Abstract:Pendahuluan : Senam Ergonomik adalah tehnik senam untuk mengembalikan atau membetulkan sistem syaraf dan aliran darah, memaksimalkan supply oksigen ke otak, membuka sistem kecerdasan, sistem keringat, sistem pemanasan tubuh,…
buh, sistem pembakaran asam urat, kolesterol, gula darah, asam laktat, sistem pembuatan elektrolit atau ozon dalam tubuh. sehingga dapat dijadikan pengobatan non farmakologis pada pasien dengan hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terjadi penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam ergonomik. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan One Group Pre Test and Post Test design, yaitu mengungkapkan hubungan sebelum dan sesudah dengan cara melibatkan kelompok intervensi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 21 orang. Cara pengambilan sampelnya menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling. Analisis data : Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil Penelitian, hasil sistol pre test – post test dengan menggunakan uji wilcoxon nilai signifikansinya adalah 0,023 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Sedangkan hasil diastol pretest-posttest adalah 0,025 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Kesimpulan : Bahwa senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada responden di Puskesmas Panunggangan Tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam ergonomik. Saran : Senam ergonomik dapat menjadi salah satu terapi suportif non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah. Dianjurkan bagi penelitian selanjutnya agar melakukan intervensi senam ergonomik dengan intensitas 4 kali dalam seminggu.
Abstract:Febrile seizures are a common emergency in children aged 6 months to 5 years and can cause significant anxiety in parents. Proper early management of febrile seizures largely depends on parent's knowledge as the primary…
caregivers. Inadequate knowledge may lead to inappropriate first aid measures that can worsen the child's condition. This research aims to identify the level of parent's knowledge regarding first aid management for children experiencing febrile seizures in Sei Mencirim. This study uses a descriptive design method with a cross-sectional approach. The population in this study are all parents who brought their children for treatment to the Sei Mencirim Community Health Center in the last three months, wiht a sample of 36 respondents taken using an accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire consisting of 25 questions. Data analysis was carried out univariately to describe the level of respondents' knowledge. The results of the study show that parental knowledge based on the management of febrile seizures, parents have a good level of knowledge of 55.6%. Based on the administration during seizures, parental knowledge is in the sufficient category of 38.9%. Based on the administration of medication from the hospital after the child is treated, parental knowledge is in the good category off 66.7%. Based on information about seizures, parental knowledge is in the good category of 75.0%. concluded that the level of parental knowledge about first aid for children experiencing febrile is in the good category of 80.5%.
Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar. This study was quantitative with a one-group pretest-posttest…
est-posttest design. The sample of this study was all students of class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar in the 2025/2026 academic year, totaling 25 people. The research instrument used in this study was a learning outcome test instrument, the data obtained were analyzed using statistical analysis techniques. Data from the initial conditions before the treatment was carried out until after the treatment was carried out showed an increase in student learning outcomes. Before the treatment, the average score was 68 and after the treatment, the average score was 84. It can be concluded that the student learning outcomes before the treatment were given were still not reaching the KKTP, namely 25 students (100%) and after the treatment, student learning outcomes increased, namely 26 students (100%) had scores above the KKTP. Based on the results of the hypothesis test with a significance level of 0.05 and a t table of 2.060, the calculated t is 11.238. Thus, t count > t table 11.238 > 2.060, it can be concluded that there is an influence of Quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in grade III at the UPTD of SD Negeri 124392 Pematangsiantar
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian…
tian kuantitatif dengan “Pre-Experimental Design”bentuk one grup pre-test post-test yang dilaksanakan di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiatar pada siswa kelas IV dengan jumlah populasi 24 siswa dan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan test sebanyak 2 kali yaitu pretest-posttest. Data diolah menggunakan teknik analisis statistik, dari hasil analisis data diperoleh taraf sinifikan 0,01 < probabilitas (0,05) dan thitung = 21,929 > ttabel =1,713 Maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti “Terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Matematika di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media permainan kantong karir yang layak sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Jenis penelitian ini adalah…
ah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 10% siswa memiliki tingkat perencanaan karir rendah, 75% sedang, dan 15% tinggi. Hal ini mengindikasikan masih diperlukannya layanan untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa. Hasil validasi ahli materi, media, dan praktisi menunjukkan bahwa media kantong karir sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan masing-masing media sebesar 100%, materi 80%, dan praktisi 100%. Kemudian rata-rata keseluruhan sebesar 93%. Pada uji coba terbatas, terjadi peningkatan skor perencanaan karir siswa antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menggunakan media kantong karir. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z=-2,805; p=0,005), yang berarti penggunaan media kantong karir efektif dalam meningkatkan perencanaan karir siswa. Peningkatan perencanaan karir terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa mengenai potensi diri, arah pilihan karir yang sesuai, serta kemampuan dalam mengambil keputusan karir. Dengan demikian, media permainan kantong karir yang dikembangkan terbukti layak dan efektif digunakan sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Media ini dapat menjadi alternatif bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan karir yang menarik dan efektif.
