Abstract:Pendahuluan: Populasi bumi semakin menua. Proporsi populasi umur 65 tahun ke atas melonjak lebih cepat dibandingkan penduduk di bawah usia tersebut. Lansia yang memiliki masalah kesehatan namun memutuskan untuk tidak melakukan…
akukan rawat jalan, mereka merasa tidak perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Tujuan: Mengetahui hubungan Karakteristik Responden dan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia dalam mengikuti posyandu lansia di wilayah RW 08 Kelurahan Periuk. Metode: Penelitian menggunakan kuatitatif dengan pendekatan cross sectional melibatkan 104 responden. Teknik Sampel: Menggunakan random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu data demografi, kuesioner dukungan keluarga dan keaktifan lansia. Hasil penelitian: Didapatkan mayoritas umur responden mayoritas antara 60-69 tahun sebanyak 67 responden (64,4%), jenis kelamin perempuan sebanyak 67 responden (64,4%), responden tidak bekerja sebanyak 46 responden (44,2%), sebanyak 44 (42,3%) mendapatkan dukungan keluara cukup, dan sebanyak 55 (52,9%) responden aktif mengikuti posyandu lansia. Hasil analisis menggunakan spearman rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Karakteristik Responden dan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia dalam mengikuti posyandu lansia di wilayah RW 08 Kelurahan Periuk.
Abstract:Pendahuluan: Pada era modern hewan peliharaan menjadi pilihan untuk menghibur manusia. Hubungan dekat dengan hewan peliharaan secara positif berperan dalam ikatan sosial, dan ini mungkin alasan mengapa ditemukan terkait…
peningkatan pengasuhan, tampilan kasih sayang, dan empati bahkan terhadap anggota spesies lainnya. Ini menunjukkan bahwa manusia berevolusi bersama dalam hubungan dengan hewan peliharaan dan bahwa hubungan ini bermanfaat bagi keduanya. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pet Attachment terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Remaja yang Memiliki Hewan Peliharaan di RW 12 Kota Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan yaitu non probability sampling dengan total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 74 responden. Analisa Data: Menggunakan uji statistik spearman correlation. Hasil penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di RW 12 Kota Tangerang didapatkan P-Value 0,001 (P < 0.05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pet attachment terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja yang memiliki hewan peliharaan.
Abstract:Latar belakang: Kesehatan reproduksi pada remaja diartikan sebagai kondisi sehat secara sistem, fungsi dan proses reproduksi yang termasuk didalamnya kesehatan mental, sosial dan juga kultural. Permasalahan kesehatan reproduksi…
roduksi yang sering muncul pada remaja, antara lain kehamilan remaja dengan segala akibatnya, penyakit menular seksual dan aborsi. Masalah kesehatan reproduksi (kespro) remaja timbul karna kurangnya pengetahuan kesehatan, kepedulian orang tua, masyarakat dan pemerintah terhadap kesehatan reproduksi remaja belum optimal. Tujuan: Mengetahui hubungan harga diri dengan pemeliharaan kesehatan reproduksi pada santri putri kelas III SMP di pondok pesantren daarul muttaqien II. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional study, serta analisis statistik Uji Rank Spearman Correlation. Teknik yang digunakkkan untuk mengambil sampel adalah probability sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukan distribusi frekuensi kategori baik sebanyak (31%), kategori cukup (36%), dan kategori kurang sebanyak (33%). Dalam Uji Rank Spearman Correlation didapatkan hasil tersebut menunjukan nilai P value sebesar 0,002 (P < 0,05).
Abstract:Pendahuluan: Tekanan darah yang melebihi 90 mmHg pada tahap diastolik dan lebih dari 140 mmHg pada tahap sistolik disebut sebagai hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi…
si obat antihipertensi dengan tingkat pengetahuan pasien hipertensi di Puskesmas Sindang Jaya. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif cross-sectional dan strategi analisis korelasi. Metode Sampel: Purposive sampling adalah metode yang digunakan. Total sampel: 95 responden dalam sampel. Analisis Data: Uji korelasi Spearman Rank digunakan untuk analisis data. Hasil: Penelitian yang dilakukan di Puskesmas Sindang Jaya menunjukkan adanya hubungan dengan nilai p-value (0,000) dan kekuatan hubungan r = 0,603 antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi. Kesimpulan: terdapat hubungan antara kepatuhan responden dalam mengonsumsi obat antihipertensi dengan tingkat pengetahuan responden mengenai hipertensi sebagian besar responden memiliki kepatuhan yang rendah dan pengetahuan yang cukup.
