Search Articles & Publications

Showing 51 articles found for "Syarif"

The Relationship between Body Shape Dissatisfaction and Self-Confidence in Female Students at SMAN 1 Cikampek

Haryati, Aisyah, Irma Sari Marbun, Indah, Syarifuddin, Assyaif
Abstract: The aim of this research was to examine the relationship between body shape dissatisfaction and self-confidence among female students at SMAN 1 Cikampek. This research was conducted on class X students of SMAN 1 Cikampek,&#8230; , totaling 162 students. The sampling method used was random sampling. The measuring instrument used is a scale of self-confidence and dissatisfaction with body shape based on the Likert scale model. Validity and correlation tests use product moment with a significance level of 0.05. To test the validity, rit is used. The self-confidence scale consists of 25 valid items with a validity coefficient ranging from 0.395 – 0.908 and a reliability coefficient of 0.920 (>0.9), very reliable criteria. The body shape dissatisfaction scale consists of 19 valid items with a validity coefficient ranging from 0.313 – 0.719 and a reliability coefficient of 0.780. The results of the two variable correlation tests show a negative relationship between body shape dissatisfaction and self-confidence with a bivariate coefficient of Rˣʸ=-0.335 with p=0.000 (p<0.05). Thus, Ha is accepted and H0 is rejected. Based on the research results, it can be concluded that there is a relationship between form dissatisfaction and self-confidence in a negative direction for class X female students at SMAN 1 Cikampek.

The Influence of Self-Efficacy, Social Support, Coping Stress and Demographic Factors on Academic Burnout in Final Year Students at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Sulthon, Mohamad, Baraja, Abdullah
Abstract: This study aims to find the effect of self-efficacy, social support, coping stress, and demographic factors on academic burnout in final year students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. This study aims to examine the effect&#8230; fect of each independent variable (self-efficacy, social support, coping stress, and demographic factors) on the dependent variable (academic burnout). The sample consisted of 219 final year students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, which were taken using non- probability sampling techniques. The data collection instrument used the Maslach Burnout Inventory Student Survey measuring instrument developed by Schaufeli & Salanova (2007) Student Coping Instrument developed by Lazarus & Folkman (1984), the General Self Efficacy Scale (GSES) Scale developed by Sherer (1982), and Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) developed by Zimet et.al. (1988). The study used confirmatory factor analysis (CFA) to test the validity of the measuring instrument construct and to test the research hypothesis using multiple regression analysis techniques. The results of the major hypothesis test of this study are that there is a significant influence on the effect of self-efficacy, social support, coping stress, and demographic factors on academic burnout. Meanwhile, the results of the minor hypothesis test of this study are that there is a significant effect of variable self-efficacy, family support and special person support on academic burnout in final year students of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Based on the proportion of all variants, the influence of all Independent Variables is 45% while the other 55% is influenced by other variables outside of this study.

IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PKN KELAS IV SEKOLAH DASAR DI SDN 5 LIMBOTO

Nuriska, Nuriska, Mahmud, Yane Hardiyanti, Hidayatullah, Andi Nur Syarif
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila (PKn) kelas IV di SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif&#8230; atif deskriptif dengan subjek 35 siswa kelas IV. Informan wawancara terdiri atas satu kepala sekolah, satu guru kelas IV, dan enam siswa yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan dalam pembelajaran proyek dan variasi keaktifan belajar. Proyek yang dianalisis bertema penerapan nilai Pancasila dan tanggung jawab siswa di lingkungan sekolah, dengan produk berupa poster nilai Pancasila, laporan sederhana kegiatan kelompok, dan presentasi hasil proyek. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa pertemuan dengan lima kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi produk proyek siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan penguatan keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL dilaksanakan melalui enam tahapan, yaitu pemberian pertanyaan mendasar, perencanaan proyek, penyusunan jadwal, pelaksanaan dan monitoring proyek, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan model ini mendorong perubahan pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Siswa lebih aktif berdiskusi, berani menyampaikan pendapat, bekerja sama, bertanggung jawab, dan percaya diri dalam mempresentasikan hasil proyek. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa dalam memahami instruksi, ketimpangan partisipasi kelompok, serta keterbatasan media pendukung. Temuan ini menegaskan bahwa PjBL relevan digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar karena mampu menghubungkan nilai kewarganegaraan dengan pengalaman belajar konkret, kolaboratif, dan kontekstual.

