Abstract:Lukisan still life telah lama menjadi salah satu genre yang penting untuk para pelukis dalam sejarah seni rupa. Banyak objek-objek yang kita sudah sering lihat di kehidupan sehari-hari. Permasalahan dalam penelitian ini…
adalah bagaimana cara mengimplementasikan objek-objek menjadi sebuah komposisi still life yang terdiri dari bunga, buah, dan benda. Bunga, misalnya, seringkali melambangkan keindahan dan kehidupan, namun juga bisa menjadi simbol dari kefanaan dan kematian. Buah mengandung makna kesuburan, kemakmuran, atau bahkan pencapaian tertentu. Sementara itu, benda-benda dalam lukisan still life seperti vas, piring, atau alat makan dapat mencerminkan aspek sosial dan budaya yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dibalik representasi objek-objek tersebut serta mengeksplorasi bagaimanan objek-objek ini memberikan makna dan pesan simbolisme yang lebih dalam. Dengan menganalisis karya-karya seni dari berbagai periode, gaya, dan aliran, penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memenuhi tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini juga membahas bagaimana seniman menggunakan still life sebagai sarana untuk mengungkapkan pandangan mereka terhadap kehidupan sehari-hari, serta bagaimana objek yang terlihat sederhana bisa memiliki lapisan-lapisan makna yang kaya dan kompleks. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai perluasan pemahaman tentang peran still life dalam seni lukis dan pembukaan wawasan baru tentang hubungan antara simbolisme, estetika, dan budaya dalam karya seni visual.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak yang signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pembangunan kapasitas di tingkat kota. Kota Bekasi, sebagai salah satu kota besar di…
Jawa Barat, terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif berbasis TI untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan publik, transparansi, serta keterlibatan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola TI dalam mendukung pembangunan kapasitas di Kota Bekasi dengan menyoroti aspek kebijakan, infrastruktur, literasi digital masyarakat, keterlibatan perangkat lokal seperti RT/RW, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara, survei kebutuhan, dan observasi terhadap program TI, termasuk analisis peran smart city dalam mendukung tata kelola berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bekasi telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa aspek, seperti implementasi aplikasi e-government dan peningkatan partisipasi perangkat RT/RW dalam pelayanan publik. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, dan kurangnya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan bagi aparat pemerintahan dan perangkat RT/RW, serta perluasan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan kapasitas secara berkelanjutan.
Abstract:Sate Taichan adalah sebuah inovasi dalam dunia kuliner yang berasal dari hidangan sate tradisional Indonesia, namun memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis sate lainnya. Hidangan ini menggunakan daging ayam…
yang dipanggang tanpa tambahan bumbu kacang, kecap manis, atau rempah-rempah yang berat seperti pada sate tradisional. Sebagai alternatif, Sate Taichan disajikan dengan sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam, yang menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang khas. Proses pembuatannya melibatkan marinasi yang minimal pada daging, umumnya hanya dengan garam dan merica, untuk mempertahankan rasa asli dan menciptakan tekstur yang empuk. Salah satu ciri khas dari Sate Taichan adalah warna dagingnya yang putih bersih, yang dihasilkan dari proses pemanggangan tanpa menggunakan kecap atau rempah yang pekat. Sate Taichan pertama kali menjadi populer di Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, menjadi fenomena kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. Daya tarik Sate Taichan tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan bahan, penyajiannya yang modern, serta kesesuaian dengan tren makanan yang lebih ringan dan sehat. Popularitasnya juga didukung oleh kemudahan dalam penyajian dan fleksibilitas untuk berinovasi, seperti penambahan variasi rasa, pelengkap, dan teknik memasak. Dalam konteks hubungan antara manusia dan budaya, Sate Taichan mencerminkan perubahan preferensi masyarakat Indonesia terhadap makanan yang lebih praktis, estetis, dan memiliki cita rasa global, sambil tetap mempertahankan unsur lokal. Kehadirannya membuka peluang baru dalam bisnis kuliner, baik dalam skala restoran, gerai kaki lima, maupun usaha rumahan. Dengan kombinasi rasa pedas, segar, dan penampilan yang menarik, Sate Taichan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas dan adaptasi kuliner Indonesia di era modern.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai teori dan teknik heat transfer printing menggunakan pewarna dispersi pada tekstil untuk memperoleh hasil superlatif yang diharapkan. Dengan referensi dan produk…
roduk buatan pribadi menggunakan heat transfer printing, metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan topik yang dibahas. Sumber data yang dirujuk berasal dari banyak artikel dan jurnal online di internet oleh orang-orang yang telah menyentuh subjek yang dibahas dalam penelitian ini. Pengumpulan dan analisis data menghasilkan temuan teknik tertentu yang sangat dibutuhkan untuk berkontribusi pada keberhasilan penggunaan pencetakan perpindahan panas ke tekstil, ditemukan bahwa alat pemanas tertentu seperti setrika yang tepat berfungsi paling baik, sementara subjek kesukaan yang dicetak pada tekstil secara khusus bersifat pribadi dan bergantung pada setiap individu. Temuan kecil ini akan digunakan jika diperlukan dalam sebuah proyek untuk membantu masyarakat dengan lebih baik.