Abstract:Latar Belakang : Bronkopneumonia merupakan penyakit yang mengakibatkan batuk, sesak napas. Penanganan bronkopneumonia dengan bersihan jalan napas tidak efektif yaitu fisioterapi dada. Intervensi ini secara literature sesuai…
uai untuk mengatasi gangguan bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan : Fisioterapi dada untuk mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif akan memungkinkan sputum lebih mudah dikeluarkan yang selanjutnya, akan keluar dari mulut dengan proses batuk. Metode : Penulis menggunakan metode Pre-Eksperimental One Shot Case Study Pre & Post Design. Hasil Penelitian : fisioterapi dada yang dilakukan pada pasien Ny.A berpengaruh dalam bersihan jalan napas tidak efektif, pasien dapat mengeluarkan sputum saat dilakukan fisioterapi dada.Kesimpulan : Hasil implementasi yang dilakukan pada pasien Ny.A selama 2x/3hari mendapatkan hasil bahwa fisioterapi dada efektif terhadap bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien bronkopneumonia.
Abstract:Latar Belakang : Lanjut usia merupakan seseorang yang usianya mencapai lebih dari sama dengan 60 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia (Kemenkes, 2016). Salah satu permasalahan …
ermasalahan kesehatan terkait pada lansia yaitu dengan gangguan tidur atau yang bisa disebut insomnia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur (insomnia) menurut penelitian yang dilakukan Walanda, 2023 adalah dengan pemberian terapi musik. Tujuan : Lansia dapat berespon terhadap stimulus yang di berikan oleh perawat yaitu music klasik.Metode Kegiatan : Kegiatan ini dilakukan di Panti Werdha Marfati wisma belakang dengan mendengarkan musik klasik menggunakan speaker. Hasil : Para lansia sangat merespon dengan baik dalam mendengarkan musik klasik dengan cara bernyanyi dan berjoget.
Abstract:Pendahuluan : Chronic Kidney Disease atau Gagal Ginjal Kronik merupakan suatu kondisi penurunan fungsi pada ginjal yang cukup berat dan terjadi secara perlahan dalam kurun waktu yang lama, dimana tubuh tidak mampu atau gagal…
agal memelihara metabolisme cairan dan elektrolit yang menyebabkan gangguan reabsorbsi. Di Provinsi Banten menurut Riset Kesehatan Dasar Provinsi Banten menunjukkan prevalensi penderita gagal ginjal kronik sebesar 0,2%. Dengan prevalensi di kota serang sebesar 0,1% (Riskesdas, 2018). Tujuan : Pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada pasien dengan CKD (Chronic Kidney Disease) diagnosa yang muncul pada kasus ini antara lain pola napas tidak efektif, hipervolemia, gangguan perpusi serebral, dimana intervensi yg dilakukan antara lain: manajemen pola napas, manajemen hipervolemia, dan perawatan sirkulasi. Metode : Cara pengambilan data pada pasien yaitu dengan melakukan pengkajian primer dan sekunder pada pasien. Hasil : dari implementasi yang dilakukan antara lain, frekuensi napas membaik, edema menurun, tekanan darah menurun, tingkat kesadaran meningkat. Kesimpulan : dari hasil didapatkan 3 diagnosa keperawatan 3 luaran keperawatan dan 3 implementasi keperawatan.
