Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PROGRAM BIMBINGAN MEMBACA PADA SISWA SDN BANASARE 1

Nur Azizah, Bella Helliyana Febria, Wirdatul Hasanah, Moh. Yanto, Ach. Kanzil Fikri Hadi, Faishal Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar melalui program bimbingan membaca. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam menunjang… nunjang keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan membaca mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf, suku kata, dan kalimat sederhana. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam memahami isi bacaan. Dengan demikian, program bimbingan membaca dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.

Implementasi Pembelajaran Berbasis Web Google Sites sebagai Inovasi Pembelajaran di Kelas Atas SDN KAPEDI I

Hodairiyah, Amanda Rosalia, Arifin Ivan Agustin, Lubna Nadia Zulfa, Tuhfatul Habibah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran berbasis web menggunakan Google Sites sebagai inovasi pembelajaran di kelas atas SDN Kapedi I. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan… apkan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses implementasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi langsung selama kegiatan pembelajaran, serta analisis dokumen materi ajar yang diunggah di Google Sites. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Sites memberikan dampak positif signifikan, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui penyajian materi yang menarik dan beragam media interaktif seperti video dan kuis. Platform ini juga efektif memperkuat kolaborasi antar siswa melalui proyek kelompok dan fitur berbagi tautan. Namun demikian, implementasinya menghadapi tantangan, yaitu kesiapan guru dalam menguasai teknologi dan merancang pembelajaran terintegrasi kurikulum, serta keterbatasan infrastruktur teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa dengan dukungan pelatihan berkelanjutan dan perencanaan matang, Google Sites dapat menjadi inovasi pembelajaran efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21. Sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini.

IMPLEMENTASI WORKSHOP DIGITALISASI MELALUI APLIKASI CANVA DAN MISCROSOFT WORD SDN PANGARANGAN III

Kholifah Ardillah, Nasihatud Diniyyah, Regina Maharani, Zaka Helayatul Mahmuda, Ila Nur Damayanti, Arief Dharmawan
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital siswa sekolah dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, sehingga diperlukan upaya pembelajaran yang inovatif melalui kegiatan workshop… op digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi workshop digitalisasi melalui pemanfaatan aplikasi Canva dan Microsoft Word pada siswa kelas V dan VI di SDN Pangarangan III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dan VI yang mengikuti kegiatan workshop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workshop digitalisasi berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan digital siswa. Siswa mampu membuat desain sederhana menggunakan Canva serta menyusun dokumen secara rapi dan sistematis menggunakan Microsoft Word. Kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan minat belajar siswa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa workshop digitalisasi efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa serta mendukung pembelajaran yang inovatif dan interaktif.

Implementasi Akuntansi Syariah dalam Pengelolaan Keuangan Masjid: Studi Kualitatif pada Transparansi dan Akuntabilitas Dana Umat

Farid Nur Isjayanto, Juni Iswanto
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi syariah dalam pengelolaan keuangan masjid, dengan fokus khusus pada aspek transparansi dan akuntabilitas dana umat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… itatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus Takmir Masjid dan Bendahara di tiga masjid besar di Kota Semarang, observasi partisipan terhadap proses akuntansi, serta analisis dokumen laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akuntansi syariah belum sepenuhnya optimal. Temuan utama mengungkap bahwa (1) sistem pencatatan keuangan masih bersifat sederhana dan manual, sehingga rentan terhadap kesalahan dan kurang informatif; (2) prinsip transparansi diaplikasikan secara terbatas, terutama melalui pengumuman laporan keuangan yang bersifat ringkas dan tidak rinci di papan pengumuman masjid; dan (3) akuntabilitas lebih banyak bersifat vertikal (kepada pengurus inti) dibandingkan horizontal (kepada jamaah secara luas). Pembahasan menyoroti kesenjangan antara prinsip ideal syariah, seperti amanah (kepercayaan) dan ‘adalah (keadilan), dengan praktik di lapangan yang masih dipengaruhi budaya organisasi yang kurang profesional dan keterbatasan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi akuntansi syariah memerlukan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) akuntansi yang sesuai dengan syariah, pelatihan berkelanjutan bagi pengurus, dan pemanfaatan teknologi informasi sederhana untuk meningkatkan kualitas pelaporan. Implikasi penelitian ini mendorong perlunya pedoman teknis pengelolaan keuangan masjid yang bersifat normatif-praktis untuk memperkuat kepercayaan publik dan memastikan dana umat dikelola secara lebih bertanggung jawab.