Abstract:Salah satu indikator utama dalam mengukur perkembangan koperasi dari tahun ke tahun adalah dengan melihat besarnya Sisa Hasil Usaha (SHU). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh modal sendiri terhadap…
adap Sisa Hasil Usaha (SHU) pada Koperasi Credit Union anggota Pusat Koperasi Credit Union Indonesia (PUSKOPCUINA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan mengandalkan data yang diperoleh dari laporan keuangan, seperti Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2023. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis, pengaruh modal sendiri terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal dengan koefisien R sebesar 0,894, yang berarti Modal Sendiri memiliki pengaruh terhadap SHU sebesar 89,4%, sementara 10,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara modal sendiri dan Sisa Hasil Usaha (SHU).
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna dan nilai dari tradisi marakka bola dalam suku Bugis dan bagaimana Islam memaknai tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan…
ulkan data melalui observasi dan sejumlah artikel ilmiah yang relevan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi marakka bola merupakan praktik budaya khas suku Bugis yang melibatkan pemindahan rumah panggung secara gotong royong oleh masyarakat. Tradisi yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita ini memiliki konsep yang mendalam tentang nilai melindungi warisan budaya dan ikatan dengan tanah leluhur. Pada kenyataannya, merelokasi rumah membutuhkan peralatan dan perencanaan khusus, serta bantuan dari lingkungan sekitar. Dari sudut pandang filosofis, Marakka Bola mewujudkan prinsip-prinsip Islam termasuk kerendahan hati, ketekunan, kesabaran, dan kerja sama. Ketekunan dan kesabaran menunjukkan semangat Islam dalam mengatasi rintangan, sementara kerja sama yang terjadi selama proses pemindahan rumah mengajarkan nilai untuk saling membantu dengan cara yang baik. Kerendahan hati dalam tradisi ini menunjukkan bahwa setiap orang dalam masyarakat, tanpa memandang status sosial ekonomi, secara aktif berkontribusi dalam pencapaian tujuan bersama. Secara umum, tradisi Marakka Bola merupakan representasi dari prinsip-prinsip moral dan spiritual Islam yang mengutamakan persatuan, kerja keras, dan kerendahan hati, serta merupakan warisan budaya.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbolik dui’ menre’ dalam adat pernikahan masyarakat Bugis dan bagaimana agama Islam memaknai adat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan…
dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dengan lima orang informan, dan sejumlah artikel ilmiah yang relevan. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya simbolis dui’ menre’ dalam pernikahan Bugis sebagai tanda kesungguhan dan kerja keras seorang pria dalam melamar seorang wanita. Pekerjaan calon pengantin perempuan, status sosial, tingkat pendidikan, kondisi fisik, dan faktor-faktor lain memainkan peran penting dalam menentukan berapa banyak dui’ menre’ yang pantas diberikan. dui’ menre’ dan mahar merupakan hal yang berbeda. Meskipun keduanya diwajibkan, dui’ menre’ tidak sama dengan mas kawin karena menurut adat masyarakat Bugis, dui’ menre’ adalah sebuah kewajiban, sedangkan mas kawin adalah sebuah kewajiban menurut tradisi Islam. Dari sudut pandang Islam, seorang pria tidak diwajibkan untuk memberikan dui’ menre’, melainkan hanya diharapkan untuk memberikan mahar kepada wanita yang akan dinikahinya. Tradisi ini diperbolehkan selama tidak memberatkan dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, meskipun tidak diatur oleh hukum Islam. Agar pernikahan dapat berlangsung dengan baik dan damai, masyarakat harus menyeimbangkan antara tradisi dan ajaran agama.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perjuangan perempuan dalam film "Wanita Berkalung Sorban" dan dampaknya terhadap kesadaran gender di masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi…