Abstract:Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman karir pada siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurangnya bahan ajar mengenai informasi karir serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap…
p media yang diberikan oleh guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan media yang berkaitan dengan informasi karir yaitu Pop-up Scrapbook Career. Media yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa sehingga tercapainya tugas perkembangan siswa sekolah dasar pada tahap pertumbuhan karir fase fantasi yaitu kesadaran karir. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Hasil penelitian yang diperoleh mengenai gambaran pemahaman karir pada siswa kelas v (lima) SDN Cipocok Jaya 2 kategori tinggi sebesar 58%, kategori sedang sebesar 21% dan kategori rendah sebesar 21%. Kemudian hasil uji kelayakan media sebesar 98% dan dikategorikan sangat layak. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa media Pop-up Scrapbook Career layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa. Setelah media dinyatakan layak, kemudian dilakukannya uji coba dengan skala terbatas pada peserta didik. Hasil uji coba terbatas memperoleh hasil N-Gain Score sebesar 57% dengan kategori cukup efektif.
Abstract:Interdialytic Weight Gains (IDWG) merupakan peningkatan volume cairan pada pasien hemodialisis yang dimanifestasikan dengan peningkatan berat badan merupakan indikator terhadap pengaturan cairan yang dikonsumsi oleh pasien.…
en. Penelitian ini bertujuan menganalisa efektifitas pendidikan kesehatan tentang pengaturan cairan dan diet GGK dengan hemodialisis dengan kejadian IDWG pada pasien yang menjalani tindakan hemodialisis di ruang Hemodialisa RSUD Martapura yang ada di Kalimantan Selatan yang belum diberikan pendidikan kesehatan dengan yang sudah diberikan pendidikan kesehatan di dalam pelaksanaan discharge planning saat pasien pulang. Desain yang digunakan yaitu quasy- experiment one group pre-post treatment design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pada pasien menjalani terapi hemodialisa di ruang hemodialisa RSUD Ratu Zaleha Martapura. Analisis data dengan menggunakan Paired T test dengan taraf signifikasi α 0,05. Ada perbedaan antara IDWG sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan IDWG pasien.
Abstract:Promosi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyampaikan, menyebarkan, dan menawarkan produk, supaya calon konsumen tertarik untuk membeli. Dalam pelaksanaann promosi CV. Pentaland Jaya Abadi menggunakan media…
website dan brosur yang masih yang berisi gambar 2 dimensi dan informasi tentang perumahan sehingga calon konsumen kurang tertarik disebabkan konsumen tidak bisa melihat bentuk eksterior dan interior secara langsung. Calon konsumen biasanya mendapatkan brosur melalui lokasi proyek yang masih dalam proses pembangunan, setelah itu menghubungi kebagian marketing. Salah satu cara mengatasi masalah ini dapat menggunakan teknologi Augmented Reality dengan metode pengembangan yang sesuai adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution sehingga penelitian ini dapat menghasilkan aplikasi Augmented Reality berbasis android yang dapat menampilkan bentuk virtual 3 dimensi dari 3 perumahan diantaranya Calista Haus, Grand Ayahanda Residence dan Tuasan Homey. Dari masing-masing perumahan menghasilkan objek 3 dimensi pada bagian eksterior dan interior sehingga dapat memberikan ketertarikan untuk membeli objek rumah dan selain itu juga membantu pada bagian marketing dalam mempromosikan objek perumahan tanpa perlu memperlihatkan banyak miniatur yang membutuhkan waktu dan juga tempat yang besar.
Abstract:Pendidikan berperan penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di era digitalisasi. Tantangan yang ada pada era digitalisasi adalah bagaimana meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dengan solusi digitalisasi pembelajaran…
embelajaran melalui teknologi. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta memerlukan cara untuk meningkatkan dan mempersiapkan kompetensi mahasiswa terkait keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Hal itu dikarenakan kurangnya skill yang dimiliki oleh mahasiswa tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan sehingga terdapat ketidaksesuaian antara link and match. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis memberikan inovasi pembuatan aplikasi ERIN (Engineering Ready Industry). Aplikasi ini merupakan digitalisasi platform yang dirancang berbasis artificial intellegence. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran dengan kuantitatif melalui survey pengisian angket dan deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil dari survey uji kepuasan didapat nilai 87,2% dari aspek kinerja dan 85,6% dari aspek manfaat. Diharapkan gagasan inovasi ini dapat memberikan bekal dalam mempersiapkan diri untuk meraih kesuksesan karir bagi mahasiswa, alumni, dan industri, tidak hanya di UNY melainkan di universitas lain juga.
Education plays an important role in shaping the quality of human resources in the digitalization era. The challenge in the digitalization era is how to increase student learning motivation with digital learning solutions through technology. The Faculty of Engineering, Yogyakarta State University, needs a way to improve and prepare student competencies related to the skills needed in the world of work. This is because the lack of skills possessed by students does not meet the required qualifications so that there is a mismatch between link and match. To overcome this, the author provides an innovation in creating the ERIN (Engineering Ready Industry) application. This application is a digitalization platform designed based on artificial intelligence. The research method used is a mixture of quantitative through a questionnaire survey and qualitative descriptive with literature studies. The results of the satisfaction test survey obtained a value of 87.2% from the performance aspect and 85.6% from the benefit aspect. It is hoped that this innovation idea can provide provisions in preparing themselves to achieve career success for students, alumni, and industry, not only at UNY but also at other universities.
Abstract:Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned…
erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124.
Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.
Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.
Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.