EKSPLORASI PENGALAMAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SEKOLAH DASAR

Akuba, Deiske Ramadanti, Pongoliu, Yusraningsih H., Hidayatullah, Andi Nur Syarif
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengimplementasikan metode bermain peran untuk mengembangkan keterampilan komunikasi siswa di SDN 1 Telaga Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif&#8230; dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas II, guru kelas III, guru kelas IV, serta siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman guru dalam menerapkan metode bermain peran bersifat reflektif, adaptif, dan kontekstual. Guru merancang skenario sederhana berdasarkan materi, karakter siswa, keberanian berbicara, dan dinamika kelas. Dalam pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator yang mengatur kelompok, memberi contoh, membimbing dialog, serta menjaga keseimbangan antara keaktifan siswa dan ketertiban kelas. Metode bermain peran memberi ruang bagi siswa untuk menyimak, berbicara, membaca skenario, menulis catatan sederhana, bekerja sama, dan mengekspresikan peran secara lebih percaya diri. Tantangan yang muncul meliputi rasa malu, perbedaan kemampuan memahami peran, keterbatasan waktu, dan perlengkapan pembelajaran. Guru mengatasinya melalui motivasi, penyederhanaan skenario, latihan bertahap, penguatan positif, dan refleksi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan bermain peran dalam mengembangkan komunikasi siswa tidak hanya ditentukan oleh prosedur metode, tetapi juga oleh kemampuan reflektif guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi nyata kelas.

PENGUATAN POTENSI DESA KETANDAN MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD): PENDEKATAN DISEMINASI DAN PEMETAAN PARTISIPATIF

Putra, Hega Bintang Pratama, Kamil, Rafli Zulfa, Pradana, Azaria Eda, Mahanani, Kinantya, Febriyanti, Agatha, Syarif, Nawra Fazila, Deasari, Hanifah Aswi
Abstract: Desa Ketandan memiliki potensi ekonomi lokal pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta wisata. Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum terintegrasi secara optimal dengan&#8230; an pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan potensi desa secara partisipatif, mengidentifikasi permasalahan BUMDes, dan merumuskan peluang usaha yang relevan melalui Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Balai Desa Ketandan dan dihadiri 32 peserta yang berasal dari unsur perangkat desa, pengurus BUMDes, ketua RW, dan masyarakat. Sebanyak 31 peserta memiliki data pre-test dan post test berpasangan lengkap untuk dianalisis. Pelaksanaan kegiatan meliputi diseminasi informasi melalui infografis dan website pemetaan potensi desa, diskusi kelompok terarah, pemetaan partisipatif, presentasi hasil kelompok, serta evaluasi secara deskriptif. Hasil FGD mengidentifikasi lima sektor potensi utama dan empat kelompok permasalahan BUMDes, yaitu komunikasi dan koordinasi, kelembagaan dan tata kelola, pendanaan, serta manajemen risiko. Rata-rata nilai evaluasi meningkat dari 91,83 menjadi 93,98 atau sebesar 2,15 poin (2,34%). Kegiatan juga menghasilkan website dan infografis pemetaan potensi desa sebagai media informasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. FGD terutama berperan sebagai sarana validasi, konsolidasi informasi, dan perumusan arah pengembangan potensi desa secara kolaboratif.

Digital Transformation and Human Capital Development: The Role of Digital Leadership, Employee Agility, and Sustainable Performance

Syarifuddin, Syarifuddin, Siraj, Muhammad Luthfi, Gultom, Fahrian Arsyam, Zulfikar, Ramadhan, Muhammad Novrizal
Abstract: Digital transformation has become a strategic priority for organizations seeking to enhance competitiveness and achieve sustainable performance in dynamic business environments. This study examines the effect of digital&#8230; leadership on sustainable performance through the mediating role of employee agility within the context of human capital development. A quantitative explanatory approach was employed using survey data collected from employees involved in digital transformation initiatives. Data were gathered through a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to assess the direct and indirect relationships among the proposed constructs. The findings indicate that digital leadership significantly enhances employee agility by fostering adaptability, continuous learning, and responsiveness to technological change. Employee agility was found to have a strong positive effect on sustainable performance, suggesting that agile employees contribute substantially to organizational resilience, innovation capability, and long-term effectiveness. Furthermore, employee agility partially mediates the relationship between digital leadership and sustainable performance, demonstrating that the influence of leadership on sustainability outcomes operates largely through workforce adaptability. These results highlight the critical role of human capital development in digital transformation and provide empirical evidence that sustainable organizational performance can be achieved when digital leadership is effectively translated into agile employee behavior. The study contributes to the growing literature on digital transformation and human resource management by offering an integrated framework that links leadership, employee capabilities, and sustainability-oriented organizational outcomes.

