Abstract:Research on the constraints of teachers at SMPN 2 Dompu in module design and assessment of the project to strengthen the profile of Pancasila students (P5) in the Independent Curriculum is very important to carry out because…
ause one of the important aspects of the independent curriculum is P5. This research aims to find out what obstacles the teachers of SMPN 2 Dompu have in designing modules and assessing the project to strengthen the Pancasila student profile (P5) of the Merdeka Curriculum. The research method used in this research is a qualitative method. The data analysis technique used in this research is a data analysis technique developed by Creswell including data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of this research are that there are 6 teacher obstacles. The first teacher has difficulty identifying the readiness stages of educational units in designing modules and project assessments to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Second, teachers have difficulty determining dimensions and themes in designing modules and assessments for projects to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Third, teachers have difficulty designing and determining time allocation in module design and assessment as well as implementing projects to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Fourth, teachers have difficulty developing topics and activity lines in designing modules and assessments for projects strengthening the profile of Pancasila students (P5). Fifth, teachers have difficulty creating and designing project modules for strengthening Pancasila student profiles (P5). Sixth, teachers do not yet understand how to create assessment and assessment rubrics in the project to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Recommendations from the results of this research are (1) the Dompu Regency Youth and Sports Education Office must provide training related to P5 module design and P5 Assessment to teachers at SMPN 2 Dompu, (2) Principals must collaborate with campus or external parties to conduct training for teachers.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan dalam memakmurkan masjid, untuk mengetahui program kerja yang dibuat, dan juga apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam upaya…
paya memakmurkan masjid Al-Furqaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini di temukan bahwa pengurus masjid Al-Furqaan sangat berperan penting dalam meningkatkan kemakmuran masjid Al-Furqaan dibuktikan dengan adanya program kerja yang disusun dan dilaksanakan yakni program kerja utama dan program kerja pendukung. Program kerja utamanya adalah program Jum’at Berkah dan program Tabungan Qurban, dan program kerja pendukungnya adalah pelaksanaan peringatan hari-hari besar dalam Islam. Strategi dakwah Pengurus Masjid Al-Furqaan di Kelurahan Maradekayya, Kecamatan Makassar terbagi menjadi dalam beberapa bidang yakni, bidang Idarah (administrasi), Strategi bidang Imarah (program-program), Strategi bidang Ri’ayah (tata kelola program). Faktor pendukung yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu dengan adanya kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an), Majelis Taklim, dan Kegiatan musyawarah. Adapun faktor penghambat yang dihadapi oleh Pengurus Masjid Al-Furqaan yaitu kesadaran masyarakat dalam beribadah yang masih rendah, komunikasi dan kerjasama antar pengurus yang masih kurang, dan pendanaan yang minim.
Abstract:Sistem Manajemen aset merupakan sebuah sistem informasi manajemen untuk melakukan pendataan aset inventaris secara terintegrasi pada sebuah instansi dalam rangka melaksanakan tertib administrasi pengelolaan dan pendataan…
barang. Permasalah yang terjadi pada PT. MICE Edutainment Media adalah belum terdapat sistem informasi manajemen aset pada PT. MICE Edutainment Media sehingga proses pengelolaan aset menjadi tidak optimal, aktivitas manajemen aset belum tersimpan dengan baik karena sistem yang masih melalui pembukuan sehingga membuat karyawan kesulitan dalam pengelolaan aset perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah UML (Unified Modeling Language), sistem informasi manajemen aset yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) dan MySQL. Hasil dari penelitian ini ialah tercatat dalam pengujian black box dengan 13 tes valid. Dengan adanya website ini diharapkan dapat membantu PT. MICE EDUTAINMENT untuk mempermudah dalam penyimpanan data aset.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor dan untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor…
pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, dokumentasi, dan teknik pengumpulan data digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi. metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP Pelita Cendekia. Hasil penelitian yaitu kemampuan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru berperan penting dalam keberhasilan seorang guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. Meskipun masih ada beberapa sarana dan prasarana yang belum lengkap dan masih ada beberapa guru yang belum profesional dari segi administrasi peran kepala sekolah untuk meningkatkan profesionalisme guru itu sangat penting. Arahan serta motivasi dari kepala sekolah untuk guru demi membangun sebuah ke profesionalan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Fokus pada penelitian ini adalah Kemampuan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMP Pelita Cendekia Cipining Bogor.