ANALISIS PENGELOLAAN MASTER DATA PRODUK PADA UMKM PENJUALAN JUS DALAM MENDUKUNG KONSISTENSI INFORMASI PENJUALAN

Nida Aulia Azzahra, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Pengelolaan master data produk yang belum distandarisasi merupakan permasalahan umum pada UMKM di Indonesia, termasuk di sektor kuliner minuman. Penelitian ini mengkaji kondisi pengelolaan master data produk pada Jus Z.A.S,… .S, usaha mikro penjualan jus buah di Kota Medan, beserta pengaruhnya terhadap konsistensi informasi penjualan. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara semi terstruktur kepada pemilik usaha dan observasi langsung di lokasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa Jus Z.A.S belum memiliki sistem dokumentasi master data produk yang terstruktur; informasi produk hanya tersimpan dalam ingatan pemilik dan catatan tidak terstruktur, tanpa atribut standar seperti kode produk, kategori, atau prosedur pembaruan data. Kondisi tersebut menyebabkan usaha tidak mampu melacak varian produk terlaris, menghitung omzet harian secara akurat, atau membandingkan performa penjualan antarperiode. Solusi yang diusulkan mencakup penerapan Master Data Management secara bertahap, dimulai dari standarisasi atribut data produk sebagai acuan utama pencatatan transaksi, yang dapat direalisasikan tanpa investasi teknologi besar. Temuan penelitian memperkuat posisi standarisasi master data sebagai prasyarat esensial bagi konsistensi informasi penjualan pada UMKM skala mikro.

Pengaruh Literasi Keuangan Syariah terhadap Perilaku Paylater: Sebuah Studi Etnografi pada Lingkungan Akademisi

Ihktibar Dabutar, Dafa, Khoiri, Muslih, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Pesatnya perkembangan teknologi finansial telah memopulerkan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di kalangan akademisi, yang berpotensi memicu perilaku konsumtif dan pengelolaan utang berisiko. Penelitian ini… bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pemahaman, negosiasi, dan praktik literasi keuangan syariah di kalangan akademisi (mahasiswa, dosen, dan staf) serta bagaimana hal tersebut memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan layanan paylater. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi di lingkungan kampus. Hasil penelitian mengungkap adanya variasi tingkat literasi keuangan syariah di kalangan akademisi, di mana pemahaman teoretis mengenai riba, gharar, dan maisir sering kali mengalami bias ketika dihadapkan pada kemudahan konsumsi digital dan tuntutan gaya hidup modern. Kebaruan penelitian ini menunjukkan adanya ruang kompromi dan negosiasi nilai di luar kelas, di mana paylater kerap kali dianggap sebagai instrumen agnostik atau "jembatan" pemenuhan kebutuhan finansial temporer. Simpulan penelitian menegaskan bahwa literasi keuangan syariah tidak secara linier menghasilkan penolakan terhadap paylater, melainkan membentuk perilaku penggunaan yang lebih berhati-hati, selektif, dan kritis terhadap aspek akad serta risiko keuangan yang menyertainya. 

Peran Manajemen Sumber Daya Anggota dalam Mengatasi Rendahnya Keaktifan dan Loyalitas Kader di IMM FDK UIN Sumatera Utara

Mardiyah, Ainul, Lubis, Nurhasanah, Saghira Adrina, Raisya, Muliadani, Dinda, Hardinah, Mona
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen sumber daya anggota dalam mengatasi rendahnya keaktifan dan loyalitas kader di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Penelitian… nelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Ketua Bidang Kaderisasi IMM FDK UIN Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya anggota memiliki peran penting dalam meningkatkan keaktifan dan loyalitas kader melalui proses kaderisasi, pembinaan, komunikasi organisasi, serta pemberian motivasi kepada anggota. Rendahnya keaktifan dan loyalitas kader dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, seperti kesibukan akademik, kurangnya motivasi, serta belum optimalnya komunikasi dan pembinaan organisasi. Oleh karena itu, penguatan sistem kaderisasi, peningkatan komunikasi internal, dan pendekatan personal kepada kader menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan loyalitas anggota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sumber daya anggota yang efektif mampu mendukung terciptanya kader yang aktif, loyal, dan berkomitmen terhadap tujuan organisasi.