kasus, penelitian ini mengkaji karakter utama, Nurul, yang berjuang melawan norma-norma patriarkal yang membatasi kebebasannya. Data diperoleh melalui analisis konten film dan wawancara mendalam dengan penonton untuk menggali pandangan mereka mengenai isu-isu gender yang diangkat dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini secara efektif menggambarkan berbagai bentuk ketidakadilan yang dialami oleh perempuan, serta pentingnya solidaritas antar perempuan dalam menghadapi tantangan tersebut. Selain itu, film ini juga menyoroti aspek interseksionalitas, memperlihatkan bagaimana latar belakang sosial dan ekonomi mempengaruhi pengalaman individu dalam menghadapi patriarki. Dengan demikian, "Wanita Berkalung Sorban" tidak hanya merepresentasikan perjuangan individu tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk mendorong diskusi tentang hak-hak perempuan dan kesetaraan gender di masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi kajian gender dan media, serta mengajak penonton untuk merefleksikan peran perempuan dalam konteks sosial yang lebih luas.
Abstract:Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan terus berkembang pesat, salah satunya adalah Augmented Reality (AR). Teknologi ini memungkinkan integrasi antara dunia nyata dengan dunia virtual, memberikan pengalaman belajar…
yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap penerapan AR dalam pembelajaran PAI. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru-guru PAI tingkat SMP di berbagai sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AR dalam pembelajaran PAI, dengan 75% responden menyatakan AR dapat meningkatkan minat belajar siswa. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknis masih menjadi kendala utama. Kesimpulannya, teknologi AR memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, tetapi membutuhkan dukungan lebih lanjut berupa pelatihan intensif dan peningkatan fasilitas.
Abstract:Film Kartini: Princess of Java (2017), yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, menggambarkan perjuangan Raden Adjeng Kartini dalam menghadapi norma sosial patriarkal di masyarakat feodal Jawa pada masa kolonial. Melalui…
pendekatan sosio-linguistik, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk mencerminkan ketimpangan gender sekaligus menjadi alat perjuangan bagi perempuan. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data utama berasal dari dialog dan narasi dalam film serta data sekunder berupa literatur tentang gender, budaya Jawa, dan teori sosio-linguistik. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dialog yang mencerminkan perbedaan bahasa gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahasa dalam film ini mencerminkan struktur sosial patriarkal yang memengaruhi pola komunikasi berdasarkan gender. Karakter laki-laki, seperti ayah Kartini, menggunakan bahasa formal dengan nada otoritatif untuk menegaskan otoritas mereka, sementara perempuan menggunakan bahasa yang lebih lembut dan tunduk, mencerminkan subordinasi. Kartini, sebagai tokoh utama, menunjukkan penggunaan bahasa yang progresif, memadukan penghormatan terhadap tradisi dengan keberanian menyuarakan ide-idenya terkait emansipasi perempuan. Film ini juga memperlihatkan bagaimana Kartini menggunakan bahasa sebagai alat untuk memberdayakan perempuan di sekitarnya melalui pendidikan dan surat-suratnya. Kesimpulannya, bahasa dalam film ini bukan hanya mencerminkan norma sosial yang ada, tetapi juga menjadi medium bagi Kartini untuk menantang patriarki dan mendorong perubahan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara bahasa, gender, dan kekuasaan dalam konteks budaya Jawa dan relevansinya untuk analisis media lain.