Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

Analisis dan Implementasi Optimal pada Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Pengembangan Riset Berkelanjutan

Dr. Budi Santoso, Prof. Siti Aminah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.

Pengaruh Infografis Edukatif Terhadap Persepsi Gen Z Tentang Employer Attractiveness PT. X

Dion Giovanno Pasamboan, Annisa Tri Ma'rifah, Siti Nurfadilah Widianti, Widyastuti, Wilda Ansar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh infografis edukatif terhadap persepsi Gen Z mengenai employer attractiveness PT. X. Target pengabdian adalah fresh graduate dan mahasiswa tingkat akhir yang berpotensi menjadi… adi calon tenaga kerja perusahaan. Data awal menunjukkan bahwa tingkat pengenalan, ketertarikan bekerja, persepsi reputasi, budaya kerja, dan peluang pengembangan karir responden masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, di mana responden menilai persepsi mereka terhadap perusahaan sebelum dan sesudah diperkenalkan dengan infografis yang menyajikan informasi tentang budaya kerja, nilai-nilai organisasi, peluang pengembangan karir, dan manfaat bekerja di PT. X. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan infografis edukatif efektif meningkatkan daya tarik perusahaan bagi calon karyawan muda, sekaligus memberikan dasar bagi strategi komunikasi visual yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Sosialisasi Diabetes Melitus Dan Screening Gula Darah Serta Tensi Sebagai Bentuk Program KKN Untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat Di Bandung Baru Barat

Asma Nabilatuz Zahra, Arifin, Hafit Rizki Meilani, Nurul Fatonah, Hanifah, Melya Sri Ulfa
Abstract: Program kerja sosialisasi diabetes melitus dan screening gula darah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi diabetes melitus serta screening… ening gula darah dan tekanan darah. Berdasarkan hasil observasi awal di Desa Bandung Baru Barat, diketahui bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan masih rendah, khususnya pemeriksaan gula darah dan tekanan darah secara rutin. Metode pelaksanaan program kerja dilakukan dalam satu hari melalui sosialisasi kesehatan dan dilanjutkan dengan screening kesehatan yang meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu dan pengukuran tekanan darah, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemeriksaan gula darah menghasilkan 62,8% kategori normal, 22,8% pra diabetes, dan 14,2% diabetes. Sementara itu, hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 80% normal, 8,5% pra hipertensi, dan 11,4% hipertensi. Program kerja screening kesehatan ini berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat.

Penanaman Nilai-Nilai Teologi Islam Melalui Pelatihan Fardhu Kifayah Di Desa Simpang Dolok Batu Bara

Ikhsan Asdiki, Miftah Anugerah Nst
Abstract: Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai teologi Islam melalui pelatihan dan pendampingan fardhu kifayah terhadap pengurusan jenazah di di Desa Simpang Dolok Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara. Fardhu kifayah disini… sini maksudnya adalah dalam hal mengurus jenazah yang mengandung nilai-nilai teologi Islam seperti keimanan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta hak dan kewajiban sebagai hamba Allah SWT. Ada empat kewajiban umat Islam setelah meninggalnya seseorang, yaitu memandikan, mengkafankan, mengsholatkan dan menguburkan. Pelatiahan dan pendampingan terkait pelaksanaan fardhu kifayah ini dilakukan  dilokasi simpang dolok tepatnya di Mushollah  Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Batu Bara, kegiataan ini di laksanakan agar meningkatkan keterampilan masyarakat, yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi dan para ramaja mesjid di sekitaran desa simpang dolok tujuannya adalah agar mareka mengerti dan paham dalam hal pengurusan jenazah sebagaimana tuntunan yang sesuai syari’at Islam sehingga apa bila suatu saat di butuhkan  mareka siap.