Analisis Program Konservasi Orangutan Sumatera oleh Yayasan Orangutan Sumatera Lestari di Kabupaten Langkat

Naila Elfira Sari, Anju Diah Natalia, Ahmad Fauzi Sinuraya, Ipantri Naibaho, Rud Sahanaia Sari Nona, Desty Novry Lianty, Meilinda Suriani Harefa, Drliandri
Abstract: Orangutan Sumatera (Pongo abelii) merupakan satwa endemik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis. Namun, populasi orangutan terus menghadapi ancaman akibat deforestasi, fragmentasi habitat,… t, dan konflik manusia-orangutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan program konservasi orangutan Sumatera yang dilakukan oleh Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Centre (YOSL–OIC) di Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, serta mengkaji kontribusi produk berbasis konservasi terhadap perekonomian masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YOSL–OIC menerapkan pendekatan konservasi terpadu melalui restorasi ekosistem, penyelamatan orangutan, smart patrol, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Selain mendukung perlindungan habitat orangutan, program pemberdayaan masyarakat menghasilkan produk berbasis jahe merah seperti JELES, aromaterapi, dan body oil herbal yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan konservasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara konservasi ekologis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat mampu mendukung keberlanjutan konservasi orangutan Sumatera secara lebih efektif.

Evaluasi Efektivitas Jalur Evakuasi Bencana Banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan

Hetti Melinda Purba, Nurintan, Desty Novry Lianty, Septian Prayogi
Abstract: Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan perkotaan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko bencana… ncana adalah penyediaan jalur evakuasi yang efektif. Namun, efektivitas jalur evakuasi pada kawasan permukiman rawan banjir masih belum banyak dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi jalur evakuasi serta mengevaluasi efektivitas jalur evakuasi bencana banjir di Lingkungan VI Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian telah memiliki titik evakuasi berupa masjid dan dilengkapi dengan papan penunjuk arah evakuasi. Namun, jalur yang digunakan masih berupa jalan umum yang tidak dirancang secara khusus untuk evakuasi. Kondisi jalan yang sempit, berlubang, menanjak, serta masih terdampak genangan banjir menyebabkan efektivitas jalur evakuasi belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan kondisi fisik jalur dan peningkatan aksesibilitas untuk mendukung proses evakuasi yang lebih aman dan efektif saat banjir terjadi.

PENGARUH KETERSEDIAAN LAYANAN TRANSPORTASI SUNGAI TERHADAP TINGKAT AKSESIBILITAS MASYARAKAT ANTAR WILAYAH DI KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU

Hardi Murwansyah
Abstract: Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat menghadapi permasalahan ketimpangan aksesibilitas antar wilayah yang serius, di mana 15 dari 19 desa terletak di seberang Sungai Kapuas tanpa infrastruktur jembatan permanen,… ermanen, sehingga lebih dari 60% mobilitas masyarakat sepenuhnya bergantung pada layanan penyeberangan sampan motor tempel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketersediaan layanan transportasi sungai terhadap tingkat aksesibilitas masyarakat antar wilayah. Landasan teori yang digunakan mencakup teori interaksi wilayah Ullman (1956), teori aksesibilitas Hansen (1959) dan Ingram (1971), serta konsep aksesibilitas sosial-ekonomi Litman (2020). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan paradigma positivistik. Penggalian data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner terstruktur berskala Likert, dan studi pustaka terhadap 90 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin, serta divalidasi melalui triangulasi sumber, metode, waktu, dan teori. Analisis mencakup statistik deskriptif, regresi linear berganda, dan analisis Rasio Volume/Kapasitas (V/C). Hasil penelitian menunjukkan model regresi Y = 4,258 − 0,169X₁ + 0,075X₂ − 0,008X₃ + 1,740X₄ − 0,021X₅ dengan R² = 0,883, yang berarti 88,3% variasi aksesibilitas dijelaskan oleh kelima variabel. Dampak sosial-ekonomi (X₄) merupakan prediktor paling dominan (B = 1,740). Analisis V/C menunjukkan seluruh jalur penyeberangan berada dalam kategori Sangat Longgar (V/C agregat = 0,356), mengindikasikan permasalahan bukan pada defisit kapasitas melainkan kemacetan temporal pada jam puncak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan aksesibilitas masyarakat di wilayah berbasis sungai memerlukan perbaikan tata kelola operasional, standarisasi keselamatan, dan integrasi kebijakan transportasi sungai dalam dokumen perencanaan formal seperti RTRW dan Rencana Induk Transportasi Kabupaten.