Abstract:Administrasi sekolah atau lebih sering disebut dengan Tata usaha sekolah merupakan suatu kegiatan pengelolaan organisasi yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan suatu…
tu organisasi selain itu ketatausahaan juga melakukan pencatatan untuk segala sesuatu yang terjadi dalam organisasi sekolah untuk digunakan sebagai bahan keterangan informasi dalam pengambilan keputusan bagi pemimpin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Tata usaha terhadap Layanan Siswa di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i di MA Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 30 siswa/i. Adapun sampel yang digunakan adalah sampel jennuh, sebanyak 60 siswa/i. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien korelasi dan regresi berganda. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara Tata Usaha (X) dengan Layanan Siswa (Y) MA Darunnajah 2 Cipining Bogor, terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini ditampilkan nilai = 0,004, untuk menentukan koefisien determinasi pengaruh antara Tata Usaha dengan Layanan Siswa dapat dihitung dengan (0,04) x 100% = 4%. Jadi hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 4% Tata Usaha berkontribusi terhadap Layanan Siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 4% = 96% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia…
a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Penegakan hukum terhadap pungutan liar yang dilakukan oleh oknum administrasi pemerintah merupakan suatu perjuangan yang melibatkan aspek hukum, sosial, dan politik. Fenomena pungutan liar, atau yang sering disebut dengan…
n pungli, telah menjadi masalah yang meresahkan dalam tatanan pemerintahan di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Pungutan liar seringkali merugikan masyarakat dan menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap praktik pungutan liar ini menjadi penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan hukum. Dalam konteks penegakan hukum terhadap pungutan liar oleh oknum administrasi pemerintah, beberapa langkah diperlukan. Pertama, penyelidikan dan pengumpulan bukti yang cermat perlu dilakukan untuk mengungkap praktik pungutan liar tersebut. Hal ini memerlukan kerja sama antara aparat penegak hukum, lembaga pengawas, dan masyarakat dalam memberikan informasi yang mendukung proses penyelidikan. Kedua, perlu adanya proses hukum yang transparan dan adil bagi pelaku pungutan liar. Pengadilan yang independen dan bebas dari intervensi politik sangat penting agar proses peradilan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, pendekatan pencegahan juga harus ditingkatkan melalui edukasi kepada masyarakat tentang hak-hak mereka dan konsekuensi hukum bagi pelaku pungutan liar. Penguatan tata kelola pemerintahan dan sistem pengawasan internal juga perlu diimplementasikan guna mencegah praktik pungutan liar di lingkungan administrasi pemerintah. Dengan pendekatan yang komprehensif, penegakan hukum terhadap pungutan liar oleh oknum administrasi pemerintah diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat pulih, dan tercipta tatanan pemerintahan yang lebih adil dan bertanggung jawab.
Abstract:Salah satu hal terpenting yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi. Di antara gejala-gejala yang terkait dengan COVID-19 adalah…
ah badan terasa panas, sesak dada, kesulitan bernapas, dan kemungkinan mengalami impotensi dan kematian. Mycobacterium tuberculosis, yang bertanggung jawab atas penularan penyakit ini, adalah agen yang menyebabkan TBC pada orang tua. Begitu penyakit ini muncul, sangat penting untuk meminum obat pada waktu yang tepat. Pemanfaatan teknologi ini menghasilkan data yang ditandai dengan penggunaan bahasa yang terstruktur. Pemeriksaan literatur, pencegahan dan pemantauan tuberkulosis paru, dan interpretasi data adalah beberapa komponen penelitian yang termasuk dalam paket penelitian ini. Setelah penelitian ini selesai, ditemukan bahwa 76,8% responden menerima manfaat dari dukungan keluarga mereka sendiri, sementara 23,2% menerima manfaat yang sedikit lebih sedikit. Ketika seseorang didiagnosis dengan tuberkulosis selama wabah COVID-19, mereka sering kali mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai panduan untuk pengobatan tuberkulosis dan pemeliharaan tingkat pengobatan minimum. Pengawas Minum Obat (PMO) yang relevan dalam proses pelibatan masyarakat dan peningkatan program pengobatan tuberkulosis merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dalam materi ini. Perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjadi metode pengobatan yang efektif. Dalam kondisi seperti ini, akan lebih mudah bagi staf medis dan anggota keluarga pasien untuk bekerja sama.
Abstract:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal, buku, dan dokumen resmi yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini berfokus pada dua aspek,…
spek, yaitu: (1) kondisi sosial ekonomi dan tingkat kemiskinan masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah; dan (2) strategi dan implementasi kebijakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka pemberdayaan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama di wilayah perdesaan; (2) pemerintah daerah telah mengeluarkan berbagai kebijakan hukum yang mendukung program pemberdayaan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, seperti Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2021 tentang Program Keluarga Harapan; (3) kebijakan hukum yang ada masih perlu ditingkatkan dalam hal koordinasi, partisipasi, monitoring, dan evaluasi agar dapat memberikan dampak yang optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam bidang hukum administrasi negara, khususnya mengenai analisis kebijakan hukum terhadap program pemberdayaan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan di daerah.
Abstract:Penelitian ini menganalisis dua kasus hukum agraria di Indonesia yang berkaitan dengan kepemilikan tanah dan sertifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan…
jukkan bahwa penjualan tanah tidak bersertifikat dan kepemilikan sertifikat tanah ganda masih menjadi permasalahan utama dalam hukum agraria di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya sertifikat tanah dan maladministrasi dalam pengelolaan pertanahan menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan efektivitas hukum agraria di Indonesia, khususnya dalam hal kepemilikan tanah dan sertifikasi.