Abstract:Gangguan jiwa merupakan salah satu penyakit kronis yang dengan proses penyembuhan panjang. Angka gangguan jiwa terus mengalami peningkatan yang diartikan merupakan masalah kesehatan yang serius. Pasien gangguan jiwa dalam…
m masa rehabilitas yang dirawat oleh keluarga sendiri di rumah atau rawat jalan memerlukan dukungan untuk mematuhi program pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif melalui pendekatan observasional analitik dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien gangguan jiwa yang dirawat jalan yaitu 112 orang. Besar sampel dihitung menggunakan rumus estimasi proporsi dengan jumlah sampel 42 orang. Menggunakan teknik Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien gangguan jiwa yang mendapat dukungan positif yaitu 66,7%, pasien gangguan jiwa yang mendapat stigma keluarga positif yaitu 76,2% dan pasien gangguan jiwa patuh minum obat yaitu 69,0%. Hasil uji Fisher’s Exact didapatkan dukungan keluarga dan stigma masing-masing nilai p=0,003 dan 0.000 (≤ 0,05), ini berarti secara statistik ada hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa. Simpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan bagi Rumah Sakit Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah tentang hubungan dukungan keluarga dan stigma keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien gangguan jiwa sehingga pelayanan dapat ditingkatkan.
Abstract:The purpose of this study is to determine the effect of compensation and work motivation on employee performance at PT Anugerah Riau Mustika. This research was conducted from September 2021 to April 2022 at PT Anugerah Riau…
iau Mustika which is located on Jalan Paus No. 127 Pekanbaru. The target of this study is employees at PT Anugerah Riau Mustika who are still working in 2022. The population in this study was 52, to determine the sample used the slovin technique with a sample of 34. Data obtained from through the distribution of questionnaires. The analysis methods used are validity test, reliability test, analysis of multiple linear regression equations, classical assumption test, t test, F test, and coefficient of determination using the SPSS (Statistics Product Service and Solution) program version 20.0. Based on the hypothesis and analysis of the research results, it can be concluded that compensation has a partial effect on the performance of employees of PT Anugerah Riau Mustika. Work motivation does not have a partial effect on the performance of employees of PT Anugerah Riau Mustika. Compensation and work motivation have a simultaneous effect on the performance of employees at PT Anugerah Riau Mustika. Compensation and work motivation contributed 50.2% to employee performance at PT Anugerah Riau Mustika, while the rest were outside the regression equation or variables that were not studied in this study.
Abstract:Evaluasi kinerja pegawai honorer di instansi publik seringkali bergantung pada penilaian linguistik yang subjektif, sehingga memicu bias penilai dan keterbatasan akuntabilitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian…
n ini mengusulkan model hibrida Fuzzy-Weighted Product. Logika Fuzzy diterapkan untuk mentransformasikan istilah linguistik menjadi Triangular Fuzzy Numbers (TFN) dan skor tegas (crisp), sementara metode Weighted Product digunakan untuk mengagregasikan skor tersebut berdasarkan bobot multi-kriteria. Model ini dievaluasi melalui studi kasus yang melibatkan sepuluh pegawai honorer berdasarkan lima kriteria: disiplin, tanggung jawab, kualitas kerja, kerja sama, dan inisiatif. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model hibrida ini berhasil meminimalkan subjektivitas penilai dan menghasilkan perengkingan yang dapat direproduksi secara matematis. Analisis sensitivitas mengonfirmasi stabilitas hasil peringkat akhir, sehingga model Hibrida Fuzzy Weighted Product yang diusulkan ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai kerangka kerja utama dalam sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja di sektor publik.
Performance evaluation of honorary employees in public institutions often relies on subjective linguistic assessments, leading to evaluator bias and limited accountability. To address this, this paper proposes a Hybrid Fuzzy-Weighted Product (Fuzzy-Weighted Product) model. Fuzzy Logic is adopted to transform linguistic terms into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) and crisp scores, while the Weighted Product method aggregates these scores based on multi-criteria weights. The model was evaluated using a case study of ten honorary employees across five criteria: discipline, responsibility, work quality, cooperation, and initiative. The experimental results demonstrate that the hybrid model successfully minimizes evaluator subjectivity and delivers mathematically reproducible rankings. A sensitivity analysis confirms the stability of the final rankings, making the proposed Hybrid Fuzzy–Weighted Product model highly suitable as a core framework for decision-support systems in public sector performance appraisal.