The Influence of Financial Performance on Stock Prices in Banking Companies Listed on The Indonesia Stock Exchange

Harisda, Yusuf , Syarifuddin, Syukri, Fitriyani
Abstract: Stock price fluctuations in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) reflect the financial condition of the company and are a major concern for both companies and investors. One of the factors that&#8230; influences stock prices is the company's financial performance. This study aims to examine the effect of ROA and EPS on stock prices, both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with secondary data in the form of annual financial reports of the population of all banking companies listed on the IDX for the period 2020–2023. The research sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 13 companies with a total of 52 data. Data analysis used multiple linear regression after going through the classical assumption test to ensure the feasibility of the model. The results of the study showed that partially, Return on Assets (ROA) did not have a significant effect on stock prices. This is thought to be due to the instability of external factors and market expectations that are not fully focused on the efficiency of asset use. Conversely, Earnings Per Share (EPS) has a positive and significant effect on stock prices, indicating that investors tend to prioritize earnings per share as the main indicator in assessing a company's prospects. This finding confirms that in the context of banking companies in Indonesia, EPS is more important than ROA in making investment decisions

PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING (IBL) BERBANTUAN SMARTBOARD TV PADA MATA PELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV-A UPT SD NEGERI 05 PASAR MUARA LABUH KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SO

Nabilah Syarifah, Melda Oktaviani, Fitri Rahma Dini, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) berbantuan SmartBoard TV. Penelitian ini merupakan&#8230; upakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A UPT SD Negeri 05 Pasar Muara Labuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model IBL berbantuan SmartBoard TV dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, model Inquiry Based Learning berbantuan SmartBoard TV efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL GAME BASED LEARNING PADA SISWA KELAS 5 SD NEGERI 11 LUBUK JAYA

Alan Gustian, Lusti, Dinda, Febi Yutiasari, Jerina Farda Hazma, Sofi Desrienti, Syarifah Tri Amelia, Ade Marlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya setelah penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL). Motivasi belajar matematika&#8230; matika siswa seringkali rendah karena persepsi bahwa pelajaran tersebut sulit dan membosankan. GBL diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan menantang, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek penelitian 11 siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar (pre-test dan post-test setiap siklus), observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar matematika yang signifikan dari pra-siklus hingga Siklus II. Peningkatan ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran, tingginya partisipasi dalam memecahkan masalah, dan meningkatnya skor rata-rata angket motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Game Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya

SOSIALISASI PENCEGAHAN NARKOBA MENUJU KECERDASAN BANGSA

Hariati, Emy, Putri, Nizmi, Ramadhan, Nuri, Ramadianti, Astria Ayu, Ramadhani, Mastari, Malinda, Leni, Harahap, Syarifah Ainun, Safitri, Layil, Herdyana, Thessa
Abstract: Sosialisasi adalah proses dimana individu memperoleh budaya kelompok mereka dan menginternalisasi norma sosial mereka sampai batas tertentu, mengarahkan individu untuk mempertimbangkan harapan orang lain. Dengan dilaksanakannya&#8230; akannya sosialisasi ini dapat berinteraksi tanya jawab antara pembicara dan siswa/siswi SD Negeri 105323 yang teletak di Desa Bakaran Batu Kecamatan Batang Kuis tentang bahaya narkoba menujun kecerdasan bangsa. Hal ini juga untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba pada anak usia dini. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, sosialisasi bahaya narkoba pada anak usia dini, sesi tanya jawab terhadap siswa/siswi sebagai pengenalan dan pemberian pemahaman bagi siswa siswi terkait bahaya narkoba bagi kalangan anak usia dini dan pentingnya pemahaman edukasi yang diberikan tentang pencegahan narkoba untuk menuju kecerdasan bangsa terutama kepada Siswa SD Negeri 105323.