Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Belum"

Layanan Konseling Individu Terhadap Siswa Yang Melanggar Tata Tertib Sekolah Studi Kasus Di Sma Negeri 6 Seram Bagian Barat (XI-IPS)

Gloria Salawaney, Yulius M Kerubun, Tiur Latuepirissa, Zuengli Hengki Linansera
Abstract: Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan,  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling individu… ividu terhadap siswa yang melanggar tata tertib sekolah di SMA Negeri 6 Seram Bagian Barat, khususnya pada kelas XI-IPS. Pelanggaran tata tertib seperti membolos, merokok, dan berkelahi menjadi tantangan yang berulang, sementara sekolah belum memiliki guru Bimbingan dan Konseling (BK) tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa pelanggar tata tertib dan dua orang guru sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu mampu membantu siswa memahami permasalahan, menumbuhkan kesadaran diri, dan merancang solusi perilaku. Teknik konseling seperti reframing, role playing, dan CBT diterapkan secara kontekstual. Sebagian siswa menunjukkan perubahan perilaku yang positif, sementara lainnya masih memerlukan pendampingan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya konseling individu sebagai pendekatan humanistik dalam membina disiplin dan tanggung jawab siswa di tengah keterbatasan sistem pendukung sekolah

Peran Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran Di TK LKMD Walakone

Natalia Manakutty, Sela Souhaly, Grace Manakane, Meske Elly
Abstract: Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. pengelolaan pembelajaran adalah proses… roses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian kegiatan pembelajaran yang di lakukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Penelitian deskripsi kualitatif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengelolaan pembelajaran di TK LKMD Walakone. penelitian ini menggunakan model penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukan peran guru dalam pengelolaan pembelajaran belum baik, di lihat dari pengelolaan pembelajaran yakni: perencanaan pembelajaran berupa RPPM, Prosem, Protah, dan Silabus yang di gunakan belum di berlakukan dengan baik di TK LKMD Walakone.

Analisis Penerapan SAK EMKM Pada Toko Kue Kacang Afika

Mochamad Chofifi
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Toko Kue Kacang Afika. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian… kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari pihak UMKM seperti data hasil wawancara dengan pihak UMKM serta data dari informasi dari catatan harian kas masuk dan kas keluar. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya Toko Kue Kacang Afika belum menerapkan SAK EMKM dalam laporan keuangannya dan masih menyajikan laporan keuangan secara tradisional yaitu hanya laporan arus kas masuk dan kas keluar. Kendala yang dihadapi pemilik Toko Kue Kacang Afika dalam menerapkan SAK EMKM diantaranya adalah ketidakpahaman pemilik akan penyusunan laporan keuangan yang baik serta pemilik kurang merasa perlu untuk menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM.

Analisis Kualitas Pelayanan Publik Menuju Good Governance Kecamatan Tallo Kota Makassar

Nasiratunnisaa Mallappiang, Muharram
Abstract: Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan Peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk… ntuk (1) Menganalisis tingkat kualitas pelayanan. publik berdasarkan Penerapan indikator-indikator dan Prinsip-Prinsip Good Governance yang diberikan oleh pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kualitas pelayanan. publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lnforman penelitian terdiri dari informan kunci yaitu sekertaris Kecamatan Tallo, sedangkan informan pendukung adalah kasubag pelayanan umum, petugas pelayanan kecamatan tiga orang dan masyarakat dengan jumlah total informan tujuh orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Penyajian data, dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelima indikator kualitas pelayanan, yaitu: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berjalan dengan baik. Demikian juga penerapan prinsip-prinsip Good Govemace berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif, efektifitas dan efesiensi telah berhasil terimpelementasikan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu perbaikan, diantaranya: dimensi bukti fisik (tangible), dimensi kehandalan (reliability), dan dimensi empati (empathy). Pada ketiga indikator tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai dengan standar pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga pengguna layanan akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan khususnya di Kecamatan Tallo Kata Makassar. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), koordinasi dengan pemerintah kelurahan, sarana dan prasarana, maka implementasi reformasi birokrasi pelayanan publik sepenuhnya belumlah maksimal untuk menciptakan suasana nyaman bagi pemohon pelayanan. Oleh karena itu, kepuasan yang diharapkan dari pelanggan belum terlaksana dengan baik.