Strategi Edukatif Berbasis Infografis Dalam Meningkatkan Komunikasi Antar Generasi: Studi Pada Karyawan Bosowa Transportation

Andi Nasrawati Hamid, Rahmawati Syam, Halima Sukri, Muhammad Farras Adhwa
Abstract: Keberagaman generasi dalam lingkungan kerja merupakan kondisi yang tidak terpisahkan dari organisasi modern, termasuk di sektor jasa transportasi. Perbedaan karakteristik, pengalaman kerja, serta gaya komunikasi antar generasi… nerasi berpotensi menimbulkan miskomunikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan Bosowa Transportation mengenai komunikasi lintas generasi melalui psikoedukasi non-training berbasis infografis. Metode yang digunakan diawali dengan need assessment melalui kuesioner dan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi karyawan. Intervensi diberikan dalam bentuk poster infografis bertema “Connect Beyond Age: Cara Berkomunikasi Lintas Generasi”, yang dilaksanakan di unit bisnis Oto Klinik, Oto Rental, dan Taksi Bosowa. Untuk mengukur efektivitas intervensi, dilakukan pre-test dan post-test menggunakan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar karyawan belum memahami konsep komunikasi lintas generasi secara menyeluruh. Setelah diberikan intervensi berupa psikoedukasi non training, terjadi peningkatan pemahaman karyawan terkait perbedaan gaya komunikasi antar generasi, hambatan yang sering muncul, serta strategi komunikasi efektif yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Dengan demikian, psikoedukasi berbasis infografis terbukti efektif sebagai media edukatif dalam meningkatkan kualitas komunikasi lintas generasi dan mendukung terciptanya interaksi kerja yang lebih harmonis di Bosowa Transportation.

Efektivitas Program Rehabilitasi BNNP Sulawesi Selatan Terhadap Kesiapan Perubahan dan Perubahan Kualitas Hidup Klien

Muh. Daud, Rifdah Nafirah Rusli, Muh. Fauzan Arifuddin, Muammar Zulfikri
Abstract: Penyalahgunaan narkotika di Indonesia merupakan masalah kompleks yang berpotensi menimbulkan relapse tinggi pasca rehabilitasi. Salah satu tantangan utama adalah ketiadaan instrumen evaluasi terstandar untuk menilai kesiapan&#8230; apan perubahan perilaku dan kualitas hidup klien secara sistematis. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan dalam meningkatkan motivasi perubahan perilaku dan kualitas hidup klien. Metode yang digunakan adalah desain kuantitatif quasi-experimental pretest-posttest pada 37 klien yang mengikuti program rehabilitasi selama 8–12 pertemuan. Kesiapan perubahan diukur dengan University of Rhode Island Change Assessment (URICA) dan kualitas hidup menggunakan WHOQOL-BREF. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor URICA dari 9,39 menjadi 10,77 dengan gain score 1,38 dan WHOQOL dari 248,59 menjadi 309,19 dengan gain score 60,59. Analisis statistik yang menggunakan paired sample t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan p < 0,001 untuk kedua variabel, menandakan efektivitas program secara signifikan. Penelitian ini menegaskan bahwa program rehabilitasi BNNP Sulawesi Selatan efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kualitas hidup klien, sehingga dapat dijadikan model intervensi rehabilitasi berbasis bukti.

Cinematherapy sebagai Metode Pengungkapan Emosi bagi Warga Binaan di Rutan Kelas I Makassar

Muh Rajan Piara, Andi Ayyul Fajrin, Luna Pare Allo, Trisya Putri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan cinematherapy sebagai metode pengungkapan emosi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk intervensi&#8230; i psikososial melalui pemutaran film Miracle in Cell No. 7 yang sarat dengan nilai moral, sosial, dan emosional. Metode yang digunakan meliputi wawancara pendahuluan, pengisian kuesioner sebelum pelaksanaan intervensi, pemutaran film, serta diskusi reflektif bersama peserta. Subjek kegiatan terdiri atas 20 orang WBP laki-laki. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika emosi peserta, terutama pada aspek emosi sedih, marah, takut, dan harapan. Emosi sedih dan harapan muncul sebagai respons yang paling dominan, khususnya yang berkaitan dengan hubungan keluarga dan masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran diri, kemampuan untuk mengenali emosi, serta memperkuat komunikasi interpersonal antar peserta. Dengan demikian, cinematherapy terbukti efektif sebagai media alternatif dalam pembinaan psikologis yang mampu memfasilitasi pengungkapan emosi secara positif serta mendukung kesejahteraan mental warga binaan.

