Mobile (M-banking), dengan adanya hal tersebut dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah Pendekatan kualitatif dan jenis pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif dengan menelaah atau menggali sumber dari hasil wawancara, hasil observasi dan dokumentasi lapangan. BRI mobile adalah terobosan dari P.T Bank Rakyat Indonesia ( Persero ) Tbk, yang menjadi aplikasi layanan BRI sebagai fasilitas nasabah. Diluncurkan akhir bulan februari 2019, Sehingga BRI mobile di katakan sangat berprestasi karena secara data mampu meraih 2,2 juta pengguna dalam jangka waktu 8 bulan. Kesuksesan BRI Mobile tersebut terpecaya mampu memberikan keefektifan dan keefisienan dalam bertransaksi karna aplikasi ini menjadi solusi nasabah terutama nasabah milenial.
Abstract:Web design dan development adalah dua bidang yang saling berkaitan dalam proses pembuatan website. Web design mengacu pada penampilan dan penggunaan website, sedangkan web development mengacu pada fungsi dan kinerja website.…
ite. Web designer menggunakan aplikasi desain untuk membuat layout dan elemen visual, sedangkan web developer menggunakan bahasa program untuk membuat kode dan skrip yang menjalankan website. Ada tiga jenis web developer, yaitu front-end developer, back-end developer, dan full-stack developer. Front-end developer bertanggung jawab untuk membuat antarmuka website yang interaktif dan responsif. Back-end developer bertanggung jawab untuk membuat logika dan database website yang menyimpan dan memproses data. Full-stack developer adalah web developer yang menguasai baik front-end maupun back-end. Proses web development meliputi beberapa tahapan, yaitu perencanaan, perancangan, implementasi, pengujian, penyebaran, dan pemeliharaan. Web development adalah pondasi utama untuk menghasilkan website yang berkualitas, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Web development juga berhubungan dengan SEO, keamanan, dan mobile-friendly. Web development adalah bidang yang terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan internet. Web development adalah ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.