Peran Hukum Dalam Upaya Penanggulangan Bencana Pohon Tumbang Di Kota Payakumbuh

Ranti Fortuna Pertiwi
Abstract: Bencana pohon tumbang dapat dihindari dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bersedia membantu menumbangkan pohon yang berisiko sebelum terjadinya bencana. Dalam praktek di masyarakat, tidak semua masyarakat… akat bersedia dibantu menebang pohon miliknya karena pohon tersebut menghasilkan buah yang bisa dijual dan menghasilkan uang untuk pemiliknya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana peran hukum dalam upaya penanggulangan bencana pohon tumbang di kota Payakumbuh . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dengan mengumpulkan sumber hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa diperlukan aturan hukum dan sanksi yang lebih tegas agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana. Pasal 18 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2007 yang menyatakan tentang kewajiban masyarakat dalam melaksanakan penanggulangan bencana, namun belum ada penjelasan yang tegas tentang kewajiban masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengurangan resiko bencana.

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pakerti Siswa Kelas XI UPTD SMKN 1 Sumarorong Tahun Pelajaran 2023/2024

Rismayanti
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas XI UPTD SMKN 1 Sumarorong. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian… litian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas XI UPTD SMKN 1 Sumarorong dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas XI UPTD SMKN 1 Sumarorong tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar  5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Balinggi Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Luh Eka Fitria Dewi
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas X SMA Negeri 1 Balinggi. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama Hindu.Penelitian… tian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas X SMA Negeri 1 Balinggi dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas X SMA Negeri 1 Balinggi tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.

Optimalisasi Model Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Sraddha Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas VII SMP Negeri 1 Soyo Jaya Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Made Narfiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu pada materi Sraddha siswa kelas VII SMP Negeri 1 Soyo Jaya Tahun Pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning.… ing. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya keaktifan dalam proses pembelajaran konvensional yang selama ini diterapkan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, pelaksanaan pembelajaran belum optimal. Guru masih kurang efektif dalam membimbing kegiatan kelompok, dan sebagian siswa belum aktif dalam diskusi. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai 86% dan aktivitas siswa sebesar 78%, dengan tingkat ketuntasan klasikal hanya 73% dan nilai rata-rata 72,63. Hal ini menandakan bahwa pembelajaran perlu ditingkatkan lagi. Pada siklus kedua, perbaikan dilakukan baik dari sisi strategi pengajaran maupun pengelolaan kelas. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Aktivitas guru mencapai 95%, aktivitas siswa naik menjadi 89%, dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 100% dengan nilai rata-rata sebesar 82,36. Dengan pencapaian ini, siklus dihentikan pada tahap kedua. Peningkatan hasil belajar ini menunjukkan bahwa model Cooperative Learning efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Melalui pembelajaran kelompok, siswa lebih aktif berdiskusi, saling membantu, dan termotivasi untuk belajar bersama. Selain berdampak pada hasil akademik, model ini juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong-royong, kepedulian, dan saling percaya. Dengan demikian, penerapan model Cooperative Learning tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga membentuk sikap positif dalam interaksi sosial dan pembentukan karakter siswa.

Proyeksi Masa Depan Menurut Muhammad Quraish Shihab Dalam Tafsîr Al-Mishbâh

Muhammad Taufiqurrohman
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui proyeksi masa depan dalam Al-Qur`an menurut Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsîr Al-Mishbâh. Muhammad Quraish Shihab adalah salah satu penafsir yang mengatakan bahwa prediksi… iksi masa depan merupakan salah satu aspek mukjizat Al-Qur`an. Semua peristiwa yang disampaikan Al-Qur`an jauh sebelum kejadian (baik yang sudah terjadi maupun belum terjadi) merupakan peristiwa ghaib yang harus diyakini dan menjadi mukjizat Al-Qur`an. Dalam Al-Qur’an ditemukan banyak ayat yang terindikasi berbicara tentang prediksi dan informasi masa depan, namun dalam karya ilmiah ini enam daripadanya menjadi pembahasan; tentang jasad Firaun yang awet dan tidak rusak, kemenangan Bangsa Romawi terhadap Bangsa Persia, dan kematian Abu Lahab, penaklukan kota mekah, dan kemenangan Romawi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah tematik (maudhû’î), dikarenakan metode tersebut lebih mudah untuk memahami masalah. Metode ini secara rinci akan mengumpulkan ayat-ayat dengan permasalahan yang sama, kemudian semuanya diletakkan di atas satu judul lalu ditafsirkan dengan metode tematik dari beragam penafsiran, sebagaimana yang digariskan oleh Abdul Hayy Al-Farmawi.

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas V SD Negeri Siuna Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024

Gusti Ayu Nurmalasari
Abstract: Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah… dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri Siuna hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2023/2024. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri Siuna tahun pelajaran 2023 – 2024 berhasil  dapat menigkatkan hasil belajar siswa.