Memahami Dasar-Dasar Teater Melalui Pelatihan Singkat dalam Kunjung Teater #1

Andi Aryani, Arjun Subbanul Akbar, Valentania
Abstract: Program pengabdian masyarakat “Kunjung Teater #1” di SMPIT Al Kautsar Makassar dirancang untuk menjawab rendahnya minat siswa terhadap seni teater dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui&#8230; alui practice-as-research (PaR). Studi ini mengintegrasikan tiga komponen dasar pelatihan teater—olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa—sebagai metode pedagogis sekaligus metode penelitian. Melalui praktik jasmani, auditori, dan afektif, para siswa terlibat dalam gerak tubuh interpretatif, latihan pengendalian vokal, serta eksplorasi ekspresi emosional yang kemudian disintesiskan dalam penampilan pembacaan puisi bertema Sultan Al-Fatih. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran tubuh, kejelasan vokal, artikulasi emosi, dan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, meningkatkan motivasi, dan memperkuat apresiasi terhadap seni teater di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan teater berbasis PaR dapat berfungsi tidak hanya sebagai metode instruksional, tetapi juga sebagai medium pemberdayaan untuk pembentukan karakter dan pengembangan artistik siswa sekolah menengah.

Efetivitas Manejemen Stres Dan Beban Kerja Dalam Bentuk Infografis

St. Hadjar Nurul Istiqamah, Ismalandari Ismail, Andi Akbar Awaluddin, Zhifa Ainun Fathia, Alwan Asyqar Tahir
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi mengenai manajemen stres dan beban kerja yang disajikan dalam bentuk infografis pada karyawan PT Kalla Inti Karsa. Latar belakang kegiatan ini didasarkan&#8230; pada hasil observasi lapangan dan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa karyawan mengalami tekanan kerja tinggi serta beban tugas yang berdampak pada munculnya stres, kelelahan mental, dan menurunnya motivasi kerja. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peneliti mengembangkan media psikoedukatif berupa infografis yang ditampilkan dalam standing banner sebagai sarana informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses oleh seluruh karyawan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner Google Form, sedangkan evaluasi efektivitas psikoedukasi dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penyajian informasi melalui infografis mampu meningkatkan pemahaman karyawan mengenai stres kerja, faktor penyebabnya, serta strategi pengelolaannya. Selain itu, karyawan melaporkan adanya peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pengaturan beban kerja dan manajemen diri dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa infografis merupakan media yang efektif untuk menyampaikan informasi psikoedukatif secara praktis dan mudah diterima di lingkungan kerja.

Analisis Work Engagement Karyawan sebagai Program Kerja Mahasiswa Magang di PT. Baruga Asrinusa Development

Marwani Saputri, Rahman Abidin, Widyastuti, Nur Akmal
Abstract: Work engagement merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan keterlibatan karyawan secara fisik, emosional, dan kognitif dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat work engagement&#8230; ent karyawan PT. Baruga Asrinusa Development pada tiga dimensi utama, yaitu vigor, dedication, dan absorption. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan produksi yang berjumlah 45 orang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) versi Indonesia yang terdiri dari tiga dimensi penilaian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui IBM SPSS untuk melihat nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat work engagement karyawan berada pada kategori sedang–tinggi, dengan nilai rata-rata skor total sebesar 46,53. Dimensi dedication menjadi aspek yang paling dominan, sedangkan vigor berada pada kategori moderat. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa karyawan memiliki keterlibatan emosional dan kognitif yang cukup baik dalam menjalankan pekerjaan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan pada aspek energi dan ketahanan kerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan keterikatan kerja